Pemrograman RAB dengan Microsoft Visual Basic 6

Hari/Tgl/M.Kul/Dosen: Rabu/27-10-2010/Pemr. VB/Rahmadya Trias H., ST., MKom.

Pemasangan Dinding 1 m2 butuh:

  • 70 bata (300rb/buah)
  • 0,093 m3 pasir (ditambah waste 2 %) – 0,13 Kijang (1 kijang: 180 rb).
  • 1 m3 adukan butuh 4-6 sak semen (tergantung perbandingan adukannya) – 5 sak (65rb/sak)
  • 1 tukang dan 1 kenek mampu memasang 8 m2 dinding perhari. – (100rb/hari)

Rancanglah program dengan Microsoft Visual Basic untuk menghitung biaya serta bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat dinding bangunan.

Inputan:

  • Luas Dinding :

Keluaran:

  • Jumlah Bata:
  • Jumlah Pasir (kijang):
  • Semen (sak):
  • Ongkos Tukang:
  • Biaya Total:

Rancang Form sebagai berikut:

 

Pertemuan I: Program Penjumlahan Sederhana

Oleh: Rahmadya Trias H., ST, MKom.

Sebagai langkah pertama belajar bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6, coba buka IDE VB6. Buat form sebagai berikut:


Program ini sangat sederhana, tetapi walaupun sederhana bisa dikembangkan lebih lanjut untuk perkalian, pembagian dan tentu saja pengurangan. Bukankah seluruh operasi dilakukan oleh keempat operasi itu? Dari menghitung jembatan hingga membuat program Rancangan Anggaran dan Biaya (RAB).

Seperti halnya matematika, untuk menghitung, VB memerlukan variabel, di sini variabel tiap komponen pada form di atas adalah: Text1, Text2, Text3, Command1 dan Command2. Tentu saja kurang baik menurut saya, sebaiknya diubah sesuai dengan fungsinya, misalnya Command1 diganti cmdhitung, Command2 diganti cmdkeluar dan sebagainya, agar pembaca listing dapat mengerti maksud program yang kita buat. Tapi, untuk sekedar contoh, bolehlah kita pakai variable defaultnya saja.

Dobel klik pada command button “Hitung”, masukkan listing berikut ini.

Private Sub Command1_Click()

Text3 = Val(Text1.Text) + Val(Text2.Text)

End Sub

Maksudnya adalah kira-kira sebagai berikut:

Isikan nilai variabel Text3 dengan jumlah dari nilai variabel Tex1 dengan Text2. O iya, mangapa harus diberi val? Jawabannya adalah karena input yang kita berikan ke form Text1 dan Text2 masih berupa string (text) sehingga harus dirubah menjadi numerik dengan fungsi “Val”.

Terakhir, masukan listing pada Command Button “Keluar” (Dobel klik pada command tersebut) sebagai berikut:

Private Sub Command2_Click()

Unload Me

End Sub

Kemudian klik “Run” yang bersimbol . Hasilnya adalah sebagai berikut:


Oke kan? Programming itu mudah kok … Selamat mencoba.

NOTE: Pada listing, Anda cukup mengetik yang ditulis tebal saja, karena VB sudah menuliskan private dan end Sub.

Mengatasi AC Rumah Yang Bocor

Masalah AC bocor merupakan masalah yang menjengkelkan bagi para pemilik AC. Saya termasuk salah satunya. Dulu, jika masalah ini terjadi, cara paling gampang adalah menelpon tukang pembersih AC. Crat .. crot .. tidak beberapa lama .. bereslah sudah. Tapi muncul kejengkelan baru, “Pa, freon-nya harus diisi nih !!”. Menurut teori, ciri2 freon habis adalah AC yang kurang dingin akibat media pembuang panasnya (freon) sudah banyak yang menguap. Salah satu penyebab freon menguap adalah panas yang tertutup debu pada condenser. Masalahnya AC saya masih dingin Kok !!


