Pertemuan II: IT Strategic, Tata Cara Penulisan Paper

Diharapkan harus ada: (Time Roman, spasi 1,5) hard copy, dua minggu dari skrg.
1. Cover Page
2. Ringkasan 2 sampai 3 halaman
3. Kritik
– isi

Minimal 5 daftar pustaka disertakan. Tambahan dari buku, web dsb.

Contoh Journal of the American Society for Information Science: Jun 2000: 51.8: ABI/INFORM Global

Managing Heterogeneous Information Systems through Discovery and Retrieval of Generic Concepts

Uma Srinivsan *
CSIRO Mathematical and Information Science, Lock….

Anne HH.H. Ngu
School of Computer Science and

Tom Gedeon
School of Information Technology, Murdoch ….

Contoh Statement-nya: Saya tidak setuju dengan journal .. karena menurut Srinivasan et.al, (2000).

Penulisan daftar pustakanya:

Srinivasan, Uma, dkk, (2000) ### salah### Karena dianggap tidak fair (menutup kontributor journal itu).

Jadi yang benar:

Srinivasan, Uma, Anna H.H. Ngu, Tom Gedeon, (2000), Managing Heterogeneous Information Systems through Discovery and Retrieval of Generic Concepts, Journal of the American Society for Information Science, 51(8): 70-723.

Rahardjo, Budi, (2001), Pengantar Statistik, Yogyakarta: Andi Offset

Pembagian Tugas:
Eko & Rahmadya: Assesing Egov Service

Accessing e-Government Services: Design Requirements for the Older user

Liona Lines, O… dsb.

Berisi suatu servis e-Government untuk orang tua.

Rencana Tugas IT Ethics

Tugas paper: bukan ringkasan, tetapi tulisan sendiri tentang tugas yang telah diberikan. (dead line 28 Mei 2009)

Struktur paper biasanya: IMRAN, singkatan dari Introduction (latar belakang, pertanyaan penelitian, tujuan penelitian), Method, Result, Analysis, Discussion

Pertanyaan ada dua: pertanyaan penelitian, untuk menjawab dan pertanyaan teknis, biasanya untuk engineering

Method pasti menghasilkan result. Hasil itu kemudian dipaparkan. Analisa digunakan untuk membandingkan dua teknik. Diskusi berisi kesimpulan dari analisa atau PR terhadap riset ke depan.

Syarat paper yang masuk ke journal:

1. Novelty: kekinian (letak barunya dimana? dibandingkan yang sudah ada).

2. Originalitas.

Selain itu ada lagi, seperti organisasi paper. Method hanya dibahas metode apa yang kita pakai, jangan menulis method penelitian yang sering kita pakai. Ambil contoh di http://citeseer.ist.psu.edu/

judul sebaiknya pendek dan mencerminkan isi. Paper itu ada ukurannya julah kutipan. Biasanya orang pertama baca judul, kemudian abstrak dilanjutkan dengan kesimpulan, baru isi. Jadi abstrak sangat menentukan. Jadi jangan pusing dulu saat disuruh baca paper. Mulai dulu membaca judulnya saja, dilanjutkan abstrak dan kesimpulan. Dan biasanya di kesimpulan ada clu/future research. Jadi saat membuat paper sebaiknya harus baca banyak paper agar kita tidak mengerjakan paper yang sudah dibuat orang.

Coba cari site citeseerx

Ok

Pertemuan V Internet

Tugas Kirim via microsoft outlook ke trias.rahmadya@yahoo.co.id
Yg belum daftar yahoo.co.id, segera daftar (sign up)
Step:
1. tools – email account
2. Pilih add new mail account
3. pilih pop3
4. isi user info. logon inf. dan Server
5. remember password sebaiknya tdk dicentang (untuk test harus diisi)
6. more setting… di klik
7. pada tab outgoing server dicentang My outgoing, pilih
use same setting as my incoming mail server
8. test kirim email ke alamat email sendiri
9. buat tanda tangan dengan warna warni !!!
10.tools – option – mail format : pilih signature
11.Lihat yg sudah mengirim email browsing ke http://www.rahmadya.co.cc
(kalo mau gampangnya tinggal file – import & eksport)

otomatis check email:
1. tools – option – mail setup
2. klik send/receive
3. when outlook is on line, pilih … menit. Jika dipilih 1 menit, maka
outlook akan mengecek email masuk tiap 1 menit.

Membuat forder khusus:
1. Klik kanan folder list, klik new folder, beri nama, misalnya siswa unisma

Membuat Aturan Khusus:
1. Klik tools – ruled wizard
2. klik new untuk membuat aturan misalnya email dari mana akan diletakan
di folder mana.
3. misal email dari siswa unisma (yahoo.co.id) akan diletakan di folder
siswa unisma.
4. pilih start from blank rule, klik next
5. klik check message when they arrive, klik next
6. centang through the spesified account
7. klik specified pilih pop.mail.yahoo.com, klik next
8. contreng move itu to specified folder, pilih folder yg dibuat khusus untuk
menampungnya.
9. Finish

Pertemuan IV: Sistem Basis Data

Setelah pertemuan sebelumnya berlatih membuat ER-Model untuk sistem informasi tertentu, langkah selanjutnya adalah membuat database riealnya. Kalau sebelumnya kita membuat tabel secara manual, untuk saat ini tabel dapat dibuat secara otomatis dengan software tertentu. Salah satunya adalah Datanamic Dezign. Software ini dapat mengkonversi langsung ER-Diagram menjadi tabel-tabel dengan berbagai macam jenis software database (oracle, mssql server, mysql, access, paradox, dan sebagainya.

