Pertemuan III Data Warehouse

Sehubungan dengan libur jumat besok, maka diharapkan mendownload materi kuliah dari blog ini. Setelah kemarin membahas pembuatan fact table, maka pertemuan III direncanakan membahas disain fisik. Disain fisik berarti menghitung kapasitas harddisk, menentukan jenis server dan databasenya. Membuat diagram jaringan dan sebagainya.

appress1

Berikut resensi singkat keempat buku text tentang data warehouse dan OLAP.

Bab I: Pengenalan Data Warehouse

1.1. Pengertian Data Warehouse

1.2. Perkembangan Data Warehouse saat ini

1.3. Trend Data Warehouse di Masa Depan

Bab II: Arsitektur Data Warehouse

2.1. Aliran Data Arsitektur

2.2. Aliran Data Sistem

Bab III: Metodologi Pengembangan Data Warehouse

3.1. Waterfall Metodology

3.2. Iterative Metodology

3.3. Kesimpulan

Bab IV: Functional & Non-Functional Requirements

4.1. Identifikasi Area Bisnis

4.2. Memahami Operasi Bisnis

4.3. Mendefinisikan Functional Requirements

4.4. Mendefinisikan Non-Functional Requirements

Bab V: Pemodelan Data

5.1. Dimensi Tabel

5.2. Hirarki Data

5.3. Disain dan Normalisasi Data Store

Bab VI: Disain Database Fisik

6.1. Hardware Platform

6.2. Storage Consideration

6.3. Mengkonfigurasi Database

6.4. Membuat dan Menormalisasi Data Store

6.5. Membuat Views

6.6. Partitioning

Bab VII: Ekstraksi Data

7.1. Pengenalan ETL

7.2. Pendekatan dan Arsitektur ETL

7.3. Ekstraksi Database Relasional

7.4. Ekstraksi dari Sumber Lain

Bab VIII: Pengumpulan Pada Data Warehouse

8.1. Loading Bertahap

8.2. Firewall Data

8.3. Menggunakan SSIS untuk mengumpulkan NDS

8.4. Teknik Pengumpulan Lainnya

Bab IX: Menjamin Kualitas Data

9.1. Proses Menentukan Kualitas Data

9.2. Data Cleansing and Matching

9.3. Cross-Checking dengan Sumber Eksternal

9.4. Aturan-aturan terhadap kualitas data

9.5. Action: Reject, Allow atau Fix

9.6. Logging dan Auditing

9.7. Teknik Pembuatan Laporan

Bab X: Metadata

10.1. Definisi Metadata

10.2. Peran Metadata dalam Data Warehouse

10.3. Proses Metadata ETL

10.4. Kualitas Metadata

10.5. Audit Terhadap Metadata

10.6. Penggunaan Metadata

10.7. Perawatan Metadata

Bab XI: Membuat Laporan (Report)

11.1. Laporan dalam Data Warehouse

11.2. Perlu tidaknya membuat laporan

11.3. Bentuk dan Parameter Laporan

11.4. Grouping, Shorting dan Filtering

11.5. Penyederhanaan Report

11.6. Laporan Database Multidimensi

11.7. Manajemen Laporan

Bab XII: Database Multidimensional

12.1. Definisi Database Multidimensional

12.2. Online Analytical Processing (OLAP)

12.3. Membentuk Database Multidimensional

12.4. Memproses Database Multidimensional

12.5. Mengatur Database Multidimensional

Bab XIII: Penggunaan Data Warehouse Pada Business Intelligence

13.1. BI Report

13.2. BI Analytic

13.3. BI Data Mining

13.4. BI Dashboard

13.5. BI Alert

13.6. BI Portal

Bab XIV: Penggunaan Data Warehouse untuk CRM

14.1. View Pelanggan Tunggal

14.2. Delivery dan Respon Data

14.3. Analisa Konsumen

14.4. Personalisasi

Daftar Pustaka

Imhoff, Claudia, et all. 2003. Mastering Data Warehouse Design – Relational and Dimensional Techniques. Canada: Willey Publishing, Inc.

Kozielsky, Stanislaw, Robert Wrembel. 2009. New Trend in Data Warehousing and Data Analysis. USA: Springer Science+Business Media, LLC.

Prabu, S, N. Venatesan. Data Mining and Warehousing. New Delhi: New Age International (P) Ltd, Publishers.

Rainardi, Vincent. 2008. Building a Data Warehouse: With Example in SQL Server. New York: Springer-Verlag New York, Inc.

