Pertemuan VI: IT Policy & Strategy Management

Extending the enterprise

IT dengan organisasi memiliki pengaruh timbal balik. IT dapat memangkas organisasi level tengah (sering diistilahkan dengan delayering). Tinjauan ulang: organisasi terdiri dari level atas (dengan EIS-nya) yang berfungsi sebagai sumary, level menengah (dengan MIS-nya) yang berfungsi monitoring, sedangkan level menengah bersifat detil.

Apa buktinya kondisi saat ini uncertain and dynamic (tak tentu dan dinamis)? Kasus krisis global dan flu babi.

Kohesi? Coupling? Suatu modul yg melakukan suatu fungsi tertentu harus memiliki kohesi yang tinggi, tetapi antara satu fungsi dengan fungsi lainnya harus losely couple. Agar dalam merubah satu fungsi tidak mempengaruhi fungsi lain.

Mengapa hubungan antara satu bisnis dengan bisnis lainnya harus losely couple? Agar kita mendapatkan aspek flexiblitas dan bargaining power yang tinggi. Jadi organisasi harus berfungsi selayaknya jaringan yang terdiri dari node (titik) yang bekerja bersama dalam mencapai suatu kebutuhan tertenu.

2 goal yg harus diperhatikan dalam merancang organisasi adalah differentiation (3 generic strategi: cost leadership, differentition, focus dari M Porter).

Swot analysis? Digunakan untuk membuat strategi bisnis  dengan melihat kekuatan, kelemahan, tantangan dan kesempatan.

Di sini diferensiation melakukan grouping terhadap suatu organisasi. Bagaimana? Dilakukan dengan cara horizonal (unit terspesialisasi) dan vertikal (unit yg menuntukan power). Dengan differentiation kita dapat mengatur komplexity (ingat makin banyak jumlah komunikasi, makin besar jalur komunikasi).

Berbeda dengan diferentiation, integration menentukan hubungan antara titik satu dengan titik lain agar supaya mereka dapat mencapai tujuan umum dan dapat menghasilkan satu keuntungan.

Tiga tipe network relationship: task based, information or expertise, dan social relationship.

Kapan dibutuhkan suatu tightly couple? Jika kondisi kompleks, tak tentu, turbulense.

Istilah: Node àorganisasi, node network àhubungan antar organisasi. Bagaimana menghubungkan antara satu node dengan node yang lain apakah tightly atau losely diistilahkan dengan governance.

Governance (tata kelola)? Membuat aturan (rule), ada 3 model tata kelola: market, hirarki dan partnership.

Firewalls dan Keamanan Data: Hasil Mid Test 08/09

Hasil mid semester firewalls dan keamanan data cukup baik. Tadinya sy kira no. 1 pada bisa mengerjakan ternyata kesulitan. Sebaliknya, soal no. 4 diluar dugaan bisa dikerjakan. Sayangnya tidak ada yg membawa hardcopy dari diktat.pdf untuk mengerjakan soal no. 2 dan no. 3.

Dengan pertimbangan banyaknya waktu libur, hardcopy diktat/modul yang belum tersedia, hasilnya:

1.    Ismardiana, 75
2.    Atnah, 65
3.    Ririn, 70
4.    Apria, 80
5.    Setiawati, 70
6.    Saputra, 85
7.    Evi, 70
8.    Taufiq
9.    M Suroji, 70
10.    Joko, 70
11.    Ricky, 70
12.    Farid, 80
13.    Iwan
14.    M Afdal, 70
15.    Abdullah, 70
16.    Kacep, 70
17.    Alex, 70
18.    Hizbul, 70
19.    Sutarno, 90
20.    Sandi, 70
21.    M syafei

Untuk yang tdk hadir, diharapkan segera ikut ujian susulan !

MID internet

Ada yg belum tercatat?
asmiah siti 41182003080017
iip saripah 41182003080014)
komala sari 41182003080012
dede imam sugiana 41182003080018
mai rosa
moh samsudin 41182191080032
selvi ana
mohamad iqbal 41182003080005
wulan lestari 41182941080001
Hari Machmud Ruminsir
Masrifah Zha
Siti Asmiah 41182003080017
Siti Asmiah
Mai Roza: Mai Roza H.R 41182003080004
Hari Machmud: NIM : 41182941080011
YS LERRI OCTAPRIYANTI 41182003080006
selvi ana: 41182003080003
Adam ikhsan Al-hakim adam: NIM: 41182941080010
Winda Ermasari: 41182003080016
Suryadi : NIM/ NPM : 41182 19107 0004
DEVY Nim :41182003080002
Ersa Ismaya: NIM : 41182003080024
Ade Suandini
Realita Riandy: NIM : 41182003080013 ( Sastra Inggris )

Pertemuan IV: IT Policy and Strategy Management

Tugas II: Membandingkan dua jurnal

Masuk ke google schooler

Pilih satu artikel jurnal yang dianggap populer (baik) – cek citation index-nya.

