Insert Data Multitable dengan PHP

[s.basis.data|akuntansi|lab.soft|per.14]

Pertemuan ini mencoba membuat aplikasi berbasis web dengan PHP untuk memasukan data baru ke basis data. Sebagai informasi, semua file-file PHP diletakan di folder ..\xampp\htdocs\ sementara basis data diletakan pada folder ..\xampp\mysql\data.

Insert Data yang Melibatkan Satu Tabel

Postingan ini menggunakan data pertemuan yang lalu. Misalnya input data barang dengan form berupa tabel yang dibuat dengan mode HTML. Struktur dari file PHP nya dapat digambarkan sebagai berikut.

  • <Judul Form>
  • <Metode Form: POST, Action: simpan.php>
  • <Interface untuk Input-input Data>
  • <Interface Untuk Tombol Submit>

Struktur php di atas (misal diberi nama formbarang.php) membutuhkan file simpan.php untuk mengeksekusi isian yang telah diisi. Struktur simpan.php adalah kira-kira sebagai berikut:

  • <Membuat koneksi>
  • <Membuat variabel $ untuk tiap input data dari formbarang.php>
  • <Membuat SQL insert data dengan VALUE dari variabel tersebut>
  • <Eksekusi SQL dan tutup koneksi>

Koneksi bisa dibuat di file simpan.php atau membuat satu file php khusus untuk koneksi. Untuk PHP 7 instruksi mysql diganti menjadi mysqli yang membutuhkan link koneksi tiap eksekusi. Silahkan browsing kode detail dari file php tersebut yang banyak tersebar di internet. Berikut contoh hasil eksekusinya.

Pastikan ketika tombol SIMPAN ditekan pada tabel barang data baru muncul. Berikutnya untuk form yang melibatkan dua tabel.

Insert Data yang Melibatkan 2 Tabel

Sebagai contoh adalah tabel pembelian yang melibatkan tabel pembelian dan tabel pemasok (suplier). Karena pelanggan harus sesuai dengan tabel. Kode suplier pada tabel pemasok merupakan kunci tamu (Foreign Key) di tabel pembelian. Struktur file pembelian.php adalah sebagai berikut:

  • <Judul Form>
  • <Membuat Koneksi>
  • <Membuat Form Methode :POST, Action: simpanbeli.php>
  • <Membuat SQL mengambil data suplier>
  • <Menyiapkan Array Javascript utk menampung hasil>
  • <Membuat pilihan dari data suplier>
  • <Menyimpan variabel $ array hasil pilihan>
  • <Interface input data>
  • <Interface submit / insert data>
  • <Fungsi Javascript mengisi input data berdasarkan $ array>

Form ini mirip sebelumnya tetapi sedikit rumit karena perlu menyiapkan data suplier sebagai pilihan dalam bentuk combo box. Ketika satu suplier dipilih, maka data lainnya seperti Nama, Alamat, dan Kontak muncul di interface input data. Untuk total diisi manual, biasanya total ini diinput otomatis dari form transaksi yang lebih detil (melibatkan data barang lebih dari satu). Karena sekedar contoh bagaimana menginput data yang melibatkan dua tabel, kiranya cukup sekedar demo. File simpanbeli.php diperlukan untuk menyimpan data pembelian. Berikut strukturnya:

  • <Membuat koneksi>
  • <Membuat variabel $ untuk tiap input data dari pembelian.php>
  • <Membuat SQL insert data dengan VALUE dari variabel tersebut>
  • <Eksekusi SQL dan tutup koneksi>

Kode untuk tombol simpan mirip simpan data barang sebelumnya. Tinggal copas dan ganti variabel dengan variabel $ baru mengikuti nama dari input data di file php sebelumnya yang memanggil (pembelian.php). Testing apakah sudah berjalan dengan baik.

Untuk detil yang melibatkan pembelian lebih dari satu barang sehingga membutuhkan isian dinamis (muncul isian baru ketika ada penambahan) perlu dicoba, juga pembuatan aplikasinya pada android. Semoga bermanfaat.

Migrasi ke PHP versi 7 itu Wajib

Semester ini teknik kompilasi, information retrieval, algoritma, pengolahan citra dan basis data menjadi santapan sehari-hari (karena mengajar). Teknik kompilasi membahas teknik-teknik parsing suatu bahasa pemrograman. Ada informasi bahwa PHP versi 5 ke bawah sangat rentan dan mudah dimanipulasi parsing-nya. Dan yang terpenting PHP 5 akan dihentikan dukungannya per 31 Desember 2018 nanti. PHP sendiri saya gunakan sebagai praktek dalam mata kuliah sistem basis data. Berikut edaran dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengenai hal tersebut.

Yuk, Install Versi 7.x

Silahkan unduh PHP versi terbaru di SINI. Pada postingan ini saya mencoba menggunakan versi terbaru itu. Coba pilih versi 7.3 yang terbaru ketika postingan ini ditulis.

Ukuran XAMPP untuk PHP 7.3 ini cukup kecil, hanya sekitar seratusan mega byte. Isi dari XAMPP dapat dilihat saat proses instalasi. Oiya, gunakan login Administrator agar instalasi optimal, karena ada pesan / warning ketika tidak menggunakan login itu.

Intal XAMPP ini satu paket dalam Bitnamiyang mensuport paket Drupal, Joomla, Moodle dan WordPress. Lanjutakan dengan menekan Next> hingga proses instalasi selesai.

Testing XAMPP yang Baru

Dimulai dengan pemilihan bahasa, control panel XAMPP muncul ketika aplikasi pertama kali dijalankan. Hidupkan server database dan PHP untuk memulai aplikasi (wah .. ada Tomcat .. jadi trauma waktu S2 dulu). Seperti biasa windows minta konfirmasi apakah kedua server itu dihidupkan, tekan saja OK.

Coba saya migrasi beberapa file terdahulu (php dan mysql) untuk testing. Misalnya input data barang.

Ternyata tampilan XAMPP jika dijalankan localhost langsung menuju dashboard yang menginformasikan tentang versi 7.3 dari PHP ini.

Tampak berhasil insert satu data baru. Silahkan migrasi ke PHP versi 7 agar tenang dan nyaman, khususnya bagi admin web (sementara mungkin, karena serangan terus terjadi mencari kelemahan-kelemahan yang mungkin ada). Semoga bermanfaat.

Ketika acara FGD (dua dari kanan)