Arsip Kategori: Nusa Mandiri

How to Draw a Diagram using Draw IO?

Draw IO is a free web-based tool for drawing a model such as Entity Relation Diagram (E-R Diagram), Flow chart, Data Flow Diagram (DVD), Unified Modeling Language (UML), etc. You can access it at www.draw.io in start using it without installation. Immediately you will be asked the location for saving the xml file, for example you use your harddrive, so yo have to choose Device.

And please click the “create a new diagram” or “open existing diagram” if you want to open a xml file of your diagram that have drawn before. Before drawing, this application will ask you to create the name of your diagram.

And let your creativity flows, and for exercise, try to draw E-R diagram like this.

Save your figure by clicking the menu save and if you want to capture for your document (word, power point, etc) you have to download it into image, xml, and other file support. So far, I like to download as GIF than JPEG or others. Because it give a good resolution that you can see below. Ok .. good luck.

Paten pada Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) merupakan bidang baru yang banyak diminati oleh anak-anak muda kita. Bahkan menjadi jurusan yang laris di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan. Berbeda dengan perangkat keras yang jelas terlihat hasil jadinya, pada perangkat lunak, hasil kreasi kita tidak tampak secara langsung sehingga muncul pertanyaan bagaimana bentuk hak cipta-nya? Mengingat saat ini mudah sekali dibajak/digandakan.

Tuntutan Apple terhadap Samsung dan Google terhadap aplikasi yang dibuatnya membuat saya ingin mengetahui lebih jelas seluk beluk Paten, yang dijadikan dasar tuntutan. Paten sendiri dengan mudah dapat kita searching di Google. Sebagai contoh Paten terhadap bidang yang saya tekuni, yaitu Soft Computing. Gambar berikut salah satu contoh sketsa paten yang diajukan oleh Dingding Chen, Syed Hamid, Harry Smith tentang Jaringan Syaraf Tiruan dengan Neuron yang disusun berdasarkan Optimasi oleh Algoritma Genetik.

(Sumber: Paten US 20050246297 A1 http://patentimages.storage.googleapis.com/US20050246297A1/US20050246297A1-20051103-D00000.png )

Sementara itu, dijelaskan pula angka-angka tersebut, misalnya 18 yang berisi rangkaian Algoritma Genetika, sebagai berikut:

18. Apparatus for producing as outputs synthetic values of at least one geophysical parameter for a well in response to inputs of actual values of geophysical parameters measured in the well, comprising a neural network ensemble selected by:

training a set of individual neural networks to produce one or more synthetic output values of at least one geophysical parameter for a well in response to a plurality of inputs of actual values of geophysical parameters measured in the well, and

using a genetic algorithm having a multi-objective fitness function to select at least one ensemble, comprising a subset of the set of individual neural fnetworks, having a desirable fitness function value.

Terlihat sederhana tetapi di dalamnya terkandung riset yang telah dilakukan oleh peneliti bidang Rekayasa Perangkat Lunak. Yang terpenting adalah kita tidak boleh seenaknya mengaku penemu jika belum mematenkan apa yang telah kita temukan. Gambar di atas, sebaiknya tidak kita copas langsung tanpa referensi.

Membuat Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan Visual Basic 6

 

Pemr Visual Basic. 18.12.2012. Teknik Sipil S1

Sebenarnya aplikasi untuk SIG banyak dijual di pasaran seperti ArcView atau ArcGiS. Tetapi berhubung mata kuliah kita Pemrograman Visual Basic, maka mari kita coba membuatnya. Sebenarnya prinsip SIG adalah integrasi antara raster data yang biasanya gambar peta (jpg/bmp) dengan vector data yang berupa database seperti lokasi banjir, perkantoran, kemacetan, dan sebagainya.

Pertemuan yang lalu kita telah bisa mengakses suatu database gambar, nah di sini kita coba vector data yang kita gunakan kita integrasikan dengan suatu peta pada form. Ambil contoh suatu peta dari www.maps.google.com kemudian simpan dengan nama, misalnya peta.jpg. Edit gambar tersebut untuk lokasi banjir, perkantoran, dan sarana umum. Cara sederhana adalah dengan men save as, kemudian ganti dengan nama banjir.jpg, perkantoran.jpg, dan saranaumum.jpg. Simpan di folder tertentu sebagai data. Buat project baru, dengan satu form.

Arahkah background (picture) ke peta. Tambahkan ADODC, Text, dan Command Button. Buat database dengan Access, jangan lupa simpan dalam format MDB (2003). Koneksikan dengan ADODC (lihat pembahasan yang lalu tentang akses ke database).