Pilih satu artikel lain yang setopik (biasa-biasa saja).

Buat ringkasan kedua artikel itu.

Bandingkan dua artikel dari sisi:

Melihat persamaan dan perbedaan serta kelebihan dan kekurangan.

Saran perbaikan

Jumlah halaman kurang dari 10

Jumlah daftar pustaka minimum 5 jurnal

Format laporan – standard

Waktu 2 Minggu.

Pertemuan IV: IT dan Organisasi

Bentuk ideal organisasi masa depan yang berbasis IT itu bagaimana? Hingga saat ini belum ada. (buku ken chendu). Organisasi itu seperti silo (pulau2) yang masing2 sibuk dengan urusan sendiri. Cenderung mengarah ke atas. Dasar fikirannya adalah teori organisasi. Untuk mengurangi kompleksitas dengan cara membagi divisi-divisi. Intinya adalah mengurangi communication channel (sifatnya eksponensial). 3 orang 3 channel, 6 orang 6 channels, 9 orang 15 channel dan seterusnya. Sehingga diharapkan tiap tim antara 10 hingga 15 orang.

Tujuan pembagian divisi:

  1. Menangani kompleksitas
  2. Mencapai kemahiran
  3. Mengurangi switching costs
  4. Mengurangi training costs
  5. Meningkatkan scalability

Specialization & Control (merupakan sesuatu yang kontradiktif)

Mula-mula tugas tertentu single. Setelah membesar, maka dipecah menjadi beberapa task. Kian mebesar maka dipecah lagi menjadi spesialisasi. Tetapi makin banyak spesialisasi, makin sulit mengontrolnya. Sehingga dibutuhkan usaha lebih untuk mengontrolnya.

Mekanisme koordinasi menurut Mintzberg, 1979.

Mutual adjustment: koordonisasi lewat komunikasi informal.

Direct Supervision: ditugasi seorang supervisor yang bertanggung jawab terhadap lainnya.

Tugas dengan standarisasi: berisis tugas dengan detil spesifik.

Keluaran yang terstandarisasi: produknya harus berstandard.

Kemampuan yang terstandarisasi: pengetahuan, kemampuan atau training yang dibutuhkan.

Note: Hasil penelitian di jerman, dalam 1 group, jumlah idealnya adalah 5 orang.

Tahapan pertumbuhan organisasi.

Untuk organisasi kecil: tidak dibutuhkan mekanisme koordinasi yang ketat. Komunikasi dilakukan secara informal.

Saat organisasi tumbuh: diperlukan grouping dalam departemen berdasarkan:

Fungsionalitas dan formasi.

Struktur organisasi dibagi menjadi 3 level yaitu strategic, manajerial control dan kontrol operasi. Ditampilkan formasi Mintzberg sebagai pengembangan dari Anthony.

Mengapa banyak perusahaan-perusahaan gagal melakukan integrasi?

  1. Orang banyak fokus ke tugas individual masing2 vertikal.
  2. Tidak disarankan grouping berdasarkan fungsi.
  3. Tidak ada suatu mekanisme untuk koordinasi aliran proses. Masalah koordinasi cenderung meningkat.

Hkm more: teknologi it makin lama makin cepat (ditampilkan grafiknya). Kecepatan meningkat, storage makin murah. Dengan histori: 1st – vacum, 2nd – transistor, 3rd – IC dan 4th – LSI.

Kesalahan komunikasi yang muncul disebabkan oleh:

  1. Konektifitas lebih dari sekedar isu teknis.
  2. Legacy system (usang) yang mengakibatkan kelambanan. Diterangkan saat UI memproses SKALU (sebelum UMPTN) yang waktu itu dengan bahasa COBOL. Tapi saat ini sudah tidak support. Mau dibuang sayang, tdk dibuang rugi. Cara terbaiknya dengan re-engineering (penulisan bahasa ulang).
  3. tidak ada standarisasi bersama. Biasanya dijumpai tiap daerah di Indonesia memiliki standar yang berbeda.
  4. respon tidak langsung

Saat ini konektivitas dan respon makin meingkat dengan adanya internet. (setelah facebook, muncul tweeter).

