Problem Many-to-Many Pada Sistem Basis Data

[sist.basis.data|akuntansi|lab.software|pert.3]

Dalam relasi suatu basis data dikenal beragam kardinalitas, antara lain: one-to-one, one-to-many dan many-to-many. Kardinalitas (cardinality) merupakan derajat jumlah suatu hubungan entitas. Entitas sendiri merupakan suatu abstraksi independen dari hal-hal yang terlibat dalam suatu sistem, misalnya dosen, mahasiswa, karyawan, dan lain-lain. Misalnya antara dosen dengan kelas, hubungannya biasanya one-to-many yaitu satu dosen mengajar satu atau lebih kelas dan satu kelas diampu oleh satu dosen (walaupun bisa saja lebih dari satu dosen). Jika dimodelkan konsepnya (conceptual model) akan berbentuk seperti ini (digambar online dengan ini: https://cloud.smartdraw.com/):

Untuk hubungan one-to-many, semua sistem basis data bisa membuat model logikanya beserta implementasi fisiknya. Caranya adalah dengan menambahkan satu Foreign Key di tabel kelas, yaitu nip dosen yang merupakan primary key pada tabel dosen nantinya. Sebaliknya untuk hubungan many-to-many, sistem basis data yang ada saat ini tidak bisa langsung memodelkan model konsep, misalnya atribut kelas dengan mahasiswa yang mengambil kelas tersebut. Di sini many-to-many karena satu kelas lebih dari satu siswa dan satu siswa mengambil lebih dari satu kelas.

Beberapa teknik mengharuskan konversi dari ERD ke Logical Record Structure (LRS). Beberapa alat bantu perancangan basis data, seperti Datanamic Dezign ketika ada hubungan Many-to-Many akan menghasilkan satu tabel baru di tengah-tengahnya (defaultnya bernama mahasiswa-kelas, dalam contoh ini, misalnya kita beri nama tabel perkuliahan. Tabel baru tersebut mengambil kode kelas dan nomor pokok mahasiswa sebagai kunci tamu (Foreign Key).

Biasanya tabel baru tersebut berjenis tabel transaksi, misalnya mahasiswa yang mendaftarkan dalam KRS-nya kuliah apa yang akan diambil. Biasanya kunci utamanya (Primary Key) adalah gabungan npm dan kode_kelas, tapi bisa saja menggunakan kode baru, misalnya generated numbers. Nyambung dengan ERD di atasnya, dalam tabel kelas ada kunci tamu kode dosen (NIP). Jadi kelas yang diambil oleh seorang siswa dapat diketahui dosen yang mengajarnya. Jika ingin melihat list peserta kuliah suatu kode kelas, dapat menggunakan perintah select untuk kode kelas tertentu di tabel perkuliahan tersebut. Tinggal praktekan pembuatan tabel-tabelnya.

Penulis: rahmadya

I'm a simple man .. Lahir di Sleman Yogyakarta, 7 Juni 1976 TK : - (tidak ada TK di tj Priok waktu itu) SDN : Papanggo, Jakarta 83 - 89 SMPN : 129, Jakarta 89 - 92 SMAN : 8, Yogyakarta 92 - 95 Univ. : Fak. Teknik UGM, Yogyakarta 95 - 2001 Pasca. : Tek. Informatika STMIK Nusa Mandiri, Jakarta 2008 - 2010 Doctoral : Information Management Asian Institute of Technology, Thailand 2013 - 2018 Pekerjaan: Tek. Komputer AMIK BSI Jakarta : 2002 - 2005 IT Danamon Jakarta : 2005 - 2008 Tek. Informatika STMIK Nusa Mandiri Jakarta : 2005 - 2008 Univ. Darma Persada : 2008 - Skrg Fakultas Teknik Universitas Islam "45" Bekasi : 2008 - Skrg ( Homebase)

One thought on “Problem Many-to-Many Pada Sistem Basis Data”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.