IELTS

We have already known TOEFL as Test of English as Foreign Language, but now The International English language Testing System is a standard of English as well. Instead of listening, structure and reading comprehension, IELTS devide the test into: Listening, Reading, Writing and Speaking. From zero to nine, the score of IELTS is average of that test sessions. For example, I’ve got 6.0 band (overall) that consist scores of Listening, Reading, Writing and Speaking: 5.5, 6.0, 6.0, and 6.0 consecutively.

The range between each band is only 0.5, so we never heard IELTS score 5.25. IELTS gave a name for each band 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 and 9 as:

          0. : Did not attempt the test
  1. : Non User
  2. : Intermittent User
  3. : Extremely Limited User
  4. : Limited User
  5. : Modest User
  6. : Competent User
  7. : Good User
  8. : Very Good User
  9. : Expert User

The band 5.5 is called Nearly Competent User with word “Nearly”. If you want to study abroad, you must take IELTS Academic Test instead of General Test. For the social studies e.g. Law, Language, Nursery, Medical, Farmacy, and so on, you must reach band 7.0 in most universites, but for engineering sometimes band 5.5 is allowed, but becareful, the administrator also see the band for each sesion test. It is save if you got writing and speaking sessions at least 6.0 because some universities, e.g. University of Technology Sydney, gave the requirements IELTS band 5.5 but score for Writing and Speaking no less then 6.0.

Bongkar CVT

Setelah tiga tahun berjalan, akhirnya saatnya skywave-ku berganti v-belt dan roller. Harga keduanya lumayan mahal 145 ribu + 110 ribu. Terus terang, membongkar rumah v-belt (CVT) skywave cukup menjengkelkan karena selain mur baut yang berjumlah belasan, banyak bagian lain yang harus dilepas juga.

Sayang, setelah dipasang, CVT lupa dibersihkan sehingga masih terdengan “squeek” akibat sedikit selip pada v-belt saat torsi tinggi atau menerima kejuatan. Friends, ada yang bisa memberi saran, menyemprotkan cairan pembersih CVT (dijual bebas) tanpa melepas tutup CVT seperti pada MIO atau adiknya skywave (Skydrive) yang tinggal melepas atasnya saja L.

Wilujeng Sumping .. 2012

Setelah terdengar terompet .. petasan .. hingar bingar musik. Sekarang hanya terdengar jangkrik dan hujan rintik-rintik. Hanya mengamati dan mendengar tanpa menghakimi .. karena suara hanyalah suara, batin yang hening dan tenang .. tak berusaha menyimpulkan. Caruk marut bangsa serta kekerasan yang merajalela .. tak boleh mempengaruhi jiwa.. yang sedang menjalani perannya. Hanya melakukan yang seharusnya dilakukan .. walaupun hanyalah setetes kebaikan. Karena mengingatkan sungguh berbeda dengan menyadarkan, maka dengan bekerja sepenuh hati yang sadar Insya Allah di tahun 2012 ini kedamaian dan kemajuan ada di mana-mana .. karena kita hidup di bumi yang sama dan memikul tanggung jawab yang sama sebagai wakil-Nya. Rahayu _/\_

My Lecturer Certification

Lecturer is not only a job but also a profession like lawyer, teacher, doctor, and so on. It needs a certification too. Lecturer like a doctor, a university can not directly make a doctor, as after graduate a medical student must get a liscence from the government in order to be a doctor. After a student graduate from university he/she can give a lecturer at some universities, but in order to be said a lecturer he/she must fulfill a minimum point. In Indonesia, a lecturer must have S2 degree with functional level lektor. Of course with S2 and functional level Asisten Ahli, someone is allowed to give a lecture but the goverment will not give a lecturer allowance.

It is not difficult to get lecturer certification in Indonesia. You only just follow the rule and do some activity you must do. That activity called lecturer work load. For some lecturer candidate, they feel difficult because doing research is a point that must be fulfill. Moreover, they also must doing a community service by using their skill. After you got S2 degree and functional level lektor, you only propose to your faculty and university for getting lecturer certification. Because of budget limit, the government give a quota for every universities. Thank’s god, the government give a chance to me at batch II in 2011, so I only take nine years to get a lecturer certification.