Untuk Download Software Dezign Klik : PART IPART IIPART III

Ada masalah?

Pertemuan I & II: Software Engineering

Pertemuan I : Software Engineering

Dosen: Dr. Sularso Budilaksono (FTI Univ Persada Indonesia)

S1 Ilkom UGM

S2 Ilkom UI

S3 Teknologi Pendidikan UNJ

No HP : 081 3260 XXXX

Sebelum dimulai perumusan materi yang diajarkan, tiap siswa diminta menuliskan properti yang dimiliki sebagai pedoman (di luar negeri, software engineering sudah berorientasi object semua).

Nama : …………….

Bid. Pendidikan S1 : …………….

PTS/PTN S1 : …………

Software Pemrograman

– Non OO : ………………..

– OO : ………………….

Software Database

– Non Client Server : …………

– Client Server : ………….

Pengertian software engineering di Indonesia masih rancu. Di luar negeri software engineer sudah masuk kategori profesi. Software Engineering merupakan akumulasi mata kuliah komputer (jaringan, pemrograman, database dan sebagainya.

Untuk membedakan antara software engineering dengan engineering lainnya bentuk produksinya (volume dan kwalitas). Ada perbedaan antara hardware dengan software dengan karakteristiknya (tidak perlu suku cadang, yang menyusut fungsinya, bisa ganti komponen – untuk OO program, bisa direkayasa). Perangkat lunak bisa dikatakan gabungan antara jasa dan produk dari hasil keluarannya.

Dalam membuat database, saat ini sudah menggunakan tools, dimulai dari rasional/logical – tools/phsical – Table/schema

Hasil keluaran software engineering tidak hanya coding, program dan sejenisnya, tetapi disertai juga dokumentasi lengkap (ER-D dan diagram-diagram lainnya).

Constraint (batasan) software engineering antara lain:

  1. Kualitas
  2. Requirement
  3. Biaya/Cost
  4. Time
  5. Maintainability

Software Engineering berkolerasi dengan 4P (Produk, Proses, Personil, Proyek).

Pemakai perangkat lunak memiliki masalah antara lain: kompleks, banyak alternatif, teknologi yang cepat obsolet (usang).

Contoh program yang digunakan pemerintah untuk merekam transaksi akademik suatu perguruan tinggi : EPSBED. Program ini menggunakan visual foxpro, under windows. Program ini selalu merubah versinya.

Dibahas mitos dan realitas yang terjadi dalam aktivitas software engineering (lihat slide).

Karena produk dari software engineering mengandung unsur jasa, maka tidak ada standarisasi.

Dibutuhkan alat bantu (tools) dalam menghasilkan produk software engineering. Tools di sini bukan hanya sekedar drawing. Contoh:

  1. Datanamics DeZign (Datanamics perusahaannya, Dezign produksnya, seperti microsoft access, dan lain-lain).
  2. Power Designer (versi 5 dan 6 masih ERD + Activity, sedangkan untuk versi baru 12, sudah berbasis obyek).
  3. Visual Paradigm (object oriented).
  4. Silverun (DFD level rinci/detil)
  5. BlueJ
  6. NetbeansBlueJ

DeZign sudah diberikan oleh Pa Sulastro, kemudia diberi latihan membuat database dengan menggenerate database dari tabel beserta relasinya.

Bila melibatkan pihak ketiga, software engineering lebih rumit lagi dalam manajemen proyeknya. Pihak yang terlibat dalam pengembangan software disebut stakeholder (Developer, Customer, Financial Support, dan sebagainya).

PR:

Buatlah Rancangan ERD dengan tools kasus sbb :

1. Perusahaan penerbitan memproduksi buku pengetahuan berbagai mata pelajaran. Buku tersebut ditulis oleh pengarang yang spesialisasi hanya satu pelajaran. Perusahaan memperkerjakan banyak editor yang harus spesialisasi di satu mata pelajaran untuk melakukan editing buku yang akan dipublikasikan. Seorang pengarang dapat menulis banyak buku pada mata pelajaran yang menjadi spesialisasi dia

Petunjuk : harus ada entitas pengarang, editor, mata pelajaran, buku dengan jumlah dan tipe atribut, kardinalitas dan calon primary key diserahkan pada anda.

2. Sebuah RS memiliki banyak klinik (mata, jantung, gigi, dll). Tiap pasien harus memiliki satu informasi Rekam Medis yang menerangkan riwayat penyakit dan riwayat pemerikasaan pada suatu klinik di RS tersebut. Seorang dokter hanya bertugas di satu klikik dan satu klinik dpt memiliki banyak dokter. Tgl periksa pasien, nama dokter dan ID klinik harus tercantum di Rekam medis ketika pasien diperiksa.

Petunjuk : harus ada entitas pasien, dokter,klinik, rekam medis dengan jumlah dan tipe atribut, kardinalitas dan calon primary key diserahkan pada anda.


Pertemuan II: IT Strategic (Peran IT dalam organisasi)

Perlunya IT

Mt Kuliah: IT Strategic

Dosen: Dana Indra Sensuse, Ph.D (Ilmu Komputer UI)

Kasus Leap Frog

Sebuah produsen mainan, menggunakan IT untuk meningkatkan kreativitask.

Kasus Wyndham International.

