# Keyboard Application on Andoid Market

I have been using a keyboard doc for my SGT 10.1 for six months. There are many problem when using it for my daily task, espesially the problem of appearing the shortcut alphabet, everytime I press a button to long. The default keyboar application when I bought this gadget: English Keyboard and Samsung Keypad, having many problem. When I tried to change to English Keyboard, there is no problem of appearing the shortcut (I think they are greek or latin alphabet) anymore, but there is bigger problem, my tablet sometimes give series of alphabet like pressing a button long.

At first time, I think there is a problem with my keyboard doc, but at last a have the answer. We must chose a suitable keyboard doc application for our tablet. When I search it on android market, I found Green Keyboard. This application is good at first time, but when I used it for typing, I surprised because my shift button did not work, so I tried to find another free keyboard doc application. Finally I found good keyboard doc application that fit with my tablet, the name is Ice Cream Sandwich Keyboard Free.

It appears simple without a lot of accesories like Green Keyboard, but because the size is very big, we easily press a button. The vendor must be give choice of the size of keyboard, because it shut my writing application up to 50% of area, eventhough we can hide it. But I have been using this free application until now, thanks for the vendor.

Iklan

# Latihan Menjelang UAS: Arsitektur dan Organisasi Komputer

1. Berapakah konversi bilangan 75.5 desimal menjadi floating point single precision?

Jawab:

Untuk menjawab soal di atas kita buat menjadi beberapa tahap:

1. Tahap pertama mengkonversi 75.5 desimal menjadi biner

Bagi 75 dengan 2 terus menerus hingga bilangan terkecil hasilnya -> 1001011

Bilangan di belakang koma biner adalah 0.5, 0.25, 0.125, dan seterusnya. Berarti 75.5 dalam biner= 1001011.1

2. Tahap kedua merubah menjadi bilangan berpangkat. Ambil harga 1.xxxx. Jadi 1001011.1 dirubah menjadi: 1.0010111 x 26.
3. Tahap ketiga adalah mengkonversi pangkat (dalam hal ini 6) menjadi exponent terbias:

Rubah dulu 6 desimal menjadi biner: 110(b). Setelah itu jumlahkan dengan 07FH atau 0111111(b). Hasilnya: 10000101.

4. Tahap keempat adalah mengatur komposisi bilangan floating point.

Bilangan floating point single precision terdiri dari 32 bit dengan komposisi bit pertama adalah tanda (0 untuk positif dan 1 untuk negatif), komposisi berikutnya adalah exponen terbias, dan dilanjutkan dengan sisa (angka di belakang koma) hingga seluruhnya 32 bit.

Sign (tanda)        : 0

Exponent terbias    : 10000101

Mantisa        : 0010111 ditambahkan nol hingga seluruhnya 32 bit.

01000010 10010111 00000000 00000000

5. Berapakah konversi dari bilangan floating point berikut ini menjadi desimal?

11000000 11110000 00000000 00000000

Jawab:

1. Prinsipnya adalah sama dengan soal A, hanya dibalik langkahnya. Pertama pecah menajdi seperti langkah 4 soal A.

Sign (tanda)        : 1 (berarti negatif)

Exponent Terbias    : 10000001

Mantisa        : 11100000

2. Langkah kedua, kita mencari pangkat (exponent) dari exponen terbiasnya.

Exponent tak terbias = Exponen terbias – 07FH. Disini dikurangi karena pada langkah 3 soal A ditambah. Jadi 10000001 – 01111111 = 10 (b) dan dalam desimalnya = 2. Jadi pangkatnya adalah 2.

3. Langkah berikutnya adalah memasukan mantisa ke dalam pangkat yang telah dihitung di langkah 2. Mantisanya adalah 11100000 berarti pangkat lengkapnya:

1.11100000 x 22 atau tanpa menggunakan pangkat: 111.100000.

