Algoritma Genetik

M.Kul: Matematika Diskrit :Fungsi & Relasi, Lab Hardware

Fungsi dan relasi merupakan inti dari komputasi. Karena komputasi melibatkan bilangan-bilangan maka pengetahuan terhadap jenis-jenis bilangan perlu dikuasai. Fungsi melakukan komputasi terhadap bilangan bilangan itu. Jika komputasi dilakukan berulang dalam suatu iterasi maka perlu ada relasi antara fungsi dengan jangkauan iterasi tersebut. Misal kita akan melakukan komputasi dengan fungsi:

y=(x-3)^2+10 dengan jangkauan x=1 hingga 10.

Buka Matlab dan buat fungsinya:

Terkadang kita tidak hanya diminta mencari nilai suatu fungsi saja, melainkan mencari nilai optimumnya. Pada fungsi di atas, misalkan kita diminta mencari hariga y terendah dalam rentang tersebut. Berbagai macam cara banyak ditempuh. Cara konvensional adalah dengan menyamadengankan nol fungsi turunannya, sehingga nilai x-nya, yang merupakan nilai yang menghasilkan y terendah, diketahui. Kita akan mencoba melakukan optimasi dengan Algoritma Genetik.

Buka toolbox optimasi dengan mengetik

>>optimtool(‘ga’)

Isikan fitness function dengan @fungsi

Bounds, batas bawah = [1] dan batas atas = [10]

Pada ‘Option‘ pilih plot function ‘Best Fitness‘ dan ‘Best Individual‘.

Klik’Start’, Lihat plot yang dibuat, Hasilnya Nilai Fitness 10, Individual terbaik 3.

Alur cerita mengapa bisa diperoleh nilai tersebut adalah dengan proses pembangkitan bilangan random, diuji nilai fitness-nya, dicari individu yang survive dan dilakukan proses crossover, mutasi, dan lain-lain dengan terlebih dahulu mengkonversinya menjadi biner.

Bentuk Standar Sistem Diskrit

M.kul: Pengaturan II, Senin: 15.10.12, Lab. Hardware

Penambahan komponen Analog to Digital Converter (ADC) dan Digital to Analog Converter (DAC) mengakibatkan sistem yang sudah linear dengan transformasi Laplace kembali menjadi nonlinear. Untungnya, sistem non linear tersebut dapat dikembalikan menjadi linear kembali dengan transformasi Z. Akan tetapi ada sedikit perbedaan antara sistem dengan variabel s dan z, terutama untuk penggambaran di bidang kompleksnya.

Untuk sistem kontinyu (variabel s), letak kestabilan sistem adalah sebelah kiri sumbu imajiner. Ternyata, untuk sistem diskrit (variabel z) letak kestabilannya di dalam lingkaran berpusat di titik pusat (0,0i) dan jari-jari satu.

Menentukan Orde Sistem Diskrit

Berapakah orde sistem di bawah ini:

Untuk menjawabnya, perhatikan orde pembilang sistem di atas. Karena pangkatnya adalah -5 setelah kurung dibuka, maka untuk mencari harga pangkat tertinggi di penyebut sebagai penentu orde sistem, maka pembilang dan penyebut dikalikan z^5. Hasilnya:

Tampak pangkat penyebut tertinggi adalah 5, maka sistem tersebut adalah orde 5. Untuk menuliskan di Matlab, caranya sama dengan sistem kontinyu hanya saja ada variabel tambahan yaitu waktu cuplik. Misal untuk sistem di atas, a1=0.003, b1=0.004 dan b2=0.003, maka kita tulis di command window:

Ternyata ada masalah di fungsi ‘d2c’ dimana model ‘zoh’ tidak bisa jika ada pole dekat z=0. Oleh karena itu kita modif sedikit menjadi:

>> H=tf([0.004 0.003],[1 0.003 0 0 0 0.8],0.1)

Di sini ‘0.8’ adalah angka sembarang supaya z jauh dari nol.

Perhatikan Plot yang dihasilkan, walaupun ada error sedikit, tetapi grafik kontinyunya cukup mendekati harga diskritnya.

Penyelesaian Persamaan dengan Matriks

Operasi yang bisa diterapkan terhadap suatu matriks dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan persamaan linear. Misalnya ada suatu kasus tertentu. Dua buah buku ditambah empat buah tas berharga Rp 1000 dan sebuah buku ditambah delapan tas berharga Rp. 1700. Berapakah harga satu buku dan satu tas?

