Menjalankan MS Word di Ubuntu

Ada dua aplikasi terkenal yang mirip MS Word di Linux yaitu LibreOffice Writer dan satu lagi yang terkenal buatan Apache yaitu Open Office. Aplikasi yang digunakan untuk menjalankan MS Word di linux adalah PlayOnLinux. Aplikasi ini berupa mesin virtualisasi yang berupa wadah untuk proses instalasi MS Office di dalamnya. Silahkan lihat tatacara instalasinya di situs resmi ubuntu.

Tekan tombol Install pada PlayOnLinux dan pilih aplikasi yang berbasis Windows yang tersedia. Tentu saja siapkan juga software installernya. Sempat install MS Office 64 bit tetapi ternyata PlayOnLinux diperuntukan aplikasi berplatform 32bit. Akhirnya coba install Office 2010 32bit. Fasilitas-fasilitas unggul MS Word seperti Automatic Table of Contents, review, dan lain-lain dapat dijalankan di linux, sehingga mempermudah user yang sudah terbiasa dengan MS Word. Sayangnya ketika mencoba share to blog tidak berhasil teregister akun wordpressnya, entah mengapa. Ada baiknya menggunakan bawaan Linux seperti LibreOffice dan OpenOffice karena tentu saja lebih cepat, terutama jika sekedar mengetik. Selamat mencoba, siapa tahu berminat.

 

 

 

Iklan

Migrasi ke PHP versi 7 itu Wajib

Semester ini teknik kompilasi, information retrieval, algoritma, pengolahan citra dan basis data menjadi santapan sehari-hari (karena mengajar). Teknik kompilasi membahas teknik-teknik parsing suatu bahasa pemrograman. Ada informasi bahwa PHP versi 5 ke bawah sangat rentan dan mudah dimanipulasi parsing-nya. Dan yang terpenting PHP 5 akan dihentikan dukungannya per 31 Desember 2018 nanti. PHP sendiri saya gunakan sebagai praktek dalam mata kuliah sistem basis data. Berikut edaran dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengenai hal tersebut.

Yuk, Install Versi 7.x

Silahkan unduh PHP versi terbaru di SINI. Pada postingan ini saya mencoba menggunakan versi terbaru itu. Coba pilih versi 7.3 yang terbaru ketika postingan ini ditulis.

Ukuran XAMPP untuk PHP 7.3 ini cukup kecil, hanya sekitar seratusan mega byte. Isi dari XAMPP dapat dilihat saat proses instalasi. Oiya, gunakan login Administrator agar instalasi optimal, karena ada pesan / warning ketika tidak menggunakan login itu.

Intal XAMPP ini satu paket dalam Bitnamiyang mensuport paket Drupal, Joomla, Moodle dan WordPress. Lanjutakan dengan menekan Next> hingga proses instalasi selesai.

Testing XAMPP yang Baru

Dimulai dengan pemilihan bahasa, control panel XAMPP muncul ketika aplikasi pertama kali dijalankan. Hidupkan server database dan PHP untuk memulai aplikasi (wah .. ada Tomcat .. jadi trauma waktu S2 dulu). Seperti biasa windows minta konfirmasi apakah kedua server itu dihidupkan, tekan saja OK.

Coba saya migrasi beberapa file terdahulu (php dan mysql) untuk testing. Misalnya input data barang.

Ternyata tampilan XAMPP jika dijalankan localhost langsung menuju dashboard yang menginformasikan tentang versi 7.3 dari PHP ini.

Tampak berhasil insert satu data baru. Silahkan migrasi ke PHP versi 7 agar tenang dan nyaman, khususnya bagi admin web (sementara mungkin, karena serangan terus terjadi mencari kelemahan-kelemahan yang mungkin ada). Semoga bermanfaat.

Ketika acara FGD (dua dari kanan)

Membuat Histogram

[komputer.1|manajemen|lab.sainstech|pert.9]

Histogram adalah grafik yang menunjukan hubungan data dengan frekuensi dalam inteval tertentu. Grafik ini penting untuk menunjukan sebaran nilai suatu data. Sehingga informasi dapat digali dari data tersebut. Misalkan kita memiliki data nilai sebagai berikut:

Berikutnya kita ingin melihat sebaran nilai tersebut dalam suatu interval:

Excel memiliki fasilitas “Data Analysis” yang dapat diakses di Menu Data (biasanya di sebelah kanan atas).

