Komputer II: Membuat Database di Access 2007

Untuk materi UAS khusus jurusan Akuntansi, coba pelajari tulisan berikut ini.

A. MEMBUAT DATABASE PEMBELIAN

Buka Microsoft Access 2007, kemudian pilih “Blank Database”.

Pilih lokasi database di D:\ kemudian klik “Create”. Maka kita sudah masuk ke Database yang akan dirancang.

Klik kanan pada Table 1: Table dan pilih “Design View”. Beri nama tabel pertama “Barang”. Klik “Ok”.

Selanjutnya kita diminta memasukkan tiga Field pada tabel barang tersebut. Buat Field-fieldnya misalnya: Kode_brg, Nama_brg, Harga_brg.

Perhatikan, di sini ada simbol “Primary Key” yang berarti tidak boleh ada dua record yang memiliki data yang sama pada primary key-nya. Buat tabel baru untuk Suplier dan Pembelian.

Gunakan Cara yang sama untuk tabel Suplier dan Pembelian. Sehingga dihasilkan pada microsoft Access sbb.

Buat relasi antara tiga tabel tersebut dengan mengklik “Database Tool” dan “Relationship”.

Relasikan ketiga tabel tersebut (jangan lupa sebelumnya tabel disimpan terlebih dahulu). Tambahkan field-field yang berfungsi sebagai kunci tamu (Foreign Key), pada tabel barang Kode_sup dan pada tabel Pembelian Kode_brg dan Kode_sup.

Pilih dengan Add (klik ganda) pada Barang, Pembelian dan Suppler. Untuk membuat relasi drag Primary Key ke Kunci tamu pada tabel lain.

Sesaat setelah melakukan drug dari Primary Key ke Kunci tamu di tabel lain, akan muncul jendela konfirmasi, klik Create.

B. MEMBUAT FORM

Buat Form yang menampilkan “Barang”, “Pembelian” dan “Suplier” dengan cara mengklik “Create” dan”Form” di tabel barang.

Sehingga dihasilkan form untuk tiap tabel. Selamat Mencoba.

Konversi dari Ruang Keadaan menjadi Fungsi Alih dan Sebaliknya

Untuk sistem yang Multi Input Multi Output (MIMO) biasanya sistem menggunakan persamaan dalam ruang keadaan (State Space Equation). MIMO menggunakan bentuk matriks yang sedikit rumit. Untuk mempercepat konversi di sini kita memerlukan bantuak komputer dengan perangkat lunak Matlab.

A. Konversi dari Fungsi Alih ke Ruang Keadaan

Di sini misalnya kita memiliki fungsi alih g=(100/(s2 + 2s + 10)). Untuk melakukan konversi ke persamaan Ruang keadaan gunakan instruksi pada command window Matlab:

Perhatikan teknik memasukkan instruksi di atas. Tiap fungsi alih menghasilkan empat matriks A, B, C dan D.

B. Konversi dari Ruang Keadaan Menjadi Fungsi Alih

Sebaliknya, Matlab juga menyediakan teknik mengkonversi Ruang Keadaan menjadi fungsi alih.

Maka dihasilkan fungsi alih dengan pembilang 100 dan penyebut s2 +2s + 10, sama dengan contoh fungsi alih di bagian A di awal tulisan.

C. Membuat Persamaan Ruang Keadaan dengan Simulink

Buka simulink, lalu gambar diagram blok berikut ini menggunakan blok persamaan ruang keadaan (perhatikan simbolnya).

Dobel klik State-Space. Isi dengan isian di bawah ini:

Klik Simulation > Starrt. Akan dihasilkan pada scope respon dari sistem tersebut. Jika dijalankan maka dihasilkan grafik di bawah ini (dengan mendobel klik scope).

Sebagai perbandingan, coba gambar di lembar yang sama untuk dua sistem kendali dengan dua format berbeda, yang satu ruang keadaan satunya lagi fungsi alih. Hasilnya adalah grafik yang sama, karena memang sesungguhnya dua sistem itu sama.

Selamat mencoba …

 

Rahmadya Trias H., ST, MKom.

Insert Database Access via Java

A. MEMBUAT DATABASE DI MYSQL

Jalankan server Apache pada folder Xamp


Jangan diclose console DOS yang mengindikasikan Apache sudah running. Berikutnya buka browser (Mozilla, IE, dsb). Ketik: localhost/phpmyadmin


Create sebuah database, misalnya database penjualan. Pada kolom “Create new Database” isikan “Penjualan”. Klik Create, maka akan terbentuk satu database penjualan. Berikutnya kita buat satu tabel, misalnya “barang”. Isi nama tabel beserta jumlah field (nanti bias diedit), misalnya field.


Setelah di klik “Go”, MySQL akan membentuk tabel “barang”. Perhatikan juga tipe data yang akan dimuat pada tiap-tiap Field.


Klik “Go” agar Mysql segera membentuk tabel tersebut dilanjutkan dengan “Save“. Jika tidak ada kesalahan, maka tabel barang sudah terbentuk. Tinggal kita memasukan beberapa barang. Pastikan muncul tabel barang pada phpmyadmin.


Database dan tabel akan muncul pada folder Xampplite/Mysql/Data pada windows explorer.