Daftar Istilah:

OLAP = Online Analytical Processing

OLTP = Online Transaction Processing

ETL=Extraction, Transportation, Transformation & Loading

BI = Business Intelligence

EIS = Expert Information System

ERP = Enterprise Resources Planning

CRM = Customer Relation Management

DW = Data Warehouse

Claudia Imhoff

Menjelaskan di pendahuluan hubungan data warehouse dengan Business Intelligence. Dilanjutkan dengan hierarchy dan teknik disain baik untuk on line transaction maupun repository. Dijelaskan istilah Data Mart sebagai penyedia data.

Kozielsky

Buku ini merupaan kumpulan tulisan-tulisan seperti jurnal tentang data warehouse. Tulisan pertama oleh Torben B. Paderson menceritakan trend terbaru data warehouse yang mengintegrasikan berbagai platform data. Disebutkan bahwa data warehouse bertujuan membantu BI dalam mengambil kesimpulan atau prediksi. Prediksi tergantung dari data yang dipakai patokan (past data). Diperkenalkan juga istilah R-Cube.

Kamel Boukhalfa (hal 200-an) lebih menjelaskan DW dalam bentuk database. Karena kebanyakan DW berukuran besar (hingga terrabyte), maka diperlukan konsep partitioning data agar query yang dilakukan lebih cepat. Partitioning yang dikenalkan adalah horizontal partitioning dan Bitmap Join Indexes (BJI).

Sebagian besar tulisan dalam buku ini terlalu “high” bagi pemula. Kecuali jika memiliki dasar yang bagus dalam algoritma dan oracle database 10g.

S. Prabhu

Buku ini cukup baik menjelaskan data mining dan data warehouse bagi pemula. Konsep dasar dibeberkan dengan hati-hati agar pembaca tidak salah dalam memahaminya. Bab pertama menjelaskan dasar-dasar data mining dan data warehousing. Data mining memerlukan teori learning dengan istilah Knowledge Discovery In Database (KDD). Dijelaskan konsep clustering dengan algoritma-algoritmanya.

Pembahasan mengenai data warehouse dimulai dari bab 6 yang menjelaskan konsep data, DDL, DML serta primary key pada relational database management system. Hal 68 menjelaskan lebih detil OLAP server. Bab 7 menjelaskan disain DW, DW adalah suatu database (telah dinormalisasi agar tidak redundant) yang menyimpan informasi yang diperuntukan melayani permintaan para pengambil keputusan. Central DW menjelaskan istilah cube dan permasalahan2 yang muncul. Bab penting ini juga menjelaskan macam-macam skema yang ada dgn sebelumnya dijelaskan Fact Tables. Lalu diselesaikan dengan penjelasan jenis2 partitioning, Data Mart, backup & Recovery dan performance tuning.

Vincent Rainardi

Di antar ke-3 buku, yang lebih menkhususkan ke data warehouse sepertinya buku ini. Dimulai dengan konsep data warehouse seperti yang telah dijelaskan oleh S. Prabhu, ditambah dengan metodologi pengembangan sistemnya. ETL lebih dijelaskan secara rinci di buku ini, ditambah pembuatan report dan testing. Terakhir dilengkapi dengan administrating data warehouse yaitu monitoring & managing (security and databases). Kelebihan buku sepertinya dapat dijadikan praktek dan bukan sekedar teori (dengan sql server).

Sedangkan untuk materi lengkap dapat di download di sini. part 1. Part2. part3.

NOTE: di download semua ya, lalu diekstrak part 1-nya.

Pertemuan III Sistem Basis Data

Pertemuan III membahas model data. Adapun jenis-jenis model data yang dikenal saat ini:

1. Model Data Berbasis Object

2. Model Data Berbasis Record

3. Model Data Fisik, dan

4. Model Data Konseptual

Model data berbasis object menggunakan konsep entitas, atribut dan relasi (beda dengan object pada Analisa dan Disain Berorientasi object). Model yang digunakan adalah model entity relationship, model binari, model semantik dan infological model.

Pada model data berbasis record,dalam menjelaskan hubungan logic antar data menggunakan record. Diantara keempat teknik, yang paling banyak digunakan adalah model pertama.

Untuk pertemuan IV akan dibahas model Entity Relationship Diagram. Untuk sebagai referensi, dapat didownload ebook di bawah ini:

cover

Untuk download KLIK DI SINI.

Part 1Part 2 Part 3,   Part 4

Note: semua file di download, extract part 1 saja.

