Menyimpan Data dalam Bentuk Struktur (Struct)

Ketika mengimpor data dari sistem basis data (biasa atau spasial), biasanya berbentuk struktur. Misalnya mengimpor data spasial dari sebuah shapefile berikut ini.

>> a=shaperead(‘Commercial.shp’)

a =

344×1 struct array with fields:

Geometry

X

Y

Id

Name

Untuk melihat isi dari “Name” cara melihatnya adalah dengan titik antara nama struktur (“a”) dan nama field-nya.

>> [a.Name]

ans =

Kimia FarmaBlue Bird PoolPusat Arsip JAMSOSTEKBaliku Agung PerkasaSiantar ….. dst

Sedikit berbeda dengan tabel, struktur memiliki bentuk sebaliknya, yaitu baris untuk field dan kolom untuk record. Jadi jika ingin “mengutak-atik” perlu dilakukan proses transpose terlebih dahulu.

Menyimpan Data dalam Format Struktur

Untuk mengetahui caranya, silahkan mengetik “help save” di command window. Di bagian bawah ada penjelasan bagaimana membuat file mat dengan tipe struct (struktur). Coba saja “copas” kode berikut ini:

s1.a = 12.7;

s1.b = {‘abc’, [4 5; 6 7]};

s1.c = ‘Hello!’;

save(‘newstruct.mat’, ‘-struct’, ‘s1’);

Perhatikan di folder, muncul satu file baru bernama ‘newstruct.mat’ yang berisi tiga variabel yaitu a, b, dan c. Bagaimana memanggilnya? Mudah saja ketik di command window “load newstruct”. Beberapa function membutuhkan bentuk struktur ini, so semoga bermanfaat.

Update: 14/2/2018

Ternyata bisa juga dengan format:

save(‘newstruct.mat’,’s1′)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s