Interested again in Pencils

After filling a portofolio form of lecturer certification, I feel free now. I took a trip around Yogyakarta, and after buying a lot of book at gramedia Yogyakarta, I try to enhance my writing skill in in English. It is about pencil, the oldest tool for modern writing. You have used it when studying at elementary school.

In nineteen century, the philosophers  David Henry Thoreou developed pencil by his family manufacture. He separate pencil according to hardness and carbon contain in number 2, 3, 4, and so on. But the production stopped when England had found a big graphite resources which is a main component of pencils.

One advantage in using pencil is we can erase if we have an error on our writing. Of course we can use eraser for pen, but it leaves a stain in the paper, and sometime can break the paper. The pencil is appropriate for children who learn writing. It also has no dangerous liquid in ink as a mixture.

Now I always use pencil when taking an IELTS course at PPB UGM Yogyakarta. I do not know why I love pencil now. When I write something using a pencil, I can express my emotion and of course I use it for TOEFL and IELTS exam.

Aplikasi CATIA untuk “Tukang”

Beberapa waktu yang lalu, saya mendapat informasi akan dibuatnya meja untuk mahasiswa yang suka “lesehan” sambil internetan / “nasi kucingan”. Karena kurang sedap dipandang mata maka akan dibuat sebuah meja dan bangku satu paket (integrated). Munculah masalah karena tukang meminta gambar rancangan .. (busyet, tukang aja butuh disain). Akhirnya, karena saya bisanya CATIA terpaksa saya gambar (kira2 5 menit) dengan assembly design. Padahal .. CATIA dirancang pertama kali untuk membuat pesawat MIRAGE.

Untuk ukuran dengan mudah kita konversi dari assembly design menjadi drafting. Software2 gambar sekarang sudah memiliki fasilitas mengkonversi 3D ke 2D atau sebaliknya. Dan Alhamdulillah, walau ada sedikit perubahan dari rancangan, tidak beberapa lama, Meja-Bangku tersebut selesai dibuat dan sudah dirasakan manfaatnya.

Tapi ada sedikit kritik dari dosen pengelasan UNISMA, pak Wahyu .. ayo tebak, dimana letaknya??

Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi (SNIT) 2011

Di hari rabu yang cerah tanggal 18 Maret 2011 dilaksanakan Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi yang diselenggarakan oleh LPPM BSI di Jatiwaringin. Pemakalah utama antara lain Prof. Dr. Richardus Eko Indrajit, Dr. Onno W. Purbo, Romi Satria Wahono, M.Eng dan M. Wahyudi, MM, MKom. Tema seminar ini adalah dengan inovasi dan kreativitas diharapkan mampu mengembangkan jiwa kewirausahaan.

