Pertemuan III: Struktur Proses Disain Produk

Struktur Proses Disain Produk

Disain adalah suatu kegiatan merepresentasikan ide menjadi bentuk lain yang dapat di-indera. Bentuk lain itu belum berupa barang jadi. Menurut Caldecote, (1989), disain adalah proses mengkonversi suatu ide menjadi informasi yang menjadikan suatu produk tercipta.

Disain berbeda dengan engineer. Dalam disain, tidak hanya aspek teknik yang diperhatikan, aspek-aspek lain seperti estetika perlu juga diperhatikan. Disain berada di tengah-tengah antara kubu industri dan mekanik.

 pert III 

Perkembangan teknologi kini memotong jalur disain, sehingga dari Computer Aided Design (CAD) bisa langsung diproduksi dengan Computer Aided Manufacturing (CAM) dengan software CAD/CAM – nya.

Perubahan paradigma dalam proses disain mengharuskan disainer tidak hanya menggambar untuk kepentingan satu pihak tapi untuk kepentingan seluruh corporate. Perubahan paradigma terjadi, menurut petrosky, (1994):

–          Memenuhi kebutuhan pemodelan

–          Memenuhi kebutuhan pengamanan

–          Mengantisipasi efek skala

–          Menghindari mulai munculnya masalah di tengah jalan

–          Menghindari hipotesis awal yang keliru

–          Terhindar dari “wind tunnel” efect.

Langkah-langkah yang ditempuh dalam rangka mendisain proses antara lain:

–          Problem Definition: mempelajari kebutuhan dan lingkungan

–          Value System Design: mulai mencari tujuan dan kriteria-kriterianya

–          Systems Syntesis: menganalisa alternatif-alternatif

–          Selecting the best system: mengevaluasi alternatif-alternatifnya

–          Planning for action: menspesifikasikan alternatif yang dipilih

 

Dalam menentukan tujuan hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain:

–          Performa

–          Lingkungan

–          Life in Service

–          Pemeliharaan

–          Target biaya produksi

–          Transportasi

–          Packaging

–          Jumlah

–          Fasilitas manufacturing

–          Ukuran dan berat

–          Estetika, tampilah dan bentuk akhir

–          Bahan-bahan

–          Product life span: waktu yg dibutuhkan suatu produk untuk siap dijual

–          Standard

–          Ergonomic

–          Kualitas dan kelayakan

–          Penyimpanan

–          Testing

–          Keamanan

–          Kebijakan produk: fasilitas yang perlu ditambah utk menambah daya saing

–          Implikasi sosial dan politik

–          Tanggung jawab produk

–          Instalasi dan operasi

–          Daur Ulang

Tugas II: Perhatikan gambar di bawah ini ! apa maksud gambar bagian bawah?

pert III, soal

Pertemuan I – IV: Komputer I

Coba Edit tulisan ini dengan rincian sebagai berikut:

Margin Kiri: 3 cm, kanan: 3 cm

Huruf: Time New Romance ukuran 12. Judul 16 di-blok hijau dan sub judul 14 diblok warna merah muda. Tulisan Rata Kanan.

MAIL MERGE

Ms Word XP

Mail Merge?

 

Mail (surat) dan Merge (gabungan). Jadi yang dimaksud dengan Mail Merge adalah satu surat yang digabungkan untuk beberapa orang sekaligus. Dimana isi surat yang akan dikirim tersebut, isi, sifat dan jenisnya sama. Contohnya jika kita akan mengundang beberapa customer kita untuk pembukaan cabang baru, sekolah/universitas yang mengundang walimurid untuk menghadiri rapat pleno atau wisuda, rapat kelurahan dan lainnya. Supaya efektif pengerjaannya, maka anda tidak perlu menulis satu surat untuk satu orang. Melainkan anda hanya membuat satu surat master saja, sedangkan nama orang yang akan dituju diketikan dengan dokumen sendiri.

PERTEMUAN I: KOMPUTER DAN MASYARAKAT

komputer:

       Komputer digunakan sebagai alat bantu untuk menyimpan, mengolah, dan mengambil kembali data atau informasi yang diperlukan.

