Halaman Kampusku

Beberapa kampus Internasional menggunakan bangku belajar guna meningkatkan suasana belajar di kampusnya. Disain taman yang menarik juga meningkatkan minat mahasiswa datang ke kampus, terutama mahasiswa sedang skripsi yang terkena MUNTABER (Mundur Tanpa Berita).

Gambar di sebelah kiri adalah suasana belajar di Rumeineken University Jepang, sedang di sebelah kanannya .. ehmm. . Islam 45 University … B e k a s i. Di belakang Masjid Al-Fatah, waktu itu masih ada halaman kosong, sering dipakai futsal, atau kegiatan lain.

Tampak sekarang sudah berubah menjadi taman yang jika Anda datang malam hari disertai dengan lampu sorot taman di tiap sisinya. Ya, beginilah iseng-iseng dari pada ga ada yang ditulis, he he.

Membuat Pegas (Helix)

Catia memberikan fasilitas pegas berupa ulir (helical) lewat aplikasi “Wire frame and Shape Design”. Cara kerja helix adalah memutar 360 derjat berkali-kali dengan tiap putaran membentuk sudut sehingga antara lingkaran satu dengan lainnya ada jarak (diistilahkan dengan pitch). Jadi Catia akan menanyakan titik awal, sumbu helix dan pitch. Untuk mempraktekannya, coba buat sebuah garis yang akan dijadikan sumbu dengan satu titik yang merupakan jari-jari lingkaran helix. Titik tersebut sekaligus sebagai awal pergerakan helix, apakah searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam.

Spesifikasi pegas selain Diameter Pegas dan Pitch adalah diameter kawat. Oleh karena itu, pegas harus diberi ketebalan. Fasilitas yang bisa digunakan adalah Ribbon, dimana lingkaran ditarik menyusuri helix. Pilih bidang gambar yang normal terhadap awal gerak helix, kemudian gambar lingkaran dengan titik pusat awal gerak helix tersebut. Beri diameter, lanjutkan dengan mengisi paramter ribbon, yaitu objek yang akan diribbon ditambah alurnya.

Langkah berikutnya tinggal menspesifikasikan ujung dari pegas itu, square ground end atau tidak. Maksudnya adalah apakah di bagian bawah diratakan (jika dibedirikan akan tegak, tidak miring).