Problem keyboard pada Samsung Galaxy tab 10.1

Pada postingan yang lalu saya menyebutkan masalah yang ada pada keyboard Samsung Galaxy Tab (SGT) saya yaitu kerap ketika menekan tombol tertentu (biasanya huruf a) hasilnya tertekan terus seperti ini aaaaaaaaa. Beberapa trik sudah saya lakukan tetapi hasilnya tidak memuaskan. Dari mendownload bentuk tampilan keyboard baru di luar keyboard bawaan SGT, hingga mereset ulang perangkat ketika menancapkan keyboard doc, menginstall office android yang baru, tidak juga berhasil.

Beberapa waktu yang lalu karena sering meninggalkan SGT di rumah, dan dipakai oleh anak saya yang berumur 2 tahun, ketika pulang kerja saya dapati SGT saya “hang”. Sebelum hang saya perhatikan banyak musik keluar dari SGT. Kuat dugaan saya, seluruh aplikasi game, lagu, player, dijalankan dan tablet kehabisan memori. Terpaksa OS diinstal ulang, dan data-data yang belum sempat dibackup hilang semua. Saran saya, sebaiknya backup data Anda karena data terkadang lebih berharga dari tabletnya. Sempat saya menanyakan ke servis tablet apakah bisa diinstall OS terbaru (waktu itu Jelly bean) ke tablet saya, mereka menjawab tidak bisa. Akhirnya terpaksa diinstall OS bawaan SGT saya yaitu honeycomb.

Ketika selesai, ternyata rekan saya banyak yang OS-nya berubah dari honeycomb menjadi ice cream sandwich. Karena versi tabletnya sama (SGT 10.1) maka saya memberanikan diri untuk mengupgrade-nya. Caranya antara lain:
1. Masuk ke menu setting
2. Tekan about
3. Tekan update
Maka secara otomatis tablet akan mengupdate. Pertama-tama anda harus login/registrasi dulu tablet anda ke samsung (biasanya akan muncul otomatis, anda tinggal mengisi alamat email saja). Tahap pertama yang di donlot adalah perangkat keras / chipset sebelum mengupgrade OS. Beberapa kali restart terjadi, jangan lupa untuk tidak mematikan power, karena jika saat proses berlangsung tablet anda mati, jangan kecewa kalau OS anda rusak dan harus install ulang. Agar amannya, pastikan baterai terisi penuh, atau colok saja kabel daya ke tablet anda.

Tahap kedua adalah menginstall OS. Kalau mau nyaman sebaiknya gunakan Wifi karena untuk install OS, Anda perlu mendownload sebesar 200-an Mb dari situs Samsung. Kecuali Anda punya kapasitas pulsa yang besar (saya menggunakan tri, telkomsel, dan xl paket begadang). Jika sudah selesai mendownload, tekan tombol install ketika tablet menanyakan apakah upgrade diinstall sekarang. Tablet akan langsung menginstall OS, dan ternyata benar, OS saya langsung ke versi 4 yaitu Ice cream sandwich (ICS). ICS menurut saya lebih stabil dengan grafis yang jauh lebih baik.

Lama sudah keyboard doc tidak saya pakai (padahal harganya hampir 500 ribu), dan iseng-iseng karena banyak tugas yang membutuhkan mengetik biasa (tanpa rumus-rumus), saya coba pergunakan keybord itu. Saya coba OfficeSuite pro 7 saya (download dari apkmania), dan ternyata saya terkejut karena masalah yang dulu tidak terjadi lagi. Hmm .. ternyata masalah terselesaikan dengan sendirinya. Tadinya saya pikir karena software yang buruk, ternyata ketika saya pergunakan lagi software yang dulu (polaris office), hasilnya pun ok, tidak ada masalah. Semoga pengalaman ini bermanfaat.

Matlab 2007 lebih baik dari pada Matlab 2008?

Tiap tahun biasanya Matlab menerbitkan versi terbarunya. Pertama kali saya menggunakan Matlab 6 tahun 2001 ketika menyelesaikan skripsi S1. Waktu itu Matlab mulai meluncurkan pemrograman Visualnya. Karena hanya sebagai alat bantu simulasi perhitungan getaran, saya tidak begitu mengeksplorasi fitur-fitur yang ada di Matlab 6. Baru ketika menyelesaikan Tesis tentang pencocokan pola dengan Jaringan Syaraf Tiruan, fitur-fitur yang ada banyak saya ketahui, dari SIMULINK, toolbox yang beraneka macam dan teknik kompilasi menjadi program executable sudah saya coba.