4. Langkah terakhir dan yang termudah adalah mengkonversi hasil perhitungan 3 menjadi desimal. Perhatikan ada angka di belakang koma. Jadi bilangan tersebut adalah pecahan. Kita konversi terlebih dahulu yang di sebelah kiri koma, 111(b) = 7 dan di sebelah kanan koma: 0.1(b) = 0.5. Awas, jangan lupa karena tandanya negatif, maka jawabannya adalah -7.5.
5. Berikutnya soal yang lebih rumit, yaitu rubah menjadi desimal bilangan floating point single precision berikut ini:

00111111 00010000 00000000 00000000

Jawab:

1. Seperti biasa pecah menajdi seperti langkah 4 soal A.

Sign (tanda)        : 0 (berarti positif)

Exponent Terbias    : 01111110

Mantisa        : 00100000

2. Langkah kedua, kita mencari pangkat (exponent) dari exponen terbiasnya.

Exponent tak terbias = Exponen terbias – 07FH. Disini dikurangi karena pada langkah 3 soal A ditambah. Jadi 01111110 – 01111111 = 11111111(b) dan dalam desimalnya = -1. Jadi pangkatnya adalah -1. Di sinilah yang tersulit.

3. Langkah berikutnya adalah memasukan mantisa ke dalam pangkat yang telah dihitung di langkah 2. Mantisanya adalah 11100000 berarti pangkat lengkapnya:

1. 00100000 x 2-1 atau tanpa menggunakan pangkat: 0.100100000.

4. Langkah terakhir dan yang termudah adalah mengkonversi hasil perhitungan 3 menjadi desimal. Perhatikan ada angka di belakang koma. Jadi bilangan tersebut adalah pecahan. Di sebelah kanan koma: 0.100100000(b) = 0.5 + 0.0625. maka jawabannya adalah 0.5625.
5. Berapakah Konversi data ke sinyal enkode Modified Frequency Modulation (MFM)

1001011 dan berapa dalam Run-Length Limited (RLL)

Jawab:

1. Perhatikan aturan main:
1. pulsa berisi data harus logika 1 (sinyal naik ke atas).
2. Walau ada nol berurutan, tetap nol di sinyal data (d).
3. Jika ada nol berurutan, menjadi 1 di sinyal clock (c) tetapi tetap 0 di sinyal data (d). Gunanya untuk sinkronisasi saat pembacaan harddsik.
2. Gunakan grafik dengan membagi menjadi C dan D.

Isi bagian data sesuai dengan soal (jika nol berada di bawah dan 1 berada di atas). Dilanjutkan dengan mengisi bagian clock (C). Perhatikan jika data=0 dilanjutkan dengan clock 0 maka harus naik, lihat aturan C.

1. RLL membagi tiap MFM menjadi 3 bagian. Lihat tabelnya untuk misalnya jenis encode 2,7

Kelompokkan menjadi data yang sesuai Input Data Stream. Jadi 1001011 akan dikelompokan menjadi (10)(010)(11) yang akan dikonversi menjadi: 01001001001000 pada tabel di atas. Cara menggambar mudah, nol di bawah, satu naik.

Berapakah nilai desimal:

01011101 10010011 0000000 00000000

0 10111011 00100110 à lanjutkan.

# SOAL UAS IMK

1. Storyboard, diag. Navigasi, Use Case & Activity Diagram pada kasus tertentu. (UAS)
2. 15 soal dari 30 soal pilihan ganda (pertemuan 9 – 14). (Pilih 15 saja – Kelompok). Yang tidak masuk dikumpulkan saat ujian.

