Membuat Invers Matriks 2×2 dan 3×3 dengan Borland C++

Invers Matriks. 6.12.2012. T. komputer

Setelah determinan dihitung, berikutnya kita coba membuat kode mencari invers matriks tersebut. Perhatikan algoritma pembuatan invers dari pertemuan yang lalu. Lihat kode program di bawah ini.

  • #include<stdio.h>
  • #include<iostream.h>

 

  • void main(){
  • double A[2][2]={1,2,3,4};
  • int i,j;
  • double det;

 

  • cout<<“Matriks A = “<<“\n”;
    • for(i=0;i<2;i++)
    • {
      • for(j=0;j<2;j++)
      • {
        • cout<<A[i][j]<<” “;
      • }
      • cout<<“\n”;
    • }
  • cout<<“\n”;
  • det=A[0][0]*A[1][1]-A[1][0]*A[0][1];
  • cout<<“determinan A = “;
  • cout<<det;
  • cout<<“\n”;
  • double A2[2][2];
  • A2[1][1]=A[0][0];
  • A2[0][0]=A[1][1];
  • A2[0][1]=A[0][1]*-1;
  • A2[1][0]=A[1][0]*-1;
  • cout<<“Invers A = “<<“\n”;
    • for(i=0;i<2;i++)
    • {
      • for(j=0;j<2;j++)
      • {
        • cout<<A2[i][j]/det<<” “;
      • }
      • cout<<“\n”;
    • }
  • }

Jalankan hingga dihasilkan tampilan sebagai berikut:

Untuk matriks 3×3, dengan cara manual dapat dibuat dengan kode berikut ini. Dikatakan manual karena seharusnya kita menggunakan kode yang dapat diterapkan untuk matriks nxn.

  • #include<stdio.h>
  • #include<iostream.h>

 

  • void main(){
  • double A[3][3]={1,2,3,4,5,6,7,8,100};
  • int i,j;
  • double det;
  • double a,b,c;

 

  • cout<<“Matriks A = “<<“\n”;
    • for(i=0;i<3;i++)
    • {
      • for(j=0;j<3;j++)
      • {
        • cout<<A[i][j]<<” “;
      • }
      • cout<<“\n”;
    • }
  • cout<<“\n”;
  • //menghitung determinan
  • a=A[0][0];
  • b=A[0][1];
  • c=A[0][2];
  • double C1,C2,C3;
  • C1=A[1][1]*A[2][2]-A[1][2]*A[2][1];
  • C2=(A[1][0]*A[2][2]-A[2][0]*A[1][2])*-1;
  • C3=A[1][0]*A[2][1]-A[2][0]*A[1][1];
  • cout<<“C1=”<<” “<<C1<<“\n”;
  • cout<<“C2=”<<” “<<C2<<“\n”;
  • cout<<“C3=”<<” “<<C3<<“\n”;
  • det=a*C1+b*C2+c*C3;
  • cout<<“Determinan A = “<<” “;
  • cout<<det;
  • }

Jika dijalankan menghasilkan keluaran:

Uji dengan Matlab apakah jawabannya sesuai:

Cloud Computing Aplikasi Word, Excel, dan Power Point

Komputer I. 05.12.2012. Tek Elektronika

Cloud Computing adalah penggunaan suatu fasilitas (servis) milik orang lain (vendor) yang menyediakan layanan tersebut. Misalnya jika kita ingin mengetik seperti di microsoft word, membuat spreadsheet seperti excel atau membuat power point maka kita dapat menggunakan layanan dari penyedia cloud seperti http://docs.google.com.

Selain menyediakan layanan yang dikenal dengan istilah Software As a Service (SaaS) dikenal juga layanan lainnya seperti storage, platform (operating system), infrastructur (client-server), dan sebagainya. Seperti biasa, Anda diminta login terlebih dahulu (gmail) ke situs tersebut.

Jadi jangan khawatir Anda tidak memiliki fasilitas Word, Excel, dan power point, karena dapat memanfaatkan fasilitas gratis tersebut.

Static Routing untuk Jaringan Beda Kelas

Jaringan Komputer1. 04.12.2012. Tek Informatika S1.

Kalau pada pertemuan yang lalu kita mengeset router untuk dua jaringan dalam kelas yang sama (kelas C) sekarang kita coba melakukan routing (static) antara jaringan kelas A dan B. Antar router 0 dan router 1 sendiri kita atur subnetting 255.255.255.252 agar hanya didapat 2 IP saja. Lihat gambar berikut ini:

Lakukan setting pada router0 sebagai berikut dengan network 128.134.168.9 255.255.255.248 dan next hop pada 192.168.0.2 sedangkan untuk router1 dengan network 10.192.168.0 255.255.255.248 dan next hop pada 192.168.0.1. Uji dengan mengirim paket dari PC1 ke PC0 seperti gambar di atas, dan pastikan Successful. Coba fasilitas yang ada pada Server0 diaktifkan, misalnya ftp. Masukan user id test dan passwordnya dibuat di server. Lakukan login dari PC1. Coba ambil file-file itu dengan instruksi ftp>get <namafile>.