2x + 4y = 1000

x + 8y = 1700

Dua operasi matriks yang kita terapkan adalah perkalian matriks dan invers matriks. Persamaan di atas jika dituliskan dalam notasi matriks adalah sebagai berikut.

Berdasarkan teori, jika ruas kiri dikalikan invers matriks bobot harga begitu juga ruas kanan, maka diperoleh harga barang tersebut setelah dikalikan dengan matriks total. Asalahkan determinan matriks bobot harga tidak sama dengan nol. Jika sama dengan nol, maka harga barang tidak bisa ditentukan.

Membuat Folder di Email

 

Terkadang kita ingin mengumpulkan email di inbox kita dalam satu folder. Misalnya folder ‘facebook’ yang nanti isinya email-email dari facebook. Buka dan login ke email yahoo.com atau yahoo.co.id anda. Klik pada tombol ‘[tambah]’ untuk menambahkan satu folder baru tersebut.

Ketik nama folder, misalnya ‘Twitter’ lalu klik ‘Ok’. Maka di bawah ‘Chat & SMS’ akan muncul Folder saya dengan nama ‘Twitter’.

Berikutnya kita akan membuat ‘Rule’ yang membuat seluruh email dari ‘Twitter’ atau lainnya, misalnya ‘Facebook’, masuk ke folder tersebut. Pertama-tama klik ‘Opsi’ di pojok kanan atas email yahoo anda.

Setelah diklik ‘Opsi Email’ maka browser akan masuk ke jendela ‘Opsi’. Masuk ke menu ‘Fileter’ lalu klik ‘Tambah Filter’. Saya belum lihat jika browser Anda masih bahasa Inggris. Mungkin sama saja, hanya beda bahasa.

Isi form yang berisi indikator-indikator yang akan menjadi dasar filter email yahoo terhadap email yang masuk. Misal akan saya filter email dari ‘Twitter’ yang akan saya pindahkan ke folder ‘Twitter’ jika ada yang masuk.

Jika sudah selesai, klik tombol ‘Simpan Perubahan’ yang ada di sebelah kanan atas isian ‘Filter Baru’ tersebut. Jika sudah selesai, yahoo akan secara otomatis memindahkan email yang berisi ‘Twitter’ ke folder ‘Twitter’.

Kirim ke rahmadya.trias@yahoo.co.id hasil capture email Anda sebagai Attachment/lampiran. Perhatikan cara mengirim email berikut ini.

Creating a Matrix Using Turbo/Borland C++

Now we try to make a Matrix 3 x3 using Turbo/borlan C++. In C/C++, we use array algorithm for creating a matrix. Open Turbo/Borland C++, create new “cpp” file, type code like this:

Remember, if we use function ‘cout’ we must type at the header #include<iostream.h>. Look at carefully line int A[3][3]={1,2,3,4,5,6,7,8,9};. It means that we create a matrix 3×3 similar to matrix in matlab:

A=[1 2 3;4 5 6;7 8 9]

Loops ‘for’ at that code are only for showing the content of array/matrix A[3][3]. Try code for create matrix interactively using keyboard input. Use function ‘cin’ and loops ‘for’ for positioning the element of matrix.

Spam Problem

Email saat ini merupakan sarana penting yang harus dikuasai oleh seseorang baik dalam pekerjaan maupun perkuliahan. Walaupun email tidak terlihat secara fisik tetapi keabsahannya diakui secara perdata. Kehati-hatian dalam menggunakan email sebaiknya menjadi kebiasaan para pengguna email karena adanya prinsip NONREPUDIATION, yaitu seseorang tidak bisa mengelak bahwa dia tidak mengirimkan email jika memang terbukti ada email yang terkirim. Hal itu sudah diatur oleh UU ITE negara kita.

Serangan terhadap email biasanya berupa SPAM (email sampah) yang terkadang masuk ke email kita, sehingga email penting kita sendiri malah tertutup oleh email SPAM tersebut. Beberapa server email sudah menyediakan anti SPAM, namun tetap saja serangan terhadap email tetap berlangsung hingga sekarang. Berikut ini contoh email kiriman mahasiswa yang berupa link tertentu dan dianggap SPAM oleh email saya.