1. GUI singkatan dari …
2. Berisi kode dan data yang diperlukan supaya grafik dapat ditampilkan di layar …
3. Porsedur untuk memulai menggunakan grafik adalah …
4. Graph Diver pada unit standar graph adalah … (sebutkan 3 saja).
5. Prosedur standar untuk berpindah dari mode grafik ke mode teks …
6. Faktor yang berhubungan dengan kenyamanan kerja diistilahkan dengan …
7. Aspek penting yang perlu dipertimbangkan yang berhubungan dengan kenyamanan kerja … (sebutkan 3)
8. Suatu bidang ilmu yang berhubungan dengan pengukuran tubuh manusia disebut …
9. Sebutkan contoh tipe pekerjaan yang perlu dipertimbangkan yang berhubungan dengan ergonomik … (min 3).
10. Sebutkan tujuan2 dari Antropometrik
11. Komponen antarmuka grafis yang digunakan untuk mengatur nilai suatu peubah, biasanya bertipe numerik, dengan menambah atau mengurangkannya dengan suatu nilai tertentu dan nilai maksimum dan minimum peubah dinyatakan dengan jelas adalah …
12. Komponen antarmuka grafis yang digunakan untuk menampilkan sejumlah pilihan yang tersedia yang dapat dipilih oleh pengguna program. Biasanya pilihan yang dapat dipilih berupa pilihan tunggal, tetapi dalam kondisi tertentu juga dimungkinkan untuk membuat pilihan jamak (multiple choices) adalah …
13. Komponen antarmuka grafis yang menampilkan pilihan tidak akan terlihat sampai pengguna menekan tombol kontrol dan juga dapat memasukkan pilihan yang mungkin tidak ada dalam daftar pilihan yang tersedia adalah …
14. Komponen antarmuka grafis yang digunakan untuk mengaktifkan suatu aktivitas apabila tombol tersebut ditekan menggunakan mouse (Click Mouse) adalah …
15. Jenis widow, kecuali
a. Document Window
b. Application Window
c. Utility Window
d. Multiple Window
16. Yang perlu diperhatikan dalam mendesain judul window, kecuali
a. Window harus diberi Judul
b. Judul Window harus relevan
c. Beri judul yang berbeda pada window yang dibuka
d. Berilah Font yang menarik
17. Ketentuan boleh tidaknya berinteraksi dari wondow satu ke window lain dalam satu aplikasi
a. Modality
b. Entity
c. Ergonomik
d. Flexiblelity
18. Yang perlu diperhatikan dalam mendesain window, kecuali
a. Desain Judul Window
b. Modality
c. Desain Border
d. Warna Window
19. Mekanisme saat window menerima data data dari input device antara lain …
20. Jaringan komputer yang menghubungkan komputer seluruh dunia disebut …
21. Sebutkan (min 3) cara mengakses internet …
22. Perusahaan penyedia jasa layanan internet disebut …
23. Sebutkan beberapa sumber daya (source) internet … (min 3)
24. Jaringan komunikasi tanpa kabel disebut …
25. Jaringan komunikasi tanpa kabel disebut
26. Situs web yang tidak mempunyai produk tetapi merupakan perantara yang menyediakan sarana komunikasi dan informasi seperti produk dan harga yang berasal dari pemasok diantara pebisnis disebut
27. E – Intermediary pada internet atau situs web yang menawarkan hubungan kepada konsumen ke situs-situs web lain atas jasa ini web yang menghubungkan ke web lain akan mendapatkan komisi disebut
28. Pada perdagangan elektronis yang model perdagangan yang terjadi antara konsumen dengan konsumen dan memungkinkan orang-orang dapat menjual atau membeli barang diantara mereka sendiri disebut …
29. Pada perdagangan elektronis yang mendukung bisnis berbasis konsumen ke pelaku bisnis yang memungkin konsumen dapat menjual ke suatu perusahaan disebut …
30. Pada perdagangan elektonis atau e-commerce yang menyatakan jual beli produk atau jasa melibatkan dua atau beberapa perusahaan yang umumnya terlibat perusahaan pemasok, distributor, pabrik disebut …

# Latihan Pra UAS

Menggambar 3D Bentuk Sederhana. Misal kita akan menggambar bentuk berikut ini:

1. Pilih “new” ISO A3.
2. Masuk ke jendela “Model”
3. Klik View – 3D view – SE Isometric
4. Bentuk di atas adalah setengah lingkaran diextrude terlebih dahulu. Buat terlebih dahulu koordinat yang sesuai (rotasi terhadap x), klik Tools – New UCS – X
5. Gambar arc hingga membentuk setengah lingkaran. Pilih view – Front. Pilih Center – Titik awal – Titik akhir.

