Konversi ke PDF dari Word Beserta Bookmarks-nya

Portable Document Format (PDF) merupakan salah satu jenis file terkenal untuk membaca dokumen. File ini berisi dokumen yang identik dengan naskah cetak. Hampir kebanyakan platform dari desktop hingga mobile dapat membaca jenis file ini.

Microsoft Word (MS Word) merupakan text editor terkenal dari Microsoft. Salah satu fasilitas pada MS Word yang sangat membantu adalah Automatic Table of Contents (TOC). Dengan mengeset Heading tertentu, secara otomatis MS Word akan mengisi daftar isi di lokasi tertentu di bagian awal, termasuk juga daftar gambar dan tabel.

PDF reader kebanyakan memiliki fasilitas untuk me-link daftar isi dengan kontennya lewat fasilitas bookmark. Bookmark bisa diisi manual dengan create bookmark atau secara otomatis ketika konversi dari MS Word ke PDF. Postingan ini menunjukan bagaimana cara mengkonversi MS Word ke PDF disertai dengan bookmark.

Save As

Cara tercepat adalah dengan fasilitas Save As yang ada pada MS Word. Namun sedikit utak-atik karena tersembunyi.

Di bawah pilihan PDF (*.pdf) tekan More Options .. untuk membuka jendela lanjutan. Tekan Option untuk memilih Bookmark.

Pada checklist Create Bookmarks using dilanjutkan memilih heading.

Tekan Ok dilanjutkan dengan Save. Selesai sudah, silahkan coba akses PDF, misal dengan Foxit PDF Reader.

Lihat, bookmarks di kiri muncul secara otomatis. Fasilitas ini memudahkan membaca karena dapat langsung mengarah ke sub-bab tertentu dengan mengklik bookmarknya. Sekian semoga bermanfaat.

Skill dasar yg kadang terlewati

Kita mengenal istilah hard skill dan soft skill yang artinya kemampuan teknis/kompetensi/skill dan kemampuan pendukung/komunikasi/sosialisasi/attitude. Terkadang kita melupakan soft skill dan menyerahkan pembelajaran ke orang yang bersangkutan. Nah, saat ini kemampuan tersebut mulai diperhatikan akibat dari banyaknya lulusan yang tidak siap kerja dan juga keluahan dari perusahaan-perusahaan terhadap karakter lulusan-lulusan yang baru bekerja tersebut. Postingan singkat ini sekedar menceritakan yang pernah saya alami.

A. Kemampuan Bertanya

Dari sekolah dasar hingga bangku kuliah kita selalu diajarkan menjawab pertanyaan. Ternyata membuat pertanyaan membutuhkan keahlian khusus. Satu atau dua minggu ketika baru tiba di negara lain dalam rangka studi lanjut, kebanyakan berisi pertanyaan-pertanyaan yang harus saya berikan ke orang lain, dari menanyakan tempat/lokasi, prosedur, dan lain-lain.

Konon, A. Einstein ketika pulang dari sekolah orang tuanya selalu bertanya apa saja yang telah ditanyakan anaknya ke sang guru ketika belajar. Ternyata dari taksonomi bloom (remember, understand, apply, analyse, evaluate dan create) ketika kita bertanya level pembelajaran di atas level understand/memahami. Jadi kalau kita punya anak, berbahagialah jika dia selalu bertanya, walau kadang pertanyaannya membingungkan.

B. Berani Berinteraksi dengan Top Management

Ini mungkin sedikit aneh, tapi informasi ini banyak diinformasikan oleh pakar-pakar motivasi di Youtube, misalnya Renald Kasali. Hal-hal seperti ini terkadang memperlancar pekerjaan. Ini bukan berarti kita belajar kolusi, tetapi memang kondisi dunia saat ini yang memerlukan akses langsung top manajemen ke low level management. Gojek/Grab misalnya, pimpinan mereka harus segera mengetahui segala hal dari segala lini baik mitra yakni supir gojek/grab maupun konsumen. Jadi, saat ini top management wajib berinteraksi, tidak hanya melalui kertas laporan.

Ketika ijin belajar saya terhalang, saya langsung menghampiri rektor karena saya lihat di rencana strategis kampus salah satunya 9 doktor lulus per tahun, jadi tidak ada alasan pimpinan di bawahnya menghalangi. Begitu juga ketika ada masalah dengan jurusan waktu studi lanjut, saya langsung menghadapi vice president bidang akademik untuk mendiskusikan masalah. Sulit memang, tapi di sinilah seni dan kreativitas kita diuji.