Pemakalah utama pertama adalah seorang Profesor dari Perbanas yang juga ketua APTIKOM, Prof. R. Eko Indrajit. Banyak hal-hal menarik dan unik dari ceramahnya. Beliau baru tiba dari pemakalah di MIT Harvard Amerika Serikat. Sangat jarang orang Indonesia yang diminta untuk menjadi pembicara di kampus besar di negeri Paman Sam. Pertama-tama dia menyinggung tentang beda antara kreativitas dan inovasi dengan jiwa kewirausahaan. Perbedaannya adalah bahwa hasil inovasi dan kreativitas adalah ide, sedangkan jiwa kewirausahaan adalah menjadikan ide itu suatu keuntungan. Sebenarnya ada dua jenis manusia yang mengakses internet, yaitu produsen dan konsumen. Produsen menghasilkan profit, sedangkan konsumen cenderung terlilit hutang. Dengan sedikit menghibur, prof Eko mengatakan biarlah negara miskin yang penting rakyatnya kaya. Ada sebuat pertanyaan oleh pa Eko tentang ponsel. Kita selama ini mengetahui bahwa indikator adanya telpon masuk pada Handphone adalah suara (nada dering) dan getaran. “Coba cari teknik lain yang mungkin sebagai alternatif dari suara dan nada getar !!” tanyanya. Pertanyaan ini sebenarnya bermaksud memancing kreativitas dari audiens. Jawaban pun bermunculan dan beraneka ragam dari yang logis seperti lampu ruangan yang mati/redup, suara alarm, hingga yang agak konyol seperti bau, keluar asap, nyetrum, bahkan hilang (karena tiga kali bunyi tidak diangkat). Beliau mencontohkan lagi misalnya tentang asuransi, sering kita lihat orang-orang yang menawarkan asuransi dor-to-dor, yang sangat membuat frustasi. Kita tentu cenderung mengelak saat marketing asuransi menghampiri kita. Coba kalau kita kreatif sedikit. Negara lain membolehkan penumpang pesawat memainkan handphone baik telepon maupun SMS. Seandainya para marketingnya sedikit kreatif, kirimkan saja SMS ke penumpang pesawat. Perlu diketahui saat pesawat menabrak awan atau melewati hutan dengan kadar oksigen berfluktuasi akibat disedot oleh pohon, pesawat itu akan bergetar. Tentu saja di fikiran para penumpang adalah kekhawatiran tentang keselamatan. Saat cemas, jika ada pesan: “Anda mau asuransi, jika ya ketik 1 dst”, tentu saja kemungkinan lakunya lebih besar. “Tapi itu bisa saja kan nanti pihak asuransi kerja sama dengan pilot, dengan membuat pesawat goyang-goyang yang dibuat-buat”, yang disambut tawa oleh para audiens. Sedikit otokritik terhadap peneliti kita adalah, kita cenderung merahasiakan hasil penelitian kita yang terkadang dibawa hingga mati. Padahal jika disebarkan, mungkin bisa bermanfaat oleh orang lain, tentu saja saudara-saudara kita yang memiliki jiwa kewirausahaan. Lemahnya jiwa kewirausahaan kita tampak dari negara-negara tetangga kita yang mengakses digilib ITB lalu mengembangkannya hingga dihasilkan patent yang laku dijual. Sebenarnya, negara kita lebih diuntungkan karena alasaan banyaknya masalah, karena masalah dapat menciptakan kreativitas. Negara-negara maju lainnya, sangat sulit mengembangkan kreativitas diakibatkan karena kemapanannya. Sempat juga saya berfikir, kenapa istilah dunia maya sekarang diganti menjadi Cyber? Ternyata jawabannya adalah, bukan Cuma luna “Maya”, Cut Tari juga, dilanjutkan dengan gelak tawa para hadirin. Sayang waktu yang disediakan oleh beliau hanya kurang dari 15 menit yang dilanjutkan oleh “Paman-nya” (yang dimaksud adalah Dr. Onno W. Purbo).