Sebuah perusahaan resort, untuk sistem informasi di resort itu sendiri, maupun untuk bekerja sama dengan instansi lain.

IT mampu merubah business model. Transaksi melalui internet, penggunaan kredit card. Contoh bisnis model yang baru adalah pengadaan barang dengan sistem lelang. ERP memiliki keuntungan dari sisi decision making (lebih cepat).

Benefit yang bisa diukur disebut tangible, sedangkan intangible benefit tidak bisa diukur. Contoh tangible benefit kenaikan jumlah pelanggan sekian persen, dan sebagainya. Sedangkan untuk intangible benefit: kepuasan pelanggan, peningkatan brand image perusahaan, peningkatan pelayanan terhadap nasabah.

Supply chain marketplaces, dimaksudkan untuk mencari mana produk suplier yang termurah.

Namun demikian, seorang penulis di harvard business review berjudul : IT Doesn’t Matter. Maksudnya IT bukan seperti yang digembar-gemborkan. Jika kita menggunakan IT, saingan kita juga menggunakan IT. Muncul perdebatan, yang akhirnya diambil kesimpulan:

IT does, in fact, matter

A lean, yat agile, IT platform provides benefits described in chapters and discussed in cases.

Kita ambil contoh, amazon.com, dengan menggunakan IT dapat menjadi unggul dengan saingan lainny. Google, misalnya, walaupun banyak saingan (yahoo, altavista, dan lain-lain). Keunggulan google karena google menginvestasikan terhadap IT cukup besar dibanding dengan pesaing-pesaing lainnya.

Model bisnis adalah sebuah bisnis bagaimana caranya mendapatkan uang (keuntungan). Contoh: on line banking.

Model bisnis merubah inovasi menjadi keuntungan ekonomis.

Model bisnis memiliki kemampuan menjelaskan bagaimana suatu perusahaan menghasilkan uang dengan menspesifikan di posisi dalam rantai perdagngan. Misal: produk kita dikalahkan oleh produk Cina yang memiliki produk yang berkualitas dengan harga murah.

Komponen model bisnis

Konsep: Konsep bisnis organisasi menentukan strategi

Value:

Capability:

Teknik yang digunakan untuk menganalisa peran IT dalam suatu organisasi:

  1. Value Chain Analysis
  2. Industry and Competitive Analysis
  3. Strategic Grid Analysis

Untuk menentukan posisi di mana kita berada? Kita harus mengetahui: customer, pesaing, produk, pendatang baru, siapa saja pemainnya. Next week kita akan membahas teknik-teknik apa yg banyak dipakai untuk analisa peran IT di suatu perusahaan.

Pertemuan I: IT Ethics & Ciber Law

Pertemuan I: IT Ethics & Ciber Law

Hari/Tgl : Selasa, 14 April 2009
Dosen : Dr. Yan Rianto (LIPI)

Etika sering diartikan sebagai set aturan yang diterima secara umum pada lingkungan tertentu. Terkadang bertolak belakang dengan etika di wilayah lain.
Etika bervariasi selain dengan wilayah berbeda dengan waktu, juga dengan:
– Umur
– Group Kebudayaan
– Latar Belakang Etnis
– Agama
– Gender
Masalah aborsi, terkadang menjadi polemik, ada yang setuju ada yang tidak. Masalah Cloning juga (Kenapa di-Cloning? di-klonin aja..). Daging babi? Ternyata 99% DNA babi cocok dengan manusia. Jadi jika makan babi, seperti kanibal saja. Jadi ethics merupakan set keyakinan tentang baik dan benar, perilaku dalam sosial tertentu, kebiasaan yang memancing perbuatan, kebiasaan yang tidak diterima serta skema nilai moral.
Pemandian di Jepang, berendam dalam satu kolam. Anehnya pintu masuknya sama? Kemudian diceritakan bahwa tiap hari selasa ada libur mandi.

Integritas
Orang yang memiliki etika selalu memiliki integritas yang baik. Jadi ada hubungan antara etika dengan integritas. Jadi orang dengan integritas:
– berperilaku mengikuti kode dan prinsip
– Selalu mengajak orang lain, memiliki sikap dan pandangan yang sama dengan kita
– Selalu bertingkah laku yang sama dalam segala situasi.
Jadi seseorang berintegritas jika melihat suatu penyimpangan, pasti akan menegur. Diceritakan saat pemerintahan Megawati, saat penerimaan pajak, dll melebihi angaran, beberapa orang yang tidak memiliki etika berusaha menghabiskan anggaran walaupun waktu yang tersedia tinggal tiga bulan. Saat ditawari kerja sama mark-up orang yang berintegritas akan menolak dan berusahan memperbaiki.
Di tempat kerja beliau (LIPI) pernah terjadi mark up pengadaan mobil kijang yang diberi harga seharga Camry. Orang yang melaksanaan anehnya tidak dipecat apalagi dipenjara. Tetapi karena orang tersebut memiliki ”sesuatu” maka tidak ditindak. Biasanya, pimpinan menerima ”sumbangan” dari mana-mana, dan salah satu ”penyumbangnya” orang itu.