6. Gunakan perintah OFFSET , dengan mengklik Object – ketik jarak offset (misalnya 20) – klik arah offset-nya (keluar atau ke dalam). Dilanjutkan dengan menutup bagian bawah menggunakan garis.

7. Berikutnya lakukan modifikasi dengan “Extrude”. Ketik extrude atau Klik Draw – Solid – Extrude. Tetapi sebelumnya garis2 itu dibuat menjadi satu lewat command “region” . Pilih bagian2 yang akan digabung. Jika sudah selesai lakukan extrude dengan ketebalan tertentu, misalnya 200.

8. Berikutnya membuat lubang atas, pertama-tama ubah lagi posisi koordinatnya, putar balik sumbu-x, atau untuk kembali ke posisi mula2 klik pilihan “World”. Pilih bidang pandangan atas: Views – 3DViews – Top. Buat lingkaran di tengah-tengah dari garis vertikal.

9. Untuk membuat lingkaran tepat di tengah-tengah, bisa kita gunakan garis bantu, dan saat memilih center lingkaran, pilih “Midpoint” pada SNAP. Kembali ke View – SE Isometic, buat extrude pada lingkaran setinggi mungkin. (Garis bantu mungkin bisa dihapus).

10. Untuk membuat lubang dapat kita gunakan SUBTRACT (pengurangan), dengan bagian yang dikurangi adalah bangun pertama. Ketik SUBTRACT atau Klik Modify – Solid Editing – Subtract. Klik bangun Pertama, enter, klik bangun kedua, enter, maka dihasilkan bentuk di bawah ini.

11. Lanjutkan.

Berhubung kesulitan dalam memberi nilai di Ujian Akhir Semester (UAS) nanti, maka ujian akan dilaksanakan lebih awal yang akan dilaksanakan tiap minggu sampai pelaksanaan UAS. Tiap minggu beberapa orang siswa 1 – 8 orang melaksanakan ujian. Soal – soalnya dapat dilihat di bawah ini, dengan tiap siswa berbeda soalnya. Gunakan ukuran sendiri tetapi buat garis ukur lengkap. Pandangan yang digunakan pandangan Amerika. Termasuk juga gambar tiga dimensinya.

Gambar mana yang harus dibuat akan saya berikan secara acak, coba gambar beberapa bentuk agar mengetahui kesulitan-kesulitan yang akan dihadapi nanti.

# Membuat KLF di Simulink Matlab

Di antara berbagai jenis kontroler, Kontroler Logika Fuzzy (KLF) merupakan jenis kontroler terbaru dan memiliki kelebihan dari sisi kepraktisan dibanding dengan Proporsional Integral dan Differensial (PID) yang telah lama digunakan. Untuk mempraktekan KLF, buka Matlab.

1. Arahkan “Current Directory” ke folder Anda.

2. Kita akan mencoba membuat KLF paling sederhana, hanya dengan satu masukan, misalnya SUHU. Ketik “fuzzy” di command window.

3. Secara default, Matlab memberikan satu masukan dengan satu keluaran, dan jenis fuzzy “Mamdani”. Baca teori fuzzy untuk mengetahui jenis-jenis fuzzy. Ganti nama input1 menjadi “error” dan output1 menjadi “respon”.
4. Berikutnya adalah menyeting “Fungsi Keanggotaan (Membersip Function)“. Dobel klik pada masukan (error). Untuk sistem pemanas, kita akan membagi hanya menjadi dua MF, yaitu error yang rendah dan yang tinggi dengan range (jangkauan) antara -10 hingga 90 derajat. Maksudnya, jika error 90 derajat, berarti selisih antara masukan dengan keluaran sebear 90 derajat. Sedangkan -10 terjadi ketika keluaran lebih besar dari masukan. Tetapi kita masukan saja jangkauannya antara -90 dan 90 derajat.