Berikutnya tampil P Onno yang dengan gayanya yang kocak menampilkan teknologi baru yang mensharring harddisk ke switch dan memutarkan film/lagu dari komputer Client. Kacau juga, yang ditayangkan lagunya Shakira dengan goyanganya. Ternyata teknologi yang dirancang tersebut lebih laris dijual di luar negeri. Onno merupakan pensiunan dari dosen ITB dan katanya, bekerja di rumah saja. Dengan jumlah millist yang banyak sehingga beliau menerima ribuan email setiap hari, yang hanya dijawab ratusan saja. Seringkali pertanyaan tersebut berulang. Tetapi ada manfaat positifnya, kita jadi tahu trend apa saja yang diinginkan oleh konsumen kita. Dan ternyata kebanyakan dari teknologi internet dan wireless, kebanyakan pertanyaan hanya seputar, bagaimana caranya mendapatkan internet murah/gratis, telpon murah/gratis dan sejenisnya. Oleh karena itu kita sebaiknya mengganti pemasangan iklan lewat spanduk, karena jarang spanduk dilihat oleh orang-orang yang membutuhkan. Dengan masuk ke suatu millist, kita dipastikan bergabung ke dalam orang-orang yang membutuhkan terhadap topik dari millist tersebut. Beliau mencontohkan tentang teknologi yang beberapa waktu lalu sempat booming, yaitu teknologi wajan bolik dengan wajan yang disisipi wirless USB yang dapat menjangkau tempat yang cukup jauh (RT-RW net). Ternyata teknologi itu muncul dari hasil tanya jawab di millist yang prosesnya hampir 4 atau 5 tahun. Muncul pertanyaan, apakah keuntungan dari kita melakukan sharing ilmu pengetahuan di Internet secara gratis? Seperti jawaban Pa Eko yang menganalogikan dengan penyanyi dan nyanyian. Beri saja mereka nyanyian, toh yang menyanyikan adalah penyanyi. Seperti misalnya Ariel, tentu saja berbeda nilainya jika lagu Ariel dinyanyikan oleh Uya Kuya misalnya. Sebagai contoh, suatu kampus mensharring materi perkuliahannya secara gratis. Jika seseorang telah mengetahui konten suatu kampus, tentu saja dia lebih mudah mengambil kebijakan apakah kuliah di kampus tersebut atau tidak. Jadi dari sisi marketing pun lebih baik, bahkan jika konten bagus, dosen menjadi laris menjadi pembicara di mana-mana. Onno purba menjawab dengan jawaban yang tidak jauh berbeda. Beliau mengisahkan banyak dosen-dosen yang pelit, bahkan diktat pun dirahasiakan, sehingga diistilahkan dengan dosen “Diktator”. Pernah ada kejadian dosen yang pelit membagi ilmu yang suatu ketika terkena stroke sehingga seluruh memorinya hilang. Coba seandainya dia rajin menulis, tentu masih ada yang tersisa dari buah pikirannya, bahkan jika orang tersebut meninggal masih meninggalkan sisa. Karena seperti ungkapan prof Eko sebelumnya, ada dua orang yang bisa hidup 1000 tahun yaitu Chairil Anwar (lewat puisi Aku) dan … “drakula”. Beliau senang sekali menjawab pertanyaan-pertanyaan baik dari millist maupun facebook. Tentu saja jika ada yang bertanya lewat email, cenderung akan diarahkan ke millist, karena email hanya penanya yang bersangkutan yang menjawab, berbeda dengan millist yang dilihat oleh anggota millist yang ribuan jumlahnya. Dia mengaku terkadang secara Cuma-Cuma melakukan sharing ilmu pengetahuan baik dari blog, maupun wikipedia. Jangan khawatir salah, toh nanti dari komentar ada yang membetulkan. Triknya adalah kita jangan menggurui, beri pernyataan yang jika salah tidak terlalu disalahkan, yakni berupa saran dengan kata kunci: “mungkin, barangkali, .. atau tolong perbaiki jika saya salah”. Oleh karena itu, kita sebaiknya membudayakan tulis-menulis, karena tulisan bisa berdampak sangat dahsyat.

Berhubung Pa Romi belum muncul juga, pembicara ketiga diisi terlebih dahulu oleh pembicara keempat yaitu Pa Wahyudi yang merupakan pembantu direktur I bidang Akademik BSI. Bapak tiga anak ini teman saya sewaktu masih ngajar di BSI dan Nusa Mandiri. Terkenal sebagai orang yang tegas, berwibawa dan selalu belajar, terutama tentang dunia IT. Memiliki sertifikat hacker dan IT Forensic. Dipandu oleh Kajur MI, Pa Ishak, beliau memaparkan tentang statistik dunia tenaga kerja di Indonesia yang cukup banyak penganggur karena tidak diserap oleh dunia kerja. Penganggur-penganggur itu hampir dipastikan kurang memiliki jiwa kreativitas dan inovasi. Karena kreativitas ternyata tidak selalu membutuhkan teknologi dan ilmu yang “Hi-tech”. Dengan bekal ilmu apapun yang ada pada kita, kita dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang menimpa kita. Ada sedikit tebak-tebakan mengenai gambar bintang yang tersembunyi di antara sekian banyak segitiga-segitiga. Kreativitas merupakan kemampuan fikir yang bersifat mencipta. Kreativitas dapat dimanfaatkan untuk apa saja, terutama yang membantu pekerjaan kita sehari-hari.