Era managemen IS:

  1. Era pertama: monopoli focus pada efisiensi dan produktivitas
  2. Era II: Market free, fokus ke evektivitas group dan individu.
  3. Era III: network dalam komputer fokus pada value.

Knowledge Base (expert system) masuk AI atau DSS? Walaupun ES dari AI, tetapi ES sering dipakai DSS. Sehingga banyak sistem yang overlapping.

Apa yang khas dari executive IS? Executive IS harus mampu juga melihat detil (break down cappability) harus juga scanning (akses data dari external). Istilah baru yang ada Pada EIS adalah dashboard. Dashboard : menampilkan informasi secara simultan, sehingga mengetahui informasi mana yang critical mana yang tidak, dan mudah dicerna oleh kalangan atas. Dilanjutkan dengan data mining dan data warehouse.

Kesalahan dalam mengalokasikan sumber daya:

  1. Akibat ketidaksetimbangan distribusi setralisasi ataukah desentralisasi.
  2. Duplikasi data dalam fungsi IS
  3. Kesenjangan digital antara negara utara – selatan.

Proses Bisnis adalah ?

Apa perbedaan antara function dengan process?

Function

Process

Fokus apa

Fokus bagaimana

Vertical

Horizontal

Statis

Dinamis

Ask

custom

Value Chain:

Kita bisa mendifinisikan primary activity (operation, outbound logistics, marketing and sales dan service) dan support activity (infrastructure, dll).

Business Process Reengineering (BPR)

(Michael Hammer: Father of Reengineering).

Prinsip Hammer

  1. Yang penting hasil (outcomes)
  2. Kerjakan apa yang bisa (user output/do it yourself).
  3. dll

J- Welch: Perusahaan Hybrid, perusahaan besar yang memiliki jiwa kecil. Secara fisik google tidak memiliki gedung megah, tetapi termasuk kategori perusahaan besar.

Terakhir pa Dana membahas merubah struktur organisasi (pemangkasan) hingga diperoleh perusahaan dengan struktur organisasi yang sesuai dengan yang dikehendaki. Hasil : On Demand Enterprise (karya IBM), orientasi customer dan mengatasi ancaman luar.

Pertemuan VII: Kinematika dan Dinamika I

Sehubungan sedikitnya jumlah pertemuan dan masih adanya kerancuan dalam pemahaman, berikut ini kami sertakan power point materi terakhir gerak segei-empat batang.

Saat mid semester nanti diharapkan membawa pensil, penghapus, penggaris dan busur (jangka diperlukan saat UAS nanti). Jangan lupa tuliskan prosedur dalam melukis disertai tanda berupa angka di tiap garis yang dibuat.

Segi-Empat Batang

Untuk download: KLIK DI SINI.

Pertemuan VII: Firewalls dan Kemanan Data

Coba buka di komputer sendiri, jangan punya orang (tanggung sendiri ya resikonya?). Buat Standar operation Environment (SOE) dengan Microsoft Management Console (MMC):
1. Hanya My Document saja yang terlihat user
2. User tidak bisa ngutak-atik Control Panel
3. My Document terarah pada folder tertentu selain di C:\Document and Setting\…, misal mengarah ke D:\data\
4. User tidak bisa log off
5. Hanya memperboleh program tertentu yang jalan (misal winword.exe, excell.exe, dan seterusnya), sedangkan program lain tidak bisa.
6. Program tertentu tidak bisa diakses oleh user (misal notepad.exe dan lain-lain).
7. User tidak bisa mengganti screensaver yang kita setting.
8. User tidak bisa merubah tampilan wallpaper yang telah kita buat.
9. URL saat internet Explorer diklik akan mengarah ke situs tertentu, misalnya http://www.ilmumatematik.co.cc
10. Tampilan windows ”classic”

Sedangkan soal bonus (boleh tidak dikerjakan, tetapi akan mendapat nilai lebih bagi yang mencoba, walaupun salah).
1. Bagaimana caranya user tidak bisa mengakses USB data (flash disk) tetapi USB yang lain, misalnya untuk printer, masih bisa.

Soal berikutnya diambil dari modul berikut: download materi (pdf).