5. Berikutnya kita merancang keluaran (respon), dengan menekan respon. Sama dengan error, respon misalnya hanya ada dua MF, yaitu hidup dan mati dengan range antara 0 sampai satu.

6. Setelah mengeset masukan dan keluaran, langkah terpenting adalah membuat rule (aturan) dengan if – then. Jika suhu keluaran dingin maka pemanas dihidupkan. Dingin berarti errornya tinggi, maka buat rule: jika error tinggi then respon hidup. Sebaliknya jika suhu keluaran melebihi set point (panas) maka pemanas dimatikan, rule-nya: jika error rendah then respon mati.

7. Langkah berikutnya adalah menyimpan FUZZY dengan cara klik File – Export – to File. Beri nama, misalnya “pemanas”. Jika Anda lihat di folder kerja, akan tampak satu file fuzzy dengan nama “pemanas.fis”.
8. Untuk mengujinya buka jendela model, klik (simulink), gambar bentuk di bawah ini, jika tidak bisa menemukan Fuzzy Logic Controller (FLC) ketik “fuzzy” di searching. Dobel klik pada “Fuzzy” di simulink, isi parameter dengan ‘pemanas.fis’ (gunakan petik satu).

9. Jalankan dengan menekan tombol RUN. Lihat hasilnya dengan merubah-rubah nilai masukan. Hasilnya tampak pada Display.

10. NOTE: untuk Matlab versi 7.0 ternyata ada masalah di Deffuzifikasi, oleh karena itu ganti metode defuzzifikasinya dari centroid menjadi “bisector”. Selamat Mencoba !

# Gali Sumur Baru

Pas mau mandi, ga ada air, repot dah. Kita kan manusia, walaupun bukan ikan, tetap saja butuh air. Toh badan kita sebagian besar mengandung air. Jadi jangan harap bisa hidup nyaman tanpa tersedianya air bersih (yang murah tentu saja, masak mandi pakai air mineral?).

Waktu pertama kali akan tinggal di lokasi rumah saya yang baru, para tetangga sudah mewanti-wanti untuk tidak memasang Jet Pump. Akhirnya saya pasang “Semi Jet Pump”. Sebenarnya apa sih istilah-istilah itu? Beberapa sumber mengatakan bahwa sumur dibagi menjadi dua yaitu sumur dangkal dan sumur dalam. Sumur dalam pun terbagi lagi menjadi air kecil dan air besar (artesis). Sedangkan “Jet Pump” sendiri itu merupakan jenis pompanya (kemampuan hisap). Jika sanggup menghisap dengan ketinggian air di atas 25 meter, maka namanya Jet Pump. Jika kurang, pompa biasa, atau yang kemampuannya mendekati Jet Pump diistilahkan dengan “Semi Jet Pump”.

Selang satu atau dua tahun kemudian, muncul kemarau panjang, dan alhasil, kami kekurangan air. Beberapa tetangga sudah mengeluh, air tidak mengalir, dan bahkan pompa rusak akibat tidak ada yang dihisap. Sempat juga pompa saya rusak, sebelum akhirnya diperbaiki dengan memanggil tukang servis pompa langganan di komplek itu. Walaupun bisa dipompa pada malam hari antara jam 11 hingga jam 4, tentu saja merepotkan karena kerjaan kita bukan “nyedot air” saja. Untungnya kemarau panjang cepat berlalu dan air terisi kembali. Dan dana untuk membuat sumur baru bisa dialihkan ke tempat lain.

Makin banyak penghuni rumah di kompleks kami, sepertinya memunculkan masalah baru terutama mengenai suplai air. Tiap penghuni baru selalu memasang “Jet Pump”, dan diperbolehkan. Bahkan beberapa rumah lama yang kekurangan air memasang sumur baru tepat di dalam selokan, dan terlihat jelas setiap orang yang melintas. Etika sepertinya sudah banyak dilanggar, banyak rumah-rumah yang pintu gerbangnya melebihi selokan, yang selain memakan lahan umum, juga mengurangi lebar jalan. Hasilnya adalah, kemarau belum tiba, rumah saya sudah kehabisan air. Mau ga mau saya gali sumur baru.