Biasanya jika kita memasukan link tertentu pada email kita akan dianggap SPAM oleh si penerima. Jika teman kita masuk ke daftar SPAM klik tombol Bukan Spam di email anda. Untuk menjaga agar email yang berisi link dianggap SPAM, biasakan berbagi link lewat aplikasi yang ada di situs penyedia storage. Berikut ini kiriman siswa yang lain yang dikirim lewat aplikasi share (berbagi pakai) pada situs tersebut.

Biasanya jika link dikirim lewat aplikasi share, tidak dianggap SPAM oleh email penerima. Terkadang situs penyedia storage mengharuskan penerima file punya akun di situs tersebut karena saat link diklik, langsung meminta user dan password login ke situs itu.

NOTE:

Tugas I:

  1. Buat akun (account) di situs penyedia storage (data), misalnya www.4shared.com
  2. Upload file word (di folder masing2 minggu lalu) ke situs tersebut.
  3. Catat link file tersebut, kirimkan link-nya via EMAIL ke: rahmadya.trias@yahoo.co.id

Email Masuk:

Farhan, irfhan, wisnu, anung, asep, angga, wisnu aji, khairi amry, abd rahman, doni, temonsujadi, katsumoto, muhtadin, dede k, Leonardo, feri s, firdaus, devira, supiyadi, lejar, agung p, ahmad hidayat, yusuf, fandi, rendy.

SPAM: Fahmi

Praktek Sistem Kendali Digital dengan Matlab

Lab Hardware UNISMA, Tek Komputer, 10 Oktober 2012.

Berbeda dengan pengenalan pengaturan I semester yang lalu, pengenalan pengaturan II membahas sistem diskrit dimana sistem kendali yang digunakan berbasis komputer/dijital. Keberadaan sistem yang dijital kian hari kian bertambah, apalagi sistem dijital lebih mudah dikontrol dibanding sistem kontinyu. Peralatan yang dahulu mahal, saat ini menjadi lebih murah karena perkembangan teknologi perangkat keras yang cepat.

Untuk praktek seperti biasa kita menggunakan bahasa pemrograman matlab untuk melihat respon sistem yang kita rancang atau analisa. Perbedaan mencolok antara sistem kontinyu dengan sistem dijital adalah pada penerapan teorema cuplik dan sampling. Teorema ini mutlak ada karena sistim dijital berkarakteristik diskrit. Secara matematis akibat dari diskritisasi adalah berubahnya linearitas variabel laplace. Oleh karena itu untuk melinearkannya (adanya variabel exponen) diperlukan transformasi –z.

Berikut ini contoh kasus dimana kita akan membuat sistem dijital dari sistem analog dengan fungsi alih: G=tf(1,[1 2 5]). Buat code di command window untuk melihat responnya terhadap masukan tangga satuan.

Jika dilihat pada jendela grafik akan tampak sistem yang tadinya continyu menjadi seperti tangga karena adanya sampling time sebesar 0.1 detik. Metode sampling ada banyak (lihat diktat), tetapi kebanyakan yang diterapkan adalah Zero Order Hold (ZOH) seperti ditunjukkan pada kode di atas. Grafik dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Berikutnya kita berlatih menggunakan simulink yang lebih mudah dan lebih jelas dilihat karena menggunakan diagram blok. Untuk masuk, klik simbol simulink pada Matlab anda . Buat diagram di bawah ini, caranya seperti pada kuliah pengenalan pengaturan yang lalu, hanya saja di sini kita tidak menggunakan Continuous melainkan descrete. Pilih Descrete Transfer Function.

Descrete transfer function yang dimasukkan pada isian parameter diambil dari hasil konversi dari kontinyu ke diskrit pada command window sebelumnya. Hasilnya kita coba lihat bentuk sistem tertutup dari sistem sebelumnya yang terbuka, hasilnya dapat dilihat dengan mengklik ganda scope setelah menekan tombol running .

Tugas Komputer II: AutoCAD

Berhubung kesulitan dalam memberi nilai di Ujian Akhir Semester (UAS) nanti, maka ujian akan dilaksanakan lebih awal yang akan dilaksanakan tiap minggu sampai pelaksanaan UAS. Tiap minggu beberapa orang siswa 1 – 8 orang melaksanakan ujian. Soal – soalnya dapat dilihat di bawah ini, dengan tiap siswa berbeda soalnya. Gunakan ukuran sendiri tetapi buat garis ukur lengkap. Pandangan yang digunakan pandangan Amerika. Termasuk juga gambar tiga dimensinya.