Peran Etika dalam dunia bisnis
Dunia bisnis memerlukan etika demi kelangsungan usahanya. Misalnya produk yang ditulis sebagai peringatan. Pernah ada kejadian, perusahaan yang dituntut karena di produknya tidak ditulis warning.
Contoh tercampurnya susu dengan Melamin di Cina, sempat membuat beberapa industri jatuh. Melamin dicampur dengan susu ternyata dimaksudkan untuk meningkatkan kadar gizi saat diukur.
Sedangkan di IT sudah banyak terjadi pelanggaran etika. Mengapa suatu perusahaan bisnis yang baik selalu memperhatikan etika?
– Untuk menaikan niat baik komunitas
– Menciptakan kestabilan dan konsisten dalam operasinya
– Menghasilkan bisnik yang baik
– Melindungi organisasi dan pegawainya dari aksi ilegal
– Menghindari pubikasi yang buruk.
Contoh penyedap rasa ajinomoto yang walaupun sudah tersertifikasi halal ternyata ketahuan menggunakan babi. Contoh lain kejadian dai kondang AA Gym yang melakukan poligami di saat yang tidak tepat karena figur beliau yang sabar, menjaga kerukunan keluarga dan lain-lain.

Menaikan imej positif terhadap lingkungan
Membangun imej saat ini sudah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Microsoft, Bakrie, dan lain-lain. Mendirikan yayasan, membangun sekolah, beasiswa dan sejenisnya.
Mengapa microsoft selalu memberi gratis ke sekolah tetapi tidak ke bisnis? Beberapa perusahaan cenderung membangkitkan kebiasaan seseorang menggunakan produknya.
Krisis global di AS bisa dibilang kiamat ekonomi? Apa yang terjadi? Perusahaan di AS menerbitkan surat utang yang dapat kita beli dengan bunga tertentu dalam jangka waktu tertentu. Nah, surat utang yang kita beli, oleh perusahaan itu dijaminkan ke perusahaan asuransi, untuk jaga-jaga agar jika terjadi segala sesuatu, bisa dibackup oleh perusahaan asuransi itu. Efeknya, karena merasa perusahaan besar, para karyawan, agar dianggap berprestasi, cenderung mencari nasabah sebanyak-banyaknya tanpa cek dan ricek, toh, perusahaannnya dianggap bonafid. Kemudian, rumah yang saat ini dianggap sebagai investasi. Rumah yang belum lunas, diagunkan, kemudian uang hasil agunannya dibuat untuk beli rumah dan seterusnya, dan dahsyatnya nilai riil jauh lebih besar dari nilai uangnya bahkan sampai 12 kali lipat.
Jadi, sebagai indikator, jika suatu perusahaan asuransi bangkrut, dapat dijadikan indikator tentang kebangkrutan suatu negara.
Untuk Indonesia, skandal bumi resources dianggap sebagai pelanggaran etika. Surat yang digadaikan tidak berharga baik lagi. Dan Bakrie saat ini cenderung merugi.
Hasil akhirnya adalah, etika yang baik dapat berarti bisnis yang baik.
cover-e-book

Download: part 1 part 2.

Referensi:
Nortchutt, Stephen. 2004. IT Ethics Handbook. USA: Syngress Publishing.

Kuliah I Software Project Management

Software Project Management

Pertemuan I:

Hari : Sabtu, 4 April 2009

Dosen : Dr.Eng Sukrisno Mardiyanto

Keahlian yang dibutuhkan Project manjer;

kepemimpinan

komunikasi

Problem sofling

Negosiasi

Mempengaruhi organisasi

Mentoring

Posisi yang ada pada manajer proyek:

Administrator/koordinator project

Asisten manajer proyek

Manajer proyek / manajer program

Manajer program eksekutiv

VP Program Manager

Software Project Management merupakan bagian dari MP. Manajemen proyek bukan saja hanya membahas software. Sedangkan Manajemen proyek merupakan bagian dari ilmu manajemen.

Sejarah ilmu manajemen proyek:

Kelahiran MP modern: Manhattan Project (Bom Atom di PD 2)

1970. Proyek militer, pertahanan, konstruksi, dan sebagainya.

1990. Banyak model – modal yang dikembangkan antara lain:

1985 : TQM

1990-93 : Re-engineering, self-directied temas

Dll

Kemudian dibahas perbedaan antara manajemen proyek dengan manajemen program. Interaksi dengan apa? Stakeholders yang terlibah siapa saja?

sponsor proyek

eksekutif

tem

pelanggan

konstruktor

Manager Fungsional

Perlatan yang dibutuhkan MP adalah perangkat lunak. Contohnya: Microsoft Project. Untuk kakas yang sederhana (low – end) bisa digunakan MS Excell, Milestones Simplicity. Ciri yang dibutuhkan fitur dasar, tasks management, charting.

Jenis berikutnya Mid – Market. Dengan fitur tambahan: Menangani proyek besar, proyek multiple, analysis tools. Kebanyakan menggunakan MS Project (approx. 50%).

Ada 9 area pengetahuan pada PMI:

Manajemen integrasi proyek

Scope

Waktu

Biaya

Kualitas

SDM

Komunikasi

Resko

Procurement

Prinsip pertama dalam suatu proyek:

Tidak ada dua proyek yang persis sama, walaupun scope-nya tidak jauh berbeda.

Patterns dan anti Patterns

Spektrum: Project types (proyek yang hanya mendisain dan tidak menghasilkan barang), Ukuran (ada yang kecil ada yang besar, ukuran berdasarkan biaya dan usaha.

Prinsip Rapid Development:

Faster Delivery

Mengurangi resiko

Meningkatkan visibility terhadap customer. Visibility di sini adanya transparansi terhadap kemajuan proyeknya.

