Konversi dari Ruang Keadaan menjadi Fungsi Alih dan Sebaliknya

Untuk sistem yang Multi Input Multi Output (MIMO) biasanya sistem menggunakan persamaan dalam ruang keadaan (State Space Equation). MIMO menggunakan bentuk matriks yang sedikit rumit. Untuk mempercepat konversi di sini kita memerlukan bantuak komputer dengan perangkat lunak Matlab.

A. Konversi dari Fungsi Alih ke Ruang Keadaan

Di sini misalnya kita memiliki fungsi alih g=(100/(s2 + 2s + 10)). Untuk melakukan konversi ke persamaan Ruang keadaan gunakan instruksi pada command window Matlab:

Perhatikan teknik memasukkan instruksi di atas. Tiap fungsi alih menghasilkan empat matriks A, B, C dan D.

B. Konversi dari Ruang Keadaan Menjadi Fungsi Alih

Sebaliknya, Matlab juga menyediakan teknik mengkonversi Ruang Keadaan menjadi fungsi alih.

Maka dihasilkan fungsi alih dengan pembilang 100 dan penyebut s2 +2s + 10, sama dengan contoh fungsi alih di bagian A di awal tulisan.

C. Membuat Persamaan Ruang Keadaan dengan Simulink

Buka simulink, lalu gambar diagram blok berikut ini menggunakan blok persamaan ruang keadaan (perhatikan simbolnya).

Dobel klik State-Space. Isi dengan isian di bawah ini:

Klik Simulation > Starrt. Akan dihasilkan pada scope respon dari sistem tersebut. Jika dijalankan maka dihasilkan grafik di bawah ini (dengan mendobel klik scope).

Sebagai perbandingan, coba gambar di lembar yang sama untuk dua sistem kendali dengan dua format berbeda, yang satu ruang keadaan satunya lagi fungsi alih. Hasilnya adalah grafik yang sama, karena memang sesungguhnya dua sistem itu sama.

Selamat mencoba …

 

Rahmadya Trias H., ST, MKom.

Insert Database Access via Java

A. MEMBUAT DATABASE DI MYSQL

Jalankan server Apache pada folder Xamp


Jangan diclose console DOS yang mengindikasikan Apache sudah running. Berikutnya buka browser (Mozilla, IE, dsb). Ketik: localhost/phpmyadmin


Create sebuah database, misalnya database penjualan. Pada kolom “Create new Database” isikan “Penjualan”. Klik Create, maka akan terbentuk satu database penjualan. Berikutnya kita buat satu tabel, misalnya “barang”. Isi nama tabel beserta jumlah field (nanti bias diedit), misalnya field.


Setelah di klik “Go”, MySQL akan membentuk tabel “barang”. Perhatikan juga tipe data yang akan dimuat pada tiap-tiap Field.


Klik “Go” agar Mysql segera membentuk tabel tersebut dilanjutkan dengan “Save“. Jika tidak ada kesalahan, maka tabel barang sudah terbentuk. Tinggal kita memasukan beberapa barang. Pastikan muncul tabel barang pada phpmyadmin.


Database dan tabel akan muncul pada folder Xampplite/Mysql/Data pada windows explorer.


Untuk backup, copy saja subfolder data, ke media lain seperti cdrw/flashdisk. Isikan data pada tabel barang. Klik Insert untuk mengisi data.


Kemudian isikan dua record (tupple).


Maka kita telah berhasil mengisi tabel barang pada database penjualan. Berikutnya kita akan mencoba mengkoneksikan database Mysql tersebut dengan Java disertai operasi Insert Data.

B. MEMBUAT FRAME INSERT DATA

Buka Netbeans 6.0.1 atau 6.9.1. Buat sebuah project baru dengan nama, misalnya penjualan. Jangan lupa arahkan folder di tempat yang kita inginkan, missal di drive D.


Klik “Finish” jika sudah diisi. Maka Netbeans akan menyediakan tempat project kita. Klik kanan pada paket Penjualan > new > JFrame Form.


Beri nama kelas tersebut, misalnya insert. Rancang tampilan Graphic User Interface (GUI) sebagai berikut:


Perhatikan jangan sampai tertukar antara label dengan Text Field. Lalu ganti tampilan dengan klik kanan > edit Text. Kosongkan tulisan jTextField1, jTextField2, jTextField3.


Untuk membuat kode program dobel klik “INSERT” kemudian isikan dengan terlebih dahulu mengkoneksikan database ke java.


Klik symbol lampu, jika muncul karena Java membutuhkan kelas tambahan.

try

{

Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”);

Connection con = DriverManager.getConnection(“jdbc:mysql://localhost:3306/penjualan,”root”,””);

java.sql.PreparedStatement stat = con.prepareStatement(“insert into barang(kode,nama,harga) values(?,?,?)”);

stat.setString(1,jTextField1.getText());

stat.setString(2,jTextField2.getText());

stat.setString(3,jTextField3.getText());

stat.executeUpdate();

javax.swing.JOptionPane.showMessageDialog(null,”berhasil”);

jTextField1.setText(“”);

jTextField2.setText(“”);

jTextField3.setText(“”);

}

catch(Exception e)

{

System.out.println(“gagal” +e);

}

}

Lalu jalankan.