Setelah membetulkan penyedot debu saya yang rusak, saya mencoba menyedot kotoran/debu yang menempel pada AC. Setelah Kap dibuka, dan ternyata, debu yang menutupi hampir seluruh saringan udara. Setelah dicopot, dengan mudah saya menyedot semua kotoran yang menempel pada saringan udara. Setelah itu pasang kembali saringan udara dan penutupnya. Apakah masalah bocor terselesaikan? Tentu saja tidak .. biasanya saya tetap menyalakan AC dan meletakkan panci di bawahnya (cara darurat).


Tentu saja cara ini tidak menyelesaikan masalah, nenek-nenek juga bisa!!!. Beberapa situs di internet menjelaskan penyebab AC bocor adalah pipa saluran keluaran yang tersumbat debu, maka jika debu tersebut berhasil dibuang, maka masalah bocor sudah pasti bisa diatasi. Pertanyaannya adalah, bagaimana cara membuang debunya? Cara yang dilakukan tukang servis adalah dengan menyemprot, masalahnya saya tidak punya alat semprot tersebut. Bagaimana dengan penyedot debu yang saya miliki. Tentu saja bisa, asalkan AC sedang kering, karena jika dipaksakan dalam keadaan basah, dijamin pembersih debu saya akan rusak. Masalah muncul karena seringnya AC dipakai, maka kapan ada waktu keringnya? Seperti surat Al-Insyirah : “Innama’al Usri Yusro” bahwa pasti ada “kunci” jawaban setiap masalah, masalah tersebut dapat saya atasi. Kebetulan dekat tempat pembuangan air kondensasi AC dekat dengan kran penyiram tanaman.


Dasar fikirannya adalah, tenaga vakum dapat dapat menyedot debu yang menyumbat saluran pembuangan air AC. Tancapkan pada ujung saluran pembuangan AC ujung selang kran tersebut.

Buka kran beberapa detik .. lalu matikan!!! Di sini saya beri tiga tanda seru, karena jika kelamaan, maka air akan mengalir ke dalam AC rumah!!!


Cabut selang air yang menancap pada ujung selang pembuangan AC. Lepaskan .. dan “Astaga” kotoran hitam pekat yang banyak tiba-tiba keluar tiba-tiba disertai dengan aliran deras air dingin sisa pembuangan AC yang tertahan debu tersebut dan “Alhamdulillah” bocor pada AC dapat diatasi. Selamat mencoba !!!

KONTROL PROGRAM

MATLAB menyediakan 4 alat yang dapat digunakan programer saat menulis program. yaitu:

a. For

Contoh:

» for t=0:10

y(t+1)=sin(pi*t/10);

end

b. While

Contoh:

» while t>10

t=0

y(t+1)=sin(pi*t/10);

end

c. If – else – end

Contoh:

Buat M-file:

if barang>10

harga=(1-0.2)*hargabrg*barang

else

harga=hargabrg*barang

end

d. Switch – Case

Berikut ini adalah contoh penggunaan switch case dimana merubah beberapa satuan menjadi centimeter, cm. Buatlah m-file sebagai berikut lalu simpan dengan nama ubahunit.m.

switch units

case{‘inch’,’in’}

y=x*2.54;

case{‘meter’,’m’}

y=x/100;

case{‘centimeter’,’cm’}

y=x;

otherwise

disp{[‘Unit tidak diketahui: ‘units]}

y=nan;

end;

Setelah itu masuk ke command window. Misal kita masukan harga x=10 in, dan akan diubah menjadi centimeter, cm.

» x=10.;

» units=’in’;

» ubahunit        % panggil m-file ubahunit.m

» y

y =

25.4000

 

KOMPILASI MATLAB (CARA CEPAT)

Script dan function file yang dibuat di bab 3.2. tidak dapat berjalan bila MATLAB tidak aktif. Oleh karena itu dibutuhkan compiler yang merubah m-file menjadi file executable yang stand-alone.

Contoh 3.3

Buat kompilasi dari contoh soal 3.2.

Penyelesaian:

Masuk ke command window, ketik:


Proses di atas menghasilkan suatu file grafik.exe. Bila di klik/run file grafik.exe, akan memunculkan grafik yang sama seperti gambar III.2 meskipun program MATLAB tidak dijalankan.