Buat satu table baru, misalnya data. Isi dengan data seperti di atas. Instruksi untuk memanggil gambar pada Command Button “Lihat” adalah sebagai berikut:

F = “D:\rahmadya\” & Text1.Text

Image1.Picture = LoadPicture(F)

Dan jika dijalankan hasilnya berikut ini, missal diklik data BANJIR, setelah ditekan tombol LIHAT akan tampil sebagai berikut.

Atau arahkan ke perkantoran misalnya, tekan LIHAT.

Selamat mencoba.

Interaction Design dan Faktor Manusia – Pert 1

Tujuan dari disain interaksi adalah menghasilkan suatu sistem yang mudah digunakan oleh pengguna/operator. Tidak ada cara lain selain pendekatan yang manusiawi untuk menghasilkan sebuah sistem yang mudah digunakan. Hanya saja, terkadang suatu sistem dirancang untuk orang-orang tertentu yang kita tidak dapat pinta apa yang diinginkan, sehingga diperlukan bidang-bidang khusus seperti bahasa, budaya, seni, dan bidang lain yang kebanyakan di luar wilayah ilmu informatika.

Relasi antara bidang Ilmu lain dengan IMK (Sumber Gaynor)

 

Buat syarat disain interaksi untuk kasus-kasus perancangan sebuah sistem sebagai berikut (tugas kelompok):

  1. Web: game anak-anak SD
  2. Absensi karyawan (desktop)
  3. Web: Pembayaran online Pajak untuk Pensiunan
  4. Web: absensi karyawan
  5. Game: Pembelajaran untuk balita (desktop)
  6. Web: On-line Marketing busana muslimah

Ket:

  • Gunakan bahasa yang menjelaskan syarat penting untuk web tersebut
  • Posisikan kita sebagai calon pengguna
  • Tidak perlu pakai diagram, storyboard, dan sejenisnya (dibahas nanti)
  • Makin banyak ide anggota kelompok, hasil makin mendekati sempurna
  • Bisa juga dengan menyebutkan SYARAT YANG DILARANG untuk aplikasi tersebut
  • Jangan lupa menyebutkan unsur-unsur manusiawi lainnya (bosan, lupa, mau menang, dll).

Four different team members looking at the same square, but each seeing it quite differently. (Source: Gaynor).

Contoh:

Soal No.2. Absensi karyawan (desktop)

Syarat disain:

1. Bisa cepat absen (ujang)

2. Tidak bisa diabsenkan orang lain (rudy)

3. dll (sebanyak mungkin).

 

Jawaban:

  1. Web Game anak-anak SD.
  • Nama web mudah diingat oleh anak-anak (Aulia)
  • Harus bersifat komunikatif, sehingga mudah dimainkan (Aulia).
  • Game tersebut diharapkan mengandung unsur edukasi di dalamnya sehingga tidak hanya untuk sarana hiburan tetapi juga sarana belajar (Ghozia)
  • Tidak mengandung kata-kata atau gambar yang berkaitan dengan pornografi (Neti)
  • Tidak mengandung unsur kekerasan dalam visualnya (Ghozia).
  • Game tersebut dapat merangsang daya pikir anak (Aulia).
  • Harus memiliki animasi-animasi yang menarik (Winda)
  • Harus memiliki instrumen yang sifatnya ceria sebagai back sound (Neti)
  • Harus memiliki warna2 yang mencolok/menarik (Winda)
  • Menggunakan jenis dan ukuran font yang menarik (Ghalih)
  1. Absensi Karyawan (Desktop)
  • Usahakan absen lebih awal
  • Absensi tidak boleh diwakili
  • Menggunakan metode identifikasi: sidik jari, id+Password
  • Waktu identifikasi >= 1 sec
  • Kapasitas sidik jari dapat menampung >1500 sidik jari
  • Kapasitas data 32.000 data transaksi
  • Sidik yang disediakan semakin melengkapi kinerja dari mesin sidik jari.
  • (Didin, Arya, Gusti, Carolin)
  1. Pembayaran Online Pajak untuk Pensiunan (Web)
  • Tidak perlu banyak form yang diisi (Ikmal)
  • Disain sesederhana mungkin tanpa menyampingkan fungsi-fungsi (M. Fadhlan)
  • Adanya petunjuk/pedoman/panduan form (Rachmat)
  • Akses cepat dan tidak susah (Yayan)
  • Terintegrasi dengan sistem perbankan online (M. Fdhlan)
  • Dapat diakses melalui berbagai piranti (wahyu)
  • Customer service dapat dihubungi 24 jam. (Yayan)
  • Bukti transaksi yang dapat di print/simpan (Wahyu)
  • Multilingual/translate (Ikmal)
  • Sistem Pengingat/pemberitahuan jatuh tempo pembayaran via sms/email (Rachmat).
    • Yang tidak perlu dialayani
  • Terlalu banyak gambar
  • Terlalu banyak animasi
  • Terlalu banyak iklan
  • Perpaduan warna yang berlebihan
  • Font tulisan bermacam-macam
  • Panduan rumit
  • Terlalu banyak form yang diisi
  • Pengisian ulang data diri
  • Image verifikasi yang rumit untuk dibaca
  1. Absensi karyawan (Web)
  • Syarat Penting:
  • Harus melakukan login terlebih dahulu
  • Tidak bisa diabsenkan/diwakilkan orang lain
  • Harus terhubung dengan internet/server
  • Tampilan web efisien dan simple. Tidak mengandung banyak iklan
  • Id admin dengan id karyawan berbeda.
    • Tambahan:
  • Dapat juga digunakan untuk mengetahui sebe3rapa besar presentasi kehadiran karyawan pada sebuah perusahaan
  • Pembuatan web absensi karyawan sebaiknya menjadi satu dengan web perusahaan, agar para karyawan mudah mengakses web absensi karyawan tersebut.
  • Sistem absensi disesuaikan dengan waktu/jam kerja dari para karyawan.
  • (bintang Fajar, Dwiyudha, Ichsan, Eko hadi, Nurikhsan, M. Chairudin)
  1. Game Pembelajaran balita
  • Desain game menarik dan sederhana (Anita)
  • Game mendidik dan merangsang daya pikir (Indah)
  • Penggunaan Bahasa dan suara yang mudah dimengerti (Astri)
  • Cara penggunaan/cara memainkan game mudah (frida)
  • Tidak mengandung unsur pornografi (Dwi)
  1. Web: Online marketing busana muslimah
  • Judul web online harus simple dan menarik (laras)
  • Layout harus menarik (rizka)
  • Penyusunan tampilan teratur (rizka)
  • Interaksi antara admin dgn pengunjung baik (rizka)
  • Menampilkan katalog barang (desta)
  • Contack person ada (rizka)
  • Membuat animasi yang menarik di web (desta)
  • Menyediakan kolom pencarian produk yg tersedia (elmina)
  • Menyediakan kolom komentar (maulidha)
  • Menyediakan banyak pilihan model baju (Elmina)
  • Detail barang yang ditawarkan ada (laras)
  • Gambar model yang memakai sample pakaian (desta)
  • Perpaduan warna atraktif (Laras)
  • Promosi ke jejaring sosial (Maulidha)
  • Info barang sold out ada (Maulidha)
  • Mendeskripsikan cara penorderan (Elmina)
  • Penggunaan web yang mudah dikunjungi (Elmina)
  • Detail produk bisa dideskripsikan dengan suara juga (Maulidha)
  • Menyediakan mp3 player agar tidak membosankan (Maulidha)

Begitu .. bener apa salah? Tidak ada yang benar dan salah, yang ada jika nanti diaplikasikan, disukai oleh pengguna atau tidak. Seleksi alam akan terjadi dengan sendirinya.

Web-based Webcam Application Sebagai Pengganti CCTV Pengintai

Setelah lama mencari software untuk menghidupkan webcam jarak jauh berbasis web, akhirnya ketemu juga di www.remo-xp.com. Softwarenya bernama webcam7 pro. Sebenarnya tujuan saya mencari software ini selain memang bisa digunakan sebagai cctv murah meriah (seharga webcam) juga dapat diakses via internet (web). Jadi sesuai dengan proposal disertasi yang saya ajukan ke beberapa perguruah tinggi luar negeri, bisa saya manfaatkan untuk mendeteksi wajah dari jarak jauh yang nantinya akan saya implementasikan pada e-learning (atutor, moodle, dll) untuk keperluan ujian on-line. Setelah saya cek di komputer sebelah hasilnya cukup memuaskan walaupun agak patah-patah.

Perhatikan gambar di atas memperlihatkan tampilan webcam7 berbasis web untuk pengintai jarak jauh. Secara default akan menampilkan http://192.168.4.8:8080/ yang merupakan alamat laptop yang saya gunakan. Tentu saja perlu dicoba untuk membuat web sendiri tanpa bantuan software tersebut, tetapi sebenarnya software tersebut menunjukkan bahwa memang dimungkinkan untuk membuat aplikasi pengintai berbasis web. Mudah-mudahan ada siswa saya yang bisa membuat aplikasi tersebut.