Kedalaman sumur sebelum menembus batu di daerah saya adalah 19 meter, dan jika ingin lebih dalam lagi tidak bisa dengan cara manual, harus dengan mesin hidrolik. Sebelumnya sumur saya hanya sedalam 9 meter dan masuk kategori Semi Jet Pump, dan sekarang digali 19 meter dengan jenis pompa “Jet Pump”. Jika ingin dalam lagi, dengan bantuan mesin bor, bisa hingga kedalaman 100-an meter, dikenal dengan istilah sumur artesis, tentu saja mahal, tapi air dijamin bersin. Kabarnya biaya bornya dihitung per-meter. Menunggu pemerintah daerah menyediakan air minum (PAM) ga ada kejelasan waktu kapan dibangunnya, mengingat daerah kami bukan kota, sepertinya masih lama.

Update 25 Agustus 2015. Alhamdulillah sekarang PAM sudah masuk :). Tetapi untuk menjaga pasokan air, input air dipecah dua, satu untuk yang lama (jet pump) dan satu untuk yang baru (pam).

# Membuat Tabel di ACCESS 2007: Komputer II Ekbis FAI

Berikut langkah-langkah membuat Database Pembayaran Kursus:

1. Buka Microsoft Office Access 2007.

2. Pilih folder dan nama database yang akan dibuat:

3. Jika sudah memiliki database dan hanya akan menambah table baru (tabel Pembayaran), maka klik Alt-F – Open, Cari lokasi filenya, maka setelah di klik, muncul databasenya.
4. Buat satu tabel baru dengan nama pembayaran, Create – Table:

5. Simpan dengan mengklik icon disket, beri nama misalnya “Bayar”.

6. Untuk merancang sebuah tabel kita harus masuk ke menu disain dengan mengklik kanan tabelnya – Design View.

1. Tambahkan field-fieldnya hingga terbentuk tabel dengan beberapa field yaitu : no_bayar, nim, nama dan alamat. (ID langsung diisi no_bayar, yang berfungsi sebagai “Primary Key”). NOTE: Jangan lupa menyimpan tabel yang telah kita disain. Jumlah diisi dengan tipe data (Data Type:number).

2. Anda telah selesai membuat satu tabel baru pada database pembayaran, buat tabel lain yang memuat data mahasiswa, dengan cara no. 4 sampai no.7, sehingga nanti di jendela “All Tabel”, muncul dua tabel yaitu “Mahasiswa” dan “Bayar”. NOTE: Jika nama dan alamat diambil dari tabel mahasiswa, tentu saja tidak perlu dibuat field nama dan alamat di tabel bayar)

3. Berikutnya kita akan membuat sebuah relasi antara tabel “mahasiswa” dengan tabel “bayar”. Klik menu “Database Tools – Relationship”.

4. Dengan menu ini, secara visual kita akan mengkoneksikan antara kunci “Primary Key” dengan “Kunci Tamu”. Blok semua tabel yang akan dibuat relasinya. Klik “Add” dilanjutkan dengan “Close”. Klik dengan menekan tombol “Shift” agar terpilih kedua tabel tersebut.

5. Untuk membuat relasi, klik NIM pada tabel mahasiswa, tahan dan gerakkan ke NIM pada tabel bayar (diistilahkan dengan drug), sehingga membentuk garis relasi.

6. Ada berbagai jenis hubungan, tapi di Access tersedia pilihan tentang integrity, apakah jika NIM di tabel bayar jika dihapus maka NIM di tabel mahasiswa ikut terhapus/terupdate atau tidak bisa dilakukan dengan mencentang pilihan-pilihan:

7. Selamat, Anda telah berhasil membuat sebuah relasi antara tabel bayar dengan tabel mahasiswa. Untuk mengisi data pada tabel, klik kanan tabel mahasiswa – pilih “Open”.