Membuat Pegas (Helix)

Catia memberikan fasilitas pegas berupa ulir (helical) lewat aplikasi “Wire frame and Shape Design”. Cara kerja helix adalah memutar 360 derjat berkali-kali dengan tiap putaran membentuk sudut sehingga antara lingkaran satu dengan lainnya ada jarak (diistilahkan dengan pitch). Jadi Catia akan menanyakan titik awal, sumbu helix dan pitch. Untuk mempraktekannya, coba buat sebuah garis yang akan dijadikan sumbu dengan satu titik yang merupakan jari-jari lingkaran helix. Titik tersebut sekaligus sebagai awal pergerakan helix, apakah searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam.

Spesifikasi pegas selain Diameter Pegas dan Pitch adalah diameter kawat. Oleh karena itu, pegas harus diberi ketebalan. Fasilitas yang bisa digunakan adalah Ribbon, dimana lingkaran ditarik menyusuri helix. Pilih bidang gambar yang normal terhadap awal gerak helix, kemudian gambar lingkaran dengan titik pusat awal gerak helix tersebut. Beri diameter, lanjutkan dengan mengisi paramter ribbon, yaitu objek yang akan diribbon ditambah alurnya.

Langkah berikutnya tinggal menspesifikasikan ujung dari pegas itu, square ground end atau tidak. Maksudnya adalah apakah di bagian bawah diratakan (jika dibedirikan akan tegak, tidak miring).

Iklan

2 respons untuk ‘Membuat Pegas (Helix)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s