Prosedur Pengecekan Jurnal Internasional Bereputasi

Studi Kasus: Seorang dosen telah mempublikasikan tulisannya di sebuah jurnal internasional “TELKOMNIKA” dengan judul “Land-use Growth Simulation and Optimization for Achieving a Sustainable Urban Form”. Langkah verifikasinya:

1. Verifikasi bukti sudah publish di jurnal TELKOMNIKA yang berupa link di OJS/web site resmi jurnal tersebut. Misalnya untuk kasus ini Vol 16 No. 5. Cek nama dan afiliasi apakah sesuai dengan pengusul.

2. Verifikasi terpublikasi di pengindeks bereputasi. Buka http://scopus.com. Tekan SEARCH. Pilih TITLE dan masukan nama jurnalnya: TELKOMNIKA, lalu tekan Find Sources.

Pastikan muncul jurnalnya di kolom hasil pencarian. Jika tidak ada berarti tidak terindeks. Namun untuk menghindari salah ketik nama jurnal, ada baiknya pencarian menggunakan ISSN.

NOTE: ISSN ada dua, biasanya yang terdata di Scopus hanya satu (P-ISSN). Atau kalau mau aman masukan saja baik e-ISSN maupun p-ISSN. Untuk contoh TELKOMNIKA, yang terindeks adalah yang p-ISSN. Hasilnya sbb:

3. Untuk mengetahui kualitas jurnal (kuartil) bisa menggunakan SCIMAGO. Masuk ke link: http://scimagojr.com. Masukan nama jurnalnya: TELKOMNIKA.

Tekan simbol Searching lalu pastikan muncul namanya.

Tekan nama jurnal yang sesuai untuk melihat h-index dan Quartile nya. Terkadang ada beberapa nama yang mirip, pastikan sesuai dengan melihat ISSN-nya.

Untuk melihat Quartile, arahkan mouse di tahun terakhir, maka akan muncul indikator Q berapa jurnal tersebut, misalnya untuk kasus ini masuk kategori Q2.

NOTE: Karena SCIMAGOJR membutuhkan interval waktu tertentu untuk masuk ke sistem pe-rangkingannya, terkadang jurnal yang baru terindeks Scopus belum terekap SCIMAGO. Namun jurnal tersebut karena sudah terindeks Scopus sudah masuk kategori terindeks oleh pengindeks bereputasi.

Mungkin bermanfaat untuk pengurus LPPM ketika ada yang mengajukan insentif. Teknik ini biasa digunakan oleh reviewer luaran tambahan Ristek-Dikti (sekarang Dirjen SumberDaya IPTEKS dan DIKTI).