Jawaban Tugas Komputer II

Berikut penjelasan dari materi sebelumnya. Setelah mendownload file rth3, coba buka dengan Microsoft excel 2007. Coba isi kolom berwarna dengan cara berikut ini:


Kolom NAMA, nilai, IPK dan Dosen Wali berasal dari sheet DATA. Sedangkan max sks yang bias diambil menggunakan logika dengan rincian sebagai berikut:

IP > max mengambil 24 sks, IP 2.5 – 3 max mengambil 21 sks, ip 2– 2.5 max mengambil 18 sks, ip 1.5 – 2 max mengambil 15 sks dan dibawah 1.5 max mengambil 12 sks.

Pertama-tama kita harus membuat variable dari table, caranya pada sheet DATA, blok seluruh isian, kemudian beri nama “data” di atasnya, perhatikan gambar di bawah ini.


Selanjutnya variable “tabel” ini akan digunakan untuk operasi “Vlookup” yang akan diisi pada sheet KHS berikut ini. Kembali ke Sheet KHS, arahkan mouse pada cell nama untuk mengisikan nama secara otomatis berdasarkan NPM yang dipilih.

Perhatikan !! Ada dua notasi pecahan di dunia, yaitu dengan koma dan titik. Jika komputer Anda menggunakan koma sebagai pecahan, maka seluruh instruksi harus mengganti koma dengan “titik koma“. Standar itu dapat Anda ganti dengan mengklik – Excel Option – Advance.


Buang centang pada “use system separators” kemudian ganti decimal separator dengan thousands separator sesuai dengan standar yang dipakai. Jika sudah klik “Ok”.


Berikut penjelasan “Vlookup”. Disini b5 merupakan cel dari NPM yang menjadi patokan nama. Oleh karena itu ketik b5 setelah kurung buka. Setelah diketik ” ,” selanjutnya Excel akan meminta rangkaian table yang dijadikan arah “Vlookup”. Karena kita telah membuat variable bernama “tabel” yang merupakan arahan “vlookup” tersebut, maka ketik “tabel” setelah “,”. Dan terakhir, excel akan meminta kolom yang menjadi isian fungsi “vlookup”, dank arena nama merupakan kolom kedua dari, “tabel” maka isi dengan angka “2”. Dengan cara yang sama, isi juga nilai, ip, dan dosen wali. Coba cek, jika NPM diganti, Nama, nilai, ip dan dosen wali harus berubah mengikuti table yang ada pada Sheet “DATA”.


Perhatikan, IPK harus diturukan menjadi dua digit di belakang koma. Untuk gambar di atas buat menjadi “2.22” saja. Dan terakhir kita membuat formula “Max SKS yang bias diambil =” dengan menggunakan fungsi “If “.

Untuk perintah if ketik:
=IF(G12>3;24;IF(G12>2,5;21;IF(G12>2;18;IF(G12>1,5;15;12))))

Misal sulastri, IP 2,2 maka max sks yang bisa diambil = 18. Jika tidak jalan, berarti Anda harus mengganti titik koma dengan koma dan pecahan dengan titik, menggantikan koma. Selamat mencoba, semoga bermanfaat, baik mahasiswa UNISMA ataupun kampus/sekolah lain, mohon maaf jika kurang berkenan, Salam


Rahmadya Trias Handayanto


 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s