NOTE: Sebelumnya di awal program harus ditambahkan function grafik(sz) karena script file tidak bisa di-compile.

UAS CATIA

Berikut ini adalah hasil penggambaran siswa pagi (tugas UAS) yang siap dirakit dengn assembly design. Alangkah baiknya kita mencoba membuat assembly disain yang komponen-komponenya diambil dari part design. Fasilitas yang disediakan adalah coincidence yang berfungsi menghubungkan dua komponen atau lebih dalam satu struktur assembly.

 


Training MATLAB dan SIMULINK

PROPOSAL

INHOUSE TRAINING

 

PELATIHAN APLIKASI MATLAB & SIMULINK

 

Rahmadya Trias H., S.T., M.Kom.

 

 

Fakultas Teknik

Universitas Islam “45” Bekasi

2010

 

Maksud & Tujuan    : Memberi pengetahuan dasar Matlab & Simulink serta penerapannya pada mata kuliah: Matematika, Teknik Kendali dan Pemrograman Komputer.

 

Pelaksanaan        : 31 Juli 2010

Waktu            : 09.00 WIB – 16.00 WIB

Tempat        : Fakultas Teknik Universitas Islam “45” Bekasi

Peserta        : Dosen Fakultas Teknik UNISMA


Materi:

  1. Dasar-Dasar Matlab
  2. Matematika dengan Matlab
    1. Diferensial dan Integral
    2. Grafik
    3. Fungsi-fungsi lanjut (Transformasi Laplace, transformasi-z dsb)
  3. Simulasi dengan SIMULINK
    1. Dasar-dasar SIMULINK
    2. Merakit Diagram Blok Sistem Kendali
    3. Penerapan Fuzzy pada SIMULINK
  4. Pemrograman Berbasis GUI dengan MATLAB

 

Demikian proposal ini Kami buat, semoga terlaksana dengan baik dan atas perhatiannya Kami mengucapkan terima kasih.

 

Hormat Saya,

 

 

 

Rahmadya Trias H., ST, Mkom.

Pemateri

RDBMS dan MySQL

Oleh: Rahmadya Trias H., ST, MKom & Herlawati, S.Si, MM.

Selama bertahun-tahun, dikenal MySQL server sebagai sistem basis data dengan Connecter /J JDBC Driver-nya yang bersifat open source bersama dengan software database lainnya seperti mSQL dan PostgreSQL. Sedangkan perusahaan besar yang memiliki dana yang cukup untuk membeli lisensi menggunakan Microsoft SQL Server atau ORACLE, dan Microsoft Access atau database Foxpro untuk kelas menengah.

Sekarang, dengan meningkatnya penggunaan internet, aplikasi berbasis open source makin diminati. Kemampuannya pun cukup memadai dalam menangani pengelolaan database dengan fungsi-fungsi yang lumayan lengkap. Dan yang terpenting adalah database open source cenderung mudah dirawat karena sistemnya yang transparan.

RDBMS

Diantara ODBMS (Object Database Management Systems), ORDBMS (Object Relational Database Management Systems) dan RDBMS (Relational Database Management Systems), RDBMS paling banyak digunakan karena alur logikanya yang sederhana dan cocok untuk sistem yang membutuhkan integrasi, multi user dan konsisten. Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang diperoleh jika menggunakan RDBMS sebagai sistem basis data.

1. Multi User Access

Multi User berarti mengijinkan lebih dari satu user mengakses tabel yang sama. Untuk menghindari kesalahan akibat ketidakkonsistenan dibutuhkan strategi penguncian saat seorang user merubah database. Dengan RDBMS strategi penguncian sangat lengkap dibandingkan sistem flat file (comma atau tab-separated) yang hanya menggunakan single lock. Single lock mengakibatkan antrian yang lama saat seorang user akan merubah (insert/edit) data.