Pa Romi akhirnya tiba dengan sedikit lelah karena naik tangga dari bawah ke lantai lima. Kebetulan tiba setelah materi p Wahyudi hampir selesai. Seperti biasa, beliau menceriterakan mengenai kesalahan kurikulum yang banyak menimpa di perguruan-perguruan tinggi komputer di Indonesia. Beliau menyarankan untuk mengadopsi kurikulum internasional yang membagi wilayah-wilayah IT menjadi CE, IS, IT, SE (lihat: http://www.romisatriawahono.net). Cara gampangnya adalah, jika kita belum memiliki sumber daya dosen yang memadai, coba searching buku-buku terkini yang banyak digunakan, seperti untuk RPL bisa menggunakan Ian Sommerville dan lain-lain di Amazon. Beli satu buku, dan biasanya sudah lengkap berisi power point dan SAP. Dosen bisa belajar terlebih dahulu. Dengan tetap mengusung Enterpreneurship, beliau menayangkan tokoh-tokoh kreatif di cyberspace seperti Linus Torvald untuk Linuxnya, Jerry Yang dengan Yahoo, M Zukenberg untuk Fb, penemu google serta Mozzila yang cukup memberi inspirasi. Seperti misalnya penemu wordpress, di nekat memasarkan produknya yang dari sisi php sebenarnya sederhana. Sangat dianjurkan kita bisa “menjual diri” lewat internet. Kemampuan bicara dan menulis harus dipupuk dan diasah terus, belajar bicara, jika tidak ada yang diajak bicara, bicara saja dengan binatang (disambut tawa audiens).

Setelah makan siang, dilanjutkan dengan sesi presentasi para pemakalah dari BSI dan kampus-kampus lainnya. Bagaimanapun hasilnya tetap saja kita patut menghargai hasil tulisan para peneliti kita, terutama dari para dosen (yang oleh P Romi diistilahkan dosen beneran) yaitu tri darma (mengajar, meneliti dan pengabdian). Semoga seminar ini terus dilanjutkan ke depan. Sekitar beberapa bulan lagi akan ada seminar Internasional di Yogyakarta. Sepertinya harus ikut nih .. sekalian pulang kampung.

Pilih Ibu Atau Istri ?

Siang itu saya sedang mengetik silabus dan RPP dalam rangka persiapan kuliah semester ganjil ini sebelum tiba-tiba dihentikan oleh messenger dari istri di HP saya. “Mas .. ada seminar bagus nih, tentang design hidup” – kata pesan itu. Terus terang saya baru dengar, “ada-ada aja?” – balasku via messenger. “Gimana sih ?” – balas isteriku. Biasa, emang begitu wataknya, mudah tersinggung. Mau nggak mau saya harus mengirim pesan, ya, pesan perdamaian. Sebab pertempuran bisa berlanjut di rumah. “Kayak the secret?” – tanyaku dengan nada ingin tahu. The secret adalah buku terkenal karya R. Byrne, yang berisi tentang kekuatan dari keinginan. “Ya, mirip, pembicaranya orang mesin lho,” – lanjutnya. Wah, tambah heran lagi saya. Tapi emang banyak orang mesin yang aneh-aneh kok, seperti saya ini, yang hobinya bukannya bongkar mesin, malah “Ngoding program” (walaupun mesin-mesin jaman sekarang, isinya coding semua).

Sampai di rumah pembicaraan berlanjut lagi, masih dengan topik yang sama. “Ya ampun”, – kataku dalam hati. “Mas waktu seminar, ada yang tanya ke pembicara seminar, seandainya ibu kita dan istri kita mau jatuh ke jurang, mana yang harus ditolong terlebih dahulu?”, – tanyanya. Tanpa pikir panjang, saya langsung jawab, “Ibu !”. Ya ampun, itu ternyata jawaban yang keliru menurut istri saya. “Salah mas, kata pembicaranya, ya, tolongin dua-duanya”,- katanya menjelaskan,”kan kayak the secret, kalo kita ingin, hal-hal yang mustahil bisa saja terjadi, seperti mukjizat, gitu lho”. Terus terang terjadi debat kusir, walaupun saya berikan dalil hadist nabi yang berisi bahwa ibu disebut tiga kali sebelum bapak, dalam hal penghormatan kita, selain ada pepatah/hadist bahwa surga di bawah telapak kaki ibu. Benar kata Iwan Fals, wanita itu, setan logika kalo berdebat. “Gimana sih !”, – katanya dengan nada jengkel, “Brak!!”, – suara pintu kamar mandi agak dibanting, saat ia ke kamar mandi.

