Arsip Kategori: Jaringan Komputer

Materi Ujian Jaringan Komputer I

SOAL TEORI:

Berikut contoh cara penyelesaian subnetting (cara cepat) 255.255.255.224 (/27). Alamat network yang akan dibuat subnetting: 192.168.10.0.

Soal 1:

 

Soal 2:

Seperti soal pertama, buat BINER-nya.

192.168.10.0 binernya: 11000000.10101000.00001010.00000000

255.255.255.224 binernya: 11111111.111111111.11111111.11100000000

SOAL PRAKTEK:

Buat routing statik diagram jaringan di bawh ini dengan Cisco Packet Tracer

Sesuaikan IP dengan subnetnya (pada contoh di atas /24 atau 255.255.255.0) pada ujian nanti akan berbeda.

Iklan

Koneksi Wireless LAN Router

Praktikum Jaringan Komputer 1. 12.12.2012. Tek. Informatika S1

Buat dua LAN seperti tugas yang lalu, tambahkan satu Wireless LAN kelas C dengan Linksys atau Router biasa dengan menambahkan satu konektor wireless HWIC-AP-AG-B ke router tersebut.

Tambahkan satu Laptop untuk menguji jaringan wireless tersebut apakah berjalan dengan baik atau tidak. Coba akses HTTP di server.

Pada server install web server, dengan masuk ke tab Software/Service. Tekan Manage Software.

Setelah ditekan install coba atur http servernya. Masuk ke tab Config masuk ke HTTP server, coba setting tampilan web server.

Masuk ke Laptop, jalankan Web Browser-nya. Masukan URL Server LAN di tengah http://128.134.168.14 pastikan terkoneksi.

Sistem seperti ini merupakan sistem yang dapat diterapkan di divisi Marketing suatu bank karena kebanyakan marketing menggunakan Laptop dalam keseharian kerjanya.

Static Routing untuk Jaringan Beda Kelas

Jaringan Komputer1. 04.12.2012. Tek Informatika S1.

Kalau pada pertemuan yang lalu kita mengeset router untuk dua jaringan dalam kelas yang sama (kelas C) sekarang kita coba melakukan routing (static) antara jaringan kelas A dan B. Antar router 0 dan router 1 sendiri kita atur subnetting 255.255.255.252 agar hanya didapat 2 IP saja. Lihat gambar berikut ini:

Lakukan setting pada router0 sebagai berikut dengan network 128.134.168.9 255.255.255.248 dan next hop pada 192.168.0.2 sedangkan untuk router1 dengan network 10.192.168.0 255.255.255.248 dan next hop pada 192.168.0.1. Uji dengan mengirim paket dari PC1 ke PC0 seperti gambar di atas, dan pastikan Successful. Coba fasilitas yang ada pada Server0 diaktifkan, misalnya ftp. Masukan user id test dan passwordnya dibuat di server. Lakukan login dari PC1. Coba ambil file-file itu dengan instruksi ftp>get <namafile>.

 

Simulasi Dua LAN dan Server dgn Cisco Packet Tracer

Pertemuan kali ini membahas koneksi dua LAN dengan server. Biasanya beberapa cabang kecil BANK menggunakan konfigurasi serupa seperti pada bank Danamon Indonesia Tbk.

Buat dengan Cisco Packet Tracer untuk membuat dua LAN antar cabang yang terhubung lewat koneksi serial antar router.

Gunakan IP seperti gambar di atas, jangan lupa menyertakan Default Gateway di PC dan Server-PT yang mengarah ke router masing-masing. Gunakan static routing pada Router0 dan Router1 agar antar cabang bisa terhubung dan bila salah satu server cabang DROP, bisa meminjam koneksi ke server cabang lainnya yang aktif. Berikut ini setingan router0:

  • Router>enable
  • Router#configure terminal
  • Router(config)#interface FastEthernet0/0
  • Router(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
  • Router(config-if)#exit
  • Router(config)#interface Serial0/3/0
  • Router(config-if)#no shutdown
  • Router(config-if)#ip address 192.168.3.1 255.255.255.0
  • Router(config-if)#exit
  • Router(config)#ip route 192.168.4.0 255.255.255.0 192.168.3.2

Gunakan cara yang sama dengan setingan pada router0 untuk router1 dengan routing static dengan jaringan 192.168.2.0 subnet 255.255.255.0 dan Next Hop 192.168.3.1. Uji antara PC0 ke PC1 dan antara PC1 ke Server0 dan lain-lain, pastikan Successful. Jika tidak ada masalah, dobel klik di tiap-tiap server.

Cek list seluruh fasilitas yang ada dilanjutkan dengan menekan tombol Install. Kemudian kita coba mengkonfigurasi, misalnya HTTP service. Tekan HTTP dan coba utak-atik script-nya. Jika sudah tekan PC1 yang berada di LAN yang lain. Klik Web Browser pada Desktop.