Excel akan mengeluarkan jendela Data Analysis. Pilih Histogram dilanjutkan dengan memilih range data.

Pilih range data nilai di atas serta bagian bin range data yang berisi data interval di atas.

Setelah ditek OK maka akan tampak Sheet baru yang menunjukan data tersebut.

Embed PDF di Wordpress Via Google Docs

Tadinya bermaksud mengembed kode program di wordpress, tetapi ternyata berbayar alias upgrade ke paket bisnis yang 20-an dollar per bulan. Akhirnya coba dengan mengembed pdf saja ke wordpress yang gratis memanfaatkan Google Drive.

Menggunakan Google Drive

Google drive untuk praktisnya dibuka lewat Gmail dengan menekan simbol aplikasi lainnya dilanjutkan dengan menekan simbol Google Drive.

Cara paling mudah adalah mengupload PDF ke Google Drive seperti pada postingan yang lalu. Di sini kita coba dengan cara lain dengan memanfaatkan fasilitas Google Docs.

Google Docs

Tekan tombol “+” di Drive lalu new dan pilih Google Docs. Akan tampil seperti MS Word biasa dengan menu-menu untuk mengetik. Copas saja kode yang akan diinsert ke wordpress di situ.

Atur folder di Drive agar rapi dan mudah mencarinya. Sayangnya tidak ada fasilitas “save as” di Google Docs untuk mengkonversi menjadi file Pdf. Atau dengan fasilitas embed via word langsung seperti di Onedrive. Tapi ternyata dengan fasilitas PRINT ada pilihan Google Cloud Print menjadi PDF yang diletakan di drive, beres dah.

Lanjutkan dengan menekan tombol print untuk menghasilkan file pdf di Google Drive. Buka file tersebut dilanjutkan dengan meng-embedded seperti postingan terdahulu. Mungkin contoh embed-nya bisa dilihat di bawah ini.

Audit Keamanan Informasi

Dulu pernah diminta mengajar mata kuliah keamanan sistem informasi, dari dasar-dasar serangan siber, enkripsi, dan sejenisnya. Tetapi ketika beralih ke jurusan sistem informasi, ternyata ada yang namanya audit keamanan sistem informasi. Nah, ini di Indonesia sedang digodok aturannya oleh Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN). Dulu divisi kemanan transaksi elektronik di luar BSSN dibawah Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/Coordination Center (ID-SIRTII/CC) dan sekarang digabung dengan lembaga sandi negara menjadi BSSN, bahkan lembaga sandi negara ditunjuk sebagai pengatur lembaga baru tersebut.

Penilaian & Audit Keamanan Transaksi Perdagangan Berbasis Elektronik

Era disrupsi memiliki konsekuensi dari sisi transaksi yang mengharuskan dalam bentuk elektronik. Bahkan dari sisi audit jika ditemukan dua jenis bukti (elektronik dan paper) maka yang elektronik memiliki kekuatan yang lebih besar. Saat ini hampir sebagian besar transaksi keuangan bersifat elektronik. Jadi audit tentang transaksi ini mutlak diperlukan.

Kekurangan Auditor

Saat ini di Indonesia jumlah auditor hanya 300-an menurut asosiasi auditor sistem informasi di Indonesia (IASII) padahal kebutuhan di tanah air cukup tinggi. Sebagai informasi negara-negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, dan Filipina sudah kelebihan auditor dan siap-siap masuk ke Indonesia untuk mensuplai kebutuhan auditor. India? Jangan ditanya, sudah sejak lama mereka masuk bahkan IASII kerap mem-briefing auditor-auditor India yang akan bertugas di Indonesia, waduh. Apalagi perjanjian-perjanjian seperti AFTAA, WTO, MEA, dan lain-lain kebanyakan sudah ditandatangani pemerintah.