Tugas Pertemuan III Internet

yang sudah sign-up email di mail.yahoo.com, coba
daftar ke http://www.ziddu.com atau http://www.4shared.com

Yang sudah berhasil sign-up ziddu atau 4shared
buat file di notepad/microsoft word, di simpan
file-nya di upload !!

File yang sudah di-upload, dicatat link-nya.
Buka
http://www.rahmadyatrias.wordpress.com

pada komentar di tugas Pertemuan III internet,
beri komentar:

nim : ……
nama : ……
kelas : …..

Berikut file yg sudah di upload …….(link pada
ziddu / 4shaed) !!!

Kuliah I IT Strategic

Hari/jam: Jumat/19.15 -21.30

Dosen: Dana Indra Sensuse, Ph.D

Daftar Istilah:

BPA = Business Process Automation

BPI = Business Process Improvement

BPR = Business Process Reengineering

Information System adalah gabungan dari hardware, software, network yang mengkoleksi / mengumpulkan, memproses, menyimpan, menggunakan dan mengirimkan (disseminate) informasi.

Apa yang disebut organisasi? Sekumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama dengan AD/ART yang jelas dan pembagian tugas terhadap masing-masing anggota.

Bgmn utk mengetahui proses mana yg harus diimprove (Target Bisnis Process)?

Target perbaikan dilakukan terhadap proses yang lambat. Atau terhadap proses yang berbiaya tinggi.

Resiko yang terbesar adalah BPR, sedangkan yang terendah adalah BPA.

Information System:

Contoh: Misal STMIK Nuri sbg sistem.

Maka external / envirenment: competitor, pmerintah, bank dan sebagainya.

Dalam STMIK Nuri terdapat berbagai macam business process. Misalnya bagian keuangan, bagian kepegawaian, bagian akademik.

Misal bagian kepegawaian: Rekruitmen, Training, Promotion, Penempatan, Penggajian. Jadi busines process adalah sekumpulan aktivitas yang dkerjakan orang2 dalam suatu organisasi dalam mencapai tujuan tertentu.

Misal Order. Order datang, diproses msk ke CS, cek ke gudang, apakah ada / tidak. Jk tidak ada pesan baru, jika ada masuk ke bagian keuangan.

Davenport, 1993, BP diartikan sebagai order spesifik dengan aktivitas berdasarkan tempat dan waktu dengan input dan output + interaksi.

Saat ini DFD sudah mulai digantikan dengan activity diagram. Use Case diagram tidak bisa menggambarkan bagaimana sistem bekerja, tetapi menggunakan Use Case Description.

Ken Sendu: IS adalah konfigurasi unik antara IT resources dengan proses organisasi. Ada suatu aktivitas yang memiliki tujuan tertentu dan berkelanjutan. Setiap organisasi memiliki orang, prses, struktur, coordination and control mechanisms, organization and environment (stakeholders, competitors, other influences). Stakeholder: orang yang baik mempengaruhi maupun dipengaruhi. Contoh: sistem info kepegawaian

Proses yang ada Payroll, Benefits , Recruitmen dan training. (simbol proses segi empat dengan ujung kanan runcing). Ada BP yang cross departement. Sedangkan BP yang spesifik misalnya payroll. BP generik, misalnya bagian perencanaan, dimana tiap BP memiliki proses tersebut. Proses dihubungkan oleh Information system dengan IT Resourcess (simbolnya roda gigi dengan lingkaran kecil).

Enterprise?

Busines Environment dipengaruhi oleh politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi dan kompetinsi. Suatu organisasi bisa tdk peduli, reaktif ada pula yang proaktif.

Pertanyaan: Sistem informasi apakah yg mampu melakukan environment scanning? Executive Information Systems. EIS sumbernya dari internal resources dan external resources. EIS mampu melakukan drill down (melihat lebih detil). Selain EIS tdk ada yang bisa.

DSS di bawah EIS (bisa div menengah dan div atas).

BI = Business Intelligent. Teknik statistik yang dimanfaatkan untuk menghasilkan visualisasi yang baik terhadap informasi. Didukung oleh data warehouse.

Integration?

Trend integrasi saat ini muncul krn apa?

Dari sisi kualitas informasi mana yg lebih baik antara diskrit dan integral? System yg terintegrasi menghasilkan kualitas yang lebih baik. Akibat tidak integrasi adalah adanya informasi yang berbeda. Kendala integrasi adalah ownership dari data (tiap divisi segan membagi seluruh data yang ada). Data milik organisasi, bukan milik departement/orang tertentu.