Rahmadya Trias Handayanto

Storyboard

Interaksi antara manusia dengan komputer (IMK) saat ini paling banyak dijumpai pada aplikasi berbasis internet baik lewat mobile device maupun komputer jinjing (laptop). Interaksi yang baik antara pengguna dengan piranti sangat menentukan apakah piranti tersebut baik atau buruk. Karena sebaik-baiknya piranti, jika tidak disukai oleh pengguna akan ditinggalkan oleh pemakai dan akibatnya tidak laku.

Karena perancang perangkat lunak bermaksud memberi layanan kepada pengguna, maka ada baiknya sebelum dibuat, pada tahap rancangan, perancang perangkat lunak menyertakan suatu disain awal pesanan dari user yang dikenal dengan storyboard. Ini penting saat ini dimana aplikasi kebanyakan sudah berbasis multimedia (gambar, suara). Beberapa situs internet yang membahas storyboard dapat dilihat di http://multimedia.journalism.berkeley.edu/tutorials/starttofinish/storyboarding/.

Storyboard berguna dalam merancang suatu aplikasi perangkat lunak yang bekerja tidak linear sebagaimana aplikasi pada jaman dahulu. Saran yang bisa dicoba dalam membuat storyboard antara lain:

  • Pilih mana yang penting
  • Pilih situasi tertentu
  • Cari jika ada proses
  • Isu – isu penting lainnya

Intinya, jangan berfikir pertama, kedua, dan seterusnya. Berfikir secara konten yang logis. Situ situs yang akan dirancang, ada baiknya memperhatikan hal-hal berikut ini:

  • Perlukah video, atau cukup gambar saja?
  • Bagian apa yang perlu ditampilkan?
  • Butuhkan aplikasi berbasis GIS
  • Apakah dibutuhkan aplikasi interaktif seperti online chatting, dsb

Source: http://multimedia.journalism.berkeley.edu/tutorials/starttofinish/storyboarding/

Jadi sekali lagi saat akan membuat storyboard jawab pertanyaan tentang: Nonlinear parts, video, audio, photo, Graphics, dan text. Buat sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Metodologi dalam Pembuatan Perangkat Lunak

Seperti halnya perancangan produk di industri, merancang produk perangkat lunak juga memerlukan metodologi agar produk yang dihasilkan berkualitas baik. Karena karakteristiknya yang unik (tidak bisa aus, cepat berkembang, dll) software memiliki metodologi beragam yang telah dilakukan oleh pengembang-pengembang perangkat lunak.

Dalam bukunya, Roger S presman membagi metodologi menjadi bermacam-macam (waterfall, incremen, spiral, prototype, dll). Namun, pendekatan yang disarankan oleh Martin Fowler dalam bukunya UML Distilled cukup menarik, yakni hanya membagi metodologi menjadi waterfall dan iterasi. Sedangkan yang lainnya seperti spiral, incremen, dimasukan dalam kategori iterasi. Berikut penjelasan singkatnya.

Metodologi waterfall, sesuai dengan namanya “air terjun” merupakan metode klasik yang telah digunakan oleh analis dan disain perangkat lunak. Metode ini membagi proses pembuatan perangkat lunak dalam fase-fase seperti analisa, disain, coding, testing dan implementasi dengan urutan yang jelas. Karena memiliki kelemahan yang cukup signifikan, metode Iterasi membagi proses pembuatan perangkat lunak menjadi tahapan-tahapan yang tiap tahapan terdiri dari fase-fase yang ada pada waterfall ( analisa, disain, coding, testing dan implementasi). Sehingga kemungkinan kegagalan dalam  proses pembuatan software dapat ditekan sekecil mungkin. Tahapan tersebut disusun mulai dari kebutuhan software terkecil hingga lengkap, namun tentu saja membagi menjadi tahap-tahap bukan merupakan pekerjaan yang mudah.

Sedangka dalam hal perancangan, Martin Fowler dalam buku yang sama juga menjelaskan bahwa ada dua jenis perancangan, yaitu prediktif dan adaptif. Perencanaan prediktif mengharuskan vendor pembuat perangkat lunak mampu memprediksi baik dari sisi kebutuhan software maupun hal-hal lain. Sedangkan perencanaan adaptif vendor pembuat tidak memiliki prediksi yang jelas, sehingga kebutuhan sofware selama proses pembuatan perangkat lunak bisa saja berubah (beradaptasi) mengikuti kebutuhan konsumen yang fleksibel. Oleh karena itu Martin Fowler menyarankan dalam merancang suatu sofware kita memanfaatkan tools system sebaiknya dari yang sederhana kemudian kita tambah sesuai kebutuhan dari pada memanfaatkan tools system yang kompleks dan kemudian satu persatu kita hilangkan mengikuti kebutuhan.