2. Storage Transparancy

Transparansi storage sangat menguntungkan karena software aplikasi tidak perlu tahu bagaimana sistem basis data menyimpan data secara fisik. Sehingga jika lokasi tempat penyimpanan data barubah tidak perlu merubah software aplikasinya. Transparansi storage sangat dibutuhkan untuk sistem yang membutuhkan protokol jaringan dalam bekerjanya.

3. Transaction

Ketika lebih dari satu user yang akan mengakses database kita, maka dikatakan seorang user untuk melakukan transaksi. Untuk menjelaskan contoh transaksi, ada baiknya mengambil sampel sistem perbankan. Misalnya dua orang yang melakukan join account dan tiap orang bisa melakukan transaksi, katakanlah penarikan tunai Rp. 20 juta. Diperlukan testing yang dinamakan ACID test, singkatan dari Atomicity, Concistency, Isolation and Durability. MySQL belum memenuhi syarat test ACID, akan tetapi setelah dimunculkannya fungsi new BDB dan InnoDB tables type, MySQL memenuhi syarat test ACID.

4. Sortir, Modifikasi dan Analisa Data

Tanpa ada fungsi tambahan, misalnya dalam flat file, diperlukan waktu yang lama untuk mensortir, misal dengan algoritma B-trees, hashes dan sebagainya. Sedangkan dengan RDBMS kita dengan mudah memanfaatkan fungsi indexing (sebagai informasi, Windows 7 saat ini telah menggunakan fungsi idexing dalam mencari suatu file). Intinya, dengan RDBMS kita telah diberikan fasilitas untuk menangan seluruh fungsi sortir, modifikasi dan analisa data.

5. Ad Hoc Queries

Ad Hoc Queries dibutuhkan saat kita akan menerima data dengan parameter tertentu. Flat file tida bisa digunakan karena tiap data memiliki karakteristik yang berbeda. Kebanyak RDBMS menggunakan standar Structure Query Language (SQL) dalam mengakses databasenya. SQL mengintruksikan “apa” data yang akan diolah bukan “bagaimana” mengolah datanya.

Pertemuan XIII: Structure Analysis

Hari/Tgl/Mata Kuliah/Ruang/Dosen: Senin/21-06-2010/Sistem Basis Data CAD/Lab Disain/Rahmadya Trias H., ST, MKom.

Pada dekade lampau, antara Disain dengan Analysis dilakukan oleh orang yang berbeda. Disainer hanya bertugas menggambar/menciptakan bentuk sedangkan analyisis yang dilakukan oleh engineer melakukan perhitungan akan kelayakan struktur/bangun tersebut dari sudut engineering.  Namun saat ini, baik inventor, solid works maupun CATIA sudah dapat melakukan analysis dari bangun/struktur yang kita rancang.

Pertemuan kali ini kita mencoba melakukan analysis terhadap batang yang dijepit yang menderita gaya terdistribusi, misalnya 100 newton. Setelah digambar batangnya, coba masuk ke Start – Analysis and Simulation – Generative Structure Analysis. Kita diminta untuk melengkapi 1). Mesh, 2) Material, 3) Penjepit dan 4) Gaya. Hasilnya adalah distribusi gaya pada struktur tersebut yang dipetakan oleh gambar dengan warna. Bahkan dapat disimulasikan arah gerakannya. Report-nya dapat langsung di-generate ke PDF. Selamat Mencoba !!!

Pertemuan XII: Membuat Pegas (Helix)

Hari/Tgl/Ruang/M.Kuliah/Dosen: Selasa/08-06-2010/Lab.Disain/Sistem dan Basis Data CAD/Rahmadya Trias H., ST, MKom.

Bentuk helix (spiral) merupakan bentuk unik yang agak sulit, terbukti autoCAD 2002/2003 belum memiliki fasilitas tersebut dan baru ada setelah tahun 2007-an. Untuk CATIA V5-R17 tentu saja sudah tersedia fasilitas tersebut. Bagi yang belum mengenal cara kerja CATIA sebaiknya pelajari dasar-dasar CATIA terlebih dahulu, sebelum masuk ke jenis gambar-gambar yang rumit dan butuh teknik khusus.