Pembentukan Aturan

Memang aturan mudah dibentuk, tetapi jika tidak memandang dunia internasional, agak sulit di era globalisasi ini. Tampak wakil dari praktisi sepertinya keberatan jika auditor harus disertifikasi ulang oleh BSSN mengingat mereka sudah memiliki sertifikasi internasional. Jika aturan dibuat sendiri sertifikasinya, tetangga apalagi internasional akan menanyakan apa itu BSSN, maklum tidak mengenalnya. Bahkan dari asosiasi mempertanyakan mengapa e-KTP yang budgetnya trilyunan tidak diaudit keamanan informasinya, sementara nanti para pengusaha dengan budget yang sedikit diharuskan untuk diaudit keamanan transaksi online-nya. Sepertinya perlu dikomunikasikan dengan para praktisi sebelum aturannya dibuat, dan segera mengingat dunia startup, terutama bidang finansial (misal fintech, paytren, dll) sudah mulai merambah. Sekian sekilas info.

Peer-to-Peer System vs Mediator

Generasi seusia saya pasti pernah mengalami dengar musik lewat kaset, CD, hingga DVD. Namun masih kah dengan cara yang sama saat ini? Masih, mungkin hanya hadiah album dari KFC atau siswa yang mengumpulkan laporan skripsi ke kampus. Mengapa hal ini terjadi? Jawabannya adalah ditemukannya konsep Peer-to-Peer di tahun 90-an.

Nasib Para Mediator

Mediator di sini adalah penghubung antara satu pihak dengan pihak lainnya, produsen dengan konsumen, penjual dengan pembeli, baik barang maupun jasa. Seperti contoh di atas, mediatornya adalah produsen musik waktu itu. Penyanyi kontrak dengan produser, kaset/CD dijual dan hasil dibagi antara produsen dengan penyanyi. Ketika era digital melanda, seorang pemilik bisa membagi file dengan orang lain dan ini dengan mudah dilakukan di era 2000-an ketika network kian murah dan kian cepat. Bahkan seorang penyanyi bisa langsung mengirimkan hasil karyanya ke pendengar langsung, tentu bukan dengan mediator produser melainkan sebuah teknologi peer-to-peer, sebagai contoh adalah NAPSTAR. Mungkin di musik agak kurang “smooth” karena ada unsur pembajakannya, walaupun sekedar berbagi pakai. Contoh lain adalah konsumen, misalnya ingin membeli komponen kendaraan, maka dengan mudah dapat dilakukan tanpa ke bengkel/toko sparepart melainkan langsung ke pabriknya dengan mediator yang baru yaitu sistem online.

Peer-to-Peer System

Sistem ini merupakan sistem terdistribusi dengan tiap node bisa berupa PC, laptop, HP dan lain-lain yang terhubung ke jaringan dengan menerima aturan-aturan yang ditetapkan bersama. Prinsip ini bisa menghubungkan produsen dengan konsumen langsung. Jadi banyak mediator yang tadinya sebagai penghubung mereka tidak digunakan lagi (bidang transportasi, keuangan, dan lain-lain). Juga dengan lembaga pendidikan?

Ketika putri saya kelas 6, saya memasukan ke bimbingan belajar ternama di Indonesia. Entah kenapa sebagian rekannya keluar karena orang tuanya tidak melihat adanya kemajuan. Anak teman saya juga ketika dikursuskan di bimbingan belajar yang lainnya malah keluar dengan sendirinya dan minta daftar ke situs yang menyediakan bimbingan belajar online, dan hasilnya pun oke. Jika tujuannya pemahaman atau transfer pengetahuan, hubungan langsung peserta didik dengan tutor bisa dilaksanakan tanpa mediator fisik (bimbingan belajar) yang terbatas ruang dan waktu.

Break sebentar nulisnya … abang driver online sudah tiba membawa jus pesanan. Lagi-lagi contoh aplikasi online yang menghubungkan produsen jus dengan konsumen.

Seberapa Mediator kah Anda?

