Support Vector Machine (SVM) di Matlab

SVM merupakan metode algoritma yang sering digunakan untuk regresi dan klasifikasi. Cara kerjanya adalah membuat sebuah bidang batas antara kluster. Bila dibandingkan dengan Jaringan Syaraf Tiruan, beberapa literatur menunjukkan keunggulan SVM yang bekerja secara global optima, sedangkan JST local optima. Walaupun berbeda prinsip, antara SVM dengan JST memiliki tipikal yang sama yaitu data input dan data target dilatih untuk menghasilkan kecerdasan pada sistem. Jika JST menghasilkan bobot dan bias, pada SVM menghasilkan persamaan batas klasifikasi.

SVM di Matlab

Berbagai implementasi telah dilakukan dalam berbagai macam bahasa pemrograman. Untuk Matlab, kita dapat mendownload m-file yang berisi routin untuk penerapan SVM. Link dapat didownload di:

Setelah selesai mendownload, copy folder svm pada C:\program files\Matlab\R2008\Toolboxes kemudian arahkan Path variabel ke situ dengan cara klik File – Set Path.

Klik “Add Folder” untuk menambahkan folder svm ke toolbox Matlab. Setelah itu svm Anda siap digunakan. Sebelum menggunakan ada baiknya Anda mengetik help svm pada command window atau doc svm (versi chm). Alasan utama mengapa kita harus meletakan path adalah karena apabila toolbox svm tersebut tidak diletakkan di path Matlab, maka toolbox itu tidak dapat dijalankan jika kita mengarahkan Current Directory (Direktori Kerja) pada folder yang tidak sama dengan folder toolbox tersebut. Cara mengetes apakah path sudah berjalan adalah dengan merubah current directory di luar directory svm kemudan ketik help svm atau doc svm, jika Matlab menjawab folder not found berarti path belum disetting, selamat mencoba.

Keyboard Doc Samsung Galaxy Tab 10.1

Pertama kali saya menggunakan keyboard doc samsung galaxy tab 10.1, saya mengalami sedikit hambatan. Kebiasaan menggunakan fasilitas alt-tab harus dirubah dengan fasilitas multitasking model android. Ternyata setelah dijalani, fasilitas multitasking yang hanya dengan menekan satu tombol disertai enter, kita dapat beralih dari satu window ke window yang lain, lebih mudah dibanding alt-tab milik windows.  
Ada sedikit masalah pada keyboard doc yang saya kira cacat, yaitu jika saya ingin menekan simbol @ ternyata tertukar dengan “. Selain itu sering munculnya tombol bantu aneh menjadi masalah tersendiri yang membuat saya jarang mengetik dengan keyboard tersebut dan mengandakan laptop saya yang berat.  
image

Selang beberapa lama saat menginstall adobe reader pada tablet-ku, dan saat akan mengetikan beberapa catatan di pdf yang saya baca ternyata tidak ada simbol bantu aneh itu lagi. Dan yang mengejutkan adalah saat mengetik simbol @ ternyata tidak tertukar lagi dengan simbol “. Hanya satu masalah yang masih mengganjal yaitu terkadang tombol a yang saya ketik seperti tertekan terus aaaaaaaaaaa. Sedangkan untuk mouse bluetooth yang disertakan, tidak ada masalah yang berarti (maklum buatan logitech).
image

Lanjutkan membaca “Keyboard Doc Samsung Galaxy Tab 10.1”

Berfikir dan Merasa

Selain kemampuan berfikir dan menganalisa, ternyata kita juga dikaruniai oleh insting atau naluri dalam membaca situasi dan kondisi. Kemampuan tersebut harus kita manfaatkan jika ingin hidup lebih mudah. Saya jadi ingat ketika baru tiba dari pelatihan Bahasa Inggris selama tiga bulan di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Saat berangkat ke Yogyakarta saya menitipkan STNK kendaraan saya ke Bibi yang mengasuh anak-anak saya, tetapi ketika tiba dari Yogya saya lupa meminta kembali STNK tersebut. Entah mengapa saya tidak menyadari hal itu dan telah melanglangbuana hampir tiga bulan Jakarta – Bekasi tanpa membawa STNK. Anehnya saya santai saja melewati operasi zebra rutin yang dilakukan oleh polisi, dan anehnya pula saya tidak pernah diberhentikn karena polisi hanya memberhentikan secara acak kendaraanyang lewat. Mungkin karena sikap saya yang santai dan tak merasa berdosa, akhirnya tidak distop.

