Arsip Kategori: Visual Basic 6

Membuat Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan Visual Basic 6

 

Pemr Visual Basic. 18.12.2012. Teknik Sipil S1

Sebenarnya aplikasi untuk SIG banyak dijual di pasaran seperti ArcView atau ArcGiS. Tetapi berhubung mata kuliah kita Pemrograman Visual Basic, maka mari kita coba membuatnya. Sebenarnya prinsip SIG adalah integrasi antara raster data yang biasanya gambar peta (jpg/bmp) dengan vector data yang berupa database seperti lokasi banjir, perkantoran, kemacetan, dan sebagainya.

Pertemuan yang lalu kita telah bisa mengakses suatu database gambar, nah di sini kita coba vector data yang kita gunakan kita integrasikan dengan suatu peta pada form. Ambil contoh suatu peta dari www.maps.google.com kemudian simpan dengan nama, misalnya peta.jpg. Edit gambar tersebut untuk lokasi banjir, perkantoran, dan sarana umum. Cara sederhana adalah dengan men save as, kemudian ganti dengan nama banjir.jpg, perkantoran.jpg, dan saranaumum.jpg. Simpan di folder tertentu sebagai data. Buat project baru, dengan satu form.

Arahkah background (picture) ke peta. Tambahkan ADODC, Text, dan Command Button. Buat database dengan Access, jangan lupa simpan dalam format MDB (2003). Koneksikan dengan ADODC (lihat pembahasan yang lalu tentang akses ke database).

Buat satu table baru, misalnya data. Isi dengan data seperti di atas. Instruksi untuk memanggil gambar pada Command Button “Lihat” adalah sebagai berikut:

F = “D:\rahmadya\” & Text1.Text

Image1.Picture = LoadPicture(F)

Dan jika dijalankan hasilnya berikut ini, missal diklik data BANJIR, setelah ditekan tombol LIHAT akan tampil sebagai berikut.

Atau arahkan ke perkantoran misalnya, tekan LIHAT.

Selamat mencoba.

Iklan

Membuat Database Gambar

Ms Visual Basic 6. 0.12.2012. Tek Sipil S1

Ada dua jenis data gambar, yang pertama gambar diletakkan pada database, dan yang kedua gambar diletakan di folder tertentu sementara database hanya berisi link dan nama filenya. Buat dengan Microsoft access yang berisi nama gambar. Untuk mempermudah, copy gambar yang berada di my pictures ke lokasi folder VB anda.

Simpan dengan nama tertentu, misalnya gambar1.mdb (format ke access 2002-2003). Setelah itu buka Microsoft VB 6. Buat GUI sebagai berikut, seperti biasa tambahkan component adodc.

Lihat tata cara mengkoneksikan adodc1 ke database gambar1.mdb lewat connection string dan record source. Jika sudah, pada property text1, arahkan data source ke adodc1 dan data filed = picture.

Pada tombol LIHAT, masukan listing berikut ini:

F = “D:\rahmadya\” & Text1.Text

Image1.Picture = LoadPicture(F)

Perhatikan, lokasi D:\rahmadya\ sesuaikan dengan letak gambar di komputer Anda. Jalankan hingga muncul tampilan sebagai berikut.

Jika tombol LIHAT ditekan, akan memunculkan gambar1.jpg, atau tekan tombol next pada Adodc1 untuk melihat gambar yang lainnya.

Mengkoneksikan VB dengan ODBC

Open Database Connectivity (ODBC) merupakan alat bantu buatan Windows untuk menghubungkan suatu aplikasi dengan database tanpa langsung terhubung. Untuk itu kita harus membuat ODBC dari database yang telah kita buat. Jika sudah terbentuk, VB akan berkomunikasi dengan database lewat ODBC. Keuntungannya adalah jika kita akan migrasi ke software database lain, atau dalam satu aplikasi dilayani oleh lebih dari satu jenis database application, kita tidak perlu merubah setingan program.

Buka Control Panel cari ODBC (untuk windows 7, bisa di cari di search ). Untuk windows xp, cari di Administrative Tools.

Pilih jenis driver yang sesuai, dalam hal ini Microsoft Access Driver (*.mdb, *.accdb). Klik Finish dan dilanjutkan dengan pembuatan nama ODBC. Pilih Database yang dituju:

Jika Anda berhasil membuat ODBC lengkap dengan target databasenya, pada jendela ODBC tampak database Anda.