Perhatikan tampilan web-nya setelah Go ditekan. Artinya PC di LAN cabang lain sudah berhasil terhubung dengan Server0. Praktek berikutnya adalah setting antar cabang dengan menggunakan MODEM (DSL atau Cable). Di bawah ini contoh aplikasi berbasis web terpusat yang menangani proses kelayakan kredit.

 

Wireless Router Untuk Hotspot

Pertemuan kali ini membahas wireless router. Wireless router adalah router yang menggunakan media tanpa kabel. Cisco memiliki wireless router setelah membeli produk dari vendor linksys. Prinsip penggunaannya hampir sama dengan cisco, tetapi dengan adanya tambahan fasilitas untuk pembuatan hotspot.

Buka Cisco packet router dan buat sebuah network dengan tiga segmen. Segmen pertama dan kedua menggunakan LAN dengan kabel, sedangkan segmen ketiga adalah LAN tanpa kabel (wireless LAN). Gunakan router RIP dan tambahkan End Device laptop, untuk mencoba hotspot.

Jangan lupa menambahkan modul wireless untuk laptop agar bisa terhubung ke hotspot. Cara melakukan setting linksys cukup mudah, gunakan GUI yang ada pada packet tracer agar seolah-olah kita menyeting langsung.

Uji dengan melakukan PING antar laptop dan antara laptop dengan PC pada router. Ada sedikit masalah pada setting wifi dengan tablet/pda. Juga ping antara laptop ke PC sedikit bermasalah.

 

Setting Router via Cisco Packet Tracer

Lab Networking UNSADA, 17.10.2012

Buka Cisco Packet Tracer (CPT). Gambar diagram seperti di bawah ini. Gunakan dua komputer, dua router dan dua switch.

Klik ganda PC0 untuk mengeset IP Addressnya.

Klik IP Configuration. Isi IP dengan benar. Pilih Static, isi lengkap dengan Default Gateway (IP routernya).

Pilih PC1, isikan juga IP dengan segment yang berbeda dari PC0, lengkap juga hingga Default Gatewaynya (IP Router 1).

Klik ganda pada Router0, isikan IP Address untuk Kabel Fast Ethernet dan Serialnya. Pilih terlebih dahulu interfacenya dilanjutkan dengan mengisi IP address.

Untuk routing, misalnya kita pilih jenis RIP. Masukkan data sebagai berikut di router0 (lakukan isian yang sama di router1):

RIP Routing dipilih alamat network yang akan menjadi tujuan tiap alat yang terkoneksi di jaringan. Uji dengan mengklik paket dari satu PC ke PC lain. Jika hasilnya Success maka setting sudah benar. Atau dobel klik pada PC1, masuk ke Command DOS, ketik >> ping 192.168.2.2. Jika reply, berarti setingan Anda sudah benar.

 

Setting IP Address LAN di Ubuntu

Pertemuan minggu lalu sudah dilaksanakan praktek mengeset IP diagram di bawah ini pada sistem operasi Windows Xp. Sekarang coba setting pada sistem operasi linux Ubuntu dengan alamat network: 202.134.168.160/27. Berikan alamat IP di empat desktop yang ada dengan tepat, coba dulu dengan Packet Tracer sebelum diimplementasikan. Jangan lupa, di sini “/27” berarti subnetting dengan subnet: 255.255.255.224.

Setelah masuk ke LINUX, di pojok kanan klik icon dilanjutkan dengan klik “System Setting“. Pilih network untuk masuk ke setting IP.

Berikut ini sedikit penjelasan untuk subnetting IP Address kelas C untuk subnet 255.255.255.224 (/27). Jumlah Network dan Host berturut-turut: 23-2 =6 dan s5-2=30. Cara mencari alamat-alamat subnet yang VALID dengan cara menjumlahkan kelipatan 256 – 224 = 32, yang dimulai dari 32, antara lain: 32, 64, 128, 160,192, 224. Jadi jika alamat network pada kasus di atas = 160, maka IP address yang VALID untuk host berkisar dari 161 hingga 190. Jika sudah yakin IP address yang akan diimplementasikan tidak bermasalah, masuk ke “Configure” pada “System Setting – Network“. Pilih Method yang digunakan “Manual“, bukan “DHCP“.

Klik Save, dilanjutkan dengan uji lewat “Terminal“. Untuk Ubuntu, terminal sedikit tersembunyi, cara yang mudah adalah dengan mencari di “Dashboard”. Ketik “Terminal“, maka Anda akan memperoleh Icon Terminal.

Jika “reply from” baik saat “ping” ke IP sendiri atau IP desktop lainnya berarti IP yang Anda setting sudah benar. Selamat Mencoba … Ting.