Namun kebanyakan kampus-kampus menggunakan metodologi yang ada di buku-buku teks klasik (Roger S Pressman dan Ian Sommerville) walaupun saat ini sudah mulai muncul metode-metode baru yang menyesuaikan dengan kebutuhan/karakter software yang dirancang seperti Agile dan Extreme Programming (XP). Menilik dari pengalaman-pengalaman yang lalu dalam membuat bahasa standar object programming UML yang banyak memakan waktu dan dana, ada baiknya para metodis (pakar di bidang metodologi) agar sedikit longgar dan mengikuti tren pasar. Bahkan sering disindir, “bedanya metodis dengan teroris hanya satu, yaitu kita bisa bernogosiasi dengan teroris”. 🙂

 

Mengkoneksikan Database Ke Matlab – Bagian 3

Mengambil data dari database lewat GUI membutuhkan sedikit pengetahuan mengenai sistem kerja GUI dan M-File pada Matlab. Jika tulisan ini pertama kali Anda baca sebaiknya Anda lihat materi sebelumnya di: BAG 1 dan BAG 2 . Jika sudah Anda mengerti, barulah bisa mengikuti tulisan ini, tentu saja sambil membuka Matlab Anda. Berhubung ActiveX  antara satu komputer dengan komputer lainnya berbeda, di sini untuk melihat data yang kita ambil saya menggunakan objek “Table” pada GUI. Coba kita mulai dari awal, buka GUI dengan mengetik guide di command window atau dengan cara File – New – GUI di pulldown menu. Pilih Blank GUI karena kita akan membuat GUI dari nol. Karena hanya sekedar mengakses database, coba rancang bentuk berikut ini yang rencananya nanti tabel tersebut akan berisi data yang dipanggil oleh GUI tersebut.


Untuk mengisi nama kolom, klik kanan pada tabel tersebut pilih Properti Editor … Isikan nama-nama kolom sesuai dengan tabel yang anda miliki. Untuk menambah kolom ketikkan klik insert, lalu isi nama pada kolom kosong seperti berikut ini.


Klik Apply dan OK jika sudah selesai, maka Anda telah berhasil membuat tabel kosong yang nantinya akan kita isikan datanya lewat script. Jika tabel dan ODBC sudah Anda buat, mari kita mencoba mengakses data dari database tersebut dengan toolbox database yang disediakan oleh matlab. Perhatikan ujung kanan bawah Matlab Anda, ada tulisan Start bukan? Banyak pengguna Matlab baru yang tidak “ngeh” dengan tombol tersebut. Coba tekan, arahkan ke toolbox, lalu pilih Visual Query Builder pada database. Gunakan cara seperti pada tulisan saya terdahulu . Berikutnya agar bisa diterapkan di GUI yang baru kita buat, maka kita mau tidak mau harus mengkonversi menjadi bahasa Matlab dengan cara mengklik: Query – Generate M-File. Oiya, pilih seluruh Fields (kode, nama dan harga) dan isikan databrg pada MATLAB workspace variable.


Hasilnya adalah serangkaian kode Matlab yang berisi koneksi database dilanjutkan dengan script SQL ambil data (Select). Simpan dan beri nama dengan nama ambildata. Sekarang kembali ke GUI yang telah Anda buat, coba jalankan (RUN) sehingga Anda akan diminta mengisi nama file GUI itu, beri nama, misalnya data. Masih kosong? Tentu saja karena belum kita isi programnya. Pada grid_opening function isikan dengan script m-file hasil generasi dari querybuilder. Bingung? Coba anda klik simbol “f” di M-file editor anda, maka akan muncul grid_openingfunction, klik maka anda diarahkan ke function tersebut. Function itu dieksekusi saat GUI dijalankan. Coba edit script berikut ini, dengan menginsert script ambildata ke data_openingfcn:


Oke, kembali ke command window, coba ketik ambildata agar variabel databrg muncul di workspace. Mengapa? Nanti Anda akan tahu sendiri maksudnya. Di fasilitas help mungkin tidak ada, tetapi jika Anda memiliki bakat “utak-atik” tentu akan menemukannya. Buka GUI dan klik kanan pada tabel dan pilih table property editor. Ribet ya bolak balik? Kalau tadi anda mengedit kolom untuk mengisi kode, nama dan harga, di sini anda klik Data untuk mengisikan data. Nah, karena Anda sudah menjalankan script ambildata, muncul dah di sana variable databrg, klik pada variabel tersebut, lanjutkan dengan apply dan OK.


Harusnya Anda melihat ada isian pada list data (conn, databrg, e dan s). Jika tidak berarti Anda belum menjalankan instruksi yang saya berikan di atas. Jika sudah, coba Anda jalankan GUI yang telah anda buat, hasilnya adalah GUI tersebut berhasil mengakses database kemudian diambil datanya dan diletakkan di objek tabel pada GUI.