Suatu malam selepas tiba dari kerja, seperti biasa saya melepas dompet saya. Karena diletakan di atas meja yang pendek di kamar, anak saya yang baru berumur satu tahunan dapat mengambilnya. Saya sadar setelah seluruh isi dompet berserakan di kasur dan sambil tidur terlentang anak saya meletakkan dompet yang kosong di jidatnya sambil cengengesan. Dari pengalaman yang lalu lalu, jika dompet saya dimainkan anak sayapasti yang tercabut adalah STNK yang memang ukurannya lebih besar dari ktp atau ATM. Saya terkejut ketika tidak dijumpai STNK dari barang-barang yang beserakan. Habislah itu kamar saya obrak-abrik. Semua ikut mencari, dan sampai keesokan harinya STNK belum juga ditemukan. Saya sempat jengkel dan menyalahkan anak saya atas ulahnya itu (tentu saja tidak bisa karena masih bayi). Sempat juga sehari meminjam kendaraan mertua karena khawatir di jalan ada pemeriksaan oleh polisi. Berbagai informasi sudah saya kumpulkan mengenai langkah-langkah apa saja yang harus ditempuh jika STNK hilang.


Keesokan harinya saya baru sadar ternyata STNK yang saya titipkan ke bibi saat berangkat ke Yogya belum dikembalikan lagi ke saya. Jika dihitung-hitung sudah hampir tiga bulanan. Tadinya saya menyalahkan anak saya, akhirnya jadi bersyukur karena dengan diobrak-abrik isinya oleh dia, saya jadi tahu kalau di dompet saya tidak ada STNK-nya. Saya harusnya “ngeh” saat Allah menunjukkan sesuatu lewat situasi dan kondisi berupa dompet yang berantakan. Seperti pakar-pakar motivasi bilang, tidak ada kejadian yang terjadi secara kebetulan. Ada kekuatan yang memang mengatur kejadianyang terjadi dunia ini, apapun itu, asal kita pandai “merasa” kita bisa tahu pesan apayang Dia sampaikan. Karena hanya nabi-lah yang menerima pesan langsung dari Allah (dialog). Yang membuat saya tersenyum jika kejadian itu teringat lagi adalah ulahnya dengan meletakkan dompet yang sudah diambil isinya di atas jidatnya, seolah-olah mengatakan,” Ayah. . . Pake otak dong. . Di dompet kagak ada STNK-nya nih. .!!”.

Tugas Komputer II Fak Agama Islam

Berikut nama siswa FAI yang telah mengerjakan tugas 1 dan 2: Ujang Sadili, Nining, Desi L, Zulaiha, Iin, Juju, Lidayatun, Sri Endah, Ii Ruswandi, Muchtar, Maulana, Ahmad B, Ahmad Faisal, Rino D, Dewi AS, Mayarni.

Sedangkan yang sudah mengirimkan email untuk tugas 3 per hari ini adalah: Iin Indayati, Dessi L, Mayarni, Siti Hawilah, Dewi Atika S, Juju Juniah, Ujang Sadili, Zuraida S, Muchtar Muslim, Atika Dewi, Zuratya.

Merubah/Konversi Gambar 3D Menjadi 2D (Drafting) pada AutoCAD

 

 

Seperti CATIA dan SolidWork, AutoCAD juga sanggup merubah gambar 3D menjadi 2D walaupun sedikit lebih rumit (tidak otomatis). Tidak ada instruksi khusus yanglangsung mengkonversi 3D menjadi 2D melainkan melalui beberapa fungsi khusus.Misalnya gamba berikut ini:


Langkah yang dianjurkan adalah mengetik command tilemode yang dilanjutkan denganmemberi nilai nol. Berikutnya adalah menghapus dengan command erase dan all. Berikan satuan (command: unit) apakah mm atau inchi, serta ukuran kertas berikan, misalnya A4: 0,0 dan 210,297.

Untuk memberikan tampilan pada kertas lebih dari satu (depan, samping dan atas)gunakan comman mview dan Anda akan diminta mengisi:

  • Jumlah layer, misal 4
  • First corner, misal 10,10
  • Opposite corner, misal @277,190

Hingga dihasilkan gambar berikut.


Sebelumnya harus terlebih dahulu dilakukan manipulasi dengan command: mspace dengan mengambil top, front, right dan se isometric agar dihasilkan gambar seperti diatas. OK, Selamat mencoba.

