Mengkoneksikan Database Ke Matlab – Bagian 3

Mengambil data dari database lewat GUI membutuhkan sedikit pengetahuan mengenai sistem kerja GUI dan M-File pada Matlab. Jika tulisan ini pertama kali Anda baca sebaiknya Anda lihat materi sebelumnya di: BAG 1 dan BAG 2 . Jika sudah Anda mengerti, barulah bisa mengikuti tulisan ini, tentu saja sambil membuka Matlab Anda. Berhubung ActiveX  antara satu komputer dengan komputer lainnya berbeda, di sini untuk melihat data yang kita ambil saya menggunakan objek “Table” pada GUI. Coba kita mulai dari awal, buka GUI dengan mengetik guide di command window atau dengan cara File – New – GUI di pulldown menu. Pilih Blank GUI karena kita akan membuat GUI dari nol. Karena hanya sekedar mengakses database, coba rancang bentuk berikut ini yang rencananya nanti tabel tersebut akan berisi data yang dipanggil oleh GUI tersebut.


Untuk mengisi nama kolom, klik kanan pada tabel tersebut pilih Properti Editor … Isikan nama-nama kolom sesuai dengan tabel yang anda miliki. Untuk menambah kolom ketikkan klik insert, lalu isi nama pada kolom kosong seperti berikut ini.


Klik Apply dan OK jika sudah selesai, maka Anda telah berhasil membuat tabel kosong yang nantinya akan kita isikan datanya lewat script. Jika tabel dan ODBC sudah Anda buat, mari kita mencoba mengakses data dari database tersebut dengan toolbox database yang disediakan oleh matlab. Perhatikan ujung kanan bawah Matlab Anda, ada tulisan Start bukan? Banyak pengguna Matlab baru yang tidak “ngeh” dengan tombol tersebut. Coba tekan, arahkan ke toolbox, lalu pilih Visual Query Builder pada database. Gunakan cara seperti pada tulisan saya terdahulu . Berikutnya agar bisa diterapkan di GUI yang baru kita buat, maka kita mau tidak mau harus mengkonversi menjadi bahasa Matlab dengan cara mengklik: Query – Generate M-File. Oiya, pilih seluruh Fields (kode, nama dan harga) dan isikan databrg pada MATLAB workspace variable.


Hasilnya adalah serangkaian kode Matlab yang berisi koneksi database dilanjutkan dengan script SQL ambil data (Select). Simpan dan beri nama dengan nama ambildata. Sekarang kembali ke GUI yang telah Anda buat, coba jalankan (RUN) sehingga Anda akan diminta mengisi nama file GUI itu, beri nama, misalnya data. Masih kosong? Tentu saja karena belum kita isi programnya. Pada grid_opening function isikan dengan script m-file hasil generasi dari querybuilder. Bingung? Coba anda klik simbol “f” di M-file editor anda, maka akan muncul grid_openingfunction, klik maka anda diarahkan ke function tersebut. Function itu dieksekusi saat GUI dijalankan. Coba edit script berikut ini, dengan menginsert script ambildata ke data_openingfcn:


Oke, kembali ke command window, coba ketik ambildata agar variabel databrg muncul di workspace. Mengapa? Nanti Anda akan tahu sendiri maksudnya. Di fasilitas help mungkin tidak ada, tetapi jika Anda memiliki bakat “utak-atik” tentu akan menemukannya. Buka GUI dan klik kanan pada tabel dan pilih table property editor. Ribet ya bolak balik? Kalau tadi anda mengedit kolom untuk mengisi kode, nama dan harga, di sini anda klik Data untuk mengisikan data. Nah, karena Anda sudah menjalankan script ambildata, muncul dah di sana variable databrg, klik pada variabel tersebut, lanjutkan dengan apply dan OK.


Harusnya Anda melihat ada isian pada list data (conn, databrg, e dan s). Jika tidak berarti Anda belum menjalankan instruksi yang saya berikan di atas. Jika sudah, coba Anda jalankan GUI yang telah anda buat, hasilnya adalah GUI tersebut berhasil mengakses database kemudian diambil datanya dan diletakkan di objek tabel pada GUI.