Strategi:

Menghindari kesalahan klasik

Develop Fundamental

Empat Dimensi Proyek:

Orang

Proses

Produk, dan

Teknologi, harus dikuasai

Trade-off Triangle.

Di antara produk, jadwal dan biaya. Tidak mungkin memilih cepat, murah dan baik. Hanya bisa dipilih dua saja. Jika ingin cepat, baik dan tepat waktu maka biaya harus dinegosiasi ulang.

Kita harus tahu mana di antara yang ketiga itu fixed dan variabel pada setiap proyek. Sebagai manajer proyek harus pintar bernegosiasi.

People.

“it’s always a people problem”. Gerald Weinberg, the secrets of Consulting. Susah mengatur manusia.

Produktivitas pengembang: bisa diberi penilaian dari 1 – 10.

Improvement. Kita harus menyeleksi ulang tim, organisasi tim dan memotivasi anggota-anggotanya.

Faktor sukses: 1. Menempatkan seseorang dengan posisi yg tepat, 2. Pengembangan karir, 3. Keseimbangan antara individu dan tim. Tidak bisa bekerja secara individu saja. 4. Komunikasi yang jelas antara tim.

Proses:

Apakah proses itu stifling?

Dua tipe proses: Manajemant dan teknis

Devel. Fundamentals

Quality Assurance

Manajemen Resiko

Perencanaan Lifecycle

”Avoid abuse by neglect.

Orentasi ke user,

Process Maturity Improvement.

Menghindari pekerjaan ulang.

Produk:

Dimensi ”tangible”.

Manajemen ukuran produk

Karakteristik dan kebutuhan terhadap suatu produk

Manajemen terhadap pembatasan fitur suatu produk.

Teknologi:

Often the least important dimension.

Pemilihan bahasa dan kakas. OO bukan cuma programmin, analisis termasuk juga.

Nilai, biaya dari bagian-bagian perangkat lunak yang tidak perlu dikembangkan lagi, tinggal digunakan (reuse).

Perencanaan:

Menentukan kebutuhan

Menentukan sumber daya

Memilih model lifecycle

Tracking:

Biaya, Usaha dan Jadwal. Apakah over-budget? Dll

Perencanaan vs Actual. Melenceng atau tidak?

Bagaimana menangani bilamana tidak sesuai rencana?

Ukuran/Measurements:

Memprediksi (biaya, jadwal, usaha dan fitur produk).

Alternatif (earned value analysis, laju kerusakan, productivity – SLOC, Kompleksitas – function points).

Dasar Teknis – Lihat materi analisa dan disain.

Fasa Project:

Semua proyek dibagi dalam fasa-fasa

Seluruh fase bersama-sama dikenal sebagai Project Life Cycle.

Tiap Fase ditandai dengan “completion of Deliverables”.

Mengidentifikasi Software utama.

Kesalahan sehubungan dengan people:

Motivasi kurang

Kelemahan personal

Masalah tenaga kerja yg tak terkontrol.

Heroic (ingin dipuji)

Menambah SDM terhadap suatu proyek yang telat

Kantor brisik, ramai

Konflik antara pelanggan dengan pengembang

Harapan yang tidak realistis (biasanya dari user).

Politik

Wishful Thinking

Kurang sponsor

Jadwal yg terlalu optiis

Kurang Risk management

Kesalahan kontrak

Membuang waktu terhadap proyek yg tidak jelas

Perubahan-perubahan aktivitas di akhir

Disain yg salah

Perubaha QA

Kurang kontrol

Selalu berubah

Menghilangkan beberapa tugas penting

Merencanakan hanya dalam rangka mengejar ketinggalan

Code-like-hell programming (acak-acakan).

Produk-Related Mistakes:

Requirement yg palsu/dipoles

Perubahan fitur

Pengembang yang dibuat-buat

Negosiasi yang tarik ulur

Berorientasi riset

Technology – Related Mistakes:

Silver-bullet syndrome

Terlalu berlebihan dalam menganggap keampuhan suatu tools/metode baru

Perubahan tools di tengah-tengah project.

Kurang pengontrol estimasi.

PMI: Proses Inisiasi:

Inputs (deskripsi produk, rencana strategis, kriteria pemilihan dan informasi histori)

Output (project charter, siapa yg sebagai manajer, batasan).

PMI: Proses Perencanaan : Bagaimana skema kerja dalam memenuhi kebutuhan bisnis:

Batasan planing dan definisi

Activity definition & Sequencing & Duration estimating.

RP

Cost estimating & budget

Rp

Pengembangan jadwal

Perencanaan kualitas,

Perencanaan komunikasi (counter part team, tiap divisi diambil perwakilannya).

Perencanaan organisasi

Akuisisi staf

Perencanaan procurement (dalam rangka pengadaan hardware dan software)

Pengembangan rencana project

PMI: Proses Eksekusi:

Eksekusi rencana proyek

Verifikasi scope

QA (+ non func req.)

Pengembangan Ti

Istribusi informasi

Soliciation (permintaan)

Pemilihan Sumber daya

Kontrak

Pengontrol overall, scope, jadwal, biaya, risk response dan kualitas.

Pelaporan performance.

PMI: Proses Closing

Administrative Closure

Contrack Close – out. Training ke user

Tahapan penting:

Phase exits (batas akhir).