Konversi Scope ke Figure pada Matlab

Bagi rekan-rekan penggemar simulink Matlab pasti mengalami kesulitan saat melaporkan hasil simulasi lewat Scope yang kurang baik dari sisi tampilan. Jika langsung dicetak, maka akan menghabiskan banyak tinta karena grafiknya putih di atas hitam. Dulu saya sering menggunakan cara melalui invert color, tetapi tentu saja hasilnya kurang bagus. Apalagi sumbu axis dan ordinat serta judul grafik tidak bisa ditambah. Nah, setelah lama melanglang buana di simulink, akhirnya saya memperoleh cara untuk memindahkan hasil Scope ke figure. Pertimbangannya adalah figure lebih baik dan dapat diberi indikator axis, ordinat dan judul grafiknya. Sebagai bahan contoh, perhatikan model di bawah ini. Sebelum dirunning, dobel klik Scope untuk memindahkan hasil running ke workspace Matlab.

Setelah dobel klik pada scope, Anda akan melihat settingan yang harus diisi. Untuk memindahkan hasil scope ke workspace dobel klik icon Parameter dan pilih tab “data history”. Centang “save data to workspace” sehingga dapat mengisi nama variabel dan format datanya. Beri nama variabel misalnya “output” dan formatnya “array”. Awas, nama variabel pada Matlab “Case sensitive”.

Setelah itu running model yang telah Anda buat. Perhatikan, sepertinya tidak ada yang terjadi pada workspace. Ternyata saat Anda beralih ke Command Window, maka workspace menyimpan hasil running ke dalam suatu variabel bernama output. Coba ketik “who” di command window. Jika muncul variabel “output” maka settingan Anda berhasil, sebaliknya, jika tidak muncul, ulangi langkah di atas. Jangan lupa di klik “OK”.

Perhatikan scope di atas, tampak background hitam kurang nyaman jika dicetak. Beralihlah ke command window, variabel output berisi matriks sumbu axis dan ordinat. Untuk menampilkan grafiknya ketik instruksi-instruksi di bawah ini.

Saat Plot(x,y) diketik, Matlab akan menampilkan figure berupa grafik respon yang lebih baik dari Scope dari sisi tampilannya. Grid, xlabel, ylabel dan title bermaksud menambah informasi tambahan di Figure. Selamat Mencoba !!

Cao ..

LATIHAN PRA-UTS IMK

TUGAS VI

Jawablah soal berikut ini sejelas mungkin! (Kelompok tidak berubah) Slide 1 – 9

  1. Mengapa saat ini kebanyakan program berbasis GUI (Visual) ?
  2. Tablet PC merupakan pengembangan dari PC dengan tambahan … (salah satu dari faktor manusia).
  3. Gambar yang dilingkari di bawah ini termasu kategori ragam dialog apa?

  1. Jelaskan keunggulan dari Mouse, keyboard, touch screen dan Joystick.
  2. Bandingkan dua web site di bawah ini (keunggulan saja)

(b)

Google Docs

Untuk mengatasi lisensi Microsoft Office yang mahal, kita dapat menggunakan Cloud buatan google yaitu: http://www.docs.google.com yang dapat membantu kita menulis dokument, spreadsheet, presentation gratis hanya dengan bermodalkan web browser. Pastikan browser kita update ke versi terkini.
Tugas yang sudah masuk hingga saat ini untuk kelas FAI: zulaiha, IIn, juju, lidayatun, sri endah, ii ruswandi, muchtar, maulana, ahmad b, ahmad faisal, rino d, dewi as dan mayarni.

Menutup Akses Flashdisk

Sumber datangnya virus untuk perkantoran biasanya berasal dari flash disk, selain kekhawatiran terhadap tercurinya data rahasia. Beberapa institusi seperti bank, data center, dan sebagainya kebanyakan dilarang menggunakan flashdisk. Tugas Anda adalah menutup akses flashdisk suatu PC yang berbasis windows.

  • Start – RUN. Ketik ‘regedit
  • Sebelumnya ada baiknya kita melakukan backup terhadap registri.