Entah dapat ide dari mana, anak saya yang masih bayi berusia mau empat bulan, sengaja saya ajak ngomong, dengan nada yang agak keras agar terdengar oleh istri saya yang masih berada di kamar mandi. “Adik Dimas, besok kalo udah gede, jangan ngelawan ama orang tua ya”, -kataku. Anakku tentu saja tidak ngerti, malah senyum-senyum aja. “Apalagi sama Mama, udah ngandung sembilan bulan, udah gitu dibelek lagi waktu ngelahirin (cesar)”, – kataku, “Nanti kalo udah gede, misalnya mama ama istri mau masuk ke jurang, tolongin mama dulu ya”, -pintaku. Tiba-tiba istriku yang baru keluar dari kamar mandi nyerocos, “Tolongin dua-duanya dong”. Kali ini baru kena batunya dia, he he .. lain di mulut lain di hati. “Mama udah ngurus dede dari bayi sampe gede kok, istri, paling baru kenal beberapa tahun, masak sih sejajar?”,-kataku kepada si bayi. Kayaknya si dede setuju, terbukti saat itu juga “ee”, rasain. “Waduh .. kebagian ee-nya doang nih”, -kata istriku sambil menghampiri si dede lalu melepas pempersnya.


Lowongan Dosen & Staf

UNIVERSITAS ISLAM “45” BEKASI

MEMBUTUHKAN :

1. DOSEN TETAP YAYASAN (KODE : DSN)

Kualifikasi Umum : Laki-laki/perempuan, Usia max. 45 th, menguasai MS. Office, dan menguasai bhs. Inggris.

Kualifikasi Khusus : Min S2, Perbankan Syari’ah (FAI),Psi. perkembangan, Psi. Klinis, Psi. Pendidikan, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Hukum, Administrasi Publik. (FISIP), Akuntansi (FE), Elektro, Teknik Komputer, Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Informatika (FT), Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, dan Geografi. (FKIP), Sastra Inggris (Sastra/Linguistik), Ilmu Komunikasi. (FKSB), IPK min. 3,25.

2. MANAJER (KODE : MNJ)

Kualifikasi : Laki-laki/perempuan, S1 Ekonomi, Manajemen, Humas, Administrasi, atau Hukum. IPK Min. 2.75, Usia Max. 35 th, menguasai MS. Office. Mampu bekerja sama, loyal, berkomitmen, simpatik, berpengalaman dalam pembuatan proposal dan melaksanakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

3. STAF (KODE : STF)

Kualifikasi Umum :

  1. LPPM : D3/S1, semua jurusan, diutamakan mampu bekerja sama, paham administrasi penelitian, tender, dan pelelangan barang dan jasa, loyal, simpatik.
  2. Fakultas Teknik /Ekonomi/Direktorat Umum dan Keuangan (DUK) : SMK Bangunan, Mesin/mekanik, SMA semua jurusan, D3/S1 Perpustakaan, D3 Akuntansi.
  3. Kantor Penjaminan Mutu (KPM) : SMK Informatika jurusan Rekayasa Perangkat Lunak.
  4. Fakultas Komunikasi, Sastra dan Bahasa (FKSB) : SMK/D3 Informatika, SMA semua jurusan.

4. SATPAM (KODE : STPM)

Kualifikasi: Laki-laki, SMP, SMA/SMK semua jurusan, pengalaman min. 1 th.

Kirimkan surat lamaran anda disertai dengan fotokopi KTP, CV, fotokopi Ijazah, dan transkrip nilai yang sudah dilegalisir, pas foto 4X6 3 lembar, dan surat keterangan pengalaman kerja (bagi yang pernah bekerja) ke : Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi Timur 17113, paling lambat tanggal 19 November 2010. Keterangan lebih lanjut lihat : http://www.unismabekasi.ac.id

Pengumuman Penelitian Dosen Muda Kopertis Wilayah IV 2010

Setelah lama ditunggu, akhirnya muncul juga pengumuman proposal Penelitian Dosen Muda dan Studi Kajian Wanita yang lolos. Alhamdulillah, Universitas Islam “45” Bekasi menerima 4 proposal yang disetujui antara lain atas nama: M. Ilyas Sikki, Seta Samsiana, M. Amin Bakri dan saya sendiri.