Menjamin bahwa apakah sesuai dengan garis

V&V

Tiap Organisasi Memiliki:

  1. Structural Frame: Fokus ke aturan, tg jawab, koordinasi dan control.
  2. Human Resources Frame: Harmoni antara kebutuhan organisasi dan pegawai.
  3. Political Frame.: Organisasi adl koalisi antara individu yg bervariasi serta group interest, konflik kekuatan.
  4. Simbolic Frame: Focus terhadap simbol beserta artinya terhadap kejadian. Ada hubungannya dengan budaya.

Struktur Organisasi

  1. Fungsional

Teknik, Pemasaran, Disain, dll

P&L

  1. Proyek

Proyek, A, B

Pendapatan dr proyek

PM memiliki P&L esponsibility

  1. Matrix

Pertemuan III Data Warehouse

Sehubungan dengan libur jumat besok, maka diharapkan mendownload materi kuliah dari blog ini. Setelah kemarin membahas pembuatan fact table, maka pertemuan III direncanakan membahas disain fisik. Disain fisik berarti menghitung kapasitas harddisk, menentukan jenis server dan databasenya. Membuat diagram jaringan dan sebagainya.

appress1

Berikut resensi singkat keempat buku text tentang data warehouse dan OLAP.

Bab I: Pengenalan Data Warehouse

1.1. Pengertian Data Warehouse

1.2. Perkembangan Data Warehouse saat ini

1.3. Trend Data Warehouse di Masa Depan

Bab II: Arsitektur Data Warehouse

2.1. Aliran Data Arsitektur

2.2. Aliran Data Sistem

Bab III: Metodologi Pengembangan Data Warehouse

3.1. Waterfall Metodology

3.2. Iterative Metodology

3.3. Kesimpulan

Bab IV: Functional & Non-Functional Requirements

4.1. Identifikasi Area Bisnis

4.2. Memahami Operasi Bisnis

4.3. Mendefinisikan Functional Requirements

4.4. Mendefinisikan Non-Functional Requirements

Bab V: Pemodelan Data

5.1. Dimensi Tabel

5.2. Hirarki Data

5.3. Disain dan Normalisasi Data Store

Bab VI: Disain Database Fisik

6.1. Hardware Platform

6.2. Storage Consideration

6.3. Mengkonfigurasi Database

6.4. Membuat dan Menormalisasi Data Store

6.5. Membuat Views

6.6. Partitioning

Bab VII: Ekstraksi Data

7.1. Pengenalan ETL

7.2. Pendekatan dan Arsitektur ETL

7.3. Ekstraksi Database Relasional

7.4. Ekstraksi dari Sumber Lain

Bab VIII: Pengumpulan Pada Data Warehouse

8.1. Loading Bertahap

8.2. Firewall Data

8.3. Menggunakan SSIS untuk mengumpulkan NDS

8.4. Teknik Pengumpulan Lainnya

Bab IX: Menjamin Kualitas Data

9.1. Proses Menentukan Kualitas Data

9.2. Data Cleansing and Matching

9.3. Cross-Checking dengan Sumber Eksternal

9.4. Aturan-aturan terhadap kualitas data

9.5. Action: Reject, Allow atau Fix

9.6. Logging dan Auditing

9.7. Teknik Pembuatan Laporan

Bab X: Metadata

10.1. Definisi Metadata

10.2. Peran Metadata dalam Data Warehouse

10.3. Proses Metadata ETL

10.4. Kualitas Metadata

10.5. Audit Terhadap Metadata

10.6. Penggunaan Metadata

10.7. Perawatan Metadata

Bab XI: Membuat Laporan (Report)

11.1. Laporan dalam Data Warehouse

11.2. Perlu tidaknya membuat laporan

11.3. Bentuk dan Parameter Laporan

11.4. Grouping, Shorting dan Filtering

11.5. Penyederhanaan Report

11.6. Laporan Database Multidimensi

11.7. Manajemen Laporan

Bab XII: Database Multidimensional

12.1. Definisi Database Multidimensional

12.2. Online Analytical Processing (OLAP)

12.3. Membentuk Database Multidimensional

12.4. Memproses Database Multidimensional

12.5. Mengatur Database Multidimensional

Bab XIII: Penggunaan Data Warehouse Pada Business Intelligence

13.1. BI Report

13.2. BI Analytic

13.3. BI Data Mining

13.4. BI Dashboard

13.5. BI Alert

13.6. BI Portal

Bab XIV: Penggunaan Data Warehouse untuk CRM

14.1. View Pelanggan Tunggal

14.2. Delivery dan Respon Data

14.3. Analisa Konsumen

14.4. Personalisasi

Daftar Pustaka

Imhoff, Claudia, et all. 2003. Mastering Data Warehouse Design – Relational and Dimensional Techniques. Canada: Willey Publishing, Inc.

Kozielsky, Stanislaw, Robert Wrembel. 2009. New Trend in Data Warehousing and Data Analysis. USA: Springer Science+Business Media, LLC.

Prabu, S, N. Venatesan. Data Mining and Warehousing. New Delhi: New Age International (P) Ltd, Publishers.

Rainardi, Vincent. 2008. Building a Data Warehouse: With Example in SQL Server. New York: Springer-Verlag New York, Inc.

