Penyetaraan Ijazah Luar Negeri

Berbeda dengan rekan-rekan yang studi lanjut di dalam negeri, untuk yang kuliah di luar negeri setelah selesai dan ijazah diperoleh, harus melakukan proses terkahir, yaitu penyetaraan ijazah luar negeri. Sejak 1 Maret 2018, untuk melaksanakan penyetaraan ijazah dapat dilakukan secara online di situs resminya: http://ijazahln.ristekdikti.go.id/ijazahln/.

Sesuai dengan namanya, yaitu “penyetaraan”, maka proses tersebut tidak bermaksud mengakui atau tidak mengetahui ijazah yang diterbitkan dari luar negeri, “Penyetaraan Ijazah Luar Negeri Bukan dimaksudkan untuk menentukan diakui atau tidaknya ijazah dan gelar yang diperoleh seseorang dalam menempuh pendidikannya diluar negeri, akan tetapi lebih kepada menentukan gelar yang diperoleh tersebut setara dengan ijazah jenjang pendidikan yang berlaku di Indonesia”.

Mempersiapkan Berkas-Berkas

Berkas yang utama tentu saja scan ijazah dan transkrip. Karena dibatasi beberapa mega saja, perlu diturunkan resolusinya. Ada dua pilihan dalam mengajukan yaitu apakah yang mengajukan seorang dosen atau tidak. Terus terang saya belum mengetahui yang bukan dosen, kalau yang untuk dosen banyak berkas-berkas yang harus disiapkan. Ijin belajar perlu juga dipersiapkan. Tentu saja dosen pasti memilikinya. Surat Keterangan Pendamping Ijaza (SKPI) yang menyertai ijazah. Banyak pertanyaan surat tersebut di grup studi lanjut yang saya ikuti. Untungnya di kampus tempat saya kuliah menyediakan surat keterangan mengenai ijazah yang saya peroleh, misalnya mengatakan bahwa bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris dan lain-lain. Jadi sebelum balik, ada baiknya meminta surat itu, yang kebanyakan tidak diberikan jika tidak meminta (opsional). Repot kan kalau sudah balik tetapi lupa menyiapkan surat tersebut. Nah, berkas menjengkelkan lain yang perlu disiapkan adalah syllabus perkuliahan yang biasanya diperoleh oleh mahasiswa baru dalam bentuk buku panduan akademik. So, jangan sampai lupa. Harus discan terpisah karena situs penyetaraan ijazah meminta tiga berkas yaitu: silabus, jurusan, dan gelar akademik.

Tahapan Proses

Langkah pertama adalah registrasi lewat email. Setelah itu pendaftaran dapat dilakukan, dilanjutkan dengan upload berkas-berkas hingga statusnya menjadi draft. Ada sedikit kendala ketika upload yang kerap gagal. Mungkin harus diverifikasi dahulu sebelum boleh upload. Hasil verifikasi dapat diketahui lewat email, jadi jangan segan-segan lihat email karena setiap tahapan akan dikabari via email. Setelah uplad berhasil, maka status menjadi diajukan. Selang beberapa hari, proses akan berubah menjadi diterima yang artinya ijazah luar negeri kita sudah disetarakan.

Pengambilan Berkas

Sayangnya berkas harus diambil langsung (atau dengan surat kuasa) ke gedung DIKTI di Jakarta. Repot kan jika tinggal di Papua atau yang bekerja di luar negeri. Kalau ada fasilitas kirim online mungkin sip deh. Oiya, diterima belum bisa diambil karena menunggu peroses pencetakan dan pengesahan. Diambil di jam kerja senin – jumat. Parkir di gedung sebelahnya ya kalau ga kebagian karena selalu penuh. Status juga dapat dilihat dari link berikut, tanpa login terlebih dahulu (bahaya juga ya).

Penulis: rahmadya

I'm a simple man .. Lahir di Sleman Yogyakarta, 7 Juni 1976 TK : - (tidak ada TK di tj Priok waktu itu) SDN : Papanggo, Jakarta 83 - 89 SMPN : 129, Jakarta 89 - 92 SMAN : 8, Yogyakarta 92 - 95 Univ. : Fak. Teknik UGM, Yogyakarta 95 - 2001 Pasca. : Tek. Informatika STMIK Nusa Mandiri, Jakarta 2008 - 2010 Doctoral : Information Management Asian Institute of Technology, Thailand 2013 - 2018 Pekerjaan: Tek. Komputer AMIK BSI Jakarta : 2002 - 2005 IT Danamon Jakarta : 2005 - 2008 Tek. Informatika STMIK Nusa Mandiri Jakarta : 2005 - 2008 Univ. Darma Persada : 2008 - Skrg Fakultas Teknik Universitas Islam "45" Bekasi : 2008 - Skrg ( Homebase)

10 tanggapan untuk “Penyetaraan Ijazah Luar Negeri”

  1. halo mas, saya koq setiap kali mau submit penuh terus ya, saya jadi bingung harus submit jam brp. padahal udah paling pagi jam 8.00, adakah tips yang bisa saya lakukan mas?

