Menghitung H-Index

H-index merupakan index yang mulai diperkenalkan RISTEK-DIKTI seiring dengan digalakannya publikasi di jurnal internasional bagi para dosen (lihat postingan yang lalu untuk melihat h-index di scopus). Salah satu manfaat h-index bagi para dosen adalah dengan h-index lebih dari 2 maka dosen yang bersangkutan boleh mengajukan dua proposal dimana dalam kedua proposal itu berlaku sebagai ketua. Oleh karena itu ada baiknya memahami apa itu h-index.

Untuk memahami apa itu h-index ada baiknya mengetahui terlebih dahulu bahwa produktivitas seorang dosen pada bidang III (penelitian) tri darma adalah jumlah publikasi ilmiah (jurnal). Akan tetapi jumlah publikasi tidak serta merta menunjukan kualitas penelitian tersebut. Ada faktor lain yaitu jumlah sitasi. Di sini h-index berfungsi menghitung keseimbangan antara jumlah publikasi dengan jumlah sitasi. Bagaimana cara menghitungnya? Perhatikan salah satu contoh h-index.

Perhatikan empat paper terindeks scopus di atas. Dokumen 1 sampai 4 mula-mula diurutkan sesuai dengan jumlah sitasi dari terbesar dan terkecil, jika jumlah sitasi sama (misalnya nol) maka yang terkini lebih dahulu. Segitiga berwarna merah di atas digambar lurus dari nol hingga lima, mengikuti jumlah paper. Jika jumlah paper 9 maka ditarik segitiga dari nol hingga 10 dan seterusnya. Dari empat dokumen yang disortir tersebut lalu di dibuat grafik biru (kebetulan segitiga). Dokumen yang berpotongan dengan garis miring segitiga merah menyatakan skor h-index, di sini dokumen 1, dan setelah ditarik ke sumbu vertikal menunjukan satu. Kesimpulannya, h-index =1. Mengapa bukan 2? Tentu saja karena pada dokumen 2 grafik biru di atas dokumen 2 tidak beririsan dengan garis miring merah di atas dokumen 2. Untuk memperoleh h-index 2 maka butuh minimal satu sitasi lagi pada dokumen 2 atau dua sitasi pada dokumen 3 dan 4. Perhatikan contoh lain di bawah ini. Bisakah Anda menebak h-indexnya?

Setelah dokumen disortir jumlah sitasi dari kiri ke kanan tampak grafik biru dokumen 5 beririsan dengan segitiga merah di number of citations = 5, jadi h-index = 5. Mudah bukan?

Iklan

2 thoughts on “Menghitung H-Index”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s