Menyisipkan Video dari Youtube pada Blog

Saat ini peran Youtube sebagai situs penyedia video gratis belum tertandingi. Peran situs tersebut ditunjang oleh kian murahnya bandwidth yang tersedia di negara-negara besar seperti di Indonesia. Walaupun banyak dampak negatif seperti pornografi dan konten tidak mendidik lainnya, ada baiknya para blogger memanfaatkan Youtube untuk sesuatu yang bermanfaat. Situs ini ternyata dapat dimanfaatkan untuk memperjelas postingan kita. Tulisan singkat ini bermaksud menginformasikan cara yang sangat sederhana untuk memasukan video dari Youtube pada postingan blog. Di sini contoh blog yang digunakan adalah WordPress. Untuk mempraktekannya buka sembarang postingan yang telah dibuat, lalu masuk ke mode sunting atau edit.

Masuk ke mode HTML karena kita akan menyisipkan link Youtube di postingan yang telah dibuat. Link akan diletakan rencananya di tengah-tengah tulisan. Untuk mengetahui link video yang akan kita sisipkan, buka Youtube. Setelah video dijalankan (play) tekan Share di bagian bawah jendela video yang sedang diputar.

Setelah menekan Embed maka akan muncul script yang siap di-copy dan paste di lokasi yang akan disisipkan video pada postingan. Jangan sampai salah meletakan lokasi video karena akan membuat tulisan sebelumnya berantakan.

Hasilnya dapat dilihat seperti video dari Youtube yang disisipkan di bawah ini. Sangat mudah dan praktis, semoga bermanfaat.

Selamat mencoba.

Land Change Modeler dengan IDRISI Selva – Pengenalan

Land change modeler (LCM) adalah memodelkan perubahan lahan pada suatu area tertentu. LCM memiliki manfaat untuk memprediksi perubahan lahan ke depan sehingga dapat diketahui dampak yang muncul akibat perubahan tersebut. Dengan mengetahui perkembangan di masa yang akan datang, pengambil kebijakan akan mampu membuat kebijakan-kebijakan saat ini untuk menghindari dampak negatif ke depan. Kebijakan yang melihat dan memperhatikan kualitas suatu wilayah di masa yang akan datang dikenal dengan istilah pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Untuk mengetahui perubahan lahan ke depan, diperlukan perangkat lunak khusus yang sering diistilahkan dengan aplikasi vertikal (vertical application). Salah satu perangkat lunak yang terkenal adalan IDRISI, dengan versi yang terbaru diberi nama Selva. Untuk lebih jelasnya masuk saja ke situs resminya di clarklabs.org. Gambar di bawah ini tampilan IDRISI Selva. Untuk membuka jendela Modeling tekan menu Modeling – Environmental/Simulation Models – Land Chang Modeler: ES.

Sebelum masuk ke pemodelan ada baiknya mempelajari dasar-dasar penggunaan IDRISI Selva. Untuk pemodelan, blog ini dapat jadi rujukan karena menggunakan bahasa Indonesia. Hanya saja, contoh yang digunakan menggunakan data vektor padahal kenyataan di lapangan data yang tersedia dengan gratis adalah data citra satelit. Silahkan baca postingan saya terdahulu untuk memperoleh citra satelit Landsat ETM+ untuk wilayah manapun di seluruh dunia. Setelah mengunduh lakukan klasifikasi dengan ISOCLAS agar menjadi mudah mengetahui jenis lahannya (land cover). Lihat postingan sebelumnya untuk klasifikasi lahan.

Jika sudah bisa membuat klasifikasi lahan dari citra satelit, untuk bahan belajar dengan cepat lihat video berikut yang dipublish oleh Clark Labs.

Tonton juga yang Part-2.

Karena aplikasi vertikal mengharuskan spesialisasi pada bidang yang akan diterapkan, ada baiknya juga buka-buka lagi teori dasar tentang Remote Sensing & Geographic Information System (GIS). Selamat Belajar.