DIAGRAM AKTIVITAS (ACTIVITY DIAGRAM)

Berbeda dengan diagram use use case yang hanya menggambarkan apa yang dilakukan oleh sistem, pada diagram aktivitas, bagaimana sistem melakukan suatu aksi dijelaskan lebih rinci. Beberapa situs menjelaskan cukup baik mengenai diagram aktivitas, bahkan ada yang memberi tip dan trik untuk membuat diagram aktivitas dengan cepat. Lihat link ini.

Diagram aktivitas adalah bentuk objek dari diagram air (flowchart) dan diagram alid data (DFD). Beberapa kelemahan pada diagram alir yang tidak praktis diperbaiki di  diagram aktivitas. Sebagai contoh saat kita membuat suatu keputusan dari perhitungan, apakah positif atau negatif, saya dan mungkin anda ribet juga menulis kondisi berupa pertanyaan. Nah, pada diagram aktivitas, tidak ada pertanyaan, hanya saja saat keluar dari diamond (simbol keputusan) harus dijelaskan kondisi yang “tidak”, dengan cara menulis kata di antara kurung kotak dan dicetak miring, misalnya untuk kasus di atas [x negatif].

Beberapa istilah yang muncul pada diagram ini adalah: Initia Node, Aktivity Final Node, Activity, Flow/edge, Fork, Join,Condition, merge, partition, Sub Activity Indicator, Flow Final, Note, Use Case.  Berikut ini contoh diagram aktivitas, rancangan Scott W. Ambler 2005.

image

                                                            

Masalah Kompatibilitas Polaris Office dengan Microsoft Office

Setelah masalah keyboard selesai, ternyata muncul masalah baru lagi yaitu saat tulisan akan diedit atau dicetak lewat laptop dengan Microsoft Office 2007, muncul masalah baru yaitu tulisan tidak beraturan di tepi kanan. Sepertinya ada problem saat pemotongan suatu kata di polaris, ternyata tidak terdeteksi sebagai pemotongan di Microsoft Office. Sehingga saya harus mengedit ulang tiap kalimat. Lebih jelasnya adalah misal di polaris kata di ujung kanan kata “saat” dipotong secara otomatis menjadi “sa-” dan di baris baru “at”. Maka saat dibaca oleh Ms Office walaupun tidak terpotong (terletak di tengah-tengah) tetap terbaca “sa -at”, yang tentu saja memiliki makna yang berbeda dengan aslinya “saat”.

Saya mencoba lagi, membuat file word baru dengan format bukan word 2007 melaikan word 2003. Seperti tulisan ini dan hasilnya lumayan baik, tidak terjadi masalah seperti di atas. Berikutnya saya mencoba untuk membuat rata kanan (Justify) lewat aplikasi polaris. Hasilnya ternyata memuaskan, 100% ok. Kesimpulannya adalah Word 2007 pada polaris tidak kompatibel dengan Microsoft. Jadi saran saya adalah ketika membuat file baru kita menggunakan format Word 2003 saja. Jika mau mengkonversi di Microsoft saja belakangan.

Masalahnya adalah saya sudah mengetik beberapa fila di polaris office dengan format 2007, jadi agar bisa dibaca normal, saya harus mengkonversi terlebih dahulu file-file tersebut ke office 2003. Perhatikan kata “file-file” pada kalimat sebelum ini. Tadinya saya sempat khawatir saat dibuka di Microsoft Word 2007 tulisa tersebut berbunyi “file- file” yang dianggap dua file terpisah, tapi ternyata tidak, :). Akhirnya saya coba mengkonversi file polaris saya yang berformat word 2007 menjadi word 2003 dengan cara melakukan save as setelah dibuka. Nama file-nya saya ganti menjadi berekstensi DOC, bukan DOCX. Mantap, ternyata hasilnya OK.

Jadi saya sarankan untuk pengguna polaris di komputer tablet, dalam hal ini Samsung Galaxy Tab 10.1 dan mungkin cocok juga untuk jenis yang lainnya, agar:
1. mematikan fasilitas getar dan suara di virtual keyboardnya karena dapat mengganggu keyboard doc (seperti tertekan terus).
2. Membuat file word dengan format 2003 karena jika menggunakan format 2007 hasilnya berantakan saat dibuka di word 2007.
3. Selalu cek update software, karena bug, tidak kompatibel, mungkin diperbaiki oleh vendor pembuat software tersebut.
4. Jangan lupa selalu menyimpan ketikan kita sesering mungkin, terutama jika kita menjalankan lebih dari satu aplikasi. Dikhawatirkan saat RAM tablet tidak cukup, terkadang sistem memaksa (force stop) berhenti polaris kita (banyak memakan RAM) dan yang kita ketik akan hilang jika belum disimpan.

Kriteria Kestabilan Nyquist

Pertemuan kali ini membahas kriteria kestabilan Nyquist.