Berbagai Aktivitas Kehidupan Manusia dengan Menggunakan Komputer :

1.  Perbankan

2.  Perdagangan

3.  Industri

4.  Transportasi

5.  Rumah Sakit

6.  Pendidikan

7.   Seni

8.   Penelitian

9.   Rekreasi

10. Hankam

11. Komunikasi

Bidang Perbankan:

vSistem uang elektronik (ATM, kartu kredit dan debit) vPenyimpanan data vPemrosesan transaksi secara on-line vPembayaran tagihan secara on-line

Bidang Perdagangan

vMemproses data transaksi dalam jumlah yang banyak. vMenyimpan hasil transaksi, persedian barang-barang (stock). vPembuatan laporan keuangan, faktur, surat-surat, dokumen dan lain-lain vSelain pembayaran tunai bisa juga secara elektronik

Bidang Industri

vCAM – Computer Aided Manufacturing untuk meningkatkan produktivitas vCAD – Computer Aided Design untuk merancang produk industri misal : mobil, dll vPenggunaan robot yang dikendalikan oleh komputer dari jarak jauh.

Bidang Kedokteran

vMembantu dokter dalam mendiagnosis penyakit pasien. vCAT – Computer Axial Tomography untuk menghasilkan gambar sinar-X bergerak. vMembantu tuna netra membaca dengan teks khusus. vMenyimpan riwayat penyakit pasien, penggajian karyawan RS vMengelolaan persediaan obat-obatan.

Bidang Pendidikan

vCBE – Computer Based Education sebagai alat pembelajaran. vCAI – Computer Assisted Instruction digunakan pendidik untuk menyampaikan arahan dalam pelajaran. vMenyimpan data-data pendidik dan para murid, materi belajar dan soal-soal ujian maupun latihan.

 Bidang Seni

vSYNTHESIZER digunakan untuk bunyi alat musik seperti bunyi gitar dan piano. vUntuk proses penciptaan lagu. vUntuk menghasilkan animasi dalam film-film kartun dan special effect.

Bidang Penelitian Science

vPenyelidikan tenaga nuklir dan pemrosesan data. vPenelitian ruang angkasa vRamalan cuaca seperti pengambilan gambar awan.

Bidang Rekreasi

vSumber alat rekreasi seperti games on-line. vRoller Coaster yang dikendalikan oleh komputer

Bidang Hankam

vKapal perang & kapal terbang dipasang peralatan komputer untuk membantu navigasi atau serang yang lebih tepat. vUntuk simulasi perang atau terbang

Bidang Komunikasi

vTelekomunikasi yaitu teleconference. vE-mail, voice mail dll vModem sebagai alat sarana komunikasi antar komputer dengan internet.

Isyu Sosial

Dampak Positif

1.Komunikasi yang lebih baik. 2.Transportasi data yang cepat & aman. 3.Pekerjaan selesai lebih cepat & akurat. 4.Efisiensi tenaga kerja

Dampak Negatif

1.Manusia tergantung dengan komputer. 2.Kehilangan pekerjaan karena komputer lebih cepat & teliti. 3.Hacker yang merusak data-data dalam komputer walaupun sudah di password. 

 

PERTEMUAN II: PERANCANGAN PRODUK

MENGEMBANGKAN PRODUK YANG SUKSES

 

Produk dikatakan sukses jika disukai pasar. Pasar menyukai suatu produk berdasarkan kualitas dan harga. Menciptakan produk yang disukai tidak dapat dilakukan begitu saja, diperlukan konsep pengembangan yang baik.  Langkah-langkah yang perlu dilakukan suatu perusahaan yang akan melakukan aktivitas produksi, antara lain:

–          Menentukan yang dibutuhkan pasar

–          Kebijakan Perusahaan

–          Strategi Bisnis

–          Pencarian Ide

–          Mensintesis Ide – Ide

–          Membuat perencanaan yang detil

–          Memproduksi

–          Memasarkan.

