Pertemuan III : IT Policy & Strategy Management

Pertemuan II IT Policy & Strategy

Dana Indra Sensuse, Ph.D

Hari/tgl            : 1 Mei 2009

Subyek            : Business Planning Issues d the Implicatons for IS/IT Strategy

Review Last Week:

Apa yg disebut primary activity? Secondary activity? Dalam value chain analysis.

Teori 5 force model? Positioning (market: menentukan customer yg dilayani, produk: produk apa yg harus dibuat dengan fitur2nya, Boundary: Produk yg bukan wilayah kita, Network: peran apa dlm suatu jaringan, kompetisi). (Michael Porter).

Strategic : 4 quadrant. (contoh kasus BSI). Oleh Mc Farland.

  1. Impact tinggi, ke depan juga tinggi: Biasanya sistem yang terintegrasi, ERP
  2. Turn around, saat ini kecil tetapi ke depan besar: online test.
  3. Support, saat ini tidak besar ke depan juga besar.

Oleh karena itu kita harus sadar kita sampai quadran mana?

Business Plan:

–          Evolution

–          Framework

–          Define bisnis strategy

–          Process

–          Dll

Evolution of Business Planning:

Diawali financial, dilanjutkan dengan forecast-based planning, orientasi eksternal dan management strategis.

Framework for business Plnning:

Pertama kali kita lihat value, setiap organisasi memiliki value yang khas (dilihat dari visi dan misi). Lalu diteruskan dengan tujuan (mau apa 3 atau 4 tahun kedepan, apakah mengurangi cost, menjadi lembaga  yg terkemuka, dan sebagainya). Mengidentifikasi strategi saat ni, di sini harus melihat sumber daya di dalam (kekuatan dan kelemahan), contoh di bsi, biaya murah, jaringan tenaga kerja, infrastruktur/fasilitas, sedangkan kelemahannya: perpustakaan, kualitas SDM, rekruetment test dan sebagainya.

Setelah itu direncanakan strategi ke depan, tetapi sebelumnya kita harus melihat ancaman dari luar, antara lain: Pesaing baru bermunculan, pembajakan karyawan, muncul sistem pembelajaran jarak jauh dari kampus terkenal. Dilanjutkan dengan kesempatan: lapangan kerja di bidang IT masih tinggi, kondisi ekonomi karena biaya kuliah murah, sekolah yang berbasis IT masih sedikit (di Indonesia).

Untuk merencanakan strategi ke depan kita buat matriks.

quadrang

Dilanjutkan dengan memilih strategi2 tersebut yang layak (misalnya 5) dilanjutkan dengan implementasi, tahun pertama kegiatan apa saja, tahun kedua apa saja dan seterusnya. Tujuannya agar bisa menentukan anggaran. Terakhir kita memonitor agar dapat memberikan feedback. (bahasan di atas bukan satu-satunya framework, tetapi cukup baik untuk menerapkan business plan).

Mirip dengan SDLC (planning, analisa requirements, disain UI-database-infrastructure-arsitektur sistem, implementasi: coding – testing (unit test, integrated test, system tes, assesment tes, alfa-beta, deployment (transisi sistem) ada 4: cut off, paralel, fase, pilot project dan terakhir monitoring, dan kembali lagi ke langkah pertama.

Input Business Plan

External environment, kondisi sosial politik, ekonomi, teknologi. Sinyal yang penting dari luar yang lainnya.

Pressure group, customer, pemerintah, supplier,

Stakeholder (karyawan, dll)

Umumnya busines plan dilakukan tiap-tiap unit (sbu), yang menjual barang, berkompetisi dan melayani customer.

Definisi Business Strategy:

Sekumpulan aksi yg terintegrasi yg bertujuan meingkatkan kesejahteraan dan kekuatan perusahaan dibanding dengan kompetitor.

Strategic planning, adalah kegiatan yang sistematik, komprehensif (dari beragam sumber) yang hasilnya set of action.

Strategic thinking, kreatif (bukan hanya cara biasa), enterpreunerial insight. Membuat sesuatu yang unik.

Proses Membuat Business Planning

Tiga langkah: menentukan arah, menentukan strategi (action) lalu bagaimana kita mencapai strategi itu.

Teknik yang digunakan untuk business plan:

Teknik Quantitatif:

Roi, risk analysis, seluruh variabel bisa diukur.

Teknik Qualitative:

Deskripsi, life cycle, value chain and system, tidak diukur. Tergantung dari creatifitas, pengalaman dan arahan yang tepat.

Teknik pengembangan sistem (spesifik) : 1. water fall, 2. spiral,

Metodologi biasanya dibagi menjadi: 1. struktural (waterfall), 2. Rapid development (lebih cepat karena dengan JAD, prototype), 3. Agile Development (jauh lebih cepat lagi).

Kelompok Agile: extreem programming, dan sejenisnya. Tetapi tidak ada metode yg baik untuk segala situasi.

Ada lagi yang membagi menjadi: 1. Pengembangan berbasis proses, 2. Berbasis Data, 3. Object Oriented (bukan kumpulan proses atau data – Class).

Review terhadap tugas oleh Pa Dana dari tugas yang baru dikumpul :

  1. Cover
  2. Summary, info paper.
  3. Kutipan untuk pengkritik (minimal 5 referensi).

Kesalahan2 yang muncul:

  1. Dalam mengkritik tdk dimasukkan kutipan.
  2. Referensi yang kurang.
  3. Hanya menerjemah
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s