Nilai Tugas Sistem Basis Data

Vian hidayat                       100

Raden rubiyanto              80

Haris sucipta                       90

M shodiqin         100

Nur faizin             0

Fajar martha                      100

Raden prabowo                                90

Sudaryono                          90

Junaedi

Pebi

Suhaemi  100

Andreas putu                    80

Ferry lesmana   100

Ovvry kuss                          100

Yohanes surisman                           60

Irwansyah                           100

Moh ridwan                       75

Mardiyanto nugroho                      60

Agung setiawan                                100

Khirland                               80

Unggal bagus                     90

M irwansyah                      100

Akhmad mustofa                             90

Yusuf shofy                        90

Bakhtiar rifai                       90

Syaeful ircham                  100

Dede supriyanto                              100

Anderson bo padita                        90

Iwan heri                                             100

Ibnu hajar                           100

Julli triansyah                     90

Pertemuan X-XI: IT Project Management

Hari/tgl : Sabtu, 20 Juni 2009

Dosen : Dr. Eng. Sukrisno Mardiyanto

Materi yang dibahas adalah lanjutan pertemuan sebelumnya yaitu menggunakan Microsoft Project sampai dengan pendanaan.

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan Risk Manajement. Tambahan lagi tentang outline tugas yang harus dikerjakan dan dipresentasikan di akhir kuliah.

Outline Tugas Kelompk

I. Pendahuluan
latar belakang masalah (sesuai topik yang dipilih)
2. Metodologi Pembangunan Sistem
Daur hidup perangkat lunak sesuai metodologi yang dinyatakan pada topik tugas
3. Perencanaan proyek
Wbs, cost Estimation, Penjadwalan Projek,Alokasi sumber daya
4. Penutup

Pertemuan X: IT Policy and Strategy Management

Bagian IV

strategi si

value chain dan is

porter industri value chain & is

porter competitive forces dan is

generic business strategies and is

swot

balance scorecard

1. porter value chain

– terutama bermanfaat manakala organisasi tersebut tidak memiliki rencana strategis yang jelas.

ct. utk marketing butuh ordering systems,dsb. tahu kebutuhan informasi masing2 organisasi.

selanjutnya dibuat tabel

primari act | Aktivitas  | kebutuhan informasi

operation   | —-       | —-

Hubungan dengan suplier dan sebagainya (external) gunakan value network

manfaat si dalam industri value /supply chin

– inventore : …

administration: paperless transaction of sales order, purchases order, dls

2. apakah keunikan competitive forces porter?

new entrants

|

|

Supplier  <———— Industri      bargaining power of

Competitors ——————-> buyers

Intensity of

rivality

potensi SI pada persaingan

Forces                                    business                                 potential is/it effect

threat of new                        menambah kapasitas                           – economies of scale

entrants                 menurunkan harga

new basis for competition

threat of new entrants:

– membuat calon pesaing merasakan entry barrier, karena perlu biaya mahal dalam membangun infrastruktur tersebut.

generic porter: differentiation, low cost dan focus.

skr dipecah menjadi oerall low cost provider strategy, broad differentianon str, focus low cost strategy, focused differentiation srategy dan best cost provider strategy

low cost strategy,

contoh black and decker dengan no return policy

contoh lain, ryanair dan tiger airways

differentiation strategy,

singapore airlines dan star alliance

berhadiah point yang bisa dipakai untuk hotel berbintang

servis yang diberikan oleh singapore airlines juga berkelas

focus differentiation,

misal body shop

fokus pada wanita kelas atas

diferensiasi pada kualitas

menggunakan aplikasi crm yang mencatat aktifitas setiap pelanggan dan mencatat jadwal kunjungan (termasuk mengingatkan).

4. rockart’s critical success factors

small number of easily identifiable operational goals

shape by industry, manager & envieronment

believed to assure firm’s success

used to determine organization’s information req.

langkah: buat goals lalu csf

misal: earning/share  untuk aoutomotive: styling, quality dealer system, cost control dan energy standards

csf didapat dari interview terhadap chif di perusahaan itu.

5. the balanced scorecard

example: manufacturing company of electrical product

imported components

orders tend to be unique for specific customer, now using stock strategy

problems: cost for components acquisition

cost of finished goods

long delivery time

4 perspective: finansial, customer, internal dan innovation.

contoh:

tujuan                                     csf                                           pengukuran kinerja                                             dukungan kebutuhan dan informasi bisnis

efisiensi dan         pemenuhan ketersedian     tingkat keahlian dan penglaman dari               mengadakan oursource untuk tenaga ahli

csf : kualitas sdm

Ukuran : kompetensi pegawai, tingkat disiplin pegawai, tingkat kesejahteraan

strategi: peningkatan manajemen sdm, sistem presensi terpadu, peningkatan adm kepangkatan.

matrik mc farlan

strategic      high potential

futre

key operatioal         support

present

si spmb

acconting is

si akademik

portal dan si alumni

payroll app

real sector indicators

aplikasi pembayaran mhs – bni

research database

asset management system

database kompetensi sdm

si procurement

semuanya dipetakan ke dalam: strategic, high potential, key operational atau support