Untuk backup, copy saja subfolder data, ke media lain seperti cdrw/flashdisk. Isikan data pada tabel barang. Klik Insert untuk mengisi data.


Kemudian isikan dua record (tupple).


Maka kita telah berhasil mengisi tabel barang pada database penjualan. Berikutnya kita akan mencoba mengkoneksikan database Mysql tersebut dengan Java disertai operasi Insert Data.

B. MEMBUAT FRAME INSERT DATA

Buka Netbeans 6.0.1 atau 6.9.1. Buat sebuah project baru dengan nama, misalnya penjualan. Jangan lupa arahkan folder di tempat yang kita inginkan, missal di drive D.


Klik “Finish” jika sudah diisi. Maka Netbeans akan menyediakan tempat project kita. Klik kanan pada paket Penjualan > new > JFrame Form.


Beri nama kelas tersebut, misalnya insert. Rancang tampilan Graphic User Interface (GUI) sebagai berikut:


Perhatikan jangan sampai tertukar antara label dengan Text Field. Lalu ganti tampilan dengan klik kanan > edit Text. Kosongkan tulisan jTextField1, jTextField2, jTextField3.


Untuk membuat kode program dobel klik “INSERT” kemudian isikan dengan terlebih dahulu mengkoneksikan database ke java.


Klik symbol lampu, jika muncul karena Java membutuhkan kelas tambahan.

try

{

Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”);

Connection con = DriverManager.getConnection(“jdbc:mysql://localhost:3306/penjualan,”root”,””);

java.sql.PreparedStatement stat = con.prepareStatement(“insert into barang(kode,nama,harga) values(?,?,?)”);

stat.setString(1,jTextField1.getText());

stat.setString(2,jTextField2.getText());

stat.setString(3,jTextField3.getText());

stat.executeUpdate();

javax.swing.JOptionPane.showMessageDialog(null,”berhasil”);

jTextField1.setText(“”);

jTextField2.setText(“”);

jTextField3.setText(“”);

}

catch(Exception e)

{

System.out.println(“gagal” +e);

}

}

Lalu jalankan.

Koneksi VB dengan Database Gambar

A. MERANCANG DATABASE

Terkadang data yang ditampilkan pada VB berupa gambar seperti tanda tangan, foto, dan sebagainya. Bagaimana cara membuat database tersebut? Berikut cara yang sederhana dengan Microsoft Access 2007. Cara ini menggunakan file text pada database yang merupakan link ke file gambar. Berbagai macam cara dapat Anda cari di situs vb, misalnya forum vb-bego. Seperti biasa, buatlah database baru berformat Access 2002-2003.


Buat dua buah field, dengan salah satunya yang akan berisi hyperlink dari gambar yang akan ditayangkan pada Visual Basic 6. Klik kanan pada tabel (signature), pilih Open, setelah konfirmasi untuk menyimpan, masukan nama file-file gambar beserta ekstensinya.


Masukan sekitar empat atau lima data tanda tangan, atau file gambar lain jika tidak punya gambar tanda tangan. Berikutnya kita mulai membuat GUI dalam bentuk Form di Visual Basic. Jangan lupa file gambar juga diletakan di tempat path pada database. Jika sudah tutup Microsoft Access 2007 anda.

B. MERANCANG FORM

Lihat kembali tata cara mengkoneksikan database access ke visual basic (https://rahmadyatrias.wordpress.com/2011/06/06/memasukan-database-melalui-microsoft-visual-basic-6/ ).


Kemudian buat script sederhana sebagai berikut, lalu jalankan.


Hasilnya adalah sebagai berikut


Selamat Mencoba


Rahmadya Trias

Konversi Assembly Design ke Drafting

Sebagian besar peralatan mesin merupakan produk rakitan yang dirangkai dari sejumlah Part. Oleh karena itu sebaiknya saat menggambar 3D suatu peralatan kita menggambar tiap part terpisah. Database Part pada CATIA terlihat pada sebelah kiri bidang gambar CATIA. Untuk berpindah dari satu part ke part yang lain tinggal mengklik ganda part yang akan kita buat setelah terlebih dahulu kita insert New Part dari produk. Salah satu contoh gambar berikut ini.


Untuk membentuk Draft dapat langsung kita set dengan Start > Mechanical Design > Drafting. Tinggal menambahkan garis Ukur dan ukuran kertasnya.

Tip dan Trik Assembly Design dengan CATIA – 2

Jika kita sudah mahir menggambar bentuk-bentuk sederhana, ada baiknya kita mencoba untuk menggambar bentuk-bentuk yang lebih rumit. Sebenarnya ada bentuk-bentuk yang rumit tetapi sebenarnya dibuat dari bentuk-bentuk sederhana tetapi menggunakan bantuan tools pada CATIA seperti Mirror, Array, dan sebagainya.


Gambar di atas memperlihatkan teknik Array yang menggambar kaki-kaki penyangga gambar di atas. Bayangkan jika kita gambar satu persatu, tentu saja akan memakan waktu yang lama. Ada lagi teknik lain seperti Pocket, Grove, guna mengedit suatu bentuk dari bentuk aslinya.


Selamat Mencoba,


Rahmadya Trias