Sehari yang lalu, seorang siswa saya lupa isi KRS dan saat ini sudah tutup. Selesai dia mengabari saya langsung kontak ke direktur layanan akademik, dan dia meminta si mahasiswa menghadap. Saya langsu kabari ke siswa tersebut bahwa maksimal hari ini menghubungi yang bersangkutan. Tapi di sore hari dia mengabarkan kalau KRS sudah tutup dan harus cuti. Ketika saya tanya apakah dia sudah menemui direktur layanan akademik yang sudah menunggu hari ini, dia menjawab tidak, dan hanya bertanya ke staf di loket, yang tentu saja jawabannya mengikuti prosedur (SOP).

Ini juga bisa jadi bahan masukan ke senat mahasiswa yang lebih suka mendidik adik-adiknya dengan karakter bergerombol yang padahal perlu skill individu agar berani single fighter dengan tetap menjaga sopan-santun, aturan, dan hal-hal lain ketika berhadapan dengan orang lain apalagi top management. Silahkan pembaca menambahkan hal-hal lainnya, semoga bermanfaat.

Yuk .. cek status tanah kita secara online

Pernah dengar kasus mafia tanah? Yaitu kasus yang melibatkan berbagai pihak yang bekerjasama mengelabui pihak tertentu. Modusnya banyak, tapi informasi dari berita ini salah satu cara untuk menangkalnya adalah merawat tanah kita. Jangan sampai terlantar, karena jika ditelantarkan lebih dari 20 tahun, pihak yang merawat bisa mengklaim tanah tersebut miliknya. Nah, langkah pertama adalah melihat sertifikat tanah kita secara online. Mungkin kita belum menerima sertifikat karena masih ditahan bank sebagai agunan KPR, tapi alangkah baiknya mengetahui secara resmi.

Ternyata tanah yang terdaftar masih sedikit. Buka saja situs atr/bpn berikut. Cari saja lokasi tanah yang akan kita lihat. Akan tampak area-area berisi warna-warna tertentu, kebanyakan warna kuning yang mengindikasikan tanah tersebut sudah terdaftar. Dobel klik satu area maka akan tampak informasi status tanah tersebut, yakni SHM, HGB, tanah kosong, dan not available.

Kelemahan dari situs ini adalah basemap yang kurang jelas. Hal ini dapat diatasi dengan cara mengkopi saja lokasi lintang dan bujur, lalu buka dengan google maps.

6.21158°S, 107.03858°E

Lanjutkan dengan kopi Lat/Lon lalu paste di GoogleMap pada bagian searching. Tampak di sana lokasi detilnya beserta pilihan lain seperti satellite view bahkan street view. Ok selamat mencoba ya, di sinilah letak keuntungan open data yang tentu saja bisa memiliki dampak negatif yakni mempermudah para mafia untuk mencari target sasaran dengan mudah.

Oiya, berikut video ilustrasinya

Membuat Peta RTRW Digital

Terkadang peneliti membutuhkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah dalam penelitiannya. Tiap pemerintah daerah (PEMDA) menerbitkan rencananya dengan format yang berbeda-beda. Selain itu ada yang diunggah di situs resminya, namun ada pula yang tidak sehingga menyulitkan peneliti. Nah, saat ini pemerintah memiliki situs online untuk melihat RTRW daerah di seluruh Indonesia. Berikut link-nya.

Saya sudah utak-atik tapi tidak ada unduh dalam bentuk shapefile atau jenis lain, misal KML/KMZ seperti pada satu peta. Terpaksa jika ingin menggunakan caranya dengan proses digitalisasi. Setelah discreenshot jadikan saja basemap ketika membuat RTRW online. Oiya, ternyata tidak hanya RTRW melainkan juga Rencana Detil Tata Ruang (RDTR).

Video berikut mengilustrasikan pembuatan RTRW, tapi di sini rujukannya dari BAPEDA. Semoga bermanfaat.

CNN Menggunakan Matlab

Convolutional Neural Network (CNN) merupakan model awal Deep Learning. Model ini menerapkan prinsip konvolusi dengan proses filtering bertahap sebelum diperkecil dengan teknik pooling. Manfaatnya untuk mengurangi resolusi citra input agar mudah diproses sistem.

2D_Convolution_Animation

Untuk mencoba CNN dengan MATLAB bisa menggunakan MATLAB online (lihat pos yang lalu). Salah satu kendala MATLAB adalah harga lisensi yang mahal. Namun untuk pemula ada baiknya karena MATLAB menyediakan sumber yang lengkap dalam fasilitas helpnya, misal link berikut. Dan sumber tersebut gratis. Jika sudah mengerti silahkan lanjut ke Python, C++ dan lain-lain yang open source.