Tiga kemungkinan kestabilan sistem berdasarkan diagram nyquist, antara lain:

  1. Tidak ada pengelilingan di titik -1+j0. Sistem stabil jika tidak ada pole yang terletak di sebelah kanan sumbu J.
  2. Ada satu atau lebih pengelilingan titik -1+j0 berlawanan arah jarum jam. Sistem stabil jika jumlah pengelilingan titik itu sama dengan jumlah pole yang di sebelah kanan j.
  3. Ada satu atau lebih pengelilingan titik -1+j0 searah jarum jam. Sistem tersebut tidak stabil

Contoh:

Tentukan fungsi di bawah ini, stabil atau tidak, dengan diagram nyquist, jelaskan.

Transfer function:

2

————-

s^2 + 3 s + 5

Buka matlab, buat fungsi alih: g=tf(2,[1 3 5]). Jalankan >>nyquist(g), maka akan muncul grafik berikut ini:

    

Diagram di atas masuk kategori (1), tidak ada pengelilingan di titik -1+j0. Stabil jika tidak ada pole di sebelah kanan J. Untuk mengetahui pole sistem tersebut ketik >> pole(g).

ans =

-1.5000 + 1.6583i

-1.5000 – 1.6583i

Seluruh Pole terletak di sebelah kiri J (lihat -1,5, negatif, berarti di sebelah kiri j pada bidang S).

Latihan:

Tentukan kestabilan sistem di bawah ini dengan diagram Nyquist.

>> g=tf(1,[1 2 3 15])

 

Transfer function:

1

———————-

s^3 + 2 s^2 + 3 s + 15

Diagram Nyquist-nya >>nyquist(g)

Karena tidak ada pengelilingan di titik -1+j0, maka masuk kategori (1). Tinggal mencari pole-nya apakah ada yang di sebelah kanan?

>> pole(g)

ans =

-2.8212

0.4106 + 2.2690i

0.4106 – 2.2690i

Ternyata ada dua pole di sebelah kanan j (positif), maka sistem tidak stabil. Coba buktikan untuk masukan step.

>> gclose=g/(1+g)

Transfer function:

s^3 + 2 s^2 + 3 s + 15

—————————————————

s^6 + 4 s^5 + 10 s^4 + 43 s^3 + 71 s^2 + 93 s + 240

>> step(gclose)

Tampak gambar di atas membesar terus tak hingga yang menandakan sistem tidak stabil.

Kesimpulan:

Untuk menjawab pertanyaan, lakukan langkah berikut:

  1. Buat fungsi alih, g
  2. Buat diagram nyquist, nyquist(g)
  3. Lihat apakah mengelilingi titik -1+j0?
  4. Lihat polenya, pole(g). hitung jumlahnya yang di sebelah kanan.

Use Case Diagram: IMK

Diantara diagram-diagram Unified modeling Language (UML), sepertinya hanya use case dan activity diagram yang penting dalam perancangan sistem interaksi. Use case diagram yang termasuk dalam kategori static diagram bermaksud menjelaskan apa yang dilakukan sistem. Yang terlibat dengan use case disebut actor (pemain). Relasi antara use case dengan actor adalah garis asosiasi (berpanah atau tidak). Suatu use case bisa saja tergantung dari use case lainnya dengan jenis ketergantungan tertentu (include atau extend). Untuk mempermudah organisasi use case terkadang diperlukan generalisasi.

Beberapa aturan harus ditaati seperti untuk penamaan use case harus berupa kata kerja, dengan yang mengerjakan adalah sistem. Sedangkan aturan-aturan lain yang bermaksud mempermudah pembaca diagram antara lain user (actor) dan pihak yang dilayani sebaiknya di sebelah kiri, sedangkan admin atau pendukung sistem terletak di sebelah kanan.

Gambar di atas adalah salah satu contoh use case web site google dengan fasilitas layanan yang disediakannya. DLL disini tentu saja harus ditulis dengan seluruh layanan yang disediakan. Beberapa metode autentifikasi bervariasi di internet. Terkadang tidak menggunakan include, melainkan extend.

Berikut hasil penilaian latihan membuat Use Case:
1. Aplikasi Pembayaran Pajak untuk Pensiunan: Ikmal, M. Fadhlan, Rachmat H, Rachmat M, Wahyu, Yayan -> 70 (tidak jelas fungsi login, krena user bisa melihat, transfer dan aktivitas lain tanpa login.image

2. Web absensi Karyawan: Bintang Fajar, Dwi Yudha P. Eko Hadi, Ichsan, Nurikhsan J, Rikardus K. -> 70 sama dengan no.1, login tidak adà fungsinya
3. Web online busana muslim: Laras, Desta, Elmina, Putri, Rizka, Maulidha -> 90. Cukup baik, hanya standard untuk include dan generalisasi masih salah (bentuk panah dan garis).
image
4. Pembelajaran Untuk anak Balita: Anita, Astri, Dwi, Indah -> 90
5. Web game untuk anak-anak SD: Amalia, Aulia, Ghozia, Neti Septini, Winda -> 85 terlalu banyak include, bahkan terdapat include di dalam include.
6. E-Learning: Oscar, Imam, Ghalih, Nanda -> 80. Masih kebingungan antara generalisasi dengan extend.

