Pertemuan V: Project Management
Dr. Eng. Sukrisno Mardiyanto
Planning
Sulit dilaksanakan, hanya ada dua kemungkinan: berhasil atau gagal.
How to Schedule:
- Identifikasi apa yang kita butuhkan (WBS)
- Identifikasi berapa besar ukurannya
Size estimation techniques
- Identifikasi ketergantungan antar tugas
Prinsip WBS adalah membagi proyek menjadi bagian-bagian kecil (decompose).
Work Packages
Tugas diskrit dengan hasil akhir yang telah didefinisikan
Ibarat daun pada tanaman
Aturan satu dua
Tidak terlalu besar tetapi tidak terlalu kecil
Teknik WBS:
– Top-down
- Cocok untuk permasalahan yg dipahami
- Teknlologi dan metodologinya baru
- Seperti proyek2 sebelumnya
– Buttom-up
- Butuh waktu lama
– Analogy
- Berdasarkan pengalaman masa lalu
- Butuh proyek pembanding
– Rolling wave
– Post in on the wall
Code-Based Estimates
Perkiraan proyek berdasarkan banyaknya ketikan program
Keuntungan
– Mudah dipahami
– Mudah diukur
– Mudah membandingkan
Kerugian
– Sulit diestimasi di awal siklus
– Bervariasi tergantung language
– Cenderung memperbanyak coding
– Sering menggunakan code generator menghasilkan excess code (menambah jumlah baris yg tidak berguna).
Net Present Value (NPV)
– Membandingkan keuntungan dua proyek.
TUGAS KELOMPOK IT PROJECT MANAGEMENT
- Proyek Pembangunan Portal e-commerce berbasis Web Service
- Proyek Pembangunan Sistem e-Government berbasis service Oriented Architecture (SOA).
- Proyek Pembangunan Sistem Informasi Kependudukan dengan Single Identity Number berbasis Unified Process (UP).
- Proyek pembangunan Pengontrolan Lalu lintas (Automatic Traffic Control) berbasis RAD (Rapid Application Development).
- Proyek Pembangunan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit berorientasi Object.
- Proyek Pembangunan Sistem Pemilihan Umum berbasis e-Voting dengan Model-driven software Development.
NOTE: materi UTS sampai dengan Schedulling.