Bodi dan Sasis Skydrive, Skywave dan Spin

Melanjutkan tulisan terdahulu: https://rahmadyatrias.wordpress.com/2009/07/24/skydrive-skywave-spin-apa-bedanya-ya/

DIMENSI BODI
SPIN
Meskipun ketinggalan memasuki pasar skutik mungil, desain bodi spin tak kalah trendy. Dilengkapi dengan beberapa fitur penerangan yang lebih inovatif khas suzuki, serba tajam dan tetap tak meninggalkan unsur estetika.
Pada desain cover head mengalami penggantian, dengan model lebih ramping, sesuai dengan keinginan pasar. Tradisi desain skutik single console box juga diaplikasi, lengkap dengan bagasi berkapasitas 5 liter serta tangki 3.7 liter.
Memiliki dimensi bodi yang paling mungil di antara dua saudaranya, Spin diproyeksikan untuk handal meliuk di kemacetan kota.
SKYWAVE
Desain bodi lebih bongsor dan diharapkan disuka oleh pria. Mencolok pada perbandingan bodi buritan dan dimensi jok. Tampilan bodi pada Sky Wave mengusung tema moge prototype Suzuki yang serba tajam, kental tersaji pada tampilan dobel head lampnya serta front top cover. Dilengkapi dengan dobel console box serta bagasi 20 liter berdampingan tangki BBM 4,7 liter.
Dengan dimensi bodi yang paling bongsor dibandingkan kedua saudaranya, menunggang Skywave lebih nyaman untuk jarak jauh, karena dengan dimensi bongsor jelas wheelbase juga lebih jauh sehingga bantingan suspensipun lebih lembut apalagi ditopang oleh dua sokbreker belakang membuatnya lebih stabil untuk jarak jauh.
SKYDRIVE
Pada desain bodi terdapat kombinasi aura modif dan unsur sporty yang kental. Konsep modifnya terlihat pada bodi depan yang serba tajam khas identitas Suzuki, serta perpaduan dobel head lamp yang inovatif.
Unsur sporty kental pada desain buritan khas motor sport yang dipermanis stop lamp model terbaru dengan sein terpisah. So, berlaku di tahun ini, detail body Sky Drive sempurna dari depan hingga buritan. Tak tertinggal dobel console box tertata apik menyatu bodi. Selain itu 20 liter bagasinya terletak di depan tangki berkapasitas 3,9 liter.
Ini dia yang istimewa, Sky Drive benar-benar diposisikan di antara Spin dan Sky Wave. Termasuk juga dimensi bodinya, so saat dicoba, cukup lincah menelusuri jalan macet dengan bantingan suspensi masih nyama.
KAKI KAKI
Ada perbedaan yang mendasar sehubungan dengan handling dan manuver masing-masing skutik. Yakni penempatan as roda depan. Skydrive dan Skywave model center axle, yakni as roda berada simetris dengan fork slider.
Efek special, handling saat bermanuver jadi lebih ringan. Selain itu ketika menciptakan turning radius lebih besar, dapat dilakukan lebih stabil. Desain fork slider Skydrive juga mengalami perubahan, dengan tambahan nat serta perbedaan diameter yang menjadikan fork slidernya terlihat lebih modis.
Sedang Spin as rodanya berada lebih ke belakang dari posisi fork slider. Untuk memenuhi tuntutan di kelasnya yang bersaing lincah. Sok belakang menganut model spiral berperedam kejut, Spin dan Skydrive menganut model single sok dan skywave dobel sok.
Posisi sudut sok belakang juga berbeda. Skywave sudut sok belakang lebih kecil, tapi dudukan sok atas berada lebih di depan, sehingga membutuhkan beban besar untuk memantulkannya. Sedang Spin dan Skydrive memiliki sudut yang sama lebar. Untuk desain spiral, Skywave dan Skydrive sudah mengaplikasikan model double action, dengan kontur renggang rapat.

(Sumber: Oto Trend)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s