Karena pertanyaan aneh, jadinya sulit dijawab. Ambil saja contoh toko-toko komputer di kawasan glodok yang menjadi perantara produsen laptop/hp sudah merasakannya (termasuk juga department store kabarnya). Beberapa bisa bertahan karena level mediatornya rendah, alias menyediakan juga servis, tukar tambah, dan lain-lain yang memang tidak terlalu melibatkan pihak produsen. Di sini toko itu sendiri yang menjadi produsen yang berjenis jasa (perbaikan). Bagaimana dengan kampus/sekolah dan Dosen/guru? Silahkan jawab sendiri dengan cara analisa seperti contoh di atas. Mahasiswa sudah jelas jadi konsumen (semoga industri jadi konsumen juga), siapakah produsennya, kampus/sekolah atau dosen/guru? Ataukah keduanya mediator dengan pihak lain (unknown) sebagai produsen? Wah. Ada baiknya lihat video Youtube siswa 12 tahun sebagai app developer tentang guru-guru di sekolahnya. (https://www.youtube.com/watch?v=Fkd9TWUtFm0). Sekian semoga menginspirasi.

Instant Quiz dengan KAHOOT – Part 2

Jika sudah Sign Up dengan Kahoot berikutnya kita coba membuat quiz-nya. Sebenarnya Kahoot sekedar media/alat bantu membuat quiz instan. Tetap saja konten (learning management system) ditangan tutor. Ada contoh-contoh quiz bawaan Kahoot. Silahkan mencoba. Jika ingin membuat yang baru tekan Create yang berada di pojok kanan atas.

Ada empat pilihan soal: Quiz, Jumble, Discussion atau Survey. Di sini kita ambil contoh Quiz.

 

Ada soal/Question yang harus diisi dilanjutkan dengan mengisi pilihan jawaban. Untuk jawaban yang benar tekan simbol centang di samping answer. Tekan + untuk menambah soal baru hingga beberapa soal. Jika sudah tekan Save di pojok kanan atas.

Soal dapat di-share agar bisa digunakan oleh tutor-tutor yang lain. Cara memainkannya adalah dengan menekan tombol Plat It.

 

Ada dua pilihan yaitu player vs player atau team lawan team. Pilih saja misalnya player vs player. NOTE: Kahoot yang dishare tersebut berfungsi sebagai ADMIN yang mengatur jalannya quiz. Dengan kata lain untuk tutor/teacher, bukan untuk siswa yang akan mengikuti ujian/quiz.

Bertanding

Ketika dijalankan dengan menekan tombol Play It. Kahoot akan memberikan PIN secara random yang harus diisi oleh peserta quiz ketika menjalankan Kahoot (www.kahoot.it). Setelah memasukan PIN, maka player diminta mengisi identitas bebas. Peserta akan tampak di ADMIN.

Misalnya peserta bernama Yes dan No. Tunggu semua peserta daftar quiz. Jika sudah mulai tekan Start di sebelah kanan.

Di bagian ADMIN, soal akan tampak. Biasanya ditayangkan di LCD di depan kelas. Atau bisa juga dengan cara lain, misal ditulis di grup WA, Chat, dll. Soal berikutnya akan lanjut setelah ADMIN menekan tombol Next di sebelah kanan atas soal quiz.

ADMIN dapat memonitor jumlah peserta yang menjawab dengan benar dan salah. Jika peserta sudah siap dengan pertanyaan berikutnya, kembali ADMIN menekan tombol Next di pojok kanan atas. Jika sudah selesai, selain rangking terlihat, hasilnya bisa disimpan/download.

Untuk menyimpan di komputer kita, tekan Direct Download. File yang diunduh berformat Excel, berisi informasi jawaban peserta quiz.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam quiz dengan Kahoot antara lain dapat dirinci sebagai berikut:

  • Soal tidak tampak di peserta, hanya ADMIN. Biasanya di komputer yang ditayangkan di LCD kelas.
  • Soal dapat ditayangkan lewat cara lain, misalnya pesan di Whatsapp, Facebook, dan lain-lain. Oleh karena siswa butuh waktu untuk membaca dan membuka aplikasi pesan maka waktu disetel yang wajar, misalnya 2 atau 3 menit per soal mengingat default Kahoot adalah 20 detik. Bisa-bisa siswa belum baca soal waktu sudah habis.
  • Jika waktu habis, siswa yang belum menjawab dianggap salah menjawab soal yang bersangkutan.

Salah satu keunggulan quiz lewat aplikasi adalah rekap jawaban secara instan diperoleh dalam format Excel. Bahkan dapat diketahui dengan pasti jawaban siswa, seberapa cepat menjawab serta benar atau salahnya. Selamat Mencoba.