Selamat mencoba, pusing dikit ga pa pa kan? Sumpah .. itu cara paling gampang !!!


Rahmadya Trias Handayanto

Membuat Frame (Form) di Netbeans

Hari/Tgl/MK/Ruang: Jumat/04-04-11/Pemrograman Berorientasi Objek/Lab. Software

Setelah pertemuan sebelumnya membahas pembuatan kelas dan memanggilnya dengan Main(), sekarang kita mencoba membuat Form, yang merupakan GUI standar dalam setiap aplikasi yang dijual di pasaran.

Klik kanan pada package, pilih New – Jframe Form.


Berikutnya kita akan membuat Layout Frame sebagai berikut. Untuk mudahnya biarkan nama variabel defaultnya.


Dobel klik pada HITUNG, maka kita akan masuk ke menu pembuatan source code. Isi sebagai berikut:

hitungLuas p = new hitungLuas();

p.setPanjang(jTextField1.getText());

p.setLebar(jTextField2.getText());

this.jTextField3.setText(“”+p.getLuas());

Maka dengan mengklik kanan frame pada project explorer, dilanjutkan “Run File” akan dihasilkan tampilan sebagai berikut:


Coba praktekan sendiri, jika ada error itu biasa, namanya belajar,


Rahmadya Trias Handayanto

Membuat Kelas Persegi Panjang

Hari/Tgl/MK/Ruang: Jumat/08-04-11/Pemrograman Berbasis Objek

Salah satu ciri khas Pemrograman Berorientasi Objek adalah munculnya Kelas pembentuk suatu objek. Oleh karena itu kita akan mencoba membuat sebuat kelas, misalnya persegi panjang dengan atribut “panjang” dan “lebar” dan operasi “luas”.

 


Gambar di atas adalah sebuah diagram Class dengan tiga sekat terdiri dari Nama, Atribut dan Operasi berturut-turut dari atas ke bawah. Akan kita coba buat dengan menggunakan bahasa Java dengan software terkenalnya “Netbeans”.


Setelah Netbeans muncul, klik File – New Project, pilih “Java Application”, dilanjutkan dengan memilih letak fisik dari file projek tersebut. Karena drive C di defreeze, letakkan di D:\<nama_mhs>. Pada Source Package, secara otomatis akan muncul nama paket yang baru anda buat.


 

public class hitungLuas {

private double panjang;

private double lebar;

public void setPanjang(String panjang) {

setPanjang(Double.parseDouble(panjang));

}

public void setPanjang(double panjang) {

this.panjang = panjang;

}

public double getPanjang() {

return panjang;

}

public void setLebar(String lebar) {

setLebar(Double.parseDouble(lebar));

}

public void setLebar(double lebar) {

this.lebar = lebar;

}

public double getLebar() {

return lebar;

}

public double getLuas() {

return getPanjang() * getLebar();

}

}

Kelas tidak dapat serta merta di jalankan karena tidak memiliki Main(). Oleh karena itu, misalnya kita akan memanggil sebuah objek baru (dikenal dengan istilah instance) dengan panjang=10 dan lebar =20. Buka source Main(), ketik berikut ini:

public static void main(String[] args) {

hitungLuas objek1 = new hitungLuas();

 

objek1.setLebar(10);

objek1.setPanjang(20);

 

System.out.println(“Luas ” + objek1.getLuas());

}

Klik kanan pada main di project explorer, maka pada kolom hasil tampak sebagai berikut:


NOTE: Pada netbeans progammer sudah diberi tahu di mana letak penulisan program yaitu pada tulisan: // TODO code application logic here . Untuk public static … dst, tidak perlu ditulis lagi. Sebagai tambahan, nama kelas yang saya buat hitungLuas(), mungkin berbeda dengan nama kelas yang Anda buat.

Untuk kelas pada Netbeans terlihat sebagai berikut:


Tampak: Nama Kelas = hitungLuas, Atribut: -lebar: double, -panjang: double sedangkan operation: getLebar():double, getLuas():double, dst.

