Lebaran 2025 yang Spesial

Bulan puasa berlalu, diakhiri dengan hari raya Iedul Fitri. Kondisi negara yang agak tidak baik-baik saja tidak mengurangi kegembiraan masyarakat Indonesia. Mereka dapat merasakan kesegaran dan kebahagiaan setelah menjalani bulan puasa yang panjang.

Puasa memiliki manfaat, yaitu menyehatkan badan dan jiwa. Perekonomian juga terbantu akibat perputaran ekonomi. Meskipun saat ini agak berkurang karena kondisi perekonomian global yang tidak stabil, namun berdampak positif bagi masyarakat Indonesia. Dengan menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam berpuasa, mereka dapat meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tantangan hidup.

Selain manfaat riil, puasa juga memiliki nilai lain dari sisi stoisisme. Filsafat stoik ini melihat sesuatu dari apa yang bisa kita ubah dengan apa yang tidak. Dalam konteks berpuasa, kita dapat melatih kemampuan untuk menderita dan bersabar dalam menghadapi kesulitan. Kita memiliki pilihan antara marah atau bersabar, dan stoik membantu kita memilih opsi yang lebih sehat.

Salah satu ajaran stoik yang praktis adalah melatih diri untuk kondisi terburuk. Berlatih ini dapat membantumu tidak hancur ketika menghadapi situasi kesulitan yang tidak terduga. Misalnya, jika kamu berlatih dalam kekurangan makanan dan air, kamu akan lebih siap ketika kamu menghadapi kondisi seperti di Gaza Palestina, di mana manusia menghadapi kesulitan serupa. Bahkan, negara Bhutan juga menunjukkan bahwa dengan setiap hari membayangkan kematian, mereka dapat meningkatkan kemampuan untuk menghadapi kesulitan hidup.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.