Georeferencing dengan Matlab – bagian 2

Untuk memastikan bahwa hasil Georeferencing kita sesuai dengan koordinat latitude dan longitude, kita bandingkan hasil optimasi dengan google map. Pertama-tama buat koneksi dengan database WebGIS, misalnya dengan nama ODBC ‘aphb’. Lihat cara-cara buat ODBC di postingan yang lalu.

Di baris 131 dan 132 diperoleh titik optimum yang berhasil dihitung dengan algoritma genetik. Selanjutnya di baris 133 dikonversi menjadi koordinat global latitude dan longitude yang akan dikirim ke database postgreSQL. Baris 135 membuat koneksi yang dilanjutkan dengan mempersiapkan lokasi field yang akan di-insert. Terakhir di baris 140 dilakukan proses inserting ke database.

Perhatikan hasil running optimasi di DesktopGIS dengan Algoritma Genetik, diperoleh beberapa titik optimum. Di sini kita baru mengkonversi satu titik optimum karena belum diketahui akurasinya. Jika sudah akurat, baru diterapkan di seluruh titik optimum.

Di sini diperlukan kejelian mata untuk mengarahkan lokasi google map dengan lokasi di DesktopGIS. Setelah itu diketahui akurasinya. Perhatikan gambar di bawah, tampak titik di google map sedikit meleset dari lokasi optimum hasil hitungan di desktopGIS dan ini harus diperbaiki dengan mengeset kembali fungsi konversi.

Jika diperhatikan, sepertinya base latitude dan longitude terlalu jauh sehingga harus digeser kekiri dan ke bawah agar tepat di lokasi yang ditunjukkan oleh panah merah di atas. Lihat video di bawah ini untuk lebih jelasnya:

Ok .. done.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s