Selamat mencoba, pusing dikit ga pa pa kan? Sumpah .. itu cara paling gampang !!!


Rahmadya Trias Handayanto

Membuat Frame (Form) di Netbeans

Hari/Tgl/MK/Ruang: Jumat/04-04-11/Pemrograman Berorientasi Objek/Lab. Software

Setelah pertemuan sebelumnya membahas pembuatan kelas dan memanggilnya dengan Main(), sekarang kita mencoba membuat Form, yang merupakan GUI standar dalam setiap aplikasi yang dijual di pasaran.

Klik kanan pada package, pilih New – Jframe Form.


Berikutnya kita akan membuat Layout Frame sebagai berikut. Untuk mudahnya biarkan nama variabel defaultnya.


Dobel klik pada HITUNG, maka kita akan masuk ke menu pembuatan source code. Isi sebagai berikut:

hitungLuas p = new hitungLuas();

p.setPanjang(jTextField1.getText());

p.setLebar(jTextField2.getText());

this.jTextField3.setText(“”+p.getLuas());

Maka dengan mengklik kanan frame pada project explorer, dilanjutkan “Run File” akan dihasilkan tampilan sebagai berikut:


Coba praktekan sendiri, jika ada error itu biasa, namanya belajar,


Rahmadya Trias Handayanto

Membuat Kelas Persegi Panjang

Hari/Tgl/MK/Ruang: Jumat/08-04-11/Pemrograman Berbasis Objek

Salah satu ciri khas Pemrograman Berorientasi Objek adalah munculnya Kelas pembentuk suatu objek. Oleh karena itu kita akan mencoba membuat sebuat kelas, misalnya persegi panjang dengan atribut “panjang” dan “lebar” dan operasi “luas”.

 


Gambar di atas adalah sebuah diagram Class dengan tiga sekat terdiri dari Nama, Atribut dan Operasi berturut-turut dari atas ke bawah. Akan kita coba buat dengan menggunakan bahasa Java dengan software terkenalnya “Netbeans”.


Setelah Netbeans muncul, klik File – New Project, pilih “Java Application”, dilanjutkan dengan memilih letak fisik dari file projek tersebut. Karena drive C di defreeze, letakkan di D:\<nama_mhs>. Pada Source Package, secara otomatis akan muncul nama paket yang baru anda buat.


 

public class hitungLuas {

private double panjang;

private double lebar;

public void setPanjang(String panjang) {

setPanjang(Double.parseDouble(panjang));

}

public void setPanjang(double panjang) {

this.panjang = panjang;

}

public double getPanjang() {

return panjang;

}

public void setLebar(String lebar) {

setLebar(Double.parseDouble(lebar));

}

public void setLebar(double lebar) {

this.lebar = lebar;

}

public double getLebar() {

return lebar;

}

public double getLuas() {

return getPanjang() * getLebar();

}

}

Kelas tidak dapat serta merta di jalankan karena tidak memiliki Main(). Oleh karena itu, misalnya kita akan memanggil sebuah objek baru (dikenal dengan istilah instance) dengan panjang=10 dan lebar =20. Buka source Main(), ketik berikut ini:

public static void main(String[] args) {

hitungLuas objek1 = new hitungLuas();

 

objek1.setLebar(10);

objek1.setPanjang(20);

 

System.out.println(“Luas ” + objek1.getLuas());

}

Klik kanan pada main di project explorer, maka pada kolom hasil tampak sebagai berikut:


NOTE: Pada netbeans progammer sudah diberi tahu di mana letak penulisan program yaitu pada tulisan: // TODO code application logic here . Untuk public static … dst, tidak perlu ditulis lagi. Sebagai tambahan, nama kelas yang saya buat hitungLuas(), mungkin berbeda dengan nama kelas yang Anda buat.

Untuk kelas pada Netbeans terlihat sebagai berikut:


Tampak: Nama Kelas = hitungLuas, Atribut: -lebar: double, -panjang: double sedangkan operation: getLebar():double, getLuas():double, dst.

Selamat Mencoba,


Rahmadya Trias Handayanto

Mengkoneksikan Database Ke Matlab – Bagian 1

Berikut ini akan kita coba menghubungkan Matlab dengan sebuah database, misalnya Microsoft Access 2007. Cara termudah yang menjadi favorit siswa-siswa adalah dengan Open Database Connectivity (ODBC) Windows. Untuk Matlab yang diinstall di Linux, terpaksa Anda menggunakan Java Database Container (JDBC) untuk mengakses database. Buat database berikut, beri nama rab.mdb dan buat satu tabel dengan field2 kode, nama, dan harga.


