Tren Bahasa Pemrograman

Untuk adik-adik yang baru mulai bahasa pemrograman, ada baiknya mengikuti tren yang ada saat ini. Tren ini berkaitan dengan permintaan akan keahlian tersebut. Tren yang tinggi berarti permintaan terhadap skill tersebut saat ini juga tinggi.

Namun untuk mengetahui tren bahasa pemrograman, ada baiknya mengetahui karakteristik bahasa pemrograman karena fungsi bahasa pemrograman sangat beragam. Pada umumnya dikenal bahasa pemrograman untuk saintis atau biasanya disebut back-end, seperti python, c++, java, matlab, dll dan bahasa front-end yang fokus ke interface seperti php, javascript, dan sejenisnya. Namun saat ini tren pemrograman mobile cukup tinggi, dengan beberapa bahasa pendukung yaitu java, kotlin, dan lain-lain. Tentu saja ada juga bahasa yang multifungsi, seperti java yang fleksibel.

Survey Google

Untuk mengetahui tren suatu bahasa, cara termudah adalah mencarinya lewat situs pencari terkenal saat ini yaitu Google. Silahkan akses situs http://trends.google.com untuk melihat tren segala hal, salah satunya adalah tren bahasa pemrograman.

Bahasa Komputasi Teknis

Komputasi teknis di sini maksudnya bahasa untuk melakukan komputasi matematis dimana proses kalkulasi dilakukan lewat bahasa ini. Java, Python, C dan Matlab masih dibutuhkan hingga saat ini. Tetapi terjadi proses perubahan dimana Python saat ini paling diminati.

Perhatikan dari tahun 2004 dimana Java masih diminati, mengikuti perjalanan waktu hingga saat ini, tren tertinggi mulai digeser oleh Python. Hal ini mungkin yang membuat Google mendukung bahasa ini lewat Google Colab (http://colab.research.google.com).

Bahasa Front-End

Bahasa jenis ini merupakan bahasa yang menghubungkan manusia/user dengan mesin komputasi. Biasanya adalah web dan mobile. Untuk desktop sepertinya sudah mulai jarang digunakan. Bahasa ini antara lain PHP, Kotlin, Rust, dan C#. Bagaimana tren-nya? Kita buka kembali Google Trends.

Bahasa PHP cukup turun drastis tren-nya sejak tahun 2004. Sementara javascript masih tetap bertahan. Namun uniknya bahasa untuk web ini masih paling diminati jika kita mensortir untuk wilayah Indonesia.

Sebaiknya kuasai bahasa yang cukup abadi seperti Java, dan yang sedang tren yaitu python. PHP masih layak karena di Indonesia masih dibutuhkan. Bahasa untuk mobile juga layak dikuasai. Tapi sebenarnya jika kita mampu berfikir komputatif (computational thinking) bahasa apapun terasa mudah. Sekian, semoga bermanfaat.

Tentang rahmadya

I'm a simple man .. Lahir di Sleman Yogyakarta, 7 Juni 1976 PENDIDIKAN: TK : - (tidak ada TK di tj Priok waktu itu) SDN : Papanggo, Jakarta 83 - 89 SMPN : 129, Jakarta 89 - 92 SMAN : 8, Yogyakarta 92 - 95 Univ. : Fak. Teknik UGM, Yogyakarta 95 - 2001 Pasca. : Tek. Informatika STMIK Nusa Mandiri, Jakarta 2008 - 2010 Doctoral : Information Management Asian Institute of Technology, Thailand 2013 - 2018 PEKERJAAN: Tek. Komputer AMIK BSI Jakarta : 2002 - 2005 IT Danamon Jakarta : 2005 - 2008 Tek. Informatika STMIK Nusa Mandiri Jakarta : 2005 - 2008 Univ. Darma Persada Jakarta: 2008 - 2013 Fakultas Teknik Universitas Islam "45" Bekasi : 2008 - Skrg ( Homebase) Univ. Bhayangkara Jakarta Raya: 2018 - Skrg Univ. Nusa Putra Sukabumi: 2018 - Skrg
Pos ini dipublikasikan di Komputer dan Masyarakat. Tandai permalink.

2 Balasan ke Tren Bahasa Pemrograman

  1. Ping balik: Django, Flask dan Jinja2 | Rahmadya Trias Handayanto

  2. Ping balik: Coba Bikin Buku Lagi .. “Data Mining dengan Matlab & Python” | Rahmadya Trias Handayanto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.