Atribut – atribut dari suatu produk yang sukses dikembangkan:

–          Biaya, baik biaya memproduksi maupun biaya total

–          Kualitas

–          Waktu yang diperlukan untuk memproduksi

–          Mengembangkan teknik produksi masal (repeat production)

Faktor-faktor kunci mengembangkan produk baru:

–          Unik

–          Fokus ke pelanggan dan berorientasi pasar

–          Melakukan pekerjaan rumah yang penting, seperti studi pemasaran, predevelopment dan sejenisnya.

–          Ketajaman dalam mendefinisikan produk yang akan dikembangkan

–          Kesinambungan pelaksanaan, tidak boleh ada fase yang terputus atau didahulukan

–          Struktur Organisasi dan iklim perusahaan

–          Keputusan yang tepat dalam memilih suatu proyek

–          Memasarkan dengan baik produk yang kita buat

–          Keputusan-keputusan yang tepat dari top management

–          Meningkatkan kecepatan produksi tanpa mengorbankan kualitas

–          Mampu mengikuti proses-proses terbaru dengan sistematis

–          Mampu menarik perhatian pasar

–          Berpengalaman dan memiliki kemampuan dasar yang baik

–          Faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh terhadap produk yang dihasilkan

Strategi untuk Mengembangkan produk baru:

–          Menentukan berapa pertumbuhan yang diharapkan dari produk baru tersebut

–          Menggali informasi perihal kapabilitas, pasar dan pelanggan

–          Mencari peluang-peluang yang ada

–          Mengembangkan daftar pilihan produk-produk yang saat ini ada

–          Mengeset kriteria-kriteria apa saja yang diperlukan oleh produk yang akan dibuat

–          Menentukan portfolio produk, apakah baru, modifikasi atau tidak

–          Me-manage portfolio untuk meningkatkan keuntungan

 Tugas: Perhatikan gambar di bawah ini:

  1. Mesin apa?
  2. Digunakan untuk apa?
  3. Apa jenis terbaru dari mesin tersebut? Apa kecanggihannya?

UTS Metode Riset

Manfaat: diri sendiri, masyarakat, institusi, kampus

Tinjauan Obyek Studi: dibahas teknologi Penutup: pentingnya penelitian ini. Penelitian … sangat penting karena memberi kontribusi

Harapan, ada dua harapan : 1) proposal diterima, 2) pelaksanaan penelitian berjalan lancar. Harapan yang lain dituliskan bebas.

Verifikasi: model – perlengkapan komputer Validasi: model – dunia nyata.

Acak : tiap individu punya kesempatan yang sama Sembarang: tidak setiap anggota populasi dipilih menjadi sample. Biasanya riset SEM sembarang, oleh karena supaya bisa diolah harus acak, maka syarat probabilitas 0,05 harus terpenuhi !

Pa Prabowo: Tadi ada rombongan ibu – ibu, “Kok ga pake batik?”, kata pa Bowo. Eh … ternyata seragam volly pantai -nya batik. Weeeeehh

Pertemuan III: Metode Pemeliharaan

Inventarisasi Aset

Sehebat apapun maintenance, akan sia-sia jika kita tidak tahu barang/aset apa saja yang kita miliki. Berapa PC, Laptop, Printer, Program apa saja yang digunakan di perusahaan kita. Oleh karena itu cara inventarisasi aset sangat penting.

Salah satu pondasi suatu inventarisasi aset adalah pencatatan identitas barang. Ada dua jenis pencatatan yaitu Tag Number dan serian number. Tag number diberikan oleh suatu perusahaan sedangkan serial number oleh pabrik pembuat. Selain itu, khusus IT, pencatatan ip address juga penting, bahkan kalau lengkap disertai nama user pengguna.

Suatu Personal Computer yang perlu dicatat antara lain serial number / tag number:

1. Casing

2. Monitor

3. Mouse dan Keyboard

Ditambah lagi jika ingin detail, S/N harddisk, CD ROM, RAM dan komponen penting lainnya. Namun untuk lebih mudahnya dengan menyegel Casing dan yang dicatat S/N casing ajah.

Sebagai tugas, di lab disain ada sekitar 20 PC, tolong dicatat serial numbernya ya .. (berkelompok saja).