Hambatan Integrasi bisa dilihat dari 3 sisi yaitu, people, process dan techology.

Dari sisi people: culture, knowledge, status quo. Jadi butuh change management, staff inadequacy, training, resource allcation.

Dari aspek proses: perlu program management, reengineering dan transisi.

Dari aspek teknologi. Perlu software functionality, manajemen aplikasi serta data and reporting.

Program knowledge management dikatakan berhasil jika ada knowledge sharring. Tapi sulit dijalankan (mudah diucapkan).

ERP?

Pake bisnis yang mengijinkan perusahaan:

mengotomatisasi dan mengintegrasi sebagian besar praktek bisnis

sharing data antar departement

menghasilkan dan mengakses real informasi.

Contoh aplikasinya: SAP, dan lain-lain (banyak).

Apa yg dimaksud informasi yg berkualitas tinggi? Availability informasi, sesuai dengan yg diminta, correctness, cepat, authority.

Warning Untuk Pengguna Deepfreeze !!!

Beberapa waktu yang lalu sy diminta install MATLAB di lab. Setelah diinstall ternyata begitu di restart hasil instalasinya hilang. Dan ternyata ada program deepfreeze yang terpasang sehingga apapun yang terjadi pada komputer (di drive c) setelah booting, kembali ke posisi semula.

Berikutnya, terpaksa sy meminta password deepfreeze kepada yang install pc-pc tersebut dahulu (kalau passwordnya sdh tahu, tinggal ctrl-shift-alt-f6 trus passwordnya dimasukin, pilih tombol thawed lalu restart). Dan astaga, tidak ada yang tahu? Terpaksa sy browsing ke internet, dan ternyata banyak yang memberi saran, salah satunya adalah program yang dapat di download di sini. Saya jalankan, dan ternyata astagaaaa… Deepfreeze kebongkar !!!

Pelajaran yang bisa diambil adalah, untuk para pengguna deepfreeze (lab, warnet dan sejenisnya) jangan kecewa kalau deepfreeze-nya bisa dijebol, bahkan program yang digunakan untuk crack deepfreeze tidak perlu diinstal dan dapat di download langsung jalan dari situs-situs tersebut.

Pertemuan II Komunikasi Data II

Pada pertemuan II dibahas layer OSI dan TCP/IP setelah sebelumnya diulang masalah pengkabelan, wireless dan topologi jaringan. Perbedaan antara lan dan wan diperjelas. Ditampilkan pula kurikulum CCNA semester 1 (seluruhnya ada 4 semester). Karena ukuran yang besar, CCNA  tidak dapat di-upload. Oleh karena itu diharapkan membawa flashdisk saat mengikuti kuliah.

Bagi yang belum mendapat software simulasi router boson netsim, diharapkan segera pinjam dari teman yang sudah punya. Untuk praktek harap bersabar karena sedang diusahakan memperoleh ijin pengelolaan komputer lab yang saat ini masih wewenang departemen teknik sipil.

Pertemuan II Getaran Mekanis

Setelah menentukan derajat kebebasan dan koordinat umum suatu sistem, sekarang saatnya mencari persamaan matematis sistem yang akan kita analisa. Selain itu kita diharuskan mencari frekuensi alami sistem dengan metode:

a. Hk. Newton

b. Metode Energi

c. Metode Reyleigh

Klik untuk download Pertemuan I, Pertemuan II dan III (pertemuan II dipecah jadi dua karena terlalu banyak).

Plus Minus Skywave

Setelah hampir sebulan naik skywave (lihat about my skywave) dan sudah servis sekali (km 500) berikut kesan-kesannya.

Pertama kali sy ga percaya saat di millis ada yang nulis konsumsi bbm skywave 1:40. Ternyata setelah sy hitung, memang benar segitu (heran juga sy). Masak lebih boros mio ya? Tapi itu pertamax, dan saat ini sy coba pake premium dan tercatan km=684, isi 20.000, kita lihat apakah pas habis kmnya=828, semoga (kyknya ga sih, soalnya bukan pertamax).

Istri komentar, “kok kyk ngeden mesinnya?”. Bener sih, saat kecepatan <40 Km/jam, motor seperti berat, tetapi saat di atas 40 km/jam, seperti naik motor listrik, ampir ga ada getaran. Tarikan awal kalah sama mio cs. Terus terang sy ga brani sampai kecepatan 100 km/jam. Kayaknya sih bisa, soalnya 80 km/jam, tetap ga getar, masih halus.