Buka VB6 project yang lalu. Sekarang akan kita coba dengan menggunakan ODBC. Sorot objek ADODC1 yang menghubungkan vb dengan database.

Klik Build karena akan kita ganti koneksi dengan ODBC. Pilih provider: Microsoft OLE DB Provider for ODBC Driver karena kita akan menggunakan ODBC. Klik Next . Pilih ODBC yang baru saja Anda buat (Material).

Test Koneksinya.

Input Data Transaksi dengan Visual Basic 6 (ADODC)

Pada pertemuan minggu lalu (https://rahmadyatrias.wordpress.com/2012/10/30/koneksi-dua-tabel-dalam-satu-form/) kita membuat satu form yang berisi koneksi dua tabel (adodc1 dan adodc2). Sekarang kita akan mencoba mengimplementasikan suatu manipulasi terhadap tabel kedua, misalnya transaksi barang. Barang yang dijual harus berada pada tabel material.

Buat isian pada input transaksi. Karena barang yang dijual harus berada di tabel material (bagian atas), maka di sini diberi tombol tekan “cari brg” agar sebelum transaksi, barang dipastikan ada pada tabel material. Gunakan kode berikut di tombol ‘Cari Brg’

Private Sub Command5_Click()

Adodc1.Recordset.MoveFirst

Adodc1.Recordset.Find “kode=” + Text5.Text + “”

If Not Adodc1.Recordset.EOF Then

Text6.Text = Adodc1.Recordset.Fields(1)

Else

MsgBox “maaf barang tidak ada”

End If

End Sub

Sedangkan untuk mengaktifkan tombol tekan input, gunakan kode berikut (perhatikan posisi text1, text2, dst harus sesuai dengan nama yang anda buat).

Private Sub Command4_Click()

Adodc2.Recordset.AddNew

Me.Adodc2.Recordset.Fields(0) = Text4.Text

Me.Adodc2.Recordset.Fields(1) = Text6.Text

Me.Adodc2.Recordset.Fields(2) = Text7.Text

End Sub

Ketika tombol CARI BRG ditekan akan menampilkan nama barang. Selanjutnya tinggal mengisi kolom isian lainnya sebelum tombol input ditekan

Koneksi dua Tabel dalam Satu Form

Pemr VB 6, 30.10.2012, Tek Sipil S1

Melanjutkan materi minggu lalu, kita mencoba menambahkan satu table dalam satu Form di VB. Tambahkan satu tabel baru di Database yang telah Anda buat, misalnya tabel transaksi. Tabel ini berisi transaksi penjualan material.

Untuk latihan, isi field-field di tabel transaksi yaitu No, kode dan Total. Masukan satu record awal, misalnya pembelian barang dengan kode 001 sebesar 110000. Klik Database Tools, buat relasi antara tabel material dengan tabel transaksi. Perhatikan, kode barang pada transaksi harus terkoneksi dengan kode barang pada tabel material.

Jika sudah selesai, buka project VB yang lalu, tambahkan DBGrid dan ADODC baru untuk mengkoneksikan tabel transaksi ke form tersebut. Gunakan cara yang sama dengan materi minggu lalu.

Coba koneksikan sehingga jika dijalankan Data Grid di bawah akan berisi data transaksi. Lanjut minggu depan bagaimana mengisi kode-nya.

Membuat Menu dan MDI Form

Setelah pertemuan yang lalu berhasil membuat aplikasi RAB, sekarang kita coba membuat tampilan awal program yang disertai dengan menu. Suatu aplikasi terkadang memiliki lebih dari satu Form dalam sebuah project. Oleh karena itu kita harus mampu mengatur form mana yang muncul lebih dahulu. Biasanya form yang muncul terlebih dahulu adalah MDI Form. Buka IDE Microsoft Visual basic 6.0 Anda.

Setelah membuka VB 6.0 buka project RAB yang terdahulu. Atau jika filenya tidak ada buat form kosong saja seolah-oleh itu adalah form menghitung RAB. Pilih dengan mengklik bagian panah ke bawahnya, kemudian pilih MDI Form.

Karena MDI Form nanti yang pertama kali tampil saat program dijalankan, maka kita harus mengeset form mana yang muncul terlebih dahulu. Klik ‘Project’ – ‘project1.properties’. Pada isian startup object pilih ‘MDI Form’.

