Praktek Menghitung Jumlah Kata dan Kalimat dengan Regular Expression Matlab

[perolehan.informasi|tek.komputer|lab.software|pert.3]

Salah satu fungsi penting dalam perolehan informasi (information retrieval) adalah pencarian kata. Untuk sampai ke sana ada baiknya mengetahui berapa jumlah kata dalam suatu berkas. Dan untuk itu harus mampu membedakan antara kata dengan bukan kata. Yang bukan kata seperti tanda petik, tanda khusus (bintang, pagar), dan spasi.

Fungsi REGEXP

Regular expresion merupakan fungsi yang ditemui dalamm mata kuliah teknik komputesi dan kompilasi. Fungsinya adalah mencari serangkaian kata atau diistilahkan token dalam materi tersebut. Untuk materi perolehan informasi (dan juga text mining) fungsinya sama. Pada Matlab fungsi regular expresion dalam bentuk regexp.

Menghitung Jumlah Kata

Bagi yang sering mengetik dengan MS Word, pasti sudah mengenal indikator jumlah kata yang telah diketik. Letaknya di bagian kiri MS Word. Misalnya, ketika saya menulis sampai sini ada indikator jumlah kata yang tertulis sebanyak 143 kata.

Untuk mengetahui fungsi regexp silahkan mengetik help regexp pada command window. Tampak untuk mencari suatu kata menggunakan parameter \w+ dan ‘match’. Untuk mencobanya, masukan kode berikut pada command window:

  1. string=’Presiden Jokowi mengunjungi kota Palu’;
  2. hasil=regexp(string,’\w+’,’match’);
  3. [baris,kolom]=size(hasil);
  4. jumlahkata=kolom
  5. jumlahkata =
  6. 5

Baris ke 3 hingga 5 menghitung jumlah kata yang berhasil dipilah. Jumlah kata string tersebut sesuai dengan jumlah kata yang berhasil dipisahkan oleh fungsi regexp. Pada lab software coba buat GUI seperti di bawah ini. Jika tombol Jumlah Kata = ditekan maka akan menunjukan jumlah kata yang terdapat pada string yang dicopas dan paste-kan ke edit text di atasnya. Ada perbedaan antara kata yang dihitung MS Word dengan kode di atas, perlu diteliti lebih lanjut.

Menghitung Jumlah Kalimat

Untuk menghitung jumlah kalimat, fungsi regexp harus mampu menghitung berapa jumlah titik dalam satu berkas. Jika ada dua titik maka ada dua kalimat. Tentu saja di sini harus mampu membedakan antara titik desimal dengan titik yang merupakan akhir dari kalimat. Silahkan mencoba dahulu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s