Bagaimana kalo speed dibawah <40 km/jam dipaksa? Muncullah suara “ngorok” dari super CVT. Why? Setelah konsultasi dengan R. Bagus, M.Si., super CVT pada skywave dipasang agar campuran bensin dan udara tetap dalam takarannya saat kecepatan tinggi. Maklum makin tinggi rpm, kecepatan hisap udara oleh piston kalah oleh kecepatan piston. Jadi glagepan istilahnya, nah tabung udara super CVT dimaksudkan untuk suplai udara saat kecepatan tinggi. Jadi saat kecepatan tinggi, konsumsi BBM tetap konstant, beda dengan yang tanpa super CVT dimana saat speed tinggi kadar oksigen kurang sehingga boros.

Pernah sy baca di millis bahwa ban dalam skywave kerap rusak. Repotnya jarang tukang tambal yang punya stok ring 16, walaupun untuk darurat bisa dipaksa dengan ban dalam ring 17. Setelah sy teliti ternyata rusaknya ban dalam kemungkinan tidak tahan menerima panas pelek roda yang menyatu dengan mesin (kalo bebek biasa terpisah dengan rantai). Apalagi, rata-rata pengguna skywave ngebut  (ga peduli cewek, cowok atau orang tua sekalipun) akibatnya panas akibat rem belakang . Penyelesaiannya gampang: beli ban tubeles! Saya beli di kebon jeruk jakarta, ring 16, swallow 100/80 abis 225 rb + pentil 10 rb. Ban belakang pindah ke depan, wow jadi tambah gagah.

Terakhir, yang agak jadi ganjalan adalah: Bagaimana cara memasang box dengan dudukan yang kuat? Kuat di sini maksudnya dengan empat jepitan, bukan dua jepitan. Kalo motor-motor lain kan bisa, tapi bgmn dengan skywave? Please, beri pencerahan dong…

100_5876

Komunikasi Data II (I)

Komunikasi data I membahas prinsip-prinsip dasar pertukaran data sedangkan komunikasi data II cenderung ke teknologi jaringan, dari subnetting ip address, setting router, keamanan jaringan, teknologi wireless dan sejenisnya.
Pada mata kuliah komunikasi data II diharapkan siswa memiliki software network simulator (misalnya boson netsim) untuk mempraktekan sendiri konfigurasi WAN. Berbeda dengan LAN, WAN agak sulit untuk praktek langsung.
Jika ada waktu mudah-mudahan jaringan untuk sistem operasi linux dapat diajarkan.

Kisah Yahudi dan Office Boy

Waktu itu sore-sore, karena rambut sudah agak panjang saya pergi ke tukang cukur. Dekat sih, nempel di belakang rumah. Ternyata ngantri, satu orang. Bapak-bapak. “Apa yang dicukur ya?”, tanya saya dalam hati. Rambutnya udah ubanan, tipis dan atasnya .. ah jadi ga enak ngomongnya.
Saya ambil koran, tidak ada berita yang menarik, isinya cuma oknum anggota DPR yang ditangkap KPK. Memang di Indonesia tidak ada instansi yang buruk. Tidak ada polisi, jaksa, DPR, guru dan lain-lain yang buruk yang ada oknum polisi, oknum jaksa, oknum DPR, oknum guru dan lain-lain. “Silahkan …”, kata tukang cukur. “ah selesai juga akhirnya si bapak ini”, kataku.
Karena sudah langganan, sy tidak perlu menyuruh model tertentu. Asal jangan seperti saat sy tinggal di priok, yang nyukur orang padang, saat sampai di rumah keponakan sy yang masih SD nyeletuk, “Om, kok cukurannya kaya Shincan sih?”. Sy kaget, dan saat liat di cermin, iya, bener juga kayak Shincan,”sialan”.
Di sini kebetulan yang nyukur enak. Seperti biasa, di tempat cukur ini selalu mendengarkan radio dakta, dan yang menarik adalah kisah tentang seorang yahudi dan office boy hotel di Mesir.
Suatu ketika seorang yahudi baru saja check out dari sebuah hotel besar di Mesir. Dia meminta seorang office boy, warga Mesir, untuk mencegat sebuah taxi. Suatu ketika lewatlah sebuah taxi, dan langsung si office boy melambaikan tangannya dengan maksud menyetop taxi tersebut. “Jangan yang itu”, kata si yahudi. “Oh, mungkin taxinya jelek”, kata si office boy. Tidak lama kemudian lewat lagi taxi yang lain, saat si office boy akan menyetopnya, dicegah oleh si yahudi, “jangan yang ini”, katanya lagi. Terus, dan terus hingga taxi yang kesepuluh baru si yahudi setuju office boy menyetop taxi tersebut. “Dasar orang yahudi, aneh”, kata si office boy. Naiklah si yahudi tersebut ke Taxi itu.
Beberapa waktu kemudian yahudi itu menginap lagi di hotel tersebut. Melihat orang yahudi itu, si office boy yang waktu itu membantu menyetop taxi menghampiri si yahudi tersebut lalu menanyakan mengapa waktu itu dia menyetop taxi sampai taxi yang kesepuluh? Dan ternyata jawabannya sederhana, “Saya tidak mau naik taxi selain taxi yang perusahaannya milik orang yahudi juga”.
Sungguh mengejutkan, ternyata selama ini saya sudah salah membelanjakan uang saya, makanan, minuman dan barang kebutuhan hidup lainnya saya beli dari perusahaan-perusahaan milik yahudi. Dan hasil keuntungannya dipergunakan untuk membantu menyerang warga palestina di jalur gaza dan menewaskan ribuan warga tak berdosa. Ya Allah, ampuni dosaku. Saat pisau cukur akan memotong cabang rambut saya, saya jadi takut, mungkin pisau api neraka jauh lebih tajam dari pisau cukur ini.