 

Membuat Database Gambar

Ms Visual Basic 6. 0.12.2012. Tek Sipil S1

Ada dua jenis data gambar, yang pertama gambar diletakkan pada database, dan yang kedua gambar diletakan di folder tertentu sementara database hanya berisi link dan nama filenya. Buat dengan Microsoft access yang berisi nama gambar. Untuk mempermudah, copy gambar yang berada di my pictures ke lokasi folder VB anda.

Simpan dengan nama tertentu, misalnya gambar1.mdb (format ke access 2002-2003). Setelah itu buka Microsoft VB 6. Buat GUI sebagai berikut, seperti biasa tambahkan component adodc.

Lihat tata cara mengkoneksikan adodc1 ke database gambar1.mdb lewat connection string dan record source. Jika sudah, pada property text1, arahkan data source ke adodc1 dan data filed = picture.

Pada tombol LIHAT, masukan listing berikut ini:

F = “D:\rahmadya\” & Text1.Text

Image1.Picture = LoadPicture(F)

Perhatikan, lokasi D:\rahmadya\ sesuaikan dengan letak gambar di komputer Anda. Jalankan hingga muncul tampilan sebagai berikut.

Jika tombol LIHAT ditekan, akan memunculkan gambar1.jpg, atau tekan tombol next pada Adodc1 untuk melihat gambar yang lainnya.

Mencetak Kalimat dengan Turbo Assembler

Coba praktekan dengan Turbo Assembler program mencetak kalimat (servis 9ah)

.MODEL SMALL

.CODE

ORG 100h

Tdata : JMP Proses

Kal0 DB ‘PROSES PENCETAKAN STRING ‘,13,10,’$’

Kal1 DB ‘DIBELAKANG TANDA $ TIDAK BISA DICETAK ‘

Proses:

MOV AH,09h ; Servis ke 9

MOV DX,OFFSET Kal0 ; Ambil Alamat Offset Kal0

INT 21h ; Cetak perkarakter sampai tanda $

LEA DX,Kal0 ; Ambil Alamat Offset Kal0

INT 21h ; Cetak perkarakter sampai tanda $

LEA DX,Kal0+7 ; Ambil Alamat Offset KAl0+7

INT 21h ; Cetak perkarakter sampai tanda $

LEA DX,KAL1 ; Ambil Offset kal1

INT 21h ; Cetak perkarakter sampai ketemu $

INT 20h ; Selesai, kembali ke DOS

END Tdata

Simpan dengan nama tulisan.asm, Kompilasi dan link file tersebut dengan mengetik TASM tulisan dan jika tidak ada masalah ketik dengan TLINK/T tulisan.

Metode Elemen Hingga Pada Fluida

Fluida secara matematis bisa didekatkan dengan batang thrust, pegas ataupun perpindahan panas. Berikut ini adalah contoh kasus pada batang yang dialiri fluida dengan dua titik 1 dan 2.

Dengan f, A, K, L, dan p berturut-turut debit, luas penampang, permeabilitas, panjang dan potensial, diperoleh hubungan berikut ini:

Dengan matriks kekakuannya sebesar:

Berikut ini contoh kasus yang akan kita kerjakan dengan bantuan aplikasi Matlab.

Luas penampang, A = 1 in2. Tentukan kecepatan aliran di titik 2 dan titik 3 jika diketahui kecepatan aliran di titik 1 = 2 in/s. Jawab: Karena bentuknya seragam, matriks kekakuan elemen:

Yang menghasilkan bentuk persamaan umumnya:

Dari soal diketahui debit f1=v1A=2×1=2 in3/s. Pada elemen (1)

Masukan di Matlab instruksi berikut ini:

Sehingga diperoleh tekanan di titik 2 sebesar. Untuk mencari nilai kecepatan di titik 2 dan 3 gunakan hubungan:

Tugas I Pengaturan II

Pengenalan Pengaturan II, 3.12.2012, Lab of Hardware

Berikut ini tugas kelompok yang harus dikerjakan hari ini. Tugasnya adalah merancang model di simulink, dan cari nilai P,I, dan D pada kontroler PID agar dipenuhi syarat:

  • Error < 0.05
  • % Overshoot < 10%
  • Settling Time < 5 detik

Kelompok I

Kelompok II

Kelompok III

Kelompok IV

Kirim ke: rahmadya.trias@gmail.com dengan melampirkan file .mdl dan capture SCOPE.