DIAGRAM AKTIVITAS (ACTIVITY DIAGRAM)

Berbeda dengan diagram use use case yang hanya menggambarkan apa yang dilakukan oleh sistem, pada diagram aktivitas, bagaimana sistem melakukan suatu aksi dijelaskan lebih rinci. Beberapa situs menjelaskan cukup baik mengenai diagram aktivitas, bahkan ada yang memberi tip dan trik untuk membuat diagram aktivitas dengan cepat. Lihat link ini.

Diagram aktivitas adalah bentuk objek dari diagram air (flowchart) dan diagram alid data (DFD). Beberapa kelemahan pada diagram alir yang tidak praktis diperbaiki di  diagram aktivitas. Sebagai contoh saat kita membuat suatu keputusan dari perhitungan, apakah positif atau negatif, saya dan mungkin anda ribet juga menulis kondisi berupa pertanyaan. Nah, pada diagram aktivitas, tidak ada pertanyaan, hanya saja saat keluar dari diamond (simbol keputusan) harus dijelaskan kondisi yang “tidak”, dengan cara menulis kata di antara kurung kotak dan dicetak miring, misalnya untuk kasus di atas [x negatif].

Beberapa istilah yang muncul pada diagram ini adalah: Initia Node, Aktivity Final Node, Activity, Flow/edge, Fork, Join,Condition, merge, partition, Sub Activity Indicator, Flow Final, Note, Use Case.  Berikut ini contoh diagram aktivitas, rancangan Scott W. Ambler 2005.

image

                                                            

Iklan

2 respons untuk ‘DIAGRAM AKTIVITAS (ACTIVITY DIAGRAM)

  1. mau tanya pa,kelemahan analisis sistem menggunakan activity diagram dibandingkan flowchart apa yah ?mohon penjelasannya..

    • activity diagram merupakan perbaikan dari flowchart. pertanyaan dalam belah ketupat ditiadakan, langsung saja dibuat aliran keluar dari belah ketupat itu (diamond), jawaban ya, langsung tanpa ditulis, sementara yang tidak, ditulis keterangannya. misalnya pada flowchart, nilai kurang dari 4? maka keluarannya ada ya dan ada tidak. sementara dengan activity diagram, tidak ada pertanyaan nilai kurang dari 4, melainkan bentuk diamond saja, dan keluarannya nanti ada salah satu garis yg bertuliskan nilai lebih dari 4 dan garis yg lain tak bertuliskan (otomatis kurang dari 4).
      Mungkin salah satu kelemahan activity diagram bagi yang belum mengenal flowchart sedikit ribet. Atau untuk program terstruktur (non object), penggunaan activity diagram agak ribet juga sih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s