Sistem Penjaminan Mutu – Manual Audit Kinerja Dosen

Hari/tgl : Selasa, 17 Maret 2009
lokasi : gd. rektorat lt. 3

Sehubungan dengan belum sempurnanya penilai dosen “sepadan” maka divisi penjaminan mutu unisma berinisiatif membuat audit kinerja dosen. Dengan adanya sistem ini diharapkan karir dosen dapat bergerak naik. Sebagai gambaran, untuk jadi profesor, dibutuhkan waktu sekitar 28 tahun. Diharapkan tiap dosen bisa memprediksi posisi saat ini, memperbaiki yang kurang dan meningkatkan kinerja saat ini yang sudah baik.
Mengingat point tertinggi terletak pada kemampuan dosen membuat buku referensi, buku ajar dan penelitian, maka kemampuan menulis dosen harus ditingkatkan. Sistem penjaminan mutu bermanfaat juga dalam peningkatan jenjang kepangkatan dosen, karena dengan adanya sistem ini, proses pemberkasan sudah terpusat dan dosen tidak perlu menghabiskan waktu mengumpulkan berkas-berkas yang harus dikirim. Dan akhirnya, seburuk-buruknya sistem lebih baik dibanding tanpa sistem karena tanpa sistem kita dikatakan tidak berkembang.

UJIAN AKHIR DBMS S-2 STMIK NURI SEMESTER GANJIL 2008/2009

Mata Kuliah : Sistem Manajemen Basis Data
Hari/Tanggal : Sabtu, 7 Maret 2009
Dosen : Dr. Khamami Herusantoso
Waktu : 10.00 – 1200

Catatan:
1. Soal dikerjakan TIDAK berkelompok. (Sendiri – sendiri)
2. Jawaban dalam bentuk file Word dan file2 lain yang diperlukan (php dan html) dikumpulkan selambat2nya tanggal 16 Maret 2009 jam 12.00 via email ke khamami2005@gmail.com

SOAL

Buat disain database TOKO BUKU ONLINE sederhana dengan analisa kebutuhan sebagai berikut:

1. Hanya member yang dapat mengorder buku.
2. Setiap member dapat memesan lebih dari satu buku.
3. Order akan diproses setelah terjadi konfirmasi pembayaran yang terdiri dari tgl_konfimasi dan tgl_delivery

Proses disain mulai dari ERD, normalisasi, implementasi SQL dg tabel engine innodb, disain database fisik dengan penggunaan index untuk nama buku dan penggunaan lock untuk order buku.

Buat tampilan input output sederhana dengan menggunakan PHP MYSQL seperti yang ada di kuliah terakhir.

Presentasi Java2: Jakarta Struts

Hari/tgl: 7 maret 2009

Dosen : Windu Gata, M.Kom.

Karena hanya diberi batas waktu satu minggu untuk merevisi presentasi framework Java Struts, tentu saja hasilnya tidak akan  baik. Seperti biasa setelah rekan saya ibu Nita Merlina membuka presentasi, sy langsung masuk ke pokok bahasan sample contoh penggunaan Java Struts hingga core sistemnya.