Gambar mana yang harus dibuat akan saya berikan secara acak, coba gambar beberapa bentuk agar mengetahui kesulitan-kesulitan yang akan dihadapi nanti.

 

Membuat Tabel di ACCESS 2007: Komputer II Ekbis FAI

Berikut langkah-langkah membuat Database Pembayaran Kursus:

  1. Buka Microsoft Office Access 2007.

  2. Pilih folder dan nama database yang akan dibuat:

  3. Jika sudah memiliki database dan hanya akan menambah table baru (tabel Pembayaran), maka klik Alt-F – Open, Cari lokasi filenya, maka setelah di klik, muncul databasenya.
  4. Buat satu tabel baru dengan nama pembayaran, Create – Table:

  5. Simpan dengan mengklik icon disket, beri nama misalnya “Bayar”.

  6. Untuk merancang sebuah tabel kita harus masuk ke menu disain dengan mengklik kanan tabelnya – Design View.

  1. Tambahkan field-fieldnya hingga terbentuk tabel dengan beberapa field yaitu : no_bayar, nim, nama dan alamat. (ID langsung diisi no_bayar, yang berfungsi sebagai “Primary Key”). NOTE: Jangan lupa menyimpan tabel yang telah kita disain. Jumlah diisi dengan tipe data (Data Type:number).

  2. Anda telah selesai membuat satu tabel baru pada database pembayaran, buat tabel lain yang memuat data mahasiswa, dengan cara no. 4 sampai no.7, sehingga nanti di jendela “All Tabel”, muncul dua tabel yaitu “Mahasiswa” dan “Bayar”. NOTE: Jika nama dan alamat diambil dari tabel mahasiswa, tentu saja tidak perlu dibuat field nama dan alamat di tabel bayar)

  3. Berikutnya kita akan membuat sebuah relasi antara tabel “mahasiswa” dengan tabel “bayar”. Klik menu “Database Tools – Relationship”.

  4. Dengan menu ini, secara visual kita akan mengkoneksikan antara kunci “Primary Key” dengan “Kunci Tamu”. Blok semua tabel yang akan dibuat relasinya. Klik “Add” dilanjutkan dengan “Close”. Klik dengan menekan tombol “Shift” agar terpilih kedua tabel tersebut.

  5. Untuk membuat relasi, klik NIM pada tabel mahasiswa, tahan dan gerakkan ke NIM pada tabel bayar (diistilahkan dengan drug), sehingga membentuk garis relasi.

  6. Ada berbagai jenis hubungan, tapi di Access tersedia pilihan tentang integrity, apakah jika NIM di tabel bayar jika dihapus maka NIM di tabel mahasiswa ikut terhapus/terupdate atau tidak bisa dilakukan dengan mencentang pilihan-pilihan:

  7. Selamat, Anda telah berhasil membuat sebuah relasi antara tabel bayar dengan tabel mahasiswa. Untuk mengisi data pada tabel, klik kanan tabel mahasiswa – pilih “Open”.

Kunci Enkripsi Symmetric

Kunci ini disebut simetris karena bisa digunakan untuk enkripsi dan dekripsi. Contohnya adalah membalik suatu kata. Misalnya ABCD, dienkripsi menjadi DCBA. Perhatikan, jika DCBA didekripsi dengan kunci yang sama dengan enkripsi hasilnya ABCD.

Perhatikan listing di atas dimana huruf terakhir dikonversi menjadi huruf pertama. Buat GUI untuk masukannya dengan GUIDE (File – New – GUI). Sehingga jika dijalankan menghasilkan tampilan sebagai berikut:

Tapi enkripsi ini mudah ditebak, coba tebak kalimat asli dari:

?ay rubil ag naped tamuj apanek .. bisan .. bisaN

 

Komputer II Fak Agama Islam – Database dengan Excel

Excel merupakan fasilitas yang paling banyak digunakan untuk menyimpan data. Sifatnya yang berupa baris dan kolom, paling mudah dimengerti. Fasilitas untuk sortir, disertai aplikasi statistik mempermudah pengguna menerapkannya. Pertemuan kali ini kita berlatih mencari nilai rata-ràta tinggi badan data responden pria dan wanita yang dibangkitkan dengan acak lewat fungsi rand(). Kemudian standard deviasi dihitung, serta pembuatan grafik yang disediakan di excel juga dibahas.

