Kode Warna HTML

Banyak referensi kode warna dijumpai di internet. Saya sendiri memerlukan referensi tersebut sewaktu-waktu. Terkadang repot juga ketika butuh, tidak ada catatan tentang kode tersebut. Terpaksa buka internet. Salat satu kode yang akurat adalah dari situs ini karena beragam warna tersedia.

Perhatikan, dengan mngklik warna hijau di pallete, langsung Color code muncul: #2EFE2E. Tapi untuk warna dasar bisa menggunakan kode berikut, sekaligus sebagai contekan jka sewaktu-waktu butuh:

  

  Nama Warna HEX RGB
 
Alice Blue #F0F8FF rgb(240, 248, 254)
 
Antique White #FAEBD7 rgb(251, 235, 217)
 
Aqua #00FFFF rgb(0, 255, 254)
 
Aquamarine #7FFFD4 rgb(115, 255, 216)
 
Azure #F0FFFF rgb(239, 255, 255)
 
Beige #F5F5DC rgb(245, 245, 223)
 
Bisque #FFE4C4 rgb(255, 227, 200)
 
Black #000000 rgb(0, 0, 0)
 
Blanched Almond #FFEBCD rgb(255, 234, 208)
 
Blue #0000FF rgb(0, 0, 255)
 
Blue Violet #8A2BE2 rgb(138, 43, 226)
 
Brown #A52A2A rgb(165, 42, 42)
 
Burly Wood #DEB887 rgb(222, 184, 135)
 
Cadet Blue #5F9EA0 rgb(95, 158, 160)
 
Chartreuse #7FFF00 rgb(127, 255, 1)
 
Chocolate #D2691E rgb(210, 105, 30)
 
Coral #FF7F50 rgb(251, 127, 80)
 
Cornflower Blue #6495ED rgb(100, 149, 237)
 
Cornsilk #FFF8DC rgb(225, 248, 220)
 
Crimson #DC143C rgb(220, 20, 60)
 
Cyan #00FFFF rgb(62, 254, 255)
 
Dark Blue #00008B rgb(0, 0, 139)
 
Dark Cyan #008B8B rgb(29, 139, 139)
 
Dark Golden Rod #B8860B rgb(184, 134, 11)
 
Dark Gray #A9A9A9 rgb(169, 169, 169)
 
Dark Green #006400 rgb(19, 100, 0)
 
Dark Khaki #BDB76B rgb(189, 183, 107)
 
Dark Magenta #8B008B rgb(139, 0, 140)
 
Dark Olive Green #556B2F rgb(85, 107, 47)
 
Dark Orange #FF8C00 rgb(251, 140, 1)
 
Dark Orchid #9932CC rgb(153, 50, 204)
 
Dark Red #8B0000 rgb(139, 5, 0)
 
Dark Salmon #E9967A rgb(233, 150, 122)
 
Dark Sea Green #8FBC8F rgb(143, 188, 144)
 
Dark Slate Blue #483D8B rgb(72, 61, 139)
 
Dark Slate Gray #2F4F4F rgb(47, 79, 79)
 
Dark Turquoise #00CED1 rgb(48, 206, 209)
 
Dark Violet #9400D3 rgb(148, 0, 211)
 
Deep Pink #FF1493 rgb(249, 19, 147)
 
Deep Sky Blue #00BFFF rgb(43, 191, 254)
 
Dim Gray #696969 rgb(105, 105, 105)
 
Dodger Blue #1E90FF rgb(30, 144, 255)
 
Fire Brick #B22222 rgb(178, 34, 33)
 
Floral White #FFFAF0 rgb(255, 250, 240)
 
Forest Green #228B22 rgb(34, 139, 35)
 
Fuchsia #FF00FF rgb(249, 0, 255)
 
Gainsboro #DCDCDC rgb(220, 220, 220)
 
Ghost White #F8F8FF rgb(248, 248, 255)
 
Gold #FFD700 rgb(253, 215, 3)
 
Golden Rod #DAA520 rgb(218, 165, 32)
 
Gray #808080 rgb(128, 128, 128)
 
Green #008000 rgb(27, 128, 1)
 
Green Yellow #ADFF2F rgb(173, 255, 48)
 
Honey Dew #F0FFF0 rgb(240, 255, 240)
 
Hot Pink #FF69B4 rgb(240, 255, 240)
 
Indian Red #CD5C5C rgb(205, 92, 92)
 