Langkah awalnya adalah terlebih dahulu buka CATIA dan masuk ke menu Start – Mechanical Design, lalu pilih part design. Pegas yang akan kita buat, anggap saja sebagai suatu part. Untuk menggambar Spiral kita harus masuk ke menu Start – Mechanical Design, lalu pilih Wire Frame, agar icon helix muncul di toolbar. Setelah itu kita harus menggambar satu titik sebagai titik awal spiral dan sumbu sebagai arah spiral.

Spiral yang baru kita buat tersebut masih berupa Wire (kawat), padahal pegas yang asli berpenampang lingkaran. Oleh karena itu kita kembali ke Start – Mechanical Design, dan klik Part Design lagi agar icon “Rib” muncul di toolbar. Pilih sumbu yang tegak lurus dengan arah Spiral sebagai dasar sketcher. Gambar lingkaran, sesuaikan ukurannya yang akan digunakan sebagai tebal Spiral yang akan kita buat. Jika sudah maka Spiral (Helix) telah selesai kita gambar.

Sebagai tugas: coba buat ujung pegas menjadi rata (ground) dengan alat bantu “Pocket” atau teknik lainnya. 🙂

Pertemuan XI: Fuzzy Inference System (FIS)

Hari/Tgl/Ruang/MK/Dosen: Kamis/03-05-2010/Lab. Disain/Pemrograman Komputer/Rahmadya, ST, MKom.

Beberapa kondisi yang terjadi sehari-hari melibatkan sesuatu yang kurang bila langsung diterapkan dalam komputasi. Komputasi model lama akan “hang” jika data yang harus dimasukkan kurang lengkap, ekstrim, kurang jelas dan keganjilan-keganjilan lainnya, sementara itu proses harus terus berjalan. Saat ini mulai banyak riset yang membahas hal tersebut, yang saat ini diberi istilah ‘Soft Computing’ sebagai lawan dari ‘hard computing’.

Fuzzy logic dikenal ada dua jenis yaitu Fuzzy Inference Systems (FIS) dan Adaptive Neuro-Fuzzy Inference Systems (ANFIS). Perbedaan terletak pada teknik pembuatan Rule-nya. Pada FIS, logika Rule kita buat sendiri sedangkan pada ANFIS, rule tercipta akibat proses pembelajaran (learning) oleh sistem itu sendiri dan dengan bantuan sistem syaraf tiruan.

Saat ini kita akan bahas FIS terlebih dahulu, untuk membuka toolbox FIS pada Matlab, KLIK DI SINI. FIS memiliki tiga komponen yaitu masukan (dengan fungsi membership) yang diteruskan dengan Rule (logika if – and/or – then) dan terakhir proses defuzifikasi pada keluaran. Fungsi membership yang tersedia pada toolbox Matlab lumayan lengkap (lurus, sigmoid, bell dan sebagainya). Untuk melihat cara membuat fungsi membership, KLIK DI SINI. Makin banyak masukan hasil makin baik, masukan akan dioleh oleh, Rule – based, KLIK DI SINI. Untuk mengetes apakah fuzzy yang dibuat berjalan dengan baik, perlu di tes dengan command window sebelum dimasukkan ke GUI. KLIK DI SINI, untuk mengetes di command window.

TUGAS: Buat GUI untuk menggunakan Fuzzy yang telah dibuat sebelumnya.

Komputer II – Teknik Mesin s1

Hari/tgl : Senin 3 Mei 2010.

Jurusan: T. mesin S1.

Buat blog, email dan domain name gratis dari blog anda (co.cc, co.nr atau lainnya). Tulis alamat blog dengan lengkap dari http://www. ….. sampai … .com-nya. Untuk MHS non-mesin, tidak perlu menggambar autoCAD. Sedangkan MHS mesin yang tidak ada autoCAD-nya bisa diganti dengan file lain yang berukuran kecil sebagai attachment-nya.

NOTE: Jawaban ditunggu via komentar dan email di rahmadya.trias@yahoo.co.id sampai jam 24.00 wib.

