Manchester City, The Noisy Neighbour, Juara Liga Premier Inggris

  Ini adalah partai penting bagi Man City karena jika menang maka the citizen, sebutan bagi club manchester city, menjuarai liga premier Inggris sejak tahun 1968. Di babak pertama seperti dugaan sebelumnya, Man City menguasai permainan, dan sebagai hasilnya di akhir babak pertama, the citizen berhasil membobol gawang QPR lewat umpan satu – dua yang baik di area gawang QPR.   Di babak kedua, petaka dialami Man City karena kesalahan back yang bukannya menyundul ke depan, malah ke belakang, sehingga striker QPR langsung membawa bola ke gawang the citizen, hasilnya adalah 1 – 1. Tentu saja rival Man City, yaitu Manchester United lega, mengingat wyne rooney telah berhasil membobol gawang Sunderland.   Petaka terjadi di menit ke 50 bagi Queen Park Ranger karena back QPR dengan sengaja menciderai Carlos Tevez dan diganjar kartu merah oleh wasit. Tetapi sunguh di luar dugaan, QPR malah berhasil menyarangkan bola ke gawang Man City lewat kerja sama yang efisien lewat sayap kiri. Melihat kejadian ini, dari kamera tampak Roberto Mancini berang dan beberapa suporter Man City menangis. Posisi klasement dipegang oleh Machester United dengan skor 89, sedangkan Manchester City di posisi dua dengan skor 86.   Pelatih Man City mengganti beberapa pemain dengan pemain yang berkarakter menyerang, karena tidak ada pilihan lain menang atau kalah, tidak ada pilihan draw. Menit demi menit berjalan hingga menit ke 80 posisi tidak berubah. Man City masih kurang melakukan variasi serangan dan cenderung kurang sabar sehingga serangannya terasa kurang matang. Petinggi-petinggi Man City tampak kecewa, penonton banyak yang menangis dan tegang. Statistik pertandingan menunjukkan hasil yang aneh, shoot on target 30 – 3 bagi Man City, tetapi dari 3 itu, dua menghasilkan gol bagi Queen Park Ranger.   Saat injury time, lewat tendangan sudut, Man City berhasil menambah peluang juara liga lewat gol. Tetapi waktu tinggal tiga menit, dan diwajibkan mencetak gol, hasilnya saat pertandingan kurang dua menit, gol berhasil dicetak lewa aksi brutal Aguerra. Selamat buat Man City, dan selamat buat Roberto Mancini yang telah berhasil membuat sejarah baru sejak tahun 1968. Sungguh, jika Anda menonton jalannya pertandingan dramatis ini, pasti akan merasa aneh, di saat penonton merasa tidak mungkin, tetapi lewat semangat pantang menyerah para pemain yang ingin merasakan juara liga, akhirnya tuhan pun kasihan juga.
image

image

Algoritma Genetik`

Beberapa buku literatur telah diunduh dalam rangka menyusun laporan penelitian. Kebanyakan algoritma jenis ini igunakan untuk melakukan optimasi. Cara kerjanya adalah membangkitkan suatu individu dari suatu populasi yang terbaik dari suatu kasus optimasi. Individu tersebut berupa kromosom yang merupakan jawaban dari suatu fungsi tujuan. Untuk menghasilkan individu terbaik dilakukan operasi rekombinasi dan mutasi.
Beberapa literatur, terutama yang berisi aplikasi  terapan banyak yang menunjukkan kinerja yang baik ari algoritma genetik. Kromosom yang biasanya berupa string integer, sudah dapat menggunakan bilangan real saat ini. Dan beberapa fungsi objektif (multi objectif function) juga telah dikembankan. Berbeda dengan Support Vector Machine (SVM) yang berisi aritmatika yang rumit, algoritma genetik hanya berisi aritmatika sederhana. Namun pengguna algoritma genetik harus memiliki sikap analitis dan logika yang baik, terutama dalam merumuskan fungsi tujuan. Karena salah menerapkan fungsi tujuan, dapat menghasilkan sistem yang melenceng dari tujuan dibuatnya aplikasi.
Beberapa penerapan algoritma genetik mengkombinasikan dengan teknik optimasi lainnya seperti direct search, hingga jenis baru yaitu PWO, dan dikenal dengan istilah hybrid. Namun keungguan algoritma genetik adalah kerja sistem yang general, sehingga menghasilkan optimasi yang tangguh (robust). Jika beberapa teknik optimasi konvensional menghasilkan sistem yang terjebak dalam suatu local optima, pada algoritma genetik, sistem akan mencari suatu global optima. Tapi tentu saja tergantung dari populasi awal yang diterapkan. Jangan sampai, jawaban optimumnya di luar jangkauan populasi awal.