Nih .. hasil adu cepat ngetik dengan presentasi Pa Dana .. (kalah juga saya):
3 cara menentukan prioritas
- Pembobotan aplikasi CSF dengan Balance Score Card (dengan point)
- Apa layanan it itu?
Suatu spectrum, bisa sangat teknis, bisa bisnis atau kedua-duanya.
- Apa infrastructure?
Hardware dan software. Mengapa penting? (beri 3 alasan utama).
- Untuk memberikan pelayanan
IT Strategi harus selaras dengan bisnis strategy
Agenda:
Memahami strategi infra
Memahami strategi pemilihan teknologi
Memahami strategi pengembangan aplikasi
Memahami arsitektur data
Bagaimana mengakuisisi suatu sistem: Melakukan sendiri, outsource, beli
Jenis keahlian dalam TI
Business service: kuat di bisnis, organsiasi dan perencanaan
Business support: bisnis dan organisasi dengan kemampuan teknis lumayan
Development support: kuat di teknis, namun memiliki pemahaman bisnis yang mencukupi
Technical services: kuat di teknis.
Jenis IT service:
Strategy and planning service
Application development service
Application and technical service: training, app change control, security control
Technology delivery and maintenance service : install PC, kabel, hardware, upgrade software package, dsb
Karakteristik IT service:
Yang berperan adalah persepsi user bukan kenyataannya
Harus ada kegiatan untuk mengisi waktu kosong, kalau tidak ada user request.
Keahlian teknis problem solving akan dihargai, tetapi kualitas akan dilihat dari interaksi personal.
Semakin user paham bagaimana sulitnya proses layanan TI tersebut, mereka akan semakim memaklumi kinerja layanan TI. Kenapa? Soalnya sering tidak kelihatan oleh user.
Generic service models:
Service bisa dibagi 4 kelompok: service factory (security, network, desktop installation) , job shop (programming and database design), mass service (training, contrack management, staff service skills/attitudes), professional service (consulting, system analysis & design).
Gap 3: kinerja bagian layanan yang rendah
– Ambiguitas dalam peran layanan TI
– Kurang sumber daya
– Kurang control
Gap 4: Komunikasi layanan yang buruk (what is the service?)
– Komunikasi yang tidak seragam terhadap user
– Sikap untuk terlalu menjanji-janjikan
Gap 5: Perbedaan antara ekspektasi dan persepsi
– User tidak paham kesulitan dalam menyediakan layanan
– Ekspektasi sulit dicapai
Application Development:
Isu-isunya antara lain:
– Bisa membangun aplikasi baru dengan cepat
– Integrasi di seluruh lini bisnis
– Aplikasi yang mudah dipergunakan
– Aplikasi yang fleksibel, bisa diperbaharui dengan mudah
– Semakin menyatu dengan proses bisnis, semakin penting
Pendekatan Pengembangan: ( Strategic or High Potential)
– Jika aplikasi bersifat support: maka beli
– Jika strategis: gunakan proses reengineering
Kisah kegagalan dan keberhasilan:
Kegagalan:
– Proyek dipimpin oleh SI/TI yang kurang pengetahuan bisnis
– Memudahkan segala sesuatu, menganggap requirement sudah jelas
– Anggapan resiko kecil
– Sedikit perubahan bisnis
– Melakukan terlalu banyak perubahan software
– Cost, no benefits
Keberhasilan:
– Dipimpin oleh unit yang didukung oleh unit SI/TI
– Business process dikodifikasikan terlebih dahulu
– Paham perlu perubahan organisasi
– Ada perubahan proses bisnis/prosedur
– Mencari titik tengah antara fasilitas built-in software dengan kebutuhan bisnis yang optimal.
Pentingnya Infrastruktur
– Keberlanjutan kinerja pengembangan aplikasi
– Memaksimalkan data dan fasilitas yang ada
– Rapid application development
– Mengurangi kompleksitas sehingga meningkatkan flesibbilitas
Isu infrastruktr dengan bisnis
– Berusaha mengaitkan d