Berikut ini kita akan menguji kemampuan pembelajaran Jaringan Syaraf Tiruan (JST) antara Matlab 7 dengan Matlab 8. Untuk mudahnya, kita misalnya akan mengajari perkalian dua bilangan. Persiapkan datanya sebagai berikut pada command window.

Pada Matlab 2008 buka jendela toolbox JST dengan mengetik nntool. Masukan data-data tersebut di atas ke dalam toolbox tersebut.

Parameter-parameter yang digunakan antara lain fungsi pembelajaran lavenberg marquadt (TRAINLM), fungsi adaptasi gradien Minimum (LEARNGDM), fungsi performa Mean Square Error (MSE), jumlah lapis 2 (satu lapis tersembunyi), jumlah neuron 3 pada lapis tersembunyi itu. Fungsi transfer yang digunakan di lapis tersembunyi adalah tangen sigmoid (TANSIG) dan lapisan output linear (PURELIN). Lakukan proses training yang dilanjutkan dengan menguji hasil pembelajaran dan data lain di luar data pelatihan.

Masuk ke tab Train, lakukan proses training dan jangan lupa menyimpan Network1 ke workspace agar bisa digunakan untuk menguji data. Lakukan pengujian dengan fungsi SIM.

Perhatikan, hasil belajarnya cukup baik dimana errornya hampir tidak ada jika diuji dengan data pelatihan. Coba uji dengan data lain selain data pelatihan, apakah benar hasilnya masukan pertama dikali masukan kedua.

Perhatikan, ada error di kolom dua antara target dengan hasil simulasi JST. Berikutnya kita lakukan cara yang sama di Matlab 2007, apakah hasilnya lebih baik? Dengan parameter yang setara tentunya.

Perhatikan gambar di atas, tampak adanya perbedaan dengan Matlab 2008. Pada Matlab 2007, gambarnya masih kurang baik menurut saya. Salah satu perbedaan lainnya adalah saat training tidak dijumpai bentuk GUI penjelasan training, melainkan hanya grafik saja.

Uji terhadap data pelatihan cukup baik dan mendekatai Matlab 2008, hanya saja ada dua data yang harusnya 6 tetapi dijawab 5,9997. Tetapi tentu saja dianggap berharga 6. Sedangkan untuk data lain (data yang sama dengan uji pada Matlab 2008) dihasilkan:

Ternyata hasilnya pun tidak jauh berbeda dengan Matlab 2008, yaitu error di kolom 2 yang disebabkan keluaran yang bernilai 12, jauh dari nilai saat pelatihan. Lebih baik Matlab 2008? Tunggu dulu, coba data lain misalnya logika OR.

Jika menggunakan cara di atas, untuk Matlab 2007 menghasilkan keluaran:

Sedangkan untuk Matlab 2008 menghasilkan keluaran:

Hal ini saya temukan ketika mengajar data mining di kelas Sistem Informasi Darma Persada, lab yang terinstall Matlab 2007 menghasilkan keluaran yang baik dibanding laptop saya yang terinstall Matlab 2008. Kalau ingin membuktikannya coba sendiri di komputer Anda. Salah satu keunggulan versi 2008 adalah dari sisi kompilasi (Deployment Project) yang sudah lengkap.

Menghitung Keluaran Jaringan Syaraf Tiruan (JST)

Data Mining/24.06.2013/Sistem Informasi

Setelah proses pelatihan (training) selesai, JST yang terbentuk telah memiliki bobot dan bias. Bobot dan bias hasil pelatihan berfungsi untuk menghitung keluaran terhadap masukan pada neuron input. Misalnya kita memiliki JST sebagai berikut:

Jika diketahui IW=[1 2 3;4 5 6], LW=[1;2;3], IB=[1 2 3], dan LB=[2]. Untuk masukan x1=1 dan x2=2, berapakah keluaran yang dihasilkan?Anggap fungsi aktivasi di lapis tersembunyi (hidden layer) dan lapis keluaran (output layer) linear.

Buka Matlab, Scilab, Octave, dan sebagainya. Masukan data sebagai berikut:

Jadi keluaran yang dihasilkan = 94.