Pertama-tama sy menjelaskan struts-config.xml yang berperan sebagai backbone framework Struts. Di controller ini tersimpan form-bean (letak kelas yang akan diakses) dengan action-mappingnya (aksi saat submit di click). Sy menjelaskan teknik validasi yang digunakan struts (lihat gambar di bawah ini).

presentasi-ii

Seperti biasa, pa Windulah yang bertanya. Pertanyaannya kebetulan pertanyaan yang seminggu ini jadi pertanyaan saya: Mengapa actionnya submit.do (dengan *.do)? Walaupun sy sudah menjelaskan dalam deklarasi web.xml bahwa action yang dieksekusi *.do? tetap saja kurang memuaskannya. Akhirnya kami menyelidiki bersama bahwa submit.do berasal dari script extend pada kelas actionnya.

Alhasil, sepertinya Pa Windu tidak merasa puas. Dan hanya naik 15 poin dr yang lalu (jadi 75). Terus terang waktu yang diberikan tidak banyak untuk materi sekelas framework ini. Seharusnya kami diberi tugas meneliti ini dari awal kuliah agar punya cukup waktu mempelajarinya (kami punya kerjaan masing-masing selain kuliah pasca sarjana). Karena saat mempelajari Struts, berarti kita mempelajari terlebih dahulu: Server Apache Tomcat, Basic Java, Java Server Page, Servlet baru masuk ke framework Struts. Kelompok kami mungkin yang tersial selain karena jumlah yang paling sedikit (3 orang, sedangkan yg lain 5 – 6 orang), kami mendapat materi paling sulit (diakui oleh dosennya sendiri) dari materi yang lain (J2ME, Rational Rose, Desktop, Applet dan UML).

Memang kami sadari kami mengecewakan Pa Windu dan sudah selayaknya dipandang sebelah mata olehnya. Nilai A yang diberikannya pun mungkin hanya nilai “kasihan”. Belia hanya mengakui yang memperoleh A+ (score 90-an). Tetapi guru tetaplah guru, bukan sekedar penyampai ilmu/pelajaran melainkan wakil Tuhan yang berperan pembangun manusia. Sebagai seorang yang mempercayai karma-wibangga semoga amal baiknya dibalas dan amal buruknya (kesalahan) tidak dibalas dan dialihkan ke kebaikan para murid. Sampai jumpa Pa Windu.

Proposal Penelitian Dosen Muda (PDM) Kopertis Wilayah III

Setelah di UNISMA (Kopertis Wilayah IV), di NURI (Kopertis Wilayah III), pengumumannya agak terlambat. Dari sekitar 60-an, STMIK Nuri lolos 5 orang, antara lain: Hj. Eni Heni Hermaliani, S.Kom, MM., Fransiska Hendra, S.T., M.Kom., Herlawati S.Si., MM. dan Kusumahati, S.Kom., MM.

Dan untuk pertama kalinya studi kajian wanita lolos atas nama Hj. Dwiza Riana, S.Si., MM. Sedangkan saya sendiri, tidak lolos (mungkin karena sy sudah dapat di kopertis wilayah IV kali ya?). Variasi dana ternyata lebih besar dibanding Kopertis wilayah IV, yaitu antara 8 jt – 10 jt.

MIO, SPIN, BEAT, VARIO atau SKYWAVE ?

Setelah keluar dari IT Service Delivery Bank Danamon, mobilitas saya naik motor mulai berkurang. Bekasi – Jakarta pun seminggu tidak lebih dari 2x, jadi ada niat untuk membeli motor yang tidak capek. Tadi rencananya sih, beli motor yang isteri juga bisa make, tapi sepertinya bahaya juga sih, soalnya naik motor di jalan raya bukan cuma sekedar menjalankan motor.

MIO
MIO

Pilihan pertama adalah yamaha mio seperti yang digunakan mertua saya, terutama yang warnanya putih, ada gambar bunganya. Selain tarikan dan responnya ok, mio juga bisa untuk berdiri anak saya di depan. Setelah saya pikir-pikir, kebetulan saat jalan bareng mertua yang pake mio, saya naik motor di belakangnya dan tiap ada polisi tidur dan mio ditarik, seperti ada suara tikusnya, ciit … ciit. Ada apa sebenarnya ya? Masalah lainnya adalah, mio sering banget ngisi bensin, mungkin karena tangki bensinnya kecil atau boros? Banyak yang bilang sih boros. Selain itu, karakter saya adalah tipe orang yang lain dari yang lain. Sedangkan mio sudah banyak yang punya, katanya sih kalo banyak yang memiliki, spare part, modifikasi, lebih murah karena banyak tersedia di pasaran. Tetapi saya tetap ingin beda, toh waktu saya beli thunder keluaran pertama (non-kick starter) akhirnya banyak juga yang beli sekarang.