Untuk download daftar penerima bantuan, klik DI SINI

Pengarahan Dari Koordinator Kopertis III Tentang PDM dan SKW

Hari/Tgl: 17 Februari 2010

Pembicara: Prof.  Haryoto Kusnoputranto

Tempat: Kopertis III

Dijelaskan bahwa dari 470 usul penelitian, yang lolos 160 judul (skor minimal 350). Satu proposal diseleksi oleh 2 orang reviewer, kemudian disesuaikan dengan kuota tiap kampus. Dana penelitian akan dikirim setelah tim LPPM tiap kampus menandatangani kontrak kerja (dengan materai 6000).

Diharapkan penelitian dilakukan dengan benar, mengingat terungkapnya kasus-kasus yang melibatkan profesor yang menjiplak karya orang lain. Hal ini kian marak mengingat tunjangan yang meningkat untuk kepangkatan seorang dosen. Bagi yang sudah memiliki kepangkatan, diharapkan memanfaatkan peluang beasiswa dari kopertis yang mancapai 800-an orang untuk master dan 400-an untuk doktor. Namun sangat disayangkan belum banyak yang memanfaatkannya.

Untuk laporan PDM dan SKW terbaru akan diminta membuat ringkasan yang siap masuk jurnal juga sinopsis untuk penelitian akan datang yang lebih luas/besar lagi cakupannya. Jika masuk jurnal internasional, kopertis 3 siap membantu pendanaan tiket pulang perginya.

Pengenalan CVT

Kalo sudah baca  Perbandingan Motor Matic, dan sudah jadi penggemar matic, ada baiknya baca juga perihal CVT di bawah ini (materi untuk mobil sih .. tapi ga jauh beda dengan motor kok):

Pengenalan CVT

Continously Variable Transmission (CVT) bekerja pada dasar  sama seperti transmisi otomatis pada umumnya dan mencapai hemat bahan bakar sama dengan pada transmisi manual. CVT dapat berfungsi secara virtual bebas selip (slip-free) dan memungkinkan mesin tetap dalam power range yang optimal, yang menghasilkan hemat bahan bakar yang lebih baik.

 CVT bekerja dalam range of ratio yang lebih rendah untuk akselerasi yang lebih baik dan pengereman mesin yang lebih besar. Posisi “L” juga digunakan untuk pengereman mesin sementara PCM/TCM menggunakan range of CVT ratios yang paling rendah untuk tenaga mendaki yang lebih besar.

 Dasar Operasional CVT

Untuk mengatur persyaratan untuk operasionalnya, komponen elektronik digunakan untuk mengontrol CVT.  Transmission Control Module (TCM) atau Power Control Module (PCM) menerima informasi dari sensor kemudian menggerakkan solenoid untuk operasional yang diperlukan.bila solenoid digerakkan, tekanan ATF digunakan kepada hydraulic valves, yang membuat hydraulic valves berpindah ke engage/disengage clutches atau menggunakan tekanan  ATF ke drive/driven pulleys.

Sama dengan AT yang konvensional, bila ada kerusakan didalam system, lampu D4 akan berkedip untuk memberitahukann kepengemudi dan akan menyimpan DTC didalam TCM/PCM. Pada waktu rusak, CVT masih dapat dijalankan dengan aman.

Untuk informasi tambahan  tentang CVT control, lihat ke Pedoman Informasi Teknisi CVT . CVT tidak menggunakan Torque Converter tetapi malahan menggunakan Start Clutch untuk fungsi tersebut. Ini memerlukan TCM/PCM untuk mengatur tekanan oli Start Clutch, yang menyebabkan perlu melakukan Kalibrasi Start Clutch agar TCM/PCM control benar.

(Bersambung)

Guntur (Thunder) berlalu, muncullah gelombang langit (Skywave)

Setelah di posting di:   My Thunder, ternyata seseorang menginginkan motor “real partner” saya yang telah menemani hampir selama 4,5 tahun. Tak ada yang abadi di dunia ini … selamat tinggal sobat.

Saat mau dibawa yang beli, anak saya sempat memegang terus motor thunder itu, tetapi akhirnya setelah datang Skywave-125, gembira bukan main,  sepertinya dia lebih menyukai si : スピードランナー (speed runner). Lihat aja gayanya di motor.

Skywave-125
Skywave-125