Untuk perhitungan menggunakan EXCEl klik ==> Menghitung Output JST

Instalasi Octave di Windows

Salah satu keunggulan Matlab dibanding bahasa C atau Fortran di masa-nya adalah dalam perhitungan Matriks. Matlab mampu memenuhi permintaan para saintis yang sangat membutuhkan alat bantu perhitungan matriks yang memang banyak dibutuhkan untuk risetnya. Namun demikian, harga lisensi yang mahal menarik simpati para open source programmer menciptakan aplikasi sejenis Matlab tetapi dengan tanpa membayar sepeserpun ketika menggunakannya. Salah satu aplikasi dengan format bahasa seperti Matlab yang open source adalah octave yang bisa diunduh pada situs resminya, www.gnu.org/software/octave

Setelah selesai mengunduh, lakukan instalasi sederhana dengan mengklik installernya. O iya, sebelum mengunduh pastikan dahulu versi sistem operasi yang akan menjalankan octave, linux atau window. Berikut ini saya menginstall octave versi 3.4.3 untuk windows. Selain itu, ternyata tersedia pula fungsi-fungsi untuk mengolah gambar/citra yang sangat bermanfaat untuk aplikasi-aplikasi deteksi gambar atau sistem biometrik.

Butuh waktu beberapa menit untuk menginstal octave. Beberapa file DLL extract dan diletakkan di system windows serta dibentuk beberapa folder penting octave sebelum akhirnya octave berhasil diinstal di komputer kita.

Setelah tombol FINISH ditekan, maka octave telah berhasil kita instal. Perhatikan bentuk simbol lebih besar (‘>’) yang merupakan ciri khas bahasa berbasis Matlab. Perlu diketahui, tampilan matlab pertama kali pada tahun 80-an mirim sekali dengan tampilan octave ini.

Persiapan Ujian Akhir Semester Firewall dan Keamanan Data

Pengumuman:

Hari ini adalah pertemuan terakhir menjelang UAS untuk Mata Kuliah Firewall dan Keamanan Data. Harap yang belum mengumpulkan tugas segera mengumpulkan lewat email. Pastikan saat mengirimkan email lampiran / attachment disertakan serta email sampai ke saya.

Ujian akhir berisi soal-soal latihan minggu lalu dan sebelumnya, hanya saja diacak dan tiap siswa tidak memiliki soal yang sama. Oleh karena itu diharapkan tiap kelompok saling berbagi penyelesaian soalnya, dan koreksi jika jawaban dari kelompok lain ada yang kurang tepat menurut Anda.

Coba cari informasi berikut ini untuk UAS nanti:

  1. Jika Anda membuat program penyusup, virus, dan sejenisnya, menurut UU ITE Republik Indonesia, berapa tuntutan yang diberikan oleh pasal tersebut?
  2. Pencemaran nama baik di internet lewat blog, media sosial, dan lain-lain menurut UU ITE terkena pasal berapa dengan tuntutan apa saja?
  3. Apa yang telah dilakukan oleh Edward Snowden sehingga ia dicari / buron oleh pemerintah Amerika Serikat.


(Sumber: http://www.csmonitor.com/var/ezflow_site/storage/images/media/content/2013/0609/0609-edward-snowden.jpg/16009647-1-eng-US/0609-edward-snowden.jpg_full_600.jpg)

 

NB:

Berikut yang sudah mengumpulkan tugas Firewall dan Keamanan Data: Kelompok 2 (Muhammad Imam Muarif, Lukman Hadi, Doni M. Kohar), Kelompok 1 (Lussy), dan Kelompok 4 (Agung Nugroho dan Arif Bayu).

Problematika Tri Darma Perguruan Tinggi

Beberapa hari yang lalu ada sosialisasi tentang jenjang kepangkatan dosen di lantai 3 rektorat. Satu hal yang menentukan kenaikan jabatan fungsional ternyata adalah aspek penelitian. Hal ini menjadi kendala bagi para dosen yang memang kebanyakan lebih suka mengajar dibanding meneliti. Peraturan tentang Tri Darma yang menambah aspek pengabdian dan penelitian selain pengajaran sebenarnya cukup baik dan inilah yang membedakan antara dosen dengan guru.

Beberapa kasus plagiarisme mengharuskan DIKTI melakukan syarat ketat mengenai penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal. Selain masalah akreditasi jurnal yang menerbitkan tulisan, juga sekarang beberapa penerbit jurnal mengejar agar jurnalnya terindeks di indeks terkenal di dunia antara lain SCOPUS dan Thomson.

Selain penelitian, hal penting lainnya adalah tingkap pendidikan yang harus menempuh S3 karena jika S2 kepangkatan akan terhenti di Lektor. Tentu saja syarat S2 harus terpenuhi. Dengan adanya aturan PERMENPAN tersebut dosen-dosen sekarang bergerak untuk mencari beasiswa agar bisa lanjut ke jenjang S3.

Begitulan jalan seorang Dosen, jalan yang harus ditempuh oleh seseorang yang ingin total berkarir sebagai dosen di suatu institusi pendidikan. Tidak ada jalan lain selain terus belajar. Semoga Allah ridha.