  • Klik: File – Export: untuk gampangnya letakkan di desktop. Beri nama, misal: “usb_on”
  • Maka kita telah menyimpan registry default dari komputer tersebut.
  • Buka (bongkar) HKEY_LOCAL_MACHINE – SYSTEM – CurrentControlSet – Services – USBSTOR

(NOTE: Walaupun kita dapat mengganti nilai Start dengan harga tertentu agar flashdisk OFF, tetapi cara tersebut masih bisa ditembus. Cara yang kuat adalah dengan men-delete USBSTOR)

  • Klik kanan pada USBSTOR – Delete.
  • Coba masukkan flashdisk, pastikan tidak terbaca.

Untuk mengembalikan, dobel klik pada usb_on.reg hasil backup registry.

Lembar Evaluasi – IMK

Kita mengenal metode-metode dalam pembuatan perangkat lunak, seperti waterfall, spiral, iterasi, dan sebagainya. Karena perancangan sistem interaksi mengharuskan user mudah dalam penggunaannya maka perlu dievaluasi sebelum prototipe sistem diimplementasikan.

Pada tugas I kita telah menganalisa kebutuhan user terhadap sistem interaksi yang akan kita buat, nah pada tugas kali ini Anda diminta membuat lembar evaluasi yang harus diisi oleh pengguna berdasarkan intruksi yang diminta. Kemudian diminta jawabannya apakah mudah (diisi “1”), Ok (diisi “2”) atau Sulit dan butuh bantuan (diisi “3”).

No

Tugas Yg Dilakukan

Responden

Rata-rata

1

2

3

1

Buka Aplikasi Game

       
           

Ket: Mudah = 1, Ok = 2, Sulit – Harus dibantu = 3

Berikut ini adalah contoh jawaban dari beberapa rekan mahasiswa:

  • Aplikasi Pembayaran pajak untuk Pensiunan (wahyu, ikmal, yayan, rachmat, fadhlan, rachmat)

No

Tugas Yg Dilakukan

Responden

Rata-rata

1

2

3

1

Buka semua FORM

       

2

Jalankan fungsi-fungsi yang ada

       

3

Akses semua aplikasi

       

4

Hubungkan dengan sistem perbankan On-line

       

5

Akses Aplikasi dari berbagai piranti

       

6

Menghubungi Customer Service

       

7

Simpan/cetak bukti transaksi

       

8

Translate bahasa

       

9

Dapatkan informasi jatuh tempo

       

10

Isi Captcha dengan audio

       

Ket: Mudah = 1, Ok = 2, Sulit – Harus dibantu = 3

  • Web Game anak-anak (SD) by: aulia, ghozia, neti, winda.

No

Tugas Yg Dilakukan

Responden

Rata-rata

1

2

3

1

Buka Webnya – www. *****.com

       

2

Pilih beberapa permainan yang ada di jendela utama

       

3

Baca Panduan

       

4

Play

       

5

Buka Help

       

6

Akhiri permainan

       

7

Mainkan game yang berbeda

       

Ket: Mudah = 1, Ok = 2, Sulit – Harus dibantu = 3

  • Aplikasi E-learning (nanda, oscar, imam fauzi, ghalih)

No

Tugas Yg Dilakukan

Responden

Rata-rata

1

2

3

1

Login ke sistem

       

2

Cari Mata Kuliah

       

3

Download materi kuliah

       

4

Lihat video tutorial

       

5

Gunakan web chat

       

6

Gunakan video conference

       

7

Akhiri sesi

       

Ket: Mudah = 1, Ok = 2, Sulit – Harus dibantu = 3

  • Game pembelajaran (anita, astri, dwi, indah, frida)

No

Tugas Yg Dilakukan

Responden

Rata-rata

1

2

3

1

Lihat tampilan web (?)

       

2

Mainkan seluruh game

       

3

Ikuti panduan suara

       

4

Lihat petunjuk cara bermain game

       

5

Lihat isi game

       

Ket: Mudah = 1, Ok = 2, Sulit – Harus dibantu = 3

  • Web penjualan baju muslimah (laras, desta, putri, rizka, elmina, maulidha)

No

Tugas Yg Dilakukan

Responden

Rata-rata

1

2

3

1

Buka web online

       

2

Buka link yang ada

       

3

Kunjungi forum chat

       

4

Kunjungi katalog

       

5

Cari model-model yang diinginkan pada kolom search

       

6

Isi komentar

       

7

Share web ke teman2

       

8

Kunjungi form pembelian

       

9

Gunakan form hiburan yang tersedia

       

Ket: Mudah = 1, Ok = 2, Sulit – Harus dibantu = 3

  • Absensi Karyawan Desktop (fransiscus, didin, gusti, yusuf, moh mujib, carolline, arya)

No

Tugas Yg Dilakukan

Responden

Rata-rata

1

2

3

1

Login

       

2

Absen (biometrik)

       

3

Coba dengan jari yg tidak sama (lihat errornya)

       

 

  • Absensi Karyawan (Web) by: eko, dwi, bintara, nurickhsan, iclar, muhamad, rikardus

No

Tugas Yg Dilakukan

Responden

Rata-rata

1

2

3

1

Login

       

2

Gunakan fingerprint

       

3

Lama/tidak?