Pertemuan VI: Internet

Yang sudah berhasil gabung :
1. Adam Ikhsan (belum ada foto) & activity
2. Ade Suandini (blm ada activity)
3. Andri Agasi ((belum ada foto)
4. Armadih
5. Asmiah siti (belum ada foto)
6. Devi
7. hasbi (belum ada foto)
8. Iif Syarifah
9. Kink Of Louis iqbal (nama aslinya siapa?) + blm ada activity
10. Komala Sari
11. Lerri Octapriyanti
12. Mai Roza
13. Melani Anisah
14. Mita
15. M Syamsudin (blm ada activity)
16. Novi astria (belum ada foto)
17. Realita Riandy (jangan avatar dong) + blm ada activity
18. Selvi Ana
19. Syams Rohli (belum ada foto) & activity
20. Winda (blm ada activity)

Pertemuan III & IV : Software Engineering

Pertemuan III ( jangan lupa ngopi ya .. soalnya ngantuk bangets)

Hari/tgl            : Sabtu, 2 Mei 2009

Dosen              : Dr. Sularso Budilaksono

Pertemuan ini membahas requirements. Requirements diartikan sebagai kapasitas yang dimiliki software yang akan dibuat.

Requirements terdiri dari : Statik dan Dinamik. Statik identik dengan data (terstruktur, atribut OO) sedangkan dinamik proses/flow terhadap data (DFD terstruktur, use case utk OO).

Functional req: menggambarkan interaksi antara sistem dengan lingkungannya bebas dari implementasinya.

Nonfunctional Requirement: menggambarkan aspek-aspek yang tampak di sisi user dan tidak secara langsung berhubungan dengan perilaku fungsi suatu sistem, misalnya: respon, keluaran, keamanan dan sebagainya.

Pseudo Requirements: pseudo di sini psudocode menggambarkan batasan dari sisi implementasi dihubungkan dengan client. Misal: bahasa program, patform, dan sebagainya.

Pengembangan Sistem terdiri dari dua pendekatan:

  1. Terstruktur/konvensional, dengan memisahkan data (basis data) dan proses (perancangan sistem).
  2. Object Oriented (OO), pendekatan dengan dunia nyata dimana data dan proses menjadi satu.

Empat “P” dalam pengembangan software:

Proses : aktivitas lengkap dalam mengembangkan perangkat lunak. Proses harus konsistem dan strukturnya jelas.

Ada beragam pendekatan dalam SDLC (Model Process) antara lain:

  1. Code and Fix
  2. Waterfall : Req – analysis & design – coding – testing – maintenance dan kembali lagi ke requirements.
  3. Prototyping: Untuk mempercepat waktu dan agar user segera diperkenalkan dengan hasil rancangan. Dalam suatu form, user bisa melihat tampilan tetapi saat button diklik tidak diproses (masih kosong).
  4. Proses yang bertahap (hampir mirip dengan waterfall dan prototipe), hanya saja yang disajikan ke user tidak hasil akhir melainkan beberapa fungsi tertentu saja.
  5. Agile Software Development Proses, sangat cepat contohnya kategori extreme programming.
  6. Spiral.
  7. UML

Bu Nita: apakah metodologi menggambarkan jenis pendekatan pengembangan sistem (terstruktur atau OO)?

Jawab: Agak linear tetapi tidak otomatis. Walaupun jenis waterfall agak cocok dengan terstruktur, prototyping dengan OO).

Aplikasi terdiri dari dua jenis yaitu: non real time (DFD + ERD + OO) respon bisnis boleh tertunda, untuk 00 dengan State transition diagram, berikutnya real time/event driven, biasanya dengan OO, respon harus seketika bila ada event, dibutuhkan interfacing yang baik.

State Transition Diagram

Problem Domain/dunia yang real dalam permasalahan.

  1. Workflow real/sebenarnya
  2. Work flow yang disederhanakan
  3. Context Diagram
  4. DFD level 1
  5. DFD level Rinci/2/3/4

Analysis to Design

Transisi dari analisa ke disain bercirikan terbentuknya skema di sisi disain (field database sudah mulai terbentuk).

Modul/Procedure

proses

Note:

Untuk menggambarkan data dari conceptual model menjadi physical model selain dezign dengan Power Design. Berbeda dengan dezign yang konsep dan model jadi satu, pada power design berbeda (saat many to many di dezign terbentuk satu tabel baru).

Procedure dan hiding pada modul-modul dibahas (modul yang hanya bisa diakses oleh yang berhak).

Pa Miwan: Apakah OOD harus menggunakan OOP? Sudah pasti. Analisis berorientasi obyek dilanjutkan dengan OOD lalu coding dengan OOP.

Object Oriented lebih mudah karena analisanya mendekati dunia nyata.