    1. itu juga saya bingung. waktu itu sempat putus asa juga, bahkan sempat saya daftar akun baru (harusnya ga perlu). Tiba2 pas iseng2 upload (waktu itu lupa jam berapa), eh bisa upload. entah kenapa, padahal tidak saya utak-tuik. oiya, coba saja replay email sebelumnya dari situs penyetaraan ijasah, jawab terima kasih sudah diaktivasi akunnya … coba saja, soalnya habis itu saya bisa submit (atau mungkin kebetulan aja sih)

    1. saya juga bingung, tapi saya masukan saja ijasah karena ada tulisan di ijazah “doctor of philosophy”, atau surat lain jika menunjukan info itu, seperti pada transkrip dan pengantar ijazah. Sepertinya tidak terlalu diperiksa. Kecuali jika gelarnya unik seperti Doctor of Technical Science, Doctor Rar Net, D. Eng/Dr. Eng, dll

  2. Hi Mas Rahmadya

    Saya sudah lebih 1 bulan submit berkas penyetaraan (15 November 2018). Sampai sekarang gak ada progress seperti yang dikatakan dlm protalnya. Bahkan tanggal submit sayapun tidak ada, Juga tak satu emailpun yang saya terima. Satu2nya status adalah “Ditujukan ke tim penilai” (tidak ada dalam SOP nya). Sudah 2 kali saya telpon untuk menanyakan masalah ini dengan balasan telah dikonfirmasikan pada bagian terkait. Mohon saran. Terima kasih.

    1. saya bikin akun lagi untuk submit. situs ijazah online sepertinya masih semi online, ada bagian verifikasi yang mungkin saja terlewat. Ketika mengambil berkas langsung ke DIKTI saya bertemu seseorang yang daftar offline, verifikasi di tempat dan selesai hari itu juga, sementara saya yg online butuh waktu dan ujung-ujungnya harus diambil langsung juga (walau bisa diwakilkan sih)

  3. Hi mas rahmadya,

    Saya sudah 2x mencoba mensubmit document penyetaraan ijasah di website resmi DIKTI namun sudah 2x pula DIKTI menunda penyetaraan ijasah saya dengan alasan sebagai berikut

    “Mohon melampirkan visa student selama masa studi dengan benar dan melampirkan surat pengakuan terhadap perguruan tinggi dan program studi tersebut dari pemerintah setempat atau badan akreditasi atau perwakilan republik indonesia setempat”.

    Permasalahannya adalah saya tidak tau di questionare mana saya harus perbaiki terutama di bagian “ melampirkan surat dari pemerintah setempat”

    Saya berharap mas rahmadya berkenan membantu saya

    Terimakasi

    1. saya dulu nggak pakai seperti itu. boleh tahu di negara mana? Apakah Taiwan? Rekan sy yang di taiwan pun waktu itu ga ditanya macam2 seperti itu walau tidak ada hubungan diplomatik Indonesia dan Taiwan. Takutnya aturan baru dan sepertinya harus datang ke DIKTI langsung kalau begitu biar jelas.

      1. halo mas,

        asal negaranya Australia mas, kalo saya boleh tau waktu mas menyetarakan ijasah online bukan?
        saya berserta bapak sudah mencoba guessing questionare mana yang harus di ganti dan hasilnya tetep nihil mas

  4. Hi mas rahmadya,

    Saya sudah 2x mencoba mensubmit document penyetaraan ijasah di website resmi DIKTI namun sudah 2x pula DIKTI menunda penyetaraan ijasah saya dengan alasan sebagai berikut

    “Mohon melampirkan visa student selama masa studi dengan benar dan melampirkan surat pengakuan terhadap perguruan tinggi dan program studi tersebut dari pemerintah setempat atau badan akreditasi atau perwakilan republik indonesia setempat”.

    Permasalahannya adalah saya tidak tau di questionare mana saya harus perbaiki terutama di bagian “ melampirkan surat dari pemerintah setempat”

    Saya berharap mas rahmadya berkenan membantu saya

    Terimakasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.