Selamat Mencoba,


Rahmadya Trias Handayanto

Mengkoneksikan Database Ke Matlab – Bagian 1

Berikut ini akan kita coba menghubungkan Matlab dengan sebuah database, misalnya Microsoft Access 2007. Cara termudah yang menjadi favorit siswa-siswa adalah dengan Open Database Connectivity (ODBC) Windows. Untuk Matlab yang diinstall di Linux, terpaksa Anda menggunakan Java Database Container (JDBC) untuk mengakses database. Buat database berikut, beri nama rab.mdb dan buat satu tabel dengan field2 kode, nama, dan harga.


Baik, kita mulai langkah awal membuat ODBC. Buka Control Panel – Administrative Tool, pilih ODBC. Maka akan muncul jendela ODBC. Klik Add untuk menambah suatu ODBC baru.


Berikutnya Anda diminta memilih driver sesuai software database yang Anda gunakan. Untuk kasus ini pilih Microsoft Access Driver (*.mdb, *.accdb).


Kemudian Anda diminta untuk memberi nama ODBC yang akan diakses Matlab, pilih Select untuk memilih file Microsoft Access, cari letak file tersebut di komputer Anda.


Klik OK, dan Anda telah berhasil membuat ODBC. Untuk tulisan berikutnya kita akan belajar mengkoneksikan ODBC tersebut dengan Matlab. Cao ..


3AS

TUGAS RPL

Jawab dengan Singkat Soal Essay berikut ini:

  1. Tujuan Prinsip dan Konsep Desain
  2. Desain harus menyediakan gambaran utuh dari PL, menggambarkan domain data, fungsional, dan perilaku dari perspektif implementasi …
  3. Desain dan Kualitas merupakan bagian dari …
  4. Ditandai dengan pergerakan data sepanjang jalur masuk yang mengkonversikan informasi dunia eksternal ke dalam suatu transaksi, disebut aliran …
  5. Kaji model sistem fundamental, langkah dalam ..
  6. Memhami model data, struktur data, database, data warehouse, desain data pada level komponen, merupakan tujuan dari metode …
  7. Memfokuskan diri pada 3 area perhatian adalah bagian dari desain …
  8. Citra sistem yang ada dikepala seorang pemakai akhir dikenal dengan istilah …
  9. Apakah help dapat diperoleh untuk semua fungsi sistem, merupakan masalah …
  10. Jumlah aksi, perintah, dan keadaan sistem yang diindikasikan oleh model desain, menunjukkan beban memori pada pemakai sistem, merupakan bagian dari evaluasi …
  11. Sebutkan 4 Tim Implementasi yang terlibat…
  12. Sebutkan Teknik dan Alat Bantu Pelatihan …
  13. Sebutkan 4 Software untuk Pelatihan Interaktif …
  14. Sebutkan 4 area utama dokumentasi
  15. Tujuan dokumentasi!
  16. Proses Testing meliputi …
  17. Input yang digunakan untuk menguji sistem dan memprediksi output dari input jika sistem beroperasi sesuai dengan spesifikasi, disebut test …

Sebutkan 4 Pendekatan Strategis Pengujian PL

Membuat Domain dan Hosting Gratis

Buat account di co.cc untuk mendafarkan nama, pilih ketersediaannya apakah ada dan gratis? Karena ada kemungkinan tersedia tapi bayar. Oleh karena itu cari yang gratis dan tersedia.

Misalnya, www.julyawan.co.cc tersedia dan gratis, maka gunakan sebagai nama domain. Klik Lanjutkan ke pendaftaran, untuk mendaftar. Setelah muncul peringatan sukses , Anda akan diminta melakukan setup terhadap domain tersebut. Klik Set Up.

Ada tiga pilihan, yaitu: Name Server, Zona Records, dan URL Forwarding. Yang terakhir adalah yang paling gampang karena kita tinggal memasukan alamat blog/situs yang akan dimirror. Karena kita menggunakan hosting gratis www.000webhost.com maka kita pilih name server.

B. SETUP SERVER

Jika belum memiliki account, daftar segera account Anda di www.000webhost.com. Kemudian daftarkan domain name Anda. Maka Anda akan menerima IP, name server sertal login ke server tersebut.