Berikut video materi kuliah online tentang CNN. Semoga bermanfaat.

Making Standard Journal Plots using Matlab online

Making a plot in the journal needs special attention. If the plots are made badly, it will affect the results of our review. One way to make plots is with Excel, but the results are not good enough. Therefore, this post will try to share how to make a standard plot for publishing in a journal.

The following video shows how to plot with MATLAB either online if you don’t have a license, or with MATLAB desktop. The result is much better than plotting with excel.

Menjalankan MATLAB Gratis via Mathworks.com

MATLAB merupakan bahasa pemrograman yang dibuat oleh Mathworks, inc. Keunggulannya adalah kemampuan dalam mengelola matriks dan array. Sehingga bagi pemula lebih mudah mempelajarinya dibanding bahasa Python, apalagi bahasa C dan sejenisnya.

Salah satu kelemahan terbesarnya adalah lisensi yang cukup mahal. Versi terbaru sekitar 30-an juta rupiah. Jadi untuk industri pembuatan software kurang menguntungkan. Alhasil, bahasa ini untuk akademisi banyak digunakan tetapi di industri kurang diminati, jika dibandingkan dengan bahasa open source lainnya seperti Python atau Java.

Untungnya banyak cara untuk menggunakan aplikasi MATLAB tanpa membeli lisensi, tentu saja dengan cara yang legal, antara lain trial dan online. Karena trial hanya berlaku sebulan, maka cara kedua lebih layak, yaitu via online dengan mengakses www.mathworks.com.

Video berikut ini menjelaskan penggunaan MATLAB online untuk kasus Neural Networks. Di sini sedikit dijelaskan terlebih dahulu apa yang membedakan Artificial Intelligence dengan Computational Intelligence, atau yang dulu sering disebut Soft Computing.

Mengudate Repositori via Github Desktop

Postingan ini menunjukan bagaimana mengupdate repositori kita di github.com melalui aplikasi github desktop. Manfaat github.com adalah mengatur kode dengan rapi beserta history dan percabangannya. Namun kali ini hanya akan ditunjukan bagaimana cara mengunggah update lewat github desktop.

Sedikit dicontohkan bagaimana situs yang dibuat dengan mkdocs terupdate secara otomatis ketika kode berubah akibat unggahan github desktop. Melakukan manajemen kode dengan github sangat dianjurkan karena tiap ada perubahan tersimpan. Jika ada perubahan yang salah, kita tinggal kembali ke kondisi sebelumya.

Silahkan lihat video berikut bagaimana push origin pada github desktop bekerja. Sekian, semoga bermanfaat.

Online Learning Using MATLAB

Today, it is undeniable that most machine learning researchers use Python, especially in industry. However, in research, due to its ease of use, MATLAB is still often used, especially those that are not too focused on coding.

One of the main problems of MATLAB users is, the license price is very expensive. Fortunately, registration to mathworks.com is still free and you can learn machine learning for free in the help and support section.

The data is already available in MATLAB, so it can be used as a reference/benchmarking. From a research perspective, MATLAB can be used as a fair ‘measurement’ and other researchers can also test it. So that the good or bad of a method does not depend on the machine or the quality of coding which may differ from one researcher to another.

The following video shows how to run Matlab online via mathworks.com. That’s all for this post, I hope it’s useful.

Install Ubuntu on Virtual Box

If you read some software engineering books, you are often advised to use virtual box, which are tools for virtual machines. This is to reduce the risk of damage to your main operating system. Because if this happens, instead of learning software, we learn troubleshooting.

Virtual box is a virtual software that contains the OS on a virtual computer. For example, a virtual computer with the Ubuntu operating system. Why ubuntu? Yes exactly because it is open source. Most users who order software request software without a license, whether it’s the operating system or programming language.

When I tried it for the first time, I was surprised that virtual box was faster than vmware. Especially when turning it off and on again. Please see the following video which shows how to install Ubuntu on a virtual box. Especially in the ram and virtual hard drive settings. I hope you are interested in using virtual box and ubuntu.

Web Scraping

There are two terms in web searching, namely Web Crawling and Web Scraping. The two terms have a difference. If Web Crawling looks for the location/address of the site, Web Scrapping retrieves the content or site content.

Google for example, when searching, this engine will crawl sites around the world based on keywords. Next the user will get a list of sites suggested by Google based on their ranking. Furthermore, the content will be searched manually by the user from sites suggested by Google or other search engines. The combination of crawling and scraping results in a system that in addition to finding the location of sites based on keywords, also retrieves the content of these sites.

