Hasil Pilpres 2014

Setelah hampir sebulan terjadi pertarungan sengit antara kubu pendukung calon nomor satu Prabowo Subianto dengan calon nomor dua Joko Widodo akhirnya pada tanggal 22 Juli 2014 KPU mengumumkan pemenang pilpres kali ini. Sebelum diumumkan, secara mengejutkan calon presiden Prabowo mengumumkan bahwa dia mengundurkan diri dari pilpres karena kecewa dengan kinerja KPU yang menurutnya tidak adil dan tidak demokratis. Namun KPU tetap pada pendiriannya untuk menyelesaikan perhitungan suara yang kurang dua provinsi lagi, yaitu papua dan sumatera utara walaupun saksi dari pasangan nomor urut satu meninggalkan ruangan KPU atas instruksi capres Prabowo Subianto.

Setelah seluruh provinsi dihitung dan dimenangkan oleh pasangan Joko Widodo – Jusuf kalla, untuk mengumumkan secara resmi presiden terpilih, rapat pleno diskors hingga pukul delapan malam. Kubu Prabowo bermarkas di Polonia, sementara kubu Jokowi mengadakan acara buka bersama sambil menunggu pengumuman KPU di Kebagusan, rumah kediaman Megawati Sukarnoputri.

Terlambat sekitar 30 menit, akhirnya KPU mengumumkan pemenang pilpres dengan terlebih dahulu membacakan hasil perhitungan suara di 33 provinsi. Hasilnya adalah Jokowi unggul sekitar 8 juta (53%) suara dari kubu prabowo (47 %). Kubu Prabowo diberi waktu tiga hari untuk mengajukan banding ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika keberatan dengan hasil perhitungan suara KPU.

Setelah era pemerintahan yang tersentralisasi di jaman Sukarno dan Suharto, serta era transisi di jaman Habibie, Gus Dur, dan Megawati, akhirnya munculah era di mana sosok rakyat biasa bisa menjadi presiden setelah dua periode dikuasai oleh mantan militer (presiden SBY). Kali ini rakyat sudah meninggalkan bayang-bayang masa lalu di mana pemimpin harus memiliki keahlian di atas rata-rata atau keturunan dari pemimpin masa lalu dan bersifat sebagai “orang tua” rakyat biasa dan saat ini bisa membedakan antara “the king” dengan “presiden”. Bahkan ada ungkapan saat ini tetangga sebelah rumah bisa saja menjadi presiden, asalkan dipercaya oleh rakyat. Selamat untuk presiden RI yang baru Ir. Joko Widodo, eks Gubernur Jakartaf, Walikota Solo, pengusaha mebel .. dan alumni Universitas Gadjah Mada .. Kampus tercintaku.

Memanggil Web GIS di Browser Dari Matlab

Ketika membuat program yang berisi peta geografis terkadang kita ingin menampilkan koordinat bukan di tampilan koordinat lokal Sistem Informasi Geografis (SIG) kita melainkan di koordinat global pada Web GIS, contohnya google maps.

Langkah pertama, Matlab memerlukan url yang akan dijadikan target situs yang akan dibuka. Misalnya kita mempunyai lokasi dikoordinat -6.2478456,106.983, maka kita definisikan dengan suatu variabel misalnya bernama url. Ketik pada command window:

url = ‘https://www.google.com/maps/@-6.2478456,106.983,20z’

Dengan instruksi web, Matlab akan membuka browser bawaannya dan menampilkan alamat situs url. Browser secara default menggunakan browser bawaan Matlab yang menurut saya kurang baik dibanding Mozilla, Google Chrome, Internet Explorer dan sejenisnya. Tambahkan option ‘-browser’. Agar kita membuka lewat browser default kita, misalnya saya menggunakan Mozilla Firefox.

web(url,’-browser’)

Ketika dijalankan maka browser akan membuka alamat tersebut dan mengakses peta lokasi sesuai dengan alamat situs url.