Anda berhasil menghubungkan ke domain name Anda. Klik Back to Account List, maka Anda akan mendapatkan informasi domain-domain name Anda. Sebaiknya jangan lebih dari satu nama, karena Anda akan diminta bayar.

Untuk melakukan seting lebih lanjut (php & mysql) klik saja Go To CPanel. Tetapi kita kembali dulu ke co.cc untuk memasukan name server.

Dari informasi akun, tampak domain=julyawan.co.cc, user name a6344766 dengan name server= server22.000webhost.com dengan IP 66.96.212.85. Silahkan setting di co.cc yang telah Anda buat. Perhatikan, server name berbeda dengan name server. Di sini name servernya:

  1. ns01.000webhost.com
  2. ns02.000webhost.com

Isikan name server seperti berikut:

Klik SETUP. Klik OK saat muncul tulisah: “your change has been submit”.

Selamat, Anda telah berhasil membuat domain name beserta hosting gratis. Coba buka www.julyawan.co.cc, apakah sudah muncul? Jika belum muncul, tunggu hingga maksimal 48 jam. Situs Anda akan aktif. Jika sudah aktif akan muncul tampilan ” Your website is up and running”, misalnya: www.mesinunisma.co.cc.

Pemrograman Database dengan Applet

By: Rahmadya Trias Handayanto

Java menyediakan fasilitas Applet yang dapat berjalan lewat browser. Tentu saja dengan syarat komputer yang menjalankan applet tersebut telah terinstal Java Development Kit (JDK) yang gratis diungguh dari situs resmi Sun Microsystem. Tulisan ini bermaksud sebagai tutorial dasar membuat aplikasi Applet dengan database MySQL. IDE yang digunakan adalah netbeans yang dapat didonlot gratis di www.netbeans.org.

Buka netbeans IDE Anda lalu buat proyek standar baru. Klik kanan pada package pilih Applet Form. Jika tidak ada cari di Other lalu pilih AWT GUI Form. Maka akan muncul tampilan kosong GUI untuk Applet Anda. Untuk mempercantik tampilan drag pada Swing Container tombol “Panel” dan letakan di GUI kosong Anda. Pada jendela propterties ganti warna sesuai selera Anda.


Gambar GUI Kosong

Agar susunan kontrol dapat diletakan bebas di GUI editor maka kita harus mengklik kanan pada layar GUI, pilih layout kemudian klik “Free Design”. Tambahkan Label, TextField dan Button yang ada pada Swing Control ke GUI kosong Anda dan rubah menjadi NIP, Nama dan Cari. Sehingga jika program dijalankan dan ditekan tombol “Cari” maka akan memunculkan NIP dan Nama pada TextField tetapi akan memunculkan pesan “Data Tidak Ditemukan” jika NIP yang dicari tidak ditemukan.


Gambar Tampilan GUI Applet Hasil Rancangan

Tentu saja jika dirunning, program tersebut belum bisa dijalankan. Untuk menjalankannya kita harus membuat script dengan cara mengklik dua kali pada tombol “Cari”. Ketikan instruksi sebagai berikut:

 

try

{

{

Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”);

java.sql.Connection con = DriverManager.getConnection(“jdbc:mysql://localhost:3306/karyawan”,”root”,””);

java.sql.PreparedStatement stat = con.prepareStatement(“select * from tabelkaryawan where id=?”);

stat.setString(1,jTextField1.getText());

ResultSet r = stat.executeQuery();

 

if(r.next());

 

{

jTextField1.setText(r.getString(1));

jTextField2.setText(r.getString(2));

}

}

catch(Exception e) {

jTextField1.setText(“”);

System.out.println(“Data Tidak Ditemukan!”);

javax.swing.JOptionPane.showMessageDialog(null,”Tidak ada Data “+ e);

}

}

 

Buatlah database karyawan dengan satu tabel “tabelkaryawan” di MySql. Isikan beberapa nama. Kemudian jalankan, maka akan muncul tampilan sebagai berikut. Selamat Mencba !!


Gambar Tampilan Applet