Pertemuan I: Perancangan Produk

Hari/tgl : 09-09-09

Pengertian Manufaktur

Walaupun manufacture telah ada sejak 5000 – 4000 SM, kata manufacture baru muncul pada tahun 1567, sedangkan manufacturing digunakan 100 tahun kemudian yakni tahun 1683 (Kalpakjian, 1995). Manufacture berasal dari kata yunani “manus” yang artinya tangan dan “facere” yang berarti membuat. Jika digabung menjadi manufactus yang artinya membuat dengan tangan (hand-made). Dengan kata lain seperti diutarakan oleh DeGarmo, et al., (1988), berarti: The conversion of stuff into things (mengubah bahan dasar menjadi benda).

Dalam konteks yang lebih modern diartikan: “Membuat produk dari bahan mentah dengan menggunakan berbagai proses, peralatan, operasi dan sumber daya manusia mengikuti rencana terinci di awal.

Pengertian Sistem Manufaktur

Sistem manufaktur didefinisikan oleh Lucas, (1992), sebagai kombinasi yang terintegrasi dari proses, sistem pemesinan, manusia, struktur organisasi, aliran informasi, sistem kontrol dan komputer, yang dimaksudkan untuk memperoleh suatu produk yang ekonomis serta memiliki keunggulan kompetitif secara internasional.

Input dan Output Sistem Manufaktur

Input dari Sales, material, energ, SDM, modal dan perencanaan, sementara outputnya produk, profit dan reputasi.

Kategori Sistem Manufaktur

Sistem manufaktur dibagi menjadi dua kategori besar yaitu:

–          Discrete Part Manufacturing

–          Continuous Part Manufacturing

Discrete Part Manufacturing melibatkan proses manufaktur barang individual yang dibagi menjadi kategori:

–          Project Manufacture : Memproduksi dengan peralatan yang fixed

–          Jobbing Shop Manufacture: Untuk produksi yang jumlahnya sedikit, pekerja terlatih

–          Batch Manufacture: Mirip job shop, tetapi tiap komponen dilewati dr operator satu ke yang lain. Ukuran produksinya sedang.

–          Mass/Flow Manufacture: Produksi skala besar, dengan material handling dan proses yang baik.

Sebagai tambahan, terdapat cellular manufacturing, dimana proses dikumpulkan dalam satu grup dalam menghasilkan produk.

Processing Strategies

Empat strategi yang dilakukan dalam manufaktur antara lain:

–          Make to Stock (MTS) : Memproduksi tanpa menunggu permintaan

–          Assembler to Order (ATO): Merakit setelah ada permintaan

–          Make to Order (MTO): Membuat berdasarkan spesifikasi pelanggan

–          Engineer to Order (ETO): Seperti MTO tetapi peran pelanggan sangat tinggi.

Teknik Manufaktur dan Teknik Industri

Ada dua jurusan yang bertanggung jawab dalam suatu manufaktur yaitu teknik industri dan teknik manufaktur. Teknik industri bertanggung jawab dalam mensuport teknik manufaktur dalam pengorganisasian dan penghitungan biaya dan overhead seperti diungkapkan Tanner, (1996). Teknik industri terlibat dalam:

–          Metode Analisa : Mencari cara meningkatkan produktivitas

–          Pengukuran kerja: Menghitung lama kerja serta standar waktu tiap tugas.

–          Plan Layout: Menentukan tata letak dan hubungannya dengan produktivitas.

–          Material Handling: Mencari teknik yang tepat dalam aliran materialnya.

–          Plant Maintenance: Merencanakan perawatan yang tepat.

Teknik manufaktur,  di sisi lain bertanggung jawab terhadap suluruh fase dalam product manufacture, kecuali disain. Empat area khusus dibawah tanggung jawabnya:

–          Pengembangan Sistem Manufaktur: Bekerja sama dengan teknik industri (metode analisa) dalam rangka peningkatan produktivitas.

–          Pengembangan Proses: Menganalisa dan mengevaluasi proses serta hubungannya dengan perkembangan teknologi terkini.

–          Evaluasi Proses: Mengevaluasi kemampuan tiap perangkat produksi, bekerja sama dengan bagian quality engineering.