Baik, kita mulai langkah awal membuat ODBC. Buka Control Panel – Administrative Tool, pilih ODBC. Maka akan muncul jendela ODBC. Klik Add untuk menambah suatu ODBC baru.


Berikutnya Anda diminta memilih driver sesuai software database yang Anda gunakan. Untuk kasus ini pilih Microsoft Access Driver (*.mdb, *.accdb).


Kemudian Anda diminta untuk memberi nama ODBC yang akan diakses Matlab, pilih Select untuk memilih file Microsoft Access, cari letak file tersebut di komputer Anda.


Klik OK, dan Anda telah berhasil membuat ODBC. Untuk tulisan berikutnya kita akan belajar mengkoneksikan ODBC tersebut dengan Matlab. Cao ..


3AS

TUGAS RPL

Jawab dengan Singkat Soal Essay berikut ini:

  1. Tujuan Prinsip dan Konsep Desain
  2. Desain harus menyediakan gambaran utuh dari PL, menggambarkan domain data, fungsional, dan perilaku dari perspektif implementasi …
  3. Desain dan Kualitas merupakan bagian dari …
  4. Ditandai dengan pergerakan data sepanjang jalur masuk yang mengkonversikan informasi dunia eksternal ke dalam suatu transaksi, disebut aliran …
  5. Kaji model sistem fundamental, langkah dalam ..
  6. Memhami model data, struktur data, database, data warehouse, desain data pada level komponen, merupakan tujuan dari metode …
  7. Memfokuskan diri pada 3 area perhatian adalah bagian dari desain …
  8. Citra sistem yang ada dikepala seorang pemakai akhir dikenal dengan istilah …
  9. Apakah help dapat diperoleh untuk semua fungsi sistem, merupakan masalah …
  10. Jumlah aksi, perintah, dan keadaan sistem yang diindikasikan oleh model desain, menunjukkan beban memori pada pemakai sistem, merupakan bagian dari evaluasi …
  11. Sebutkan 4 Tim Implementasi yang terlibat…
  12. Sebutkan Teknik dan Alat Bantu Pelatihan …
  13. Sebutkan 4 Software untuk Pelatihan Interaktif …
  14. Sebutkan 4 area utama dokumentasi
  15. Tujuan dokumentasi!
  16. Proses Testing meliputi …
  17. Input yang digunakan untuk menguji sistem dan memprediksi output dari input jika sistem beroperasi sesuai dengan spesifikasi, disebut test …

Sebutkan 4 Pendekatan Strategis Pengujian PL

Membuat Domain dan Hosting Gratis

Buat account di co.cc untuk mendafarkan nama, pilih ketersediaannya apakah ada dan gratis? Karena ada kemungkinan tersedia tapi bayar. Oleh karena itu cari yang gratis dan tersedia.

Misalnya, www.julyawan.co.cc tersedia dan gratis, maka gunakan sebagai nama domain. Klik Lanjutkan ke pendaftaran, untuk mendaftar. Setelah muncul peringatan sukses , Anda akan diminta melakukan setup terhadap domain tersebut. Klik Set Up.

Ada tiga pilihan, yaitu: Name Server, Zona Records, dan URL Forwarding. Yang terakhir adalah yang paling gampang karena kita tinggal memasukan alamat blog/situs yang akan dimirror. Karena kita menggunakan hosting gratis www.000webhost.com maka kita pilih name server.

B. SETUP SERVER

Jika belum memiliki account, daftar segera account Anda di www.000webhost.com. Kemudian daftarkan domain name Anda. Maka Anda akan menerima IP, name server sertal login ke server tersebut.

Anda berhasil menghubungkan ke domain name Anda. Klik Back to Account List, maka Anda akan mendapatkan informasi domain-domain name Anda. Sebaiknya jangan lebih dari satu nama, karena Anda akan diminta bayar.

Untuk melakukan seting lebih lanjut (php & mysql) klik saja Go To CPanel. Tetapi kita kembali dulu ke co.cc untuk memasukan name server.

Dari informasi akun, tampak domain=julyawan.co.cc, user name a6344766 dengan name server= server22.000webhost.com dengan IP 66.96.212.85. Silahkan setting di co.cc yang telah Anda buat. Perhatikan, server name berbeda dengan name server. Di sini name servernya:

  1. ns01.000webhost.com
  2. ns02.000webhost.com

Isikan name server seperti berikut:

Klik SETUP. Klik OK saat muncul tulisah: “your change has been submit”.