Tugas II Firewall & Keamanan Data

Yang sudah menyelesaikan tugas firewall:

  1. M Imam Muarif
  2. Agung Nugroho
  3. Tomi Sukma Nugraha
  4. Arif Bayu
  5. M Ali
  6. Asep
  7. Irfan Supian

Jawablah pertanyaan berikut ini untuk nilai tugas kedua (Kelompok bebas maks 2 orang, atur agar tidak ada soal yang sama antara satu kelompok dengan kelompok yang lain):

Kelompok 1:

  1. Aspek keamanan jaringan terdiri dari privacy, integrity, authentication, availability, access control dan non-repudiation. Jelaskan dengan kata-kata Anda sendiri.
  2. Jelaskan apa yang dimaksud Steganografi dan Kriptografi.
  3. Sebutkan kelemahan-kelemahan enkripsi.
  4. Sebutkan port-port standard HTTP, POP3 dan DNS !

Kelompok 2:

  1. Apa yang dimaksud dengan serangan Denial of Service (DOS)
  2. Jelaskan dengan kata-kata sendiri istilah Socket Secure Layer (SSL) yang sering dipergunakan oleh institusi perbankan.
  3. Jelaskan perbedaan yang mencolok antara Virus, Trojan dan Worm.
  4. Sebutkan dua jenis teknik yang dipergunakan oleh engine antivirus!

Kelompok 3:

  1. Jelaskan pengertian dari istilah-istilah Hacker, Cracker, Sniffer dan Spoofing !
  2. Jelaskan prinsip dasar enkripsi yang melibatkan chipper text dan enchiper !
  3. Sebutkan kelemahan-kelemahan enkripsi.
  4. Sebutkan port-port standard HTTP, POP3 dan DNS !

Kelompok 4:

  1. Apa yang dimaksud dengan serangan Denial of Service (DOS) dan Distributed Denial of Service (DDOS)?
  2. Jelaskan langkah-langkah untuk mencegah terserang virus komputer !
  3. Jelaskan perbedaan yang mencolok antara Virus, Trojan dan Worm.
  4. Sebutkan 10 contoh antivirus yang ada saat ini !

Jawaban di kirim ke alamat email: rahmadya_trias@yahoo.com paling lambat hari ini jam 24.00 WIB.

Membuat Aplikasi Sederhana Berbasis Support Vector Machine (SVM)

Berikut ini kita akan mencoba membagi kelas IPA, IPS, dan Bahasa terhadap satu kelompok kelas. Istilah yang digunakan untuk lebih dari dua kelas adalah MULTICLASS. Untuk contoh kita buat data IPA, IPS, dan Bahasa dengan data sedikit saja:

Berikutnya kita membuat tiga garis pemisah y1, y2, dan y3 yang akan memisahkan data berdasarkan kriteria seperti gambar di bawah ini:

Pertama kita buat y1:

Berikutnya kita membuat pemisah IPA dan Bahasa, y2:

Terakhir kita membuat pemisah IPS dan Bahasa, y3:

Berikutnya persamaan garis y1, y2, dan y3 dijadikan dasar patokan menentukan jurusan seorang siswa, misalnya IPA= 75, IPS= 85, dan Bahasa= 90]. Kita gunakan y1 untuk menguji apakah IPA atau IPS. Simpan data persamaan garis dalam bentuk file, misalnya namanya y, ketik save y di Command Window.

Karena hasil pengujian tahap pertama masuk kategori IPS, maka pengujian berikutnya dengan y3 untuk menentukan apakah dia IPS atau Bahasa. Perhatikan gambar diagram pohon sebelumnya, dimana jika diperoleh uji pertama = 1, maka digunakan uji ketiga antara IPS dan Bahasa.

Dan hasil akhir diperoleh 2 yang artinya, siswa tesebut masuk kategori kelas bahasa berdasarkan enam data sebelumnya. Bagaimana membuat aplikasi terapannya? Rancang GUI seperti berikut ini:

Gunakan kode berikut ini:

  • load y
  • uji=[handles.ipa handles.ips handles.bahasa]
  • uji1=svmclassify(y1,uji(:,1:2))

 

  • if uji1==0
  • uji2=svmclassify(y2,[uji(:,1) uji(:,3)])
  • if uji2==0
    • msgbox(‘Kelas IPA’)
  • else
    • msgbox(‘Kelas IPS’)
  • end
  • else
  • uji3=svmclassify(y3,uji(:,2:3))
  • if uji3==1
    • msgbox(‘Kelas IPS’)
  • else
    • msgbox(‘Kelas Bahasa’)
  • end
  • end

Masukan data seperti data uji sebelumnya, hasilnya harus sama.