–          Perencanaan Proses: Berbekal tentang ilmu permesinan, perkakas, material dan ilmu lain yang mendukung dimanfaatkan menghasilkan proses yang terbaik.

Pertemuan IV: Metode Riset

BAB I    PENDAHULUAN

BAB II   LANDASAN TEORI

BAB III  METODOLOGI PENELITIAN

________Pembangunan Sistem / Prototipe

BAB IV  HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V   KESIMPULAN DAN SARAN

Daftar istilah jika 6 atau 7 ditambahkan di bab I, kalo banyak lampirkan di glosary.

 

BAB I:

Latar Belakang (jangan terlalu luas)

Masalah Penelitian

Identifikasi Masalah (masalah yang bisa diangkat dari thessis yg dibuat)

Batasan Masalah (memang memungkinkan tapi  mengingat waktu, biaya dan tenaga, penelitian ini hanya dibatasi ….).

Rumusan Masalah (pasang dalam bentuk kalimat tanya, bisa satu atau beberapa – riset question: faktor2 apa sajakah yang … bagaimana membuat suatu prototipe ..? dll). Setiap jawab dari inti masalah harus tercermin di kesimpulan !! Kalo masalah 3 item, di kesimpulan min 3. Rumusan masalah menyentuh hipotesis sehingga bisa lebih dari 3 item. Hubugannya dengan hipotesis? Item2 yang perlu diuji.

Ct. Bgmn tata kelola it di bsi? Berapa besar tngkat kematangan tata kelola bsi saat ini? Bgmn cara perbaikan yg harus dilakukan? Hipo: dlm penelitian ini diajukan hipotesis sbb: kalimat if – then, hipotesis 0: ct: Menurut ITG1 2005 current status untuk it gov pada level 2. Diduga tingkat kematangan tata kelola bsi saat ini berada pada level 2. (target perbaikannya di 3,5)

Tujuan dan Manfaat

Tujuan: tercermin dari apa yg dtuangkan dlm rumusan masalah, misal: memperoleh info tata kelola saat ini, memperoleh gambaran tingkat kematangan, merangkum apa yang harus dilakukan ke depan. Keterkaitannya dengan pemilik perusahaan atau pihak2 yang terkait dengan obyek penelitian.

Manfaat

Sistematika Penulisan

(boleh ditambahkan daftar istilah, kalo banyak tambahkan di lampiran glosary.

 

BAB II:

Tinjauan Pustaka : harus match dengan judul yg dipilih, IT Gov, tata kelola, dll. Ditarik dari text book atau jurnal2 terkait yang lain (disarankan text book saja). Louden, O’brien, Lukman, dsb. Cobit 4.0. IT IL

Tinjauan Studi Terdahulu yang Terkait (riset2 yang lalu atau di tempat lain ada kaitannya dengan judul/penelitian Anda – usahakan minimal 3). Jika akses di internet: kapan aksesnya?

Tinjauan Obyek Penelitian  (jangan hanya struktur organisasi)

Kerangka Konsep Penelitian

Kerangka Pemikiran (pemecahan masalah): pendekatan yang akan dilakukan, bentuknya diagram alir, namun demikian sajikan di jalannya uraian terhadap gambar itu. Singkat saja !!! misal nama variabel, kisi2 penelitian.

Langkah-langkah Penelitian

Hipotesis  : Link dengan rumusan masalah yang membutuhkan hipotesis. Ketika merumuskan hipotesis Anda harus mempunyai patokan knp hipotesis keluar? Hipotesis ini dikembankan atas dasar ketentuan yang dituangkan dalam ITGI 2005 (Cobit) …

 

BAB III:

Jenis Penelitian: Riset seperti ini banyak ragamnya, 1) bersifat diskriptif 2) Eksplanatif – menjelaskan mengenai pengaruh…thd… 3) Eksploratif – belum ada basis konsepnya, tata kelola di perusah A blm di audit. Boleh dipetik dari buku2 metodologi yang lain.

Variabel Penelitian (penting: variabel operasi), variabel eksogen – mempengaruhi variabel lain (asal tanda panah), variabel endogen – dipengaruhi dan mempengaruhi variabel lain.