Indigo #4B0082 rgb(75, 0, 130)
 
Ivory #FFFFF0 rgb(255, 255, 239)
 
Khaki #F0E68C rgb(240, 230, 140)
 
Lavender #E6E6FA rgb(230, 230, 250)
 
Lavender Blush #FFF0F5 rgb(254, 240, 245)
 
Lawn Green #7CFC00 rgb(124, 252, 2)
 
Lemon Chiffon #FFFACD rgb(255, 250, 205)
 
Light Blue #ADD8E6 rgb(173, 216, 230)
 
Light Coral #F08080 rgb(240, 128, 128)
 
Light Cyan #E0FFFF rgb(224, 255, 255)
 
Light Golden Rod Yellow #FAFAD2 rgb(250, 250, 210)
 
Light Gray #D3D3D3 rgb(211, 211, 211)
 
Light Green #90EE90 rgb(144, 238, 144)
 
Light Pink #FFB6C1 rgb(252, 182, 193)
 
Light Salmon #FFA07A rgb(251, 160, 122)
 
Light Sea Green #20B2AA rgb(40, 178, 170)
 
Light Sky Blue #87CEFA rgb(135, 206, 250)
 
Light Slate Gray #778899 rgb(119, 136, 153)
 
Light Steel Blue #B0C4DE rgb(176, 196, 222)
 
Light Yellow #FFFFE0 rgb(255, 255, 224)
 
Lime #00FF00 rgb(63, 255, 0)
 
Lime Green #32CD32 rgb(50, 205, 50)
 
Linen #FAF0E6 rgb(250, 240, 230)
 
Magenta #FF00FF rgb(249, 0, 255)
 
Maroon #800000 rgb(128, 4, 0)
 
Medium Aqua Marine #66CDAA rgb(102, 205, 170)
 
Medium Blue #0000CD rgb(0, 0, 205)
 
Medium Orchid #BA55D3 rgb(186, 85, 211)
 
Medium Purple #9370DB rgb(147, 112, 219)
 
Medium Sea Green #3CB371 rgb(60, 179, 113)
 
Medium Slate Blue #7B68EE rgb(123, 103, 238)
 
Medium Spring Green #00FA9A rgb(62, 250, 153)
 
Medium Turquoise #48D1CC rgb(72, 209, 204)
 
Medium Violet Red #C71585 rgb(199, 21, 133)
 
Midnight Blue #191970 rgb(25, 25, 112)
 
Mint Cream #F5FFFA rgb(245, 255, 250)
 
Misty Rose #FFE4E1 rgb(254, 228, 225)
 
Moccasin #FFE4B5 rgb(254, 228, 181)
 
Navajo White #FFDEAD rgb(254, 222, 173)
 
Navy #000080 rgb(0, 0, 128)
 
Old Lace #FDF5E6 rgb(253, 245, 230)
 
Olive #808000 rgb(128, 128, 1)
 
Olive Drab #6B8E23 rgb(107, 142, 35)
 
Orange #FFA500 rgb(252, 165, 3)
 
Orange Red #FF4500 rgb(250, 69, 1)
 
Orchid #DA70D6 rgb(218, 112, 214)
 
Pale Golden Rod #EEE8AA rgb(238, 232, 170)
 
Pale Green #98FB98 rgb(152, 251, 153)
 
Pale Turquoise #AFEEEE rgb(175, 238, 239)
 
Pale Violet Red #DB7093 rgb(219, 112, 147)
 
Papaya Whip #FFEFD5 rgb(254, 239, 213)
 
Peach Puff #FFDAB9 rgb(253, 218, 185)
 
Peru #CD853F rgb(205, 133, 63)
 
Pink #FFC0CB rgb(252, 192, 203)
 
Plum #DDA0DD rgb(221, 160, 221)
 
Powder Blue #B0E0E6 rgb(176, 224, 230)
 
Purple #800080 rgb(128, 0, 128)
 
Rebecca Purple #663399 rgb(102, 51, 153)
 
Red #FF0000 rgb(255, 0, 0)
 
Rosy Brown #BC8F8F rgb(188, 143, 142)
 
Royal Blue #4169E1 rgb(65, 105, 225)
 
Saddle Brown #8B4513 rgb(139, 69, 19)
 
Salmon #FA8072 rgb(250, 128, 114)
 
Sandy Brown #F4A460 rgb(244, 164, 95)
 
Sea Green #2E8B57 rgb(46, 139, 87)
 