       

4

Lihat tampilan

       

5

Id mudah dilihat?

       

Berikutnya setelah lembar evaluasi diisi, perlu dibuat lembar rekomendasi mengenai hal-hal yang masih kurang dan perlu perbaikan.

Cloud Computing untuk Office

Masalah lisensi merupakan momok yang dapat mengganggu kinerja suatu institusi. Bila melanggar, harus siap menghadapi jeratan hukum. Oleh karena itu guna menghindari hal tersebut ada baiknya mencari aplikasi yang berbasis open source atau teknologi baru seperti cloud computing yang banyak dijumpai di internet. Salah satunya adalah www.docs.google.com untuk documents, presentations, sheet, drawing dan forms.

Hanya dengan bermodal browser yang gratis, kita dapat membuat dokumen seperti microsoft word, spreadsheet seperti excel dan sebagainya, dengan syarat, browser yang terinstal harus yang support, misalnya google chrome atau browser lain yang update. Selamat mencoba.

Urutan Perancangan Sistem Interaksi (Materi IMK)

Seperti ilmu yang melibatkan unsur seni seperti melukis, bernyanyi, dan sebagainya terkadang tidak memerlukan panduan, patokan atau aturan-aturan tertentu yang dapat mengekang kreativitas. Tetapi tetap saja dibutuhkan aturan yang fungsinya membantu orang yang baru belajar. Begitu pula untuk perancangan sistem interaksi, ada aturan-aturan tertentu berupa kaidah-kaidah yang sering dijumpai di berbagai buku literatur.


Perhatikan rancangan google di atas, betapa sederhananya tanpa adanya sampah-sampah yang mengganggu tujuan utama dari si mesin pencari “Jenius”.

 

Soal:

Sesuai dengan prinsip user centered design maka rancanglah urutan yang mengikuti kaidah-kaidah perancangan disain berbasis interaksi (masih dengan kasus yang sama pada tugas-tugas sebelumnya).

 

Pemilihan ragam dialog : “icon, menu, atau yg lain disertai alasan singkat”

Perancangan struktur dialog: “jika ragam dialog ada banyak, atur mana yg utama mana yang tambahan.

Perancangan format pesan: “instruksi berupa apa?

Perancangan penanganan kesalahan: “salah input respon sistem apa?”

Perancangan struktur data: ”

 

Beberapa jawaban mahasiswa:

  • Aplikasi web pembayaranpajak untuk orang tua (Ikmal, rachmat hidayat, rachmat Mulya nagata, M. Fadlan, Wahyu, Yayan)
    • Ragam dialog untuk orang tua menggunakan huruf/tulisan yang jelas (ukuran besar) agar dapat terbaca dengan nyaman mengingat unsur usia.
    • Menggunakan gambar/icon yang mudah dipahami dalam mendukung aplikasi web.
    • Informasi-informasi yang terupdate dimunculkan dengan tampilan yang berbeda, misal dengan suatu tulisan gerak
    • Panduan suara (audio)

     