Selamat, Anda telah berhasil membuat domain name beserta hosting gratis. Coba buka www.julyawan.co.cc, apakah sudah muncul? Jika belum muncul, tunggu hingga maksimal 48 jam. Situs Anda akan aktif. Jika sudah aktif akan muncul tampilan ” Your website is up and running”, misalnya: www.mesinunisma.co.cc.

Pemrograman Database dengan Applet

By: Rahmadya Trias Handayanto

Java menyediakan fasilitas Applet yang dapat berjalan lewat browser. Tentu saja dengan syarat komputer yang menjalankan applet tersebut telah terinstal Java Development Kit (JDK) yang gratis diungguh dari situs resmi Sun Microsystem. Tulisan ini bermaksud sebagai tutorial dasar membuat aplikasi Applet dengan database MySQL. IDE yang digunakan adalah netbeans yang dapat didonlot gratis di www.netbeans.org.

Buka netbeans IDE Anda lalu buat proyek standar baru. Klik kanan pada package pilih Applet Form. Jika tidak ada cari di Other lalu pilih AWT GUI Form. Maka akan muncul tampilan kosong GUI untuk Applet Anda. Untuk mempercantik tampilan drag pada Swing Container tombol “Panel” dan letakan di GUI kosong Anda. Pada jendela propterties ganti warna sesuai selera Anda.


Gambar GUI Kosong

Agar susunan kontrol dapat diletakan bebas di GUI editor maka kita harus mengklik kanan pada layar GUI, pilih layout kemudian klik “Free Design”. Tambahkan Label, TextField dan Button yang ada pada Swing Control ke GUI kosong Anda dan rubah menjadi NIP, Nama dan Cari. Sehingga jika program dijalankan dan ditekan tombol “Cari” maka akan memunculkan NIP dan Nama pada TextField tetapi akan memunculkan pesan “Data Tidak Ditemukan” jika NIP yang dicari tidak ditemukan.


Gambar Tampilan GUI Applet Hasil Rancangan

Tentu saja jika dirunning, program tersebut belum bisa dijalankan. Untuk menjalankannya kita harus membuat script dengan cara mengklik dua kali pada tombol “Cari”. Ketikan instruksi sebagai berikut:

 

try

{

{

Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”);

java.sql.Connection con = DriverManager.getConnection(“jdbc:mysql://localhost:3306/karyawan”,”root”,””);

java.sql.PreparedStatement stat = con.prepareStatement(“select * from tabelkaryawan where id=?”);

stat.setString(1,jTextField1.getText());

ResultSet r = stat.executeQuery();

 

if(r.next());

 

{

jTextField1.setText(r.getString(1));

jTextField2.setText(r.getString(2));

}

}

catch(Exception e) {

jTextField1.setText(“”);

System.out.println(“Data Tidak Ditemukan!”);

javax.swing.JOptionPane.showMessageDialog(null,”Tidak ada Data “+ e);

}

}

 

Buatlah database karyawan dengan satu tabel “tabelkaryawan” di MySql. Isikan beberapa nama. Kemudian jalankan, maka akan muncul tampilan sebagai berikut. Selamat Mencba !!


Gambar Tampilan Applet


Creating Database by Datanamic Dezign

By: Rahmadya Trias Handayanto

Seorang Database Administrator (DBA) tidak boleh melewatkan begitu saja fasilitas-fasilitas yang membantu dalam kegiatan sehari-harinya. Salah satunya adalah Computer Aided Software Engineering. Walaupun kemampuan Scripting yang tinggi, namun jika dibutuhkan meramu suatu database yang besar yang melibatkan banyak tabel dan relasi, tidak ada salahnya menggunakan  alat bantu. Misalnya saja untuk Oracle kita bisa menggunakan PL/SQL. Untuk program bantu komersial bisa menggunakan Open ModelSphere (Open Source) ataupun Datanamic Dezign (Lisensi).

Berikut ini salah satu yang bisa dicoba, Datanamic Dezign yang untuk trialnya bisa didonlot dan dipakai untuk jangka waktu 30 hari (satu bulan). Silahkan cari sendiri situsnya (lihat lewat google). Jika sudah siap mari kita install bareng. Dobel Klik file setup dezign trial, klik next pada tampilan welcome wizard, baca license agreemen, lalu klik Next.

Setelah menentukan lokasi tempat software diinstall maka proses instalasi terjadi. Tunggu beberapa saat maka anda telah selesai menginstall dezign. Di tampilan awal Anda diminta mengklik untuk evaluasi (versi trial).

Untuk melihat bagaimana merakit program penjualan dan pembelian sederhana, klik link berikut ini, selamat mencoba … (ada sedikit kesalahan dalam setting tipe data .. sorry)