Sea Shell #FFF5EE rgb(255, 245, 238)
 
Sienna #A0522D rgb(160, 82, 45)
 
Silver #C0C0C0 rgb(192, 192, 192)
 
Sky Blue #87CEEB rgb(135, 206, 235)
 
Slate Blue #6A5ACD rgb(106, 90, 205)
 
Slate Gray #708090 rgb(112, 128, 145)
 
Snow #FFFAFA rgb(255, 250, 250)
 
Spring Green #00FF7F rgb(63, 255, 128)
 
Steel Blue #4682B4 rgb(70, 130, 180)
 
Tan #D2B48C rgb(210, 180, 140)
 
Teal #008080 rgb(26, 128, 127)
 
Thistle #D8BFD8 rgb(216, 191, 216)
 
Tomato #FF6347 rgb(250, 99, 71)
 
Turquoise #40E0D0 rgb(64, 224, 208)
 
Violet #EE82EE rgb(238, 130, 238)
 
Wheat #F5DEB3 rgb(245, 222, 179)
 
White #FFFFFF rgb(255, 255, 255)
 
White Smoke #F5F5F5 rgb(245, 245, 245)
 
Yellow #FFFF00 rgb(255, 255, 0)
 
Yellow Green #9ACD32 rgb(154, 205, 49)

 

Referensi:

  • dianagung.com
  • html-color-codes.info/
  • w3schools.com/cssref/css_colors.asp

 

Error mclmcrrt7x.dll pada Hasil Kompilasi Matlab

Lanjutan dari postingan yang lalu tentang instal Matlab yang digunakan untuk kompilasi program, banyak di internet pertanyaan mengenai setelah kompilasi sukses dikerjakan tetapi executable program tidak berjalan dengan semestinya dan muncul pesan kesalahan di bawah ini.

Banyak komentar yang menjawab masalah-masalah tersebut, dari yang ilmiah hingga yang aneh-aneh. Setelah membaca kilat komentar-komentar yang kebanyakan dengan bahasa Inggris tersebut ada satu komentar yang cukup OK, yaitu RESTART. Gitu saja, kebanyakan, termasuk saya, malas kalau me-reset komputer sehabis menginstall. Maklum laptop tua yang kalau restart lama banget. Akibatnya ketika menjalankan program hasil kompilasi tersebut tidak dijumpai dll yang memang terisi setelah restart. Masalah ini mirip menjalankan program aplikasi Matlab pada komputer yang tidak terinstal Matlab di dalamnya. Program exe tidak bisa dijalankan terlebih dahulu kecuali menjalankan exe paket yang diperoleh ketika kompilasi (cukup besar juga sekitar ratusan Mb). Paket tersebut menginstall dll Matlab yang gratis diinstall pada komputer target.

Saat ini saya masih menghadapi problem di Matlab 2013 dan 2014 yang gagal dalam mengkompilasi m-file menjadi exe. Anehnya pada Matlab 2015 berjalan, walau ada sedikit masalah ketika melakukan kalkulasi.

Masalah Lisensi yang Expired pada Matlab

Saat ini beberapa Matlab versi jadul dipaksa memperbaharui lisensinya, kalau tidak, aplikasi tersebut tidak dapat digunakan. Taktik ini cukup berhasil dan banyak yang terpaksa membeli versi student Matlab dengan harga lisensi sekitar Rp 2 jt-an (tanpa toolbox). Sayangnya untuk versi student tidak disertai dengan fasilitas kompilasi menjadi executable program.

Tetapi jangan khawatir, Matlab jadul, misalnya 2007a dan masih dapat digunakan. Saya sendiri terkadang menggunakannya untuk mengkompilasi M-file. Kebanyakan berhasil dengan baik. Untuk mengatasi problem lisensi dapat menggunakan taktik berikut:

  • Gunakan vmware tanpa koneksi internet dan instal Matlab di dalamnya
  • Mundurkan tahun pada tanggal komputer. Sesederhana itu dan Matlab 2007a, 2008b atau sebelumnya siap digunakan.

Mengapa saya suka Matlab 2007a? ternyata untuk jaringan syaraf tiruan versi inilah yang terbaik dibanding dengan 2008b (lihat post yang lalu). Cukup uji saja dengan training dan testing logika XoR. Semoga bermanfaat.