Metode Pemilihan Sampel:  gariskan dulu populasi dlm penelitian ini adalah …, apa itu sample-nya: sampel adalah individu yang …, Teknik penarikan Sample (beda acak dgn sembarang). Acak=random sampling, sembarang=porposif sampling – tidak semua mendapat kesempatan yang sama.

JUMLah = Merepresentasikan tidak? SEM: lebih dari 100. (dilebihkan agar tetap 100 jika ada yg didelete). Di hasil : disampaikan – sample-nya adalah …

Metode Pengumpulan Data : Harus disebutkan 2 data: primer dan sekunder. Primer didapatkan dari observasi/sensus di lapangan. Data sekunder diambil dari data pustaka, jurnal, publikasi terkait atau akses internet.

Instrumen Penelitian: berkaitan dengan data primer, bentuknya bisa daftar kuesioner yg memiliki format end – close atau open.

End – close: dalam bentuk pernyataan, sy menyukai produk ini karena kemudahannya – tinggal di contreng (tegas: ss, ts,..).

Skala pengukuran bisa lickert (skala 1 – 5), gootman dan semantik diferensial (skala interval – ujungnya saja – dgn cara menyilang tanda). Lickert dirubah parametrik dengan suksessive interval.

Jika skala sdh minimal interval ?

Instrumen peelitian ditarik dari kisi-kisi. Misal: Indikator kemudahan, 4 pertanyaan. Instrumen selengkapnya dapat dilihat pada lampiran.

End – open: Bagaimana motivasi belajar di lingkungan subbid A? Teknik mengolahnya menggunakan ez-text.

Metode Analisis : Dikenalkan dlm 2 bentuk, 1) deskriptif – tdk menyimpulkan 2) inferensial – boleh menarik kesimpulan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji-t.

Ct. Bgmn tata kelola it di bsi? àdeskriptif

Berapa besar tngkat kematangan tata kelola bsi saat ini? àKuantitatif

Bgmn cara perbaikan yg harus dilakukan? à deskriptif. Grafik jaringan sarang laba2.

Biaya dan Jadwal Penelitian

 Risalah Singkat Penelitian : Merupakan penelitian yg penting bagi user karena .. meningkatkan revenue, efektivitas dan sebagainya.

Harapan-harapan yang terkait dengan :

Persetujuan Proposal Penelitian: Diharapkan proposal ini dapat diterima. Penelitian berjalan dengan lancar.

Kelancaran Pelaksanaan Penelitian

NOTE: Selain hasil dan pembahasan harus dilanjutkan dengan implikasi penelitian (aspek manajerial, aspek sistem dan aspek penelitian lanjutan).

PERTEMUAN I: METODE PEMELIHARAAN

Hari/Tanggal    : Kamis, 3 September 2009

Metode pemeliharaan merupakan satu step sebelum troubleshooting, bekerjanya saat piranti sebelum mengalami gejala-gejalan kerusakan. Perbaikan membutuhkan kerja yang responsif, sedangkan perawatan membutuhkan kerja yang preventif. Namun tetap saja memiliki obyek yang sama.

Mata kuliah ini selain bekerja sama dengan troubleshooting, bekerja sama juga dengan komunikasi data I, yang menangani network (kabel, piranti komunikasi dan softwarenya). Rencananya perkuliahan dibagi dua: sebelum UTS menangani perawatan hardware, sedangkan setelahnya menangani software.

Pert I: Pengenalan Metode Pemeliharaan

Pert II: Dekstop PC

Pert III: Laptop

Pert IV: Server

Pert V: Piranti Komunikasi

Pert VI: Network Cable

Pert VII: Wireless Network

Pert VIII: Standard Operation Procedure (SOP)

Ujian Tengah Semester (UTS)

Pert IX: Sistem Operasi

Pert X: IT Security

Pert XI: Anti Virus

Pert XII: Backup

Pert XIII: Registry Cleaner & Defragmentasi

Pert XIV:  Standard Operation Procedure

Ujian Akhir Semester (UAS)

Pertemuan ini menjelaskan secara garis besar semua hal di atas. Untuk lebih jelasnya dapat mendownload ebook yang tersedia.