Praktek !!!!!!

Jalankan Silverun lalu buka tutorialnya.

Buat DFD sebagai berikut: ….. (ada di papan tulis).

silverrun

Pertemuan III : IT Policy & Strategy Management

Pertemuan II IT Policy & Strategy

Dana Indra Sensuse, Ph.D

Hari/tgl            : 1 Mei 2009

Subyek            : Business Planning Issues d the Implicatons for IS/IT Strategy

Review Last Week:

Apa yg disebut primary activity? Secondary activity? Dalam value chain analysis.

Teori 5 force model? Positioning (market: menentukan customer yg dilayani, produk: produk apa yg harus dibuat dengan fitur2nya, Boundary: Produk yg bukan wilayah kita, Network: peran apa dlm suatu jaringan, kompetisi). (Michael Porter).

Strategic : 4 quadrant. (contoh kasus BSI). Oleh Mc Farland.

  1. Impact tinggi, ke depan juga tinggi: Biasanya sistem yang terintegrasi, ERP
  2. Turn around, saat ini kecil tetapi ke depan besar: online test.
  3. Support, saat ini tidak besar ke depan juga besar.

Oleh karena itu kita harus sadar kita sampai quadran mana?

Business Plan:

–          Evolution

–          Framework

–          Define bisnis strategy

–          Process

–          Dll

Evolution of Business Planning:

Diawali financial, dilanjutkan dengan forecast-based planning, orientasi eksternal dan management strategis.

Framework for business Plnning:

Pertama kali kita lihat value, setiap organisasi memiliki value yang khas (dilihat dari visi dan misi). Lalu diteruskan dengan tujuan (mau apa 3 atau 4 tahun kedepan, apakah mengurangi cost, menjadi lembaga  yg terkemuka, dan sebagainya). Mengidentifikasi strategi saat ni, di sini harus melihat sumber daya di dalam (kekuatan dan kelemahan), contoh di bsi, biaya murah, jaringan tenaga kerja, infrastruktur/fasilitas, sedangkan kelemahannya: perpustakaan, kualitas SDM, rekruetment test dan sebagainya.

Setelah itu direncanakan strategi ke depan, tetapi sebelumnya kita harus melihat ancaman dari luar, antara lain: Pesaing baru bermunculan, pembajakan karyawan, muncul sistem pembelajaran jarak jauh dari kampus terkenal. Dilanjutkan dengan kesempatan: lapangan kerja di bidang IT masih tinggi, kondisi ekonomi karena biaya kuliah murah, sekolah yang berbasis IT masih sedikit (di Indonesia).

Untuk merencanakan strategi ke depan kita buat matriks.

quadrang

Dilanjutkan dengan memilih strategi2 tersebut yang layak (misalnya 5) dilanjutkan dengan implementasi, tahun pertama kegiatan apa saja, tahun kedua apa saja dan seterusnya. Tujuannya agar bisa menentukan anggaran. Terakhir kita memonitor agar dapat memberikan feedback. (bahasan di atas bukan satu-satunya framework, tetapi cukup baik untuk menerapkan business plan).

Mirip dengan SDLC (planning, analisa requirements, disain UI-database-infrastructure-arsitektur sistem, implementasi: coding – testing (unit test, integrated test, system tes, assesment tes, alfa-beta, deployment (transisi sistem) ada 4: cut off, paralel, fase, pilot project dan terakhir monitoring, dan kembali lagi ke langkah pertama.

Input Business Plan

External environment, kondisi sosial politik, ekonomi, teknologi. Sinyal yang penting dari luar yang lainnya.

Pressure group, customer, pemerintah, supplier,

Stakeholder (karyawan, dll)

Umumnya busines plan dilakukan tiap-tiap unit (sbu), yang menjual barang, berkompetisi dan melayani customer.

Definisi Business Strategy:

Sekumpulan aksi yg terintegrasi yg bertujuan meingkatkan kesejahteraan dan kekuatan perusahaan dibanding dengan kompetitor.

Strategic planning, adalah kegiatan yang sistematik, komprehensif (dari beragam sumber) yang hasilnya set of action.

Strategic thinking, kreatif (bukan hanya cara biasa), enterpreunerial insight. Membuat sesuatu yang unik.

Proses Membuat Business Planning

Tiga langkah: menentukan arah, menentukan strategi (action) lalu bagaimana kita mencapai strategi itu.

Teknik yang digunakan untuk business plan:

Teknik Quantitatif:

Roi, risk analysis, seluruh variabel bisa diukur.