Jika dijalankan, VB akan menampilkan terlebih dahulu MDI Form Anda. Berikutnya kita akan membuat MENU yang berfungsi memanggil form RAB dan ‘keluar’. Klik ‘Tool’ – ‘Menu Editor ..’, isi menu sebagai berikut:

Pilih panah ke kenan atau kekiri untuk menjadikan menu itu sub menu atau tidak. Karena RAB dan Exit merupakan submenu File, maka harus kita geser ke kanan dengan menekan tombol panah ke kanan. Klik ‘OK’ jika sudah selesai. Maka pada MDI Form akan muncul menu yang baru saja dibuat. Klik ‘File- RAB’ pada MDI Form, maka Anda masuk ke kode memanggil program RAB. Isi dengan istruksi ‘Form1.show’ yang artinya menampilkan Form1. Jika Form1 sudah Anda ganti namanya, maka ikuti sesuai dengan nama formnya.

Test program Anda dengan menekan tombol run maka MDI akan muncul terlebih dahulu. Jika menu ‘File’ ditekan, akan muncul ‘RAB’ dan ‘Exit’. Tes dengan menekan ‘RAB’, harusnya form RAB akan muncul. Jika sudah, coba tambahkan gambar di MDI Form Anda, dengan mengklik ‘Picture’ di ‘Property
editor’ VB.

 

 

Koneksi VB dengan Database Gambar

A. MERANCANG DATABASE

Terkadang data yang ditampilkan pada VB berupa gambar seperti tanda tangan, foto, dan sebagainya. Bagaimana cara membuat database tersebut? Berikut cara yang sederhana dengan Microsoft Access 2007. Cara ini menggunakan file text pada database yang merupakan link ke file gambar. Berbagai macam cara dapat Anda cari di situs vb, misalnya forum vb-bego. Seperti biasa, buatlah database baru berformat Access 2002-2003.


Buat dua buah field, dengan salah satunya yang akan berisi hyperlink dari gambar yang akan ditayangkan pada Visual Basic 6. Klik kanan pada tabel (signature), pilih Open, setelah konfirmasi untuk menyimpan, masukan nama file-file gambar beserta ekstensinya.


Masukan sekitar empat atau lima data tanda tangan, atau file gambar lain jika tidak punya gambar tanda tangan. Berikutnya kita mulai membuat GUI dalam bentuk Form di Visual Basic. Jangan lupa file gambar juga diletakan di tempat path pada database. Jika sudah tutup Microsoft Access 2007 anda.

B. MERANCANG FORM

Lihat kembali tata cara mengkoneksikan database access ke visual basic (https://rahmadyatrias.wordpress.com/2011/06/06/memasukan-database-melalui-microsoft-visual-basic-6/ ).


Kemudian buat script sederhana sebagai berikut, lalu jalankan.


Hasilnya adalah sebagai berikut


Selamat Mencoba


Rahmadya Trias

Memasukan Database Melalui Microsoft Visual Basic 6

A. Membuat Database dengan Access 2007

Buka Start > All Programs >Microsoft Office > Microsoft Office Access 2007. Klik Blank Database.


Arahkan ke Folder tempat program VB yang akan dibuat. Jangan lupa ganti file Access 2007 menjadi 2002-2003


Jika sudah klik “Create” untuk mulai membuat database tersebut. Buat sebuah tabel baru dengan klik kanan “Table1:Table” dilanjutkan dengan klik Design View.


Anda akan diminta membuat nama dari tabel tersebut. Isi, misalnya kursi. Dalam satu database dapat lebih dari satu tabel. Jadi database kita adalah kursi dengan satu tabel kursi. Buat tiga buah field beserta tipe datanya.


Berikutnya kita tinggal mengisi data pada tabel tersebut. Klik kanan pada nama tabel yang dituju dilanjutkan dengan klik “Open“. Klik “Yes” saat diminta menyimpan.

 


Isikan tiga buah data, bebas.


Jika sudah, tutup Microsoft Access Anda, kemudian kita siap mengakses Database tersebut lewat Microsoft Visual Basic 6.

 

B. Mengakses Database Lewat Micorosoft VB 6

Klik Start > All Programs > Micorosft Visual Studio > Microsoft Visual Basic 6. Buat sebuah project baru, pilih Standard Exe.