  • Game Pembelajaran balita (anita, astri, dwi, indah, frida)
    • Pemilihan Ragam dialog: dalam pemilihan ragam dialog, balita lebih mudah menggunakan icon karena lebih menarik dan icon bisa menunjukkan gambar yang dia inginkan. Di bawah icon bisa diberikan teks dan disertai suara untuk menunjukkan definisi dari icon.
    • Perancangan Struktur dialog: Icon beserta suara lebih utama daripada teks karena icon dan suara lebih membantu balita untuk belajar dengan game tersebut. Sedangkan teks hanya untuk bantuan belajar balita dalam membaca.
    • Perancangan format Pesan: format pesan berupa suara
  • Pemasaran web online baju muslim (laras, elmina, desta, putri, rizka, maulidha)
    • Pemilihan ragam dialog: teks, visual dan suara: karena dalam web kami memerlukan teks untuk memberikan informasi kepada user akan produk-produk yang kami jual. Visual digunakan untuk menampilkan informasi gambar2 tentang produk kami. Suara digunakan untuk menghilangkan rasa kebosanan user disaat melihat/mengunjungi situs kami.
    • Perancangan struktur dialog: ragam dialog yang paling penting dalam web kami yaitu teks. Karena teks berfungsi untuk menampilkan informasi2 kepada user. Struktur dialog tambahan visual dan audio.
    • Perancangan format pesan: instruksi berupa user diarahkan ke halaman tampilan produk, kemudian apabila user ingin memesan produk kita, user dapat langsung menghubungi contact person pada halaman tersebut.
    • Perancangan penanganan masalah: kami menyediakan halaman komentar untuk mengumpulkan komentar2 user kami dalam memperbaiki pelayanan yang ada pada web kami.
  • Web game anak-anak SD (amalia, aulia, ghozia, neti, winda)
    • Pemeilihan ragam dialog: Button start dan quit (ghozia) dan menu modifikasi animasi (aulia). Untuk memulai dan mengakhiri game diperlukan button start dan quit yang mudah dilihat/ditemui oleh anak2. Suatu variasi juga memungkinkan anak2 dapat memodif animasi sesuai dengan keinginannya. Menu setting (winda): untuk mengatur alur2 pada game tersebut. Misal mengatur level, mengatur besar kecilnya volume, dll. Menu help (winda) : berisi tentang panduan2 untuk menjalankan game tsb.
    • Perancangan struktur dialog: button start dan quit, help, setting dan modifikasi animasi.
    • Perancangan format pesan: Pesan paa saat akan mengakhiri game, muncul teks apa ingin dismpan? Atau keluar tanpa disimpan? (ghozia), pean pada saat animasi salah jalan (aulia), pesan pada saat memasuki level yang lebih tinggi (aulia dan ghozia), pesan pada skor tertinggi di akhir permainan (neti).
    • Penanganan masalah: meminta incorrect password dan username kembali (ghozia), jika salah memilih gambar maka ada peringatan (gambar tidak cocok) aulia, apabila belum menyelesaikan game pada level tersebut tidak dapat memilih level yang lebih tinggi (aulia dan winda)
  • E-learning (oscar, nanda, imam, ghalih.
    • Menu pulldown untuk menghemat space dan memperindah halaman login berbentuk menu. Artikel ditampilkan dalam bentuk menu, untuk memudahkan mahasiswa dalam mencari materi. Video, untuk memperjelas materi praktikum, user chat sebagai alat interaksi mahasiswa.
    • Yang paling banyak digunakan adalah klik, karena ketik hanya digunakan saat user chat saja. Klik digunakan saat login dan searching.
    • Bentuk instruksi bisa dikombinasikan atara huruf, angka dan simbol.
    • Apabila ada kesalahan saat login, sistem akan meminta untuk memperbaiki field yang salah
    • Sistem akan menyediakan login attempt sebanyak 10 kali jika percobaan tersebut habis maka user tidak dapat mengakses website itu.

MENUTUP APLIKASI TERTENTU DI WINDOWS

Materi yang lalu kita telah memblok port tertentu (port 80) agar tidak bisa dipakai mengakses web. Sekarang kita mencoba memblok aplikasi tertentu seperti command prompt, notepad, dan sebagainya. Coba kita berlatih menutup aplikasi notepad (notepad.exe) agar tidak bisa diakses oleh pengguna.

Buka start – run – mmc

Cari di C:\windows\system2\ klik gpedit untuk membuka setting group policy.

Cari di user configuration – administration template, cari di sisi kanan “Don’t run specified windows applications.

Karena defaultnya non configured, centang terlebih dahulu “enable”. Kemudian di bawahnya ada “List of disallowed applications. Klik “SHOW..”

Isilah pada kolom “Show Contents” aplikasi-aplikasi yang dilarang oleh user untuk dijalankan, misalnya notepad.exe. Klik “Add..” untuk menambah aplikasi tersebut.

Jika selesai, klik “OK”. Klik “Apply” dan “OK” pada isian “don’t run specified windows application”. Sekarang coba jalankan aplikasi yang, dilarang misalnya notepad (start – run – ketik: notepad). Pesan RESTRICTION akan muncul.