Teknik Qualitative:

Deskripsi, life cycle, value chain and system, tidak diukur. Tergantung dari creatifitas, pengalaman dan arahan yang tepat.

Teknik pengembangan sistem (spesifik) : 1. water fall, 2. spiral,

Metodologi biasanya dibagi menjadi: 1. struktural (waterfall), 2. Rapid development (lebih cepat karena dengan JAD, prototype), 3. Agile Development (jauh lebih cepat lagi).

Kelompok Agile: extreem programming, dan sejenisnya. Tetapi tidak ada metode yg baik untuk segala situasi.

Ada lagi yang membagi menjadi: 1. Pengembangan berbasis proses, 2. Berbasis Data, 3. Object Oriented (bukan kumpulan proses atau data – Class).

Review terhadap tugas oleh Pa Dana dari tugas yang baru dikumpul :

  1. Cover
  2. Summary, info paper.
  3. Kutipan untuk pengkritik (minimal 5 referensi).

Kesalahan2 yang muncul:

  1. Dalam mengkritik tdk dimasukkan kutipan.
  2. Referensi yang kurang.
  3. Hanya menerjemah

Pertemuan II: IT Strategic, Tata Cara Penulisan Paper

Diharapkan harus ada: (Time Roman, spasi 1,5) hard copy, dua minggu dari skrg.
1. Cover Page
2. Ringkasan 2 sampai 3 halaman
3. Kritik
– isi

Minimal 5 daftar pustaka disertakan. Tambahan dari buku, web dsb.

Contoh Journal of the American Society for Information Science: Jun 2000: 51.8: ABI/INFORM Global

Managing Heterogeneous Information Systems through Discovery and Retrieval of Generic Concepts

Uma Srinivsan *
CSIRO Mathematical and Information Science, Lock….

Anne HH.H. Ngu
School of Computer Science and

Tom Gedeon
School of Information Technology, Murdoch ….

Contoh Statement-nya: Saya tidak setuju dengan journal .. karena menurut Srinivasan et.al, (2000).

Penulisan daftar pustakanya:

Srinivasan, Uma, dkk, (2000) ### salah### Karena dianggap tidak fair (menutup kontributor journal itu).

Jadi yang benar:

Srinivasan, Uma, Anna H.H. Ngu, Tom Gedeon, (2000), Managing Heterogeneous Information Systems through Discovery and Retrieval of Generic Concepts, Journal of the American Society for Information Science, 51(8): 70-723.

Rahardjo, Budi, (2001), Pengantar Statistik, Yogyakarta: Andi Offset

Pembagian Tugas:
Eko & Rahmadya: Assesing Egov Service

Accessing e-Government Services: Design Requirements for the Older user

Liona Lines, O… dsb.

Berisi suatu servis e-Government untuk orang tua.

Rencana Tugas IT Ethics

Tugas paper: bukan ringkasan, tetapi tulisan sendiri tentang tugas yang telah diberikan. (dead line 28 Mei 2009)

Struktur paper biasanya: IMRAN, singkatan dari Introduction (latar belakang, pertanyaan penelitian, tujuan penelitian), Method, Result, Analysis, Discussion

Pertanyaan ada dua: pertanyaan penelitian, untuk menjawab dan pertanyaan teknis, biasanya untuk engineering

Method pasti menghasilkan result. Hasil itu kemudian dipaparkan. Analisa digunakan untuk membandingkan dua teknik. Diskusi berisi kesimpulan dari analisa atau PR terhadap riset ke depan.

Syarat paper yang masuk ke journal:

1. Novelty: kekinian (letak barunya dimana? dibandingkan yang sudah ada).

2. Originalitas.

Selain itu ada lagi, seperti organisasi paper. Method hanya dibahas metode apa yang kita pakai, jangan menulis method penelitian yang sering kita pakai. Ambil contoh di http://citeseer.ist.psu.edu/

judul sebaiknya pendek dan mencerminkan isi. Paper itu ada ukurannya julah kutipan. Biasanya orang pertama baca judul, kemudian abstrak dilanjutkan dengan kesimpulan, baru isi. Jadi abstrak sangat menentukan. Jadi jangan pusing dulu saat disuruh baca paper. Mulai dulu membaca judulnya saja, dilanjutkan abstrak dan kesimpulan. Dan biasanya di kesimpulan ada clu/future research. Jadi saat membuat paper sebaiknya harus baca banyak paper agar kita tidak mengerjakan paper yang sudah dibuat orang.

Coba cari site citeseerx

Ok