Note: Daftar Mahasiswa yang telah mengirim email tugas III tentang cloud computing aplikasi office dengan google.docs. Fak.  Agama Islam: IIn Indayati, Dessy Laylani, Siti Hawilah, Dewi Atika, Juju Juniah, Zuraida, Muchtar Muslim dan Nining Teja.

image

Contoh Hasil Enkripsi

Pertanyaan: Kira-kira apa algoritma system enkripsi berikut ini ya?

The process of neural network design consists of four phases:

  1. arranging neurons in various layers,
  2. determining the type of connections between neurons (inter-layer and intra-layer
  3. connections),
  4. determining the way neuron receives input and produce output, and
  5. determining the learning rule for adjusting the connection weights.

 

Hasil enkripsi:

 

Vjg”rtqeguu”qh”pgwtcn”pgvyqtm”fgukip”eqpukuvu”qh”hqwt”rjcugu<“30
cttcpikpi”pgwtqpu”kp”xctkqwu”nc{gtu.”40
fgvgtokpkpi”vjg”v{rg”qh”eqppgevkqpu”dgvyggp”pgwtqpu”*kpvgt/nc{gt”cpf”kpvtc/nc{gt”50
eqppgevkqpu+.”60
fgvgtokpkpi”vjg”yc{“pgwtqp”tgegkxgu”kprwv”cpf”rtqfweg”qwvrwv.”cpf”70
fgvgtokpkpi”vjg”ngctpkpi”twng”hqt”cflwuvkpi”vjg”eqppgevkqp”ygkijvu0″

 

Hasil dekripsi

 

The process of neural network design consists of four phases: 1.arranging neurons in various layers, 2.determining the type of connections between neurons (inter-layer and intra-layer 3.connections), 4.determining the way neuron receives input and produce output, and 5.determining the learning rule for adjusting the connection weights.

Keyboard Doc Samsung Galaxy Tab 10.1

Pertama kali saya menggunakan keyboard doc samsung galaxy tab 10.1, saya mengalami sedikit hambatan. Kebiasaan menggunakan fasilitas alt-tab harus dirubah dengan fasilitas multitasking model android. Ternyata setelah dijalani, fasilitas multitasking yang hanya dengan menekan satu tombol disertai enter, kita dapat beralih dari satu window ke window yang lain, lebih mudah dibanding alt-tab milik windows.  
Ada sedikit masalah pada keyboard doc yang saya kira cacat, yaitu jika saya ingin menekan simbol @ ternyata tertukar dengan “. Selain itu sering munculnya tombol bantu aneh menjadi masalah tersendiri yang membuat saya jarang mengetik dengan keyboard tersebut dan mengandakan laptop saya yang berat.  
image

Selang beberapa lama saat menginstall adobe reader pada tablet-ku, dan saat akan mengetikan beberapa catatan di pdf yang saya baca ternyata tidak ada simbol bantu aneh itu lagi. Dan yang mengejutkan adalah saat mengetik simbol @ ternyata tidak tertukar lagi dengan simbol “. Hanya satu masalah yang masih mengganjal yaitu terkadang tombol a yang saya ketik seperti tertekan terus aaaaaaaaaaa. Sedangkan untuk mouse bluetooth yang disertakan, tidak ada masalah yang berarti (maklum buatan logitech).
image

Lanjutkan membaca “Keyboard Doc Samsung Galaxy Tab 10.1”

Tugas Komputer II Fak Agama Islam

Berikut nama siswa FAI yang telah mengerjakan tugas 1 dan 2: Ujang Sadili, Nining, Desi L, Zulaiha, Iin, Juju, Lidayatun, Sri Endah, Ii Ruswandi, Muchtar, Maulana, Ahmad B, Ahmad Faisal, Rino D, Dewi AS, Mayarni.

Sedangkan yang sudah mengirimkan email untuk tugas 3 per hari ini adalah: Iin Indayati, Dessi L, Mayarni, Siti Hawilah, Dewi Atika S, Juju Juniah, Ujang Sadili, Zuraida S, Muchtar Muslim, Atika Dewi, Zuratya.