Menghitung Keluaran Jaringan Syaraf Tiruan (JST)

Data Mining/24.06.2013/Sistem Informasi

Setelah proses pelatihan (training) selesai, JST yang terbentuk telah memiliki bobot dan bias. Bobot dan bias hasil pelatihan berfungsi untuk menghitung keluaran terhadap masukan pada neuron input. Misalnya kita memiliki JST sebagai berikut:

Jika diketahui IW=[1 2 3;4 5 6], LW=[1;2;3], IB=[1 2 3], dan LB=[2]. Untuk masukan x1=1 dan x2=2, berapakah keluaran yang dihasilkan?Anggap fungsi aktivasi di lapis tersembunyi (hidden layer) dan lapis keluaran (output layer) linear.

Buka Matlab, Scilab, Octave, dan sebagainya. Masukan data sebagai berikut:

Jadi keluaran yang dihasilkan = 94.

Untuk perhitungan menggunakan EXCEl klik ==> Menghitung Output JST

Iklan

36 respons untuk ‘Menghitung Keluaran Jaringan Syaraf Tiruan (JST)

  1. pak kalau menghitung output secara yang tepat baik secara manual lalu dibuktikan sesuai dengan yang ada di matlab bagaimana ya?
    mohon saran. trims

    • kalo training agak susah, tp kalau simulate gampang, tinggal ambil bias dan bobot hasil training, jumlah neuron, lalu masukkan data input, proses output, dgn excel aja

  2. Pak saya mau tanya soal Backpropagation, kalo menentukan hasil peramalan, berdasarkan hasil output setelah proses pengujian gmana ya..?? Misalnya mau meramalkan harga emas harian, trus mau lihat harga yang akan muncul di hari berikutnya dengan melihat hasil output setelah pengujian itu gmna caranya.
    Terima kasih pak sebelumnya..

    • variabel yg menentukan harga emas kira2 apa, misal dollar dan minyak. latih data2 yg lalu, hasilnya jst yang dapat memprediksi harga emas dengan kondisi dollar dan minyak saat ini.

      simpan hasil pelatihan (misal namanya net). jika ada data baru misalnya data=[ 4 9], 4 harga dolar, 9 harga minyak, maka setelah sim(net,data) akan keluar hasil oleh jst yg setara dengan harga emas.

  3. Pak, saya mau tanya soal Backpropagation kasusnya prediksi harga emas. Jadi kalo mau nentuin nilai prediksi yang akan keluar di hari esok dengan melihat hasil output setelah proses pengujian gimana ya pak…?
    Terima kasih sebelumnya…

    • variabel yg menentukan harga emas kira2 apa, misal dollar dan minyak. latih data2 yg lalu, hasilnya jst yang dapat memprediksi harga emas dengan kondisi dollar dan minyak saat ini.

  4. Pak, saya mau tanya. Kenapa ya pak hasil run jst di matlab jadi berbeda2? Padahal bobotny sudah saya tentukan nilainya pak. Terima kasih..

    • maksudnya run itu training apa simulasi/testing?

      kalau training hasilnya berbeda-beda (fungsi train), walaupun bobot awalnya diberikan terlebih dahulu
      kalau testing (fungsi sim) biasanya ga berbeda karena hanya mengalikan antara input dengan bobot dan bias. paling berbeda dikit di resolusi. kecuali testing setelah training lagi (ulang).

  5. Pak, sebenarnya fungsi bias pada jst itu buat apa ya pak ? Keliatannya emang pertanyaan saya simple, tapi sesungguhnya saya memang belom tau untuk apa ada bias pada jst. Mungkin bapak bisa memberikan ilustrasi sederhananya. Terima kasih ya pak.

    • neuron fungsinya mengantar masukan ke keluaran yg cocok. ada fungsi: y=2x+5, jika diibaratkan jst bobotnya 2, biasnya 5. kira2 tanpa penjumlahan bisa pas ga dgn mengatur bobot? klo di grafik satunya geser ke atas naik/turun, satunya ke kanan/kiri koordinat (kalo 2D).

  6. Pak, Jika saya ingin membandingkan pola suara, dari hasil FFT, datanya berupa Frekuensi dan amplitude. apa bisa membandingkannya menggunakan JST ? Jika Bisa jst apa yg digunakan prosesnya bagaimana >?