Klik kanan pada Toolbar Object > Components. Karena kita akan menambah dua komponen baru yang tidak terdapat secara default pada VB 6.


Centang dua komponen tambahan yakni Microsoft Access Data Control 6 dan Microsoft dataGrid. Klik “Ok“.


Drag dua komponen tersebut ke Form yang akan dirancang. Kemudian kita akan mengeset ADO.


Pilih Build,


Pilih Microsoft Jet 4.0 OLE DB Provider, Klik “Next“.


Pilih Database yang telah Anda buat.


Lakukan test Connection, sampai ada pesan Sukses. Tutup terlebih dahulu Microsoft Access 2007 jika masih terbuka.


Berikutnya, arahkan ke Recorod Source, masih di ADODC.


Klik ” … “. Pilih Command Type: 1 – adCmdText. Kemudia ketik instruksi SQL di Command Text (SQL). SQL adalah singkatan dari Structured Query Language, yaitu bahasa standar internasional untuk akses ke database.


Klik “Apply” dan “OK”. Berikutnya kita pindah ke Data Grid. Pilih Data Source, yaitu Adodc1.


Jika sudah, cek dengan me-running program. Klik simbol , pada Data Grid harus muncul isi tabel kursi pada Database kursi.mdb.


 

C. MEMBUAT TOMBOL SIMPAN

Rancang Form untuk memasukan, kode, panjang dan lebar kursi.


Jangan sampai salah antara “label“, “Text Box” dan “Command Button“. Isikan instruksi pada Command Button Simpan dengan dobel klik pada “SIMPAN“.


Adodc1.Recordset.AddNew bermaksud meminta VB agar menambah satu item yang isi Fieldnya dari Text1, Text2, dan Text3 (lihat baris 2 sampai 5. Dilanjutkan dengan Update pada kode baris ke 6 (Adodc1.Recordset.Update). Jalankan hingga Anda dapat mengisi satu Field ke tabel kursi dan muncul pada Data Grid. Biasanya programmer menambahkan tombol “New” / “Baru” untuk mengosongkan isian, jika akan menambah Field berikutnya. Tambah CommandButton baru, beri nama “Baru“.


Dobel klik, dan isikan kode berikut:


Saat tombol “Baru” ditekan, maka seluruh isian akan kosong karena instruksi Text1.Text = “”. Baris terakhir bermaksud agar kursor berada di Text1 untuk memudahkan pengguna mengisi data. Coba jalankan program Anda.


Selamat Mencoba,


Rahmadya Trias Handayanto


 

Mengkoneksikan Microsoft Access 2007 dengan Visual Basic 6

A. MEMBUAT DATABASE DENGAN MICROSOFT ACCESS 2007

Buka program Microsoft Access untuk membuat database yang akan digunakan oleh program VB nantinya. Buat database dengan nama bebas, misalnya: “material”. Klik kanan pada tabel, pilih Design View.


Maka Anda akan diminta menyimpan tabel, beri nama bebas, misalnya: “barang”. Tetapi karena menggunakan jenis file Access 2007 yang tidak disupport oleh program VB, maka kita harus mengklik “Sava AS” menjadi file Access 2002-2003.


Buat tiga Field yaitu kode, nama dan harga. Lanjutkan dengan mengisi beberapa data. Sehingga menghasilkan data yang akan dioleh lebih lanjut oleh Microsoft Visual Basic 6.


B. MEMBUAT FORM MATERIAL

Buka Microsoft Visual Basic, buat project baru dengan sebuah form. Karena kita akan mengkoneksikan VB dengan Access 2002-2003 yang tidak disupport oleh VB 6, maka kita harus menambahkan komponen baru dengan cara mengklik kanan toolbar komponen.


Pilih Microsoft ADO Data Control 6.0 (SP3) dan Microsoft DataGrid Control 6.0 dengan cara mengklik kotak di sebelah kiri tulisan tersebut. Sehingga pada toolbar akan muncul icon ADO Control dan DBGrid. Drag ke arah FORM Anda, buat seperti gambar berikut ini.


Klik Adodc1, pada toolbar Properties, cari “ConnectionString“, klik “…” untuk mengisi form yang harus kita isi.