[Update: 29.4.2018]

Iseng-iseng mengaktivasi ulang Matlab 2008b dengan lisensi 2013b ternyata bisa juga. Akhirnya bisa beraktivitas lagi dengan Matlab versi 2008b yang cepat.

Problem pada Edit Menu dan Sidebar Menu di OJS 3.1

Ada sedikit masalah ketika menambahkan satu menu baru di bawah about misalnya “editorial team”. Beberapa user bisa tetapi ada satu user yang tidak berhasil menambahkan menu tersebut. Kuncinya ternyata di menu terdiri dari dua jenis:

  • User Menu, dan
  • Primary Menu

Video berikut memperlihatkan tampilannya. Perhatikan jika tidak muncul, tinggal drag saja unassigned menu ke kiri agar tampak. Gunakan primary menu agar tampil di menu khusus jurnal yang dilihat (jila lebih dari satu jurnal dalam situs OJS).

Side Bar Menu

Ada lagi masalah dalam OJS 3.1 yaitu tidak bisa mengupload suatu gambar. Misalnya di sidebar (menu yang ada di sisi kanan OJS) akan ditayangkan “indexed by” dengan tampilan logo Google Scholar dan Sinta, ternyata tidak bisa upload gambar. Solusi sementara sebelum menemukan jawaban pastinya adalah dengan mengarahkan gambar ke sumber lain. Lihat video berikut. Sekian semoga sedikit banyak bermanfaat.

Instruksi Keluar dari Kalang (Loop) pada Matlab

Beberapa hari ini ada sedikit masalah ketika mengkonversi program yang dibuat dengan M-file menjadi berbasis Graphic User Interface (GUI). Program tersebut mengkalkulasi secara serial beberapa lahan yang akan dioptimasi. Ketika tidak semua lahan dioptimasi, tentu saja ketika sampai ke lahan terakhir, program harus keluar dari proses kalkulasi dan merangkum hasilnya.

Instruksi GOTO

Untuk rekan yang pernah belajar bahasa pemrograman jadul (BASIC, Fortran, dan sejenisnya) pasti mengenal instruksi GOTO tersebut. Matlab tidak menyediakan instruksi tersebut, tetapi beberapa volunteer berhasil membuat fungsi goto() yang mengarahkan urutan program ke lokasi tertentu (berbasis nomor baris atau dalam bentuk string label). Silahkan kunjungi situsnya, dan jalankan beberapa sample programnya.

Example 22:

  • a = 0;
  • 2-
  • goto([6,6,6,6,6,6,9])
  • return
  • 5-
  • 6- a = a + 1;
  • 7- goto(‘End’)
  • 8- return
  • 9- msgbox(num2str(a))
  • 10-
  • 11- % LABEL End

Tampak instruksi goto mengarahkan ke baris perintah 6,6,6,6,6,6, dan terakhir 9. Perhatikan juga selain dengan baris instruksi, goto juga bisa mengarahkan ke label ‘End’ di akhir program. Instruksi goto di berbagai bahasa pemrograman sudah jarang dipakai dan sangat tidak disarankan untuk digunakan.

Break, Return, dan Continue

Tadinya lumayan lega setelah mengunduh fungsi goto(). Tetapi ternyata bermasalah ketika jalan di GUI, entah mengapa. Akhirnya, setelah sedikit mengutak-atik struktur program digunakanlah satu dari tiga fungsi penghentian proses, yaitu continue. Sebenarnya fungsi ini telah saya kenal lama, tetapi jarang dipakai. Namun ketika diterapkan di fungsi serial tersebut, tidak bisa karena bukan instruksi kalang/loop.

Ternyata jawabannya sederhana. Buat saja kalang dengan iterasi berjumlah satu. Ketika dijumpai kondisi tertentu, gunakan continue untuk keluar dari kalang tersebut. Misalnya dengan instruksi berikut.

  • JPLnew=JPLnew-1
  • if JPLnew == 0
  • continue
  • end

Misalnya saya ada 10 proses dan user hanya meminta 5 saja secara berurutan, maka tiap proses harus berkurang 1 dan ketika ditemui nilai nol, program harus loncat keluar 10 proses tersebut (hanya diminta lima). Agar keluar dari kalang, gunakan saja kalang dengan satu iterasi sebelum proses.

  • iteratian=1
  • JPLnew=JPL
  • for i=1:iteration
  • …….

Perhatikan perbedaan break, return dan continue dengan cara mengetik help break/return/continue pada command window. Sekian, semoga bermanfaat.