The following video is an example of how a simple application scrapes information from four sample sites based on keywords and then the results are stored in csv (Jurnal link). Stored results can be further utilized, for example for sentiment analysis (Jurnal link).

 

 

Belajar Cepat Pemrograman Web

Saat ini hampir semua aplikasi berbasis web. Bahkan aplikasi yang sedang tren saat ini, aplikasi mobile, membutuhkan aplikase web sebagai sumber servisnya. Nah, dari mana kita memulai?

Perkembangan bahasa saat ini sangat pesat. Satu bahasa yang saat ini sedang tren belum tentu ke depan tetap banyak yang pakai. Nah, repotnya ketika kita selesai belajar satu bahasa, tidak lama kemudian tuntutan pengguna adalah dengan bahasa yang lain yang lagi ‘in’.

Oiya, selain bahasa ada juga istilah framework, misalnya bahasa php memiliki beberapa framework seperti zen, codeigniter, laravel dan lain-lain, python memiliki django, flask, dan juga bahasa yang lain. Framework tersebut berformat model-view-controller yang aman dari hacking. Nah, cara mempelajarinya pun butuh waktu lama. Tetapi postingan ini sedikit memberi tips dan trick bagaimana belajar cepatnya.

Banyak mahasiswa yang belajar tidak sampai tuntas, alias hanya sepenggal saja. Nah, perlu kiranya para mahasiswa mengetahui bagaimana satu project lengkap terbentuk. Tidak perlu menunggu mengerjakan skripsi/tugas akhir. Silahkan akses saja link gratis ini: https://freeprojectscodes.com/

Sekian, semoga bermanfaat. Untuk penggunaannya silahkan lihat video lengkap berikut ini:

Cek Plagiarisme dengan Turnitin

Syarat wajib tiap naskah publikasi adalah bebas plagiarisme. Biasanya dibatasi prosentase kemiripannya. Banyak tools untuk cek plagiarisme, salah satunya adalah Turnitin. Tools ini merupakan standar kemendikbud, selain iThenticate. Untuk yang gratisan silahkan lihat post terdahulu.

Turnitin memiliki kemampuan mengecek naskah yang tidak dibuka di internet (blog, open access, dan sejenisnya) seperti repository skripsi, tesis, dan disertasi. Sehingga jika menggunakan cek plagiarisme gratisan tidak terdeteksi, dengan turnitin bisa terdeteksi.

Turnitin bisa juga untuk mengecek naskah kerjaan siswa yang dikumpulkan. Bisa jadi tidak terdeteksi karena tidak ditemukan via internet, padahal naskah tersebut plagiat dari rekannya yang dikumpulkan bersamaan. Berikut bagaimana melakukan proses cek plagiarisme dengan Turnitin, tentu saja Anda harus punya akun turnitin.

Mengimpor data Crossref, Scopus, dan BASE ke ORCID

ORCID id saat ini menjadi standar id peneliti di seluruh dunia. Beberapa jurnal ternama sudah memasukan id ini pada informasi artikel yang dipublish. ORCID sendiri dapat menjadi CV kita yang berisi info diri, pekerjaan, hingga artikel yang telah kita publikasikan.

Salah satu kemudahan yang diberikan oleh ORCID adalah tersambungnya dengan database index lain yang ada seperti crossref, scopus, dan base. Caranya mudah karena dari ORCID terhubung langsung ke para pengindeks tersebut.

Tentu saja untuk mengisi ORCID perlu ketelitian disamping kejujuran. Saat mengimpor terkadanga ada yang bukan milik kita. Selain itu untuk pengindeks BASE perlu dicek apakah ada duplikasi atau tidak. Video berikut bisa menjadi rujukan bagaimana cara mengimpor artikel kita dari pengindek ternama.

Insert Image on MkDocs

Now that you know how to install MkDocs and edit the configuration, it’s time to manage your documents. One of the managements is to insert images. In addition, this post also shows how to make our documents online, so that our documents can be read by all people in the world.

Setting mkdocs.yml

This file is available when we finish installing MkDocs via PIP. This file can be opened with any editor, such as Visual Studio Code (VSC). Please delete or edit the available menus according to your needs.

Setting index.md

This is the main part for editing text, namely mark down (md). To make it easier where the script, titles, and images are placed, run the mkdocs serve server. By running the server, the changes we can see the change immediately. Insert the image using the following code in the section you want.

![Screenshot](img/<file_name>.<extension>)

Continue by filling in the image in the img folder location in the docs folder in MkDocs.

Deploy markdown results

Finally, deploy index.md settings by running the code:

mkdocs gh-deploy

If there are no errors, the site folder in MkDocs is ready to be uploaded online. For details, see the following video.