Evaluasi Diri Sebelum Lanjut Kuliah

Istilah evaluasi diri (kadang disingkat evaldi) ini terlihat keren, sering ditemui di akreditasi, padahal arti sederhananya adalah berkaca (kadang diucapkan oleh wanita yg sebal dgn jomblo yang mendekat tanpa babibu). Maksudnya melihat diri sendiri apa adanya, ga kurang ga lebih. Melakukan evaluasi diri walau terlihat sederhana tapi dapat menyelamatkan Anda.

Ambilah contoh rekan-rekan yang akan dan baru mulai S3. Terkadang diperlukan evaluasi diri untuk mengukur kesiapan kita menyelesaikan studi. Plan A, B, C dan seterusnya terkadang wajib dijalankan. Proposal yang terkadang mudah dilalui, ketika tidak melakukan evaluasi diri berakibat fatal, alias tidak rampung-rampung. Bagaimana cara mengevaluasi diri? Mudah-mudahan postingan ini bisa menggambarkannya.

Parkour

Parkour merupakan seni melompati rintangan yang berkembang di Perancis. Prinsip utamanya adalah melawan rasa takut tetapi tetap mengetahui kemampuan diri. Jika mampu melompati suatu rintangan A maka dia melompat, tetapi jika belum pernah dan dirasa tidak sanggup melompati rintangan B maka tidak boleh melompatinya, perlu latihan bertahap dulu. Nah, analogi dengan teknik ini, maka kita harus mampu mengukur kekuatan kita. Parkour bukanlah olah raga ekstrim, jadi begitu pula dengan kuliah S3 bukanlah kuliah ekstrim. Asalkan hasil evaluasi diri Anda menyatakan sanggup, maka jalanilah. Jika tidak/belum, persiapkanlah (bahasa, riset, proposal, keuangan, keluarga, dan lain-lain).

Hiena

Ada satu jenis binatang yang bukan merupakan hewan favorit, yaitu Hiena. Hewan pemakan daging ini hidup berkelompok di Afrika. Salah satu karakternya adalah kemampuannya mengevaluasi diri. Jika mereka perkirakan tidak sanggup menang, maka hewan ini akan lari, tetapi jika mereka yakin menang maka mereka siap bertarung. Bahkan singa pun mereka lawan jika sekelompok tersebut telah berhitung dan akan memenangi pertarungan. Untuk yang mengajukan proposal, ukurlah waktu, sumber daya, pembimbing, fasilitas lab dan hal-hal lain yang mampu mendukung penyelesaian disertasi. Jika tidak sebaiknya ganti proposal karena dikhawatirkan tidak selesai tepat waktu. Memang banyak yang membenci Hiena karena licik dan pengecut, tapi sikap cerdik dalam mengevaluasi diri perlu dicontoh. Bahkan para pakar menyimpulkan hewan ini sangat cerdas karena memiliki kemampuan berhitung.

 

Penulis: rahmadya

I'm a simple man .. Lahir di Sleman Yogyakarta, 7 Juni 1976 TK : - (tidak ada TK di tj Priok waktu itu) SDN : Papanggo, Jakarta 83 - 89 SMPN : 129, Jakarta 89 - 92 SMAN : 8, Yogyakarta 92 - 95 Univ. : Fak. Teknik UGM, Yogyakarta 95 - 2001 Pasca. : Tek. Informatika STMIK Nusa Mandiri, Jakarta 2008 - 2010 Doctoral : Information Management Asian Institute of Technology, Thailand 2013 - 2018 Pekerjaan: Tek. Komputer AMIK BSI Jakarta : 2002 - 2005 IT Danamon Jakarta : 2005 - 2008 Tek. Informatika STMIK Nusa Mandiri Jakarta : 2005 - 2008 Univ. Darma Persada : 2008 - Skrg Fakultas Teknik Universitas Islam "45" Bekasi : 2008 - Skrg ( Homebase)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.