Daftar Istilah:

OLAP = Online Analytical Processing

OLTP = Online Transaction Processing

ETL=Extraction, Transportation, Transformation & Loading

BI = Business Intelligence

EIS = Expert Information System

ERP = Enterprise Resources Planning

CRM = Customer Relation Management

DW = Data Warehouse

Claudia Imhoff

Menjelaskan di pendahuluan hubungan data warehouse dengan Business Intelligence. Dilanjutkan dengan hierarchy dan teknik disain baik untuk on line transaction maupun repository. Dijelaskan istilah Data Mart sebagai penyedia data.

Kozielsky

Buku ini merupaan kumpulan tulisan-tulisan seperti jurnal tentang data warehouse. Tulisan pertama oleh Torben B. Paderson menceritakan trend terbaru data warehouse yang mengintegrasikan berbagai platform data. Disebutkan bahwa data warehouse bertujuan membantu BI dalam mengambil kesimpulan atau prediksi. Prediksi tergantung dari data yang dipakai patokan (past data). Diperkenalkan juga istilah R-Cube.

Kamel Boukhalfa (hal 200-an) lebih menjelaskan DW dalam bentuk database. Karena kebanyakan DW berukuran besar (hingga terrabyte), maka diperlukan konsep partitioning data agar query yang dilakukan lebih cepat. Partitioning yang dikenalkan adalah horizontal partitioning dan Bitmap Join Indexes (BJI).

Sebagian besar tulisan dalam buku ini terlalu “high” bagi pemula. Kecuali jika memiliki dasar yang bagus dalam algoritma dan oracle database 10g.

S. Prabhu

Buku ini cukup baik menjelaskan data mining dan data warehouse bagi pemula. Konsep dasar dibeberkan dengan hati-hati agar pembaca tidak salah dalam memahaminya. Bab pertama menjelaskan dasar-dasar data mining dan data warehousing. Data mining memerlukan teori learning dengan istilah Knowledge Discovery In Database (KDD). Dijelaskan konsep clustering dengan algoritma-algoritmanya.

Pembahasan mengenai data warehouse dimulai dari bab 6 yang menjelaskan konsep data, DDL, DML serta primary key pada relational database management system. Hal 68 menjelaskan lebih detil OLAP server. Bab 7 menjelaskan disain DW, DW adalah suatu database (telah dinormalisasi agar tidak redundant) yang menyimpan informasi yang diperuntukan melayani permintaan para pengambil keputusan. Central DW menjelaskan istilah cube dan permasalahan2 yang muncul. Bab penting ini juga menjelaskan macam-macam skema yang ada dgn sebelumnya dijelaskan Fact Tables. Lalu diselesaikan dengan penjelasan jenis2 partitioning, Data Mart, backup & Recovery dan performance tuning.

Vincent Rainardi

Di antar ke-3 buku, yang lebih menkhususkan ke data warehouse sepertinya buku ini. Dimulai dengan konsep data warehouse seperti yang telah dijelaskan oleh S. Prabhu, ditambah dengan metodologi pengembangan sistemnya. ETL lebih dijelaskan secara rinci di buku ini, ditambah pembuatan report dan testing. Terakhir dilengkapi dengan administrating data warehouse yaitu monitoring & managing (security and databases). Kelebihan buku sepertinya dapat dijadikan praktek dan bukan sekedar teori (dengan sql server).

Sedangkan untuk materi lengkap dapat di download di sini. part 1. Part2. part3.

NOTE: di download semua ya, lalu diekstrak part 1-nya.

Pertemuan III Sistem Basis Data

Pertemuan III membahas model data. Adapun jenis-jenis model data yang dikenal saat ini:

1. Model Data Berbasis Object

2. Model Data Berbasis Record

3. Model Data Fisik, dan

4. Model Data Konseptual

Model data berbasis object menggunakan konsep entitas, atribut dan relasi (beda dengan object pada Analisa dan Disain Berorientasi object). Model yang digunakan adalah model entity relationship, model binari, model semantik dan infological model.

Pada model data berbasis record,dalam menjelaskan hubungan logic antar data menggunakan record. Diantara keempat teknik, yang paling banyak digunakan adalah model pertama.

Untuk pertemuan IV akan dibahas model Entity Relationship Diagram. Untuk sebagai referensi, dapat didownload ebook di bawah ini:

cover

Untuk download KLIK DI SINI.

Part 1Part 2 Part 3,   Part 4

Note: semua file di download, extract part 1 saja.

Tugas Pertemuan III Internet

yang sudah sign-up email di mail.yahoo.com, coba
daftar ke http://www.ziddu.com atau http://www.4shared.com

Yang sudah berhasil sign-up ziddu atau 4shared
buat file di notepad/microsoft word, di simpan
file-nya di upload !!

File yang sudah di-upload, dicatat link-nya.
Buka
http://www.rahmadyatrias.wordpress.com

pada komentar di tugas Pertemuan III internet,
beri komentar:

nim : ……
nama : ……
kelas : …..

Berikut file yg sudah di upload …….(link pada
ziddu / 4shaed) !!!

Kuliah I IT Strategic

Hari/jam: Jumat/19.15 -21.30

Dosen: Dana Indra Sensuse, Ph.D

Daftar Istilah:

BPA = Business Process Automation

BPI = Business Process Improvement

BPR = Business Process Reengineering

Information System adalah gabungan dari hardware, software, network yang mengkoleksi / mengumpulkan, memproses, menyimpan, menggunakan dan mengirimkan (disseminate) informasi.

Apa yang disebut organisasi? Sekumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama dengan AD/ART yang jelas dan pembagian tugas terhadap masing-masing anggota.

Bgmn utk mengetahui proses mana yg harus diimprove (Target Bisnis Process)?

