Arsip Kategori: Puisi Kehidupan

Coba Bikin Buku Lagi .. “Data Mining dengan Matlab & Python”

Buku berbeda dengan artikel jurnal dari sisi konten. Jika jurnal merupakan hasil penelitian terkini, buku sedikit tertinggal beberapa tahun. Namun biasanya buku lebih stabil keilmuwannya, alias sudah “established”. Biasanya buku digunakan sebagai sumber referensi untuk kasus tertentu karena formatnya yang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Matlab, Puisi Kehidupan, Python | Meninggalkan komentar

Studi Lanjut di Era New Normal

Untuk rekan-rekan yang saat ini masih kuliah (S1, S2, atau S3), pasti terpengaruh dengan wabah COVID-19. Yang biasanya bertatap muka, saat ini berganti melalui multimedia, baik tulisan, suara, maupun video. Tentu saja kesulitan pasti muncul. Repotnya kesulitan tersebut baru kali … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar

Magang Yuk

Salah satu kebijakan Nadiem adalah bukan hanya sekedar “link and match”, tetapi antara kampus dan industri/pengguna berhubungan erat, bahkan kalau perlu menjadikan tempat kerja sebagai ruang kuliah. Bukan saja sasaran perkuliahan mengantarkan lulusan langsung 100% bekerja, tetapi ketika kuliah pun, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar

Beasiswa adalah Hak Kita

Beruntunglah rekan-rekan yang sudah mengambil beasiswa karena saat ini persaingan memperoleh beasiswa cukup berat. Apalagi andalan rekan-rekan dosen non-millenial seperti saya, yaitu BPPDN/BPPLN, sudah mulai kritis kondisinya dan terancam disuntik mati. Tinggal kini beasiswa unggulan dosen Indonesia (BUDI) yang menjadi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar

Merdeka Belajar

Pulang sekolah bagi pelajar kelas 3 sekolah dasar seperti saya waktu itu merupakan saat yang paling menggembirakan. Setelah seharian digembleng ilmu yang tidak kami mengerti maksud & manfaat real-nya, kini bisa bermain dengan teman-teman sepermainan yang berbeda-beda “spesialisasinya”. Ada yang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar

Evaluasi Diri Sebelum Lanjut Kuliah

Istilah evaluasi diri (kadang disingkat evaldi) ini terlihat keren, sering ditemui di akreditasi, padahal arti sederhananya adalah berkaca (kadang diucapkan oleh wanita yg sebal dgn jomblo yang mendekat tanpa babibu). Maksudnya melihat diri sendiri apa adanya, ga kurang ga lebih. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar

Menghadapi Era Milenial Bagi Pengajar

Banyak rekan-rekan seumuran saya yang terkaget-kaget dan tergopoh-gopoh di era milenial ini. Era yang sering disebut industri 4.0. Jangankan guru yang kaget melihat siswanya banyak yang lebih tahu dari dia, dosen pun mengalami hal yang sama. Tinggal searching di google, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar

Memberilah atau Otomatis Anda Berhutang

Dalam kehidupan, kita melihat ada orang-orang yang sukses, ada yang biasa-biasa saja, dan ada yang bisa dikatakan belum berhasil. Memang terkadang orang melihat yang sukses itu adalah yang kaya dengan harta berlimpah, kedudukan tinggi dan sejenisnya. Tetapi pada dasarnya jika … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar

Bagimu Iseng-Iseng, Bagi Kami adalah Etika

Bagi editor mengelola jurnal merupakan pekerjaan yang melelahkan. Dimulai dari mencari naskah tulisan lewat promosi ke medsos, grup WA, email, hingga ke editing sesuai gaya selingkung jurnal. Jika kekurangan naskah, terpaksa tulisan yang ada diterima dengan konsekuensi kualitas jurnal akan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan, Riset dan Penulisan | 2 Komentar

Pengindeks Bereputasi

Walaupun “doctor of philosophy” tidak berarti doktor filsafat, tidak ada salahnya saya menulis yang sedikit berbau filsafat. Sebagai cabang ilmu yang mempertanyakan segala sesuatu baik yang biasa hingga yang sensitif sudah tentu filsafat bisa digunakan untuk menjawab hal-hal yang saat … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan, Riset dan Penulisan | Meninggalkan komentar

Biarkan Saja

Ada satu buku unik berjudul “The Subtle Art of Not Giving a F*ck”. Walaupun judulnya agak kasar tetapi ada juga manfaat yang bisa dipetik dari buku karangan Mark Manson tersebut, khususnya di era milenial, era keterbukaan informasi. Kita pasti pernah … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar

Waktumu Terbatas

Salah satu anak saya sangat menyukai permainan di sebuah mall di bekasi. Isi permainan yang diperuntukan balita dan awal SD berisi jalan, kendaraan, peraga profesi seperti dokter, polisi, tentara, dan lain-lain. Walaupun orang tua boleh masuk untuk mengawasi, tetapi karena … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar

Fikiran .. Pedang Bermata Dua

Untuk Anda yang mengagung-agungkan fikiran, waspadalah karena fikiran sepertinya membantu Anda dalam keseharian tetapi bisa juga seperti pedang bermata dua yang melukai si pemilik. Hal ini terjadi karena yang seharusnya fikiran berfungsi sebagai alat tetapi beralih fungsi menjadi si majikan. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Komputer dan Masyarakat, Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar

Cukup Hanya Tuhanmu Sajalah Yang Tahu Tujuanmu

Ada sebuah artikel dari link berikut tentang bagaimana mencapai tujuan (goal) kita. Disebutkan bahwa yang ingin kita capai tidak seharusnya di-share. Agak unik, memang pengetahuan dalam mencapai tujuan selalu menjadi tema yang menarik. Banyaknya pengguna media sosial saat ini menjadi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar

Efek Rasa Syukur

Bersyukur terkadang mudah diucapkan tetapi sulit diterapkan. Terkadang pula mulut kita mengucapkan syukur (ketika beribadah) tetapi hati belum tentu menerima kondisi yang ada. Mungkin pembaca pernah membaca buku “the secret” atau “quantum ikhlas” yang membahas kekuatan dari hati dan fikiran … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi Kehidupan | Meninggalkan komentar