SPIN
SPIN

Saat parkir di kampus, saya melihat motor suzuki spin-125. Saya perhatikan sejenak, modelnya bagus juga kaya mio. Terutama bagian depannya lega, bisa naro karung di depan. Saat adu balap di jalan baru bekasi (o iya, hati-hati lewat jalan itu di atas jam 1 malam) ternyata tarikan awal spin kalah dengan mio, tetapi lama-lama kesusul (mungkin karena cc spin lebih besar kali). Setelah nyoba, ternyata spin posisi duduknya kurang nyaman, apalagi kalo dipakai jauh, bisa sakit pinggang nanti. Walaupun mobilitas saya sekarang jarang jalan jauh, tetap saja ada ngajar dan kuliah di Jakarta.

BEAT
BEAT

Teman isteri saya kebetulan suaminya kerja di oto finance bagian persetujuan kredit. Dia menawarkan honda beat. Ditanggung beres ga ada acara survey-surveyan, kalo mau sore langsung di antar (busyet). Hampir aja setuju. Kebetulan di carrefour ada stand honda. Saya amati sebentar honda beat yang dipajang. Sempit banget ya. Kalo naik sendirian sih ok. Tapi kalo boncengan, kasian banget. Saat di jalan pas pulang, saya ada di belakang honda beat yang lagi boncengan, kasian si ibu yang bawa anak di belakang sampe duduk di atas besi belakang jok. Udah gitu cc-nya kecil, kalo dibawa ke Jakarta kasian juga.

VARIO
VARIO

Lama-lama habis juga nih pilihan. Tinggal dua, vario dan skywave. Satu-satunya pemilik vario yang saya kenal adalah bibi saya. Pada dasarnya sih Ok banget, cuma ada komplain masalah radiator sama bodinya yang bongsor (tidak bagus untuk cewek, soalnya saat naik dipaksa “ngangkang” terus). Harga jual honda pun di atas rata-rata, cuma harganya yang menurut saya kurang imbang. Kenapa ga pasang sok breaker dua? Kenapa cc-nya cuma 110-an? Kalo alasannya supaya lebih irit kayaknya kurang pas ama bodinya yang bongsor. So, menurut saya sih kemahalan. Saya kenal skywave saat ngobrol dengan rekan thunder di UNISMA, katanya dia mau jual motor thundernya lalu beli skywave-125.

SKYWAVE-BURGMAN
SKYWAVE-BURGMAN

Akhirnya saya teliti di internet, pertama-tama sih yang saya liat skywave-600 dan skywave burgman. Wiih .. bagus banget, terutama disain bagian depannya. Setelah sy searching dengan benar, muncullah skywave-125. Ternyata bagian depannya, agak mirip sama versi mahalnya. Saya teliti lagi milis-milisnya, ternyata keluhannya cuma suara ngorok katanya. Yang membuat saya tertarik adalah cc-nya yang imbang dengan bodinya. Terus, joknya panjang, cocok untuk boncengan ditambah lagi doble shock di belakang. Tidak salah lagi, saya langsung memilih motor ini. Tinggal masalah warna aja yang agak bingung. Karena saya penggemar warna hitam, nah .. Ternyata suzuki menyediakan seri: night rider. Langsung saja saya pilih night rider SR terbaru.

SKYWAVE-125
SKYWAVE-125

Saat, inreyen, busyet, enak banget. Biasa pake thunder, pake matic, tinggal gas rem. Begitu di tarik langsung ngebut, ga ada jeda untuk pindah gigi. Saat dibandingkan dengan mio dan spin, masalah tarikan urutannya adalah: mio – spin – skywave. Tapi di kecepatan tinggi, urutannya berubah: skywave – spin – mio. Kl masalah “ngorok” kayaknya skywave tidak cocok untuk dipaksa narik awal. Jadi anjuran saya, tarik pelan – pelan, saat speed di atas 30 baru tarik.. dijamin bisa ngalahin bebek bergigi. Nouvo? Sorry, ga pernah nyoba, setahu saya sih itu merek sabun.

Oiya, untuk yang ingin melihat jenis matic suzuki yang baru, sky drive, klik di sini.

SKYWAVE-125
SKYWAVE-125