Klik BUILD, pilih provide: Microsoft Jet 4.0 OLE DB Provider dilanjutkan dengan mengklik NEXT. Cari Lokasi database yang akan kita akses. Klik “Test Connection” untuk mengecek apakah database sudah terkoneksi dengan baik. Klik OK, Apply, dan OK lagi.

Kembali ke toolbar Properties, sekarang pilih ” RecordSource“, klik “…” sehingga menampilkan form berikut ini.


Pilih Command Type 1-addCMD Text. Kemudian di Command Text SQL ketik: select * from material pada Command Text (SQL). Klik OK jika sudah diketik.

Sorot DBGrid dengan cara mengkliknya. Pada toolbar Properties, cari DataSource, Pilih “AdoDC1“. Jika tidak muncul berarti Anda belum membuat Koneksi dengan benar pada databasenya. Cek kembali. Sehingga jika di-Running akan muncul tampilan sebagai berikut.


Jika pada DBGrid menampilkan data pada Microsoft Access yang kita buat sebelumnya, maka Selamat, Anda telah berhasil mengkoneksikan Access ke Visual Basic 6.

WARNING: Jangan lupa mengkonversi “SAVE AS” tipe file Access 2007 menjadi Access 2002-2003.


Rahmadya Trias Handayanto

Pemrograman RAB dengan Microsoft Visual Basic 6

Hari/Tgl/M.Kul/Dosen: Rabu/27-10-2010/Pemr. VB/Rahmadya Trias H., ST., MKom.

Pemasangan Dinding 1 m2 butuh:

  • 70 bata (300rb/buah)
  • 0,093 m3 pasir (ditambah waste 2 %) – 0,13 Kijang (1 kijang: 180 rb).
  • 1 m3 adukan butuh 4-6 sak semen (tergantung perbandingan adukannya) – 5 sak (65rb/sak)
  • 1 tukang dan 1 kenek mampu memasang 8 m2 dinding perhari. – (100rb/hari)

Rancanglah program dengan Microsoft Visual Basic untuk menghitung biaya serta bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat dinding bangunan.

Inputan:

  • Luas Dinding :

Keluaran:

  • Jumlah Bata:
  • Jumlah Pasir (kijang):
  • Semen (sak):
  • Ongkos Tukang:
  • Biaya Total:

Rancang Form sebagai berikut:

 

Pertemuan I: Program Penjumlahan Sederhana

Oleh: Rahmadya Trias H., ST, MKom.

Sebagai langkah pertama belajar bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6, coba buka IDE VB6. Buat form sebagai berikut:


Program ini sangat sederhana, tetapi walaupun sederhana bisa dikembangkan lebih lanjut untuk perkalian, pembagian dan tentu saja pengurangan. Bukankah seluruh operasi dilakukan oleh keempat operasi itu? Dari menghitung jembatan hingga membuat program Rancangan Anggaran dan Biaya (RAB).

Seperti halnya matematika, untuk menghitung, VB memerlukan variabel, di sini variabel tiap komponen pada form di atas adalah: Text1, Text2, Text3, Command1 dan Command2. Tentu saja kurang baik menurut saya, sebaiknya diubah sesuai dengan fungsinya, misalnya Command1 diganti cmdhitung, Command2 diganti cmdkeluar dan sebagainya, agar pembaca listing dapat mengerti maksud program yang kita buat. Tapi, untuk sekedar contoh, bolehlah kita pakai variable defaultnya saja.

Dobel klik pada command button “Hitung”, masukkan listing berikut ini.

Private Sub Command1_Click()

Text3 = Val(Text1.Text) + Val(Text2.Text)

End Sub

Maksudnya adalah kira-kira sebagai berikut:

Isikan nilai variabel Text3 dengan jumlah dari nilai variabel Tex1 dengan Text2. O iya, mangapa harus diberi val? Jawabannya adalah karena input yang kita berikan ke form Text1 dan Text2 masih berupa string (text) sehingga harus dirubah menjadi numerik dengan fungsi “Val”.

Terakhir, masukan listing pada Command Button “Keluar” (Dobel klik pada command tersebut) sebagai berikut:

Private Sub Command2_Click()

Unload Me

End Sub

Kemudian klik “Run” yang bersimbol . Hasilnya adalah sebagai berikut:


Oke kan? Programming itu mudah kok … Selamat mencoba.

NOTE: Pada listing, Anda cukup mengetik yang ditulis tebal saja, karena VB sudah menuliskan private dan end Sub.