Target perbaikan dilakukan terhadap proses yang lambat. Atau terhadap proses yang berbiaya tinggi.

Resiko yang terbesar adalah BPR, sedangkan yang terendah adalah BPA.

Information System:

Contoh: Misal STMIK Nuri sbg sistem.

Maka external / envirenment: competitor, pmerintah, bank dan sebagainya.

Dalam STMIK Nuri terdapat berbagai macam business process. Misalnya bagian keuangan, bagian kepegawaian, bagian akademik.

Misal bagian kepegawaian: Rekruitmen, Training, Promotion, Penempatan, Penggajian. Jadi busines process adalah sekumpulan aktivitas yang dkerjakan orang2 dalam suatu organisasi dalam mencapai tujuan tertentu.

Misal Order. Order datang, diproses msk ke CS, cek ke gudang, apakah ada / tidak. Jk tidak ada pesan baru, jika ada masuk ke bagian keuangan.

Davenport, 1993, BP diartikan sebagai order spesifik dengan aktivitas berdasarkan tempat dan waktu dengan input dan output + interaksi.

Saat ini DFD sudah mulai digantikan dengan activity diagram. Use Case diagram tidak bisa menggambarkan bagaimana sistem bekerja, tetapi menggunakan Use Case Description.

Ken Sendu: IS adalah konfigurasi unik antara IT resources dengan proses organisasi. Ada suatu aktivitas yang memiliki tujuan tertentu dan berkelanjutan. Setiap organisasi memiliki orang, prses, struktur, coordination and control mechanisms, organization and environment (stakeholders, competitors, other influences). Stakeholder: orang yang baik mempengaruhi maupun dipengaruhi. Contoh: sistem info kepegawaian

Proses yang ada Payroll, Benefits , Recruitmen dan training. (simbol proses segi empat dengan ujung kanan runcing). Ada BP yang cross departement. Sedangkan BP yang spesifik misalnya payroll. BP generik, misalnya bagian perencanaan, dimana tiap BP memiliki proses tersebut. Proses dihubungkan oleh Information system dengan IT Resourcess (simbolnya roda gigi dengan lingkaran kecil).

Enterprise?

Busines Environment dipengaruhi oleh politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi dan kompetinsi. Suatu organisasi bisa tdk peduli, reaktif ada pula yang proaktif.

Pertanyaan: Sistem informasi apakah yg mampu melakukan environment scanning? Executive Information Systems. EIS sumbernya dari internal resources dan external resources. EIS mampu melakukan drill down (melihat lebih detil). Selain EIS tdk ada yang bisa.

DSS di bawah EIS (bisa div menengah dan div atas).

BI = Business Intelligent. Teknik statistik yang dimanfaatkan untuk menghasilkan visualisasi yang baik terhadap informasi. Didukung oleh data warehouse.

Integration?

Trend integrasi saat ini muncul krn apa?

Dari sisi kualitas informasi mana yg lebih baik antara diskrit dan integral? System yg terintegrasi menghasilkan kualitas yang lebih baik. Akibat tidak integrasi adalah adanya informasi yang berbeda. Kendala integrasi adalah ownership dari data (tiap divisi segan membagi seluruh data yang ada). Data milik organisasi, bukan milik departement/orang tertentu.

Hambatan Integrasi bisa dilihat dari 3 sisi yaitu, people, process dan techology.

Dari sisi people: culture, knowledge, status quo. Jadi butuh change management, staff inadequacy, training, resource allcation.

Dari aspek proses: perlu program management, reengineering dan transisi.

Dari aspek teknologi. Perlu software functionality, manajemen aplikasi serta data and reporting.

Program knowledge management dikatakan berhasil jika ada knowledge sharring. Tapi sulit dijalankan (mudah diucapkan).

ERP?

Pake bisnis yang mengijinkan perusahaan:

mengotomatisasi dan mengintegrasi sebagian besar praktek bisnis

sharing data antar departement

menghasilkan dan mengakses real informasi.

Contoh aplikasinya: SAP, dan lain-lain (banyak).

Apa yg dimaksud informasi yg berkualitas tinggi? Availability informasi, sesuai dengan yg diminta, correctness, cepat, authority.

Warning Untuk Pengguna Deepfreeze !!!

Beberapa waktu yang lalu sy diminta install MATLAB di lab. Setelah diinstall ternyata begitu di restart hasil instalasinya hilang. Dan ternyata ada program deepfreeze yang terpasang sehingga apapun yang terjadi pada komputer (di drive c) setelah booting, kembali ke posisi semula.

Berikutnya, terpaksa sy meminta password deepfreeze kepada yang install pc-pc tersebut dahulu (kalau passwordnya sdh tahu, tinggal ctrl-shift-alt-f6 trus passwordnya dimasukin, pilih tombol thawed lalu restart). Dan astaga, tidak ada yang tahu? Terpaksa sy browsing ke internet, dan ternyata banyak yang memberi saran, salah satunya adalah program yang dapat di download di sini. Saya jalankan, dan ternyata astagaaaa… Deepfreeze kebongkar !!!

Pelajaran yang bisa diambil adalah, untuk para pengguna deepfreeze (lab, warnet dan sejenisnya) jangan kecewa kalau deepfreeze-nya bisa dijebol, bahkan program yang digunakan untuk crack deepfreeze tidak perlu diinstal dan dapat di download langsung jalan dari situs-situs tersebut.