PUSTAKA

Rosch, W.L, 2003, Hardware Bibble, USA: Que Publishing.

Mueller, Scott, 2003, Upgrading and Repairing Laptop, USA: Que Publishing.

Mueller, Scott, 2006, Upgrading and Repairing Server, USA: Que Publishing.

Karbo, Michael, 2005, PC Architecture, Denmark: Michael Karbo and ALI Aps.

PERTEMUAN I: PERENCANAAN PRODUK

Hari / Tanggal  : 2 September 2009

Berikut ini resume dari pertemuan pertama. Perkuliahan yang direncanakan 14 pertemuan (minimal 12 pertemuan) berisi materi antara lain:

Bab I: Pentingnya Manufaktur

Bab II: Mengembangkan Produk yang Sukses

Bab III: Struktur Proses Perencanaan Produk

Bab IV: Review terhadap Disain: Merencanakan dalam rangka menjamin kualitas

Bab V: Pertimbangan dan Pemilihan Bahan

Bab VI: Pemilihan Bahan dan Proses

Bab VII: Merencanakan Perakitan dan Perombakan

Bab VIII: Merencana untuk Perawatan

Bab IX: Merencanakan fungsi

Bab X: Merencana untuk kegunaan produk

Bab XI : Menciptakan Harga Jual Produk

Bab XII: Menelusuri permintaan pasar terhadap suatu produk

Bab XIII: Merencanakan Fasilitas Manufaktur

Bab XIV: Isu – Isu Lingkungan

 Referensi:

Mital, Anil, Anoop Desai, Anand Subramanian, Aashi Mital, (200?), Product Development – A Structured approach to Consumer Product Development, Design and Manufacture, India: BH.

Scallan, Peter, 2002, Process Planning: The design/manufacture Interface, UK: Elsevier Science & Technology Books.

Kalpakjian, Serope, 1985, Manufacturing Processes for Engineering Materials, London: Addison-Wesley Publishing Co.

cover_1

NOTE: Download Buku Di Sini !!!

PERTEMUAN III: DECISION SUPPORT SYSTEM & METODE RISET

Hari/Tanggal : Jum’at & Sabtu, 28-29 Agustus 2009

Dosen: Dr. Prabowo Pujo Widodo

Pada mata kuliah decision support system (sistem pakar), pa Prabowo memberikan software Balance Score Card. Software ini biasa digunakan untuk mencari faktor-faktor dalam strategi suatu perusahaan/institusi (visi, misi, titik lemah, titik kuat dan sebagainya). Apakah perlu menambah pegawai dan sebagainya bisa memanfaatkan software ini. Software ini lumayan baik, terbukti banyak siswa yang menampakkan “wajah kagum” (istilah yang diberikan oleh pa Prabowo).

Software balance score card bisa diinstall asalkan tidak terinstall transtool di laptop kita (software rekso). Untuk temen – temen yang ngambil konstentrasi e-business kayaknya ga diberi software tersebut oleh pa Prabowo, sebaiknya minta dari temen2 MIS.

Untuk Metode Riset, hari ini diajarkan cara pembuatan proposal. Power pointnya ada pada kami. Setelah selesai kuliah, banyak siswa yang mengajukan proposal, termasuk saya yang mengajukan tugas pa Dana (IT Policy & Strategic Mngmt) untuk dijadikan Thessis. Dan disarankan mengambil judul pemilihan strategi dengan software bantuan AHP (expert choice). Untuk kuesionernya sedikit berbeda dengan bu Nita c.s yang sepertinya menggunakan AMOS. Dengan tambahan utaut pada variabel mediatory-nya (apa itu? variabel yang mendukung pengaruh satu variabel dengan variabel lainnya). Yang menarik adalah Faisal yang mengajukan DRP (disaster resource planning – kalo ga salah sih).

Yang terpenting adalah dalam pemilihan judul harus mengetengahkan aspek IT (supaya tidak sama dengan jurusan Magister Management). Oke deh Pak !!