    • JST berbasis training backpropagation pasti bisa, tergantung kualitas data trainingnya. Coba pakai competitive network, jika ingin hasilnya pasti ke kelas tertentu

  7. Pak, saya mau tanya.
    Contoh di atas itu jika diuji pada matlab apakah hasilnya sama?
    Kalau saya coba pakai fungsi aktivasi sigmoid biner ke data saya tapi caranya sama kayak contoh di atas bisa gak Pak?
    O iya, output itu maksudnya apa ya Pak?
    Terima kasih Pak.

    • hasilnya sama waktu itu. output itu hasil pengolahan JST terhadap masukan setelah melewati neuron hasil training (bobot dan bias tertentu). fungsi aktivasi sigmoin bias digunakan, pakai bawaan matlab saja lebih praktis.

    • target digunakan untuk melatih JST, asalnya dari kondisi riil yg diharapkan. JST yg baru dibuat seperti bayi yang harus diajari. bisa dengan pengalaman yg sudah-sudah mengajarinya atau dengan yang diharapkan walaupun belum pernah ada data sebelumnya. JST lebih fleksibel drpd Fuzzy, misalnya tanda tangan, wajah, dll kan tidak ada logikanya, walaupun ada sedikit. ajari saja JST jika wajah begini berarti si ‘anu’ maka JST akan mengeluarkan ke si ‘anu’ jika ada gambar yg mirip si ‘anu’

  8. selamat malam pak, saya mau nanya, saya punya kasus untuk memprediksi curah hujan harian dengan metode RBF, yang saya mau tanya, misalnya data inputan saya tanggal 31 12 2016 itu kan untuk prediksi tgl 1 1 2017, nah jika saya mau memprediksi untuk tgl 2 1 2017, itu bagai mana ya?
    terimakasih

    • gunakan tanggal 1 hasil prediksi. dan karena jumlah data input harus sama maka satu data awal pertama harus dibuang agar jumlahnya sama. Misal data untuk memprediksi 1 1 2017 itu tanggal 1 1 2016, maka harus dibuang tanggal itu karena bergeser (diisitilahkan dengan ‘moving window’) dan dimulai dari 2 1 2016 diakhiri tgl 1 12017 untuk memprediksi 2 1 2017

  9. Maaf pak mau tanya, nilai momentum itu nilai apa ya? Kemudian target itu d dapat dr mana ya pak kalo untuk prediksi harga sembako. Apa ada rumus untuk target? Jika frekuensi bulanan. Terimakasih mohon tanggapannya.

    • momentum yg mana? bobot?
      target itu hasil “kepakaran”. bisa juga hasil yang ingin diraih. Misal ada siswa yang miskin, pintar, maka target beasiswa ya “diberi”.
      Coba saja iseng2 melatih JST perkalian, jika input1=2 dan input2=3, tentu targetnya =6. lanjutkan dgn beberapa data latih yang lain, maka JST bisa menghitung 2.3 x 3.4 misalnya tanpa tahu kalau itu sebenarnya kali-kallian.
      Tentu saja keunggulan JST bukan utk perkalian yg lebih cepat dan akurat dengan menggunakan rumus perkalian saja. Kenunggulannya jika dilatih mendeteksi gambar yang tidak ada rumusnya, seperti kita yg sanggup membedakan wajah seseorang otomatis tanpa tahu hitung2an wajahnya

  10. Terimakasih pak pencerahannya, kalo setelah memasukan rumus step 1-9 , apa ada rumus lagi untuk menentukan hasil untuk prdiksi tahun dpan pak?

    • step 1-9 yang mana ya? tiap memprediksi tahun berikutnya, satu variabel terlama digeser ke setelahnya, dan terbaru diisi oleh variabel tahun terbaru, begitu seterusnya kalau prediksi dengan JST

  11. terima kasih artikel nya.sangat bermanfaat sekali, saya ada pertanyaan dalam rumus fungsi aktivasi ada huruf ‘e’ itu artinya apa ya?
    Terima kasih

    • tergantung kasus. Misalnya kasusnya kita ingin menampilkan bilangan genap bobotnya ya 2. Misal input 1, maka output: 1×2. Sementara jika ganjil, bobot 2 bias +1. Misal input 1 maka output 1×2+1=3. Tetapi biasanya input lebih dari 1.

  12. Selamat siang, saya sedang mengerjakan tugas terkait dengan backpropagation levenverg marquardt. Saya bingung saat membentuk matrik jacobian. Bagaimana caranya membentuk matrik jacobiannnya. Terimakasih mojon bantuannnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s