Banyak fasilitas-fasilitas lainnya yang dapat diatur misalnya melarang user untuk mengakses control panel, masuk ke fasilitas RUN, dan lain sebagainya.

Pendidikan di Tanah Air Beta

Waktu itu saat liburan panjang, secara tidak sengaja channel di TV menunjukkan pembicaraan seorang tua paruh baya yang dikelilingi oleh anak-anak kecil usia taman kanak-kanak. Dia diwawancarai mengenai kondisi pendidikan di Indonesia yang tidak merangsang anak-anak untuk berfikir dengan benar. Mereka hanya dilatih untuk mencari dan mencari tanpa adanya proses berfikir analitis atau logis. Misalnya, di bawah bacaan ada pertanyaan yang jawabannya harus dicari di tulisan tersebut, yang menurut saya saat ini bisa diwakilkan dengan “Mbah Google” atau aplikasi pengolah kata yang banyak dijumpai saat ini. Dan masih banyak kasus-kasus lainnya.

Berikutnya dia mempertanyakan kuliah berbasis kompetensi yang saat ini didengang dengungkan oleh pemerintah. Bayangkan saja, saat ini saya mengajar tiap semester tidak lebih dari empat atau lima mata kuliah, dan saya sudah merasa lelah karena harus benar-benar menguasai walaupun sudah berulang kali mengajar. Sedangkan siswa dibebani enam belas mata kuliah yang harus dia kuasai dan semuanya baru pertama kali diterima (tidak mengulang). Apakah dengan menguasai keenam belas materi itu dengan disertai nilai yang baik menjamin siswa tersebut kompeten? Menarik saat dia menjelaskan: “Kita mengenal nama Rudi, ada Rudi Hartono, Rudi Hadi Hadisuwarno, George Rudi, dlsb. Bayangkan jika Rudi Hartono, Maestro bulu tangkis yang hingga saat ini rekor delapan kali All England berturut-turut belum terpatahkan diharuskan belajar piano, renang, basket, dan sebagainya, tentu saja tidak akan ada Rudi Hartono pebulutangkis Indonesia.”

Terus terang sebagai pengajar di perguruan tinggi, saya pusing juga oleh peraturan DIKTI yang mengharuskan mahasiswa yang akan lulus perguruan tinggi agar menulis di jurnal, mengingat masukan dari sekolah menengah yang kurang diasah sifat analitisnya. Saat mereka hanya menghapal dan memakai suatu rumus, mereka dipaksa untuk membandingkan berbagai rumusan, apalagi menemukan rumusan yang baru. Kecuali kalo memang ingin buat jurnal-jurnalan yang tidak ada hal-hal baru didalamnya, bisa saja sih. Toh hanya untuk syarat. Untungnya Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) di wilayah Kopertis III membuat surat penolakan mengenai kewajiban menerbitkan jurnal sebagai syarat lulus perguruan tinggi.

Menurut pandangan saya, kita cukup tertinggal dengan negara lain, jangankan level dunia, untuk asia tenggara saja kita masih kalah jauh. Jika diibaratkan riset IPTEK itu seperti tangga, kita berada di tangga paling bawah. Bagaimana untuk naik ke atas? Ya tentu saja dengan meniti tangga satu persatu dengan cepat. Jika dengan Malaysia kita tertingga dua atau tiga anak tangga, ya kita berusaha lebih cepat meniti dua atau tiga tangga itu. Untuk meloncat 12 anak tangga tentu saja tidak mungkin, karena riset itu berkelanjutan. Dari riset terdahulu dilanjutkan lagi, lagi dan terus hingga menghasilkan “State of The Art” (Terkini). Kecuali beberapa orang pintar di antara kita yang cepat menaiki tangga tetapi tidak tersedia tangga, jadilah dia pindah tangga (kerja/mengajar di negara lain). Bahkan di millis soft computing yang saya ikuti, hingga meninggalpun ada yang di negara lain. Untungnya DPR menyetujui anggaran pendidikan yang 20 persen dari APBN. Semoga dimanfaatkan sebaik mungkin agar kami para pengajar tidak “antar anak antar istri (ternak teri)” sebelum mengajar dan mahasiswa berbakat yang kesulitan membayar kuliah karena PTN pun sudah mahal saat ini dapat berkonsentrasi mengasah akal dan skill-nya. Walaupun saya kuliah dulu membayar, toh karena PTN saya sadar bahwa sebagian uang bayaran saya disubsidi oleh negara.