Problem  Keyboard Doc Samsung Galaxy Tab 10.1

     Hampir sebulan saya mencari bagaimana menyelesaikan permasalahan pada keyboard samsung tablet saya yang terkadang ketika mengetikan huruf, huruf yang saya tekan seolah-oleh tertekan terus, misalnya aaaaaaaaaaaa. Walaupun kejadian itu munculnya hanya saat saat tertentu, tetapi terkadang menjengkelkan juga karena saya harus mendelet huruf-huruf tersebut. Mbah google pun telah saya tanyai, tetapi tidak ada situs, blog ataupun milis yang membahas hal tersebut. Malah di youtube ada yang membandingkan antara Galaxy Tab Keyboard dengan IPad 2 Keyboard yang cenderung memenangkan IPad 2. Parahnya lagi dia (buffalo) mengatakan ada masalah di keyboard samsung yaitu tidak selalu terdeteksi saat ditancapkan, dan harus mereset. Kayaknya, itu masalah cacat pabrik, soalnya hampir dua bulan saya memakai keyboard doc samsung, tidak ada masalah tuh dengan koneksi, tiap saya tancap selalu OK, terdeteksi langsung.  

     Satu persatu masalah terpecahkan, misalnya kerap munculnya alat bantu huruf a berbagai jenis (misalnya spanyol). Alat bantu itu muncul jika saya memilih keyboard default bawaan samsung dan tidak muncul jika saya mensetting keyboard tipe US. Ternyata alat bantu itu muncul jika kita menekan huruf a terlalu lama, misalnya saya tekan huruf ‘a’ agak lama à.

image

Terjawab sudah mengapa selalu muncul alat bantu tersebut. Jadi saya harus mengetik huruf a dengan cepat. Yang membuat saya lama mengetik huruf a karena jika kita mengetik huruf a kita akan menggunakan jari terlemah yaitu kelingking kiri (maklum saya bukan orang kidal. Sedangkan huruf yang selalu tertekan, diakibatkan oleh setting getar dan suara. Jadi jika suara dan getar saya hilàngkan (memang getar dan suara ditujukan untuk keyboard virtua, bukan keyboard doc) maka kejadian tertekan terus tidak lagi muncul, syukurlah. Entah dari mana jawaban itu muncul, saya tidak tahu, dan memang muncul begitu saja berupa hipotesa saja tadinya.
     Untuk jenis pilihan keyboad US, masalah alat bantu itu kerap muncul, tetapi masih ada masalah  huruf yang tertekan terus menerus. Jadi untuk sementara saya menggunakan jenis keyboad samsung, dengan catatan tidak menekan huruf a terlau làma (muncu lagi tuh). Atau adakah pembaca yang bisa membantu mengatasi problem itu, walaupun saya menekan huruf a lama, tidak muncul alat bantu itu?
b

Seing Qiblat by Navigation App in Android

     Everyone who pray must make position to ka’bah, located at Mecca, Saudi Arabia. We can get compass to get it accurately, but there are somethings that can annoy this device. Now at the atmospher there are a lot of satelite that can make navigation to our position, called Geographic Position Service (GPS). With android operating systems, we can find some application at android market that helping us to find particular location in the world.

image

     At the picture, someone who live at Bekasi, Indonesia, can directly see where is Ka’bah. And by seeing the arrow, we can make a position to it. But of course, the world is not flat, so very difficult to get exact direction. In my opinion, the point is not exact position of our qiblat (position of ka’bah at Mecca when praying) but our consentration when praying (called ‘khusyu’).

Congratulation Chelsea !!

It was similar with Man City at Barkeley’s Premiere League, the final champion league last night was very drammatic. I don’t know why I like Chelsea although I like Bayern Munich’s player “Arjen Roben”.  The game was unbalance because Bayern played against the solid defence of Chelsea. I think it is related to their coach, Dimatteo, italiano, the best defence system of soccer.
     Until first half, there were no goal. The bayern’s player was frustated, until the captain, Thomas Mueller, made a beautiful gol at 83 minute. The atmospher of stadium, arena, the bayern’s stadium like a party. But, suddenly, it was became quite when Didier Drogba, my favorite player, equalize at 88 minute. The game continued by exteded 30 minute time. When Drogba made a mistake at phinalty area, the referee gave bayern a penalty, but Arjen miss his shoot. Peter Ceczh, the Chelsea keeper who played with arjen for 3 years could read the shoot.
     Fortunately I slept well before saw that long game, so I could keep my eyes open until phinalty shoot. Bayern’s fans surprise when first chelsea’s shoot missed. When peter ceczh threw away bayern’s shoot, and the forth’s shoot hit crosspa, Didier Drogba with his strong and cool style made an easy goal, so Chelsea got a “Big Ears”, the Champions League thropy. There was a big smile at the face of Abramovich, the Chelsea’s owner. It was very interesting, he have had hired eight choach, but Dimatteo, not permanent coach, brought his dream come true. So, congrat to Chelsea.

image