AutoCAD vs CATIA

Sebagai pengganti mata kuliah Bahasa Inggris III (Bhs Inggris teknik) rencananya hari rabu s.d  jumat akan diadakan pelatihan AutoCAD dan Catia. Berhubung terbatasnya tempat dan belum semua terinstall rencananya akan dibagi dua yaitu autoCAD dan Catia.

AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia.

AutoCAD digunakan oleh insinyur sipil, land developers, arsitek, insinyur mesin, desainer interior dan lain-lain.

Format data asli AutoCAD, DWG, dan yang lebih tidak populer, Format data yang bisa dipertukarkan (interchange file format) DXF, secara de facto menjadi standard data CAD. Akhir-akhir ini AutoCAD sudah mendukung DWF, sebuah format yang diterbitkan dan dipromosikan oleh Autodesk untuk mempublikasikan data CAD.

AutoCAD saat ini hanya berjalan disistem operasi Microsoft. Versi untuk Unix dan Macintosh sempat dikeluarkan tahun 1980-an dan 1990-an, tetapi kemudian tidak dilanjutkan. AutoCAD masih bisa berjalan di emulator seperti Virtual PC atau Wine.

CATIA (Computer Aided Three-dimensional Interactive Application) is a multi-platform CAD/CAM/CAE commercial software suite developed by the French company Dassault Systemes and marketed worldwide by IBM. Written in the C++ programming language, CATIA is the cornerstone of the Dassault Systemes product lifecycle management software suite.

The software was created in the late 1970s and early 1980s to develop Dassault’s Mirage fighter jet, then was adopted in the aerospace, automotive, shipbuilding, and other industries.

CATIA competes in the CAD/CAM/CAE market with Siemens NX, Pro/ENGINEER, Autodesk Inventor and SolidEdge.

Bahasa Inggris III: Pembagian Kelompok Presentasi

Berikut ini pembagian kelompok presentasi dalam Bahasa Inggris:

Mulyadi, Boster Bosu, Ahmad Suhaeri, Ahmad Zulkifli

Fajar Kerta, Abul Basir, Abdi S, Nasum

Muhamad Ahsanudin, Sandi D, Iwan, Dimas

Sopyan Hadi, Imam Rudi, Dico Juang, Adhia Desma

Suryana, Ali Mulyana, Andri Agasi, Marno Bambang

Bachtiar Abdillah, Diky, Doni, Edwin

Priyanto, Rujit Rahino, Adi P, Heryanto

Dadi Suryadi, Yousep Achmad, Miko, Agus

Abas B, Eko aryadi, M. Abdul hadi, Hedry Saputra

Vandu Satria, Eko P, Sri Mulyono, Asep, Supriyatna, Bambang

Untuk MODERATOR:

Angel: Good morning everyone.

Angel: Today we’re presenting the findings of our research into student stress.

Angel: This presentation will last about 20 minutes.

Angel: First Rocky will describe our methodology.

Angel: Then Katie will show the results of our survey.

Angel: …and then I’ll speak about the conclusions we drew.

Angel: After that we’ll take questions.

Angel: And now I’ll hand you over to Rocky.

Rocky: Thanks Angel.

Rocky: As you can see, the title of our research is “Stress and the International Student.

Rocky: Major causes and suggested solutions”.

Rocky: We polled a group of 28 international students.

Rocky: The respondents’ ages ranged from 19 to 30.

Rocky: You can see the variety of nationalities in this column.

Rocky: This is a copy of our questionnaire.

Rocky: We asked students to rate their level of stress from zero to five.

Rocky: Zero was no stress and five was extreme stress. The next question concerned…

Rocky: The next question concerned…

Rocky: … And now Katie will talk about the results.

NOTE: Kelompok boleh berubah, asalkan nanti materi tidak boleh sama antara satu kelompok dengan kelompok yang lain. Yang dicetak tebal untuk sementara jadi ketua kelompok. Persiapkan satu orang sebagai moderator dan siapkan slide dalam format ms power point.

Berikut contoh presentasi dalam power point sebagai patokan, Klik 2009-rahmadya-numerical-computation-integration